Novel ini mengisahkan tentang seorang gadis muda yang mempunyai impian dan cita - cita besar akan masa depannya. Harus terlibat dalam hubungan cinta bersama atasannya. Candy Florensia namanya dan nama atasannya Lukas Wibowo.
Apakah Candy akan tetap diterima di perusahaan Manunggal Perkasa itu??
Apakah ada cinta diantara mereka???
Novel dengan tema Romantis dikemas dengan ada nya cinta segitiga dan perselingkuhan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ada Cinta
Lukas Wibowo anak yatim piatu ini akhirnya bertemu dengan orangtua Candy. Di salah satu pedesaan yang bernama desa Klungkung. Sebagai pensiunan guru, orangtua Candy juga mempunyai sawah dan ternak ayam.
Kedatangan Lukas ke rumah Candy sudah di ketahui oleh orangtuanya. Candy ini adalah bunga desa di sini. Banyak pemuda - pemuda di desa ini suka kepadanya. Namun karena kepercayaan mereka yang berbeda, Candy takut jatuh cinta. Kedua orangtuanya bukan orang asli disini atau orang Bali, namun jasa orangtua Candy membuat anak - anak di desa ini menjadi orang - orang hebat.
Mobil mewah yang Lukas sewa membawanya bersama Candy menuju ke rumah orangtuanya Candy. Makanan sehat dan bergisi disiapkan di meja makan. Saat ini kedua orangtua Candy sendiri di rumah karena ade laki - laki Candy sedang berdinas. Kemarin gaji pertama Candy itu yang dia kirimkan kepada adeknya agar bisa membiayai segala kebutuhannya untuk tes sekolah akademi militer dan Charlie Flores berhasil lolos masuk sekolah kepolisian di Semarang. Sampai saat ini Candy masih mengirim uang buat adiknya dari gajinya. Sebesar itu rasa sayang Candy kepada adiknya. Apa yang Candy lakukan baru Lukas tahu saat ini dari mulut orangtuanya.
"Candy juga seorang arsitek hebat, sekarang lewat perusahaan kami dia sedang di percayakan mengurus pembangunan hotel bintang lima di Bangkok." tentu papa dan mama Candy kaget.
"Selamat sayang kamu hebat." mama dan papanya langsung memeluk Candy.
"Bapak dan ibu, saya kesini mau memohon maaf atas apa yang terjadi pada Candy." Lukas sudah berlutut di hadapan kedua orangtua Candy. Hal ini membuat Candy kaget. Karena Lukas itu seorang bos, pimpinan di kantornya.
"Mas... Berdiri." Candy menyuruh Lukas berdiri, namun dia masih berlutut, bahkan mencium kaki kedua orangtua. Lukas merasa bersalah karena sudah membuat Candy hamil, setelah melihat dan mendengar bagaimana kedua orangtua ini, berjuang untuk membesarkan anak - anak mereka.
"Maafkan aku bu, pak sudah membuat Candy seperti ini." Melihat apa yang dilakukan Lukas, Candy sudah menangis.
"Ibu tidak bisa memarahi kamu dan Candy, karena kalian bedua sudah dewasa. Iya kan pa."
"Iya, nak apa yang ibu sampaikan itu benar." mamanya Candy langsung memeluk Lukas dan membuat dia berdiri.
"Ibu tahu kamu orang baik, kamu tidak akan melukai perasaan anak ibu."
Lukas langsung menyampaikan maksudnya. Bahwa dia mau menikahi Candy Florensia. Dia mau bertanggung jawab atas diri Candy.
"Nak, kamu lihat kondisi keluarga kami kan. Apa tidak membuat kamu malu."
"Pak, aku mencintai Candy dengan tulus, itu berarti aku juga mencintai keluarga Candy. Bolehkah aku memanggil mama dan papa seperti yang Candy ucapkan bagi bapak dan ibu."
"Boleh nak."
Pernikahan yang sebenarnya bisa Lukas buat sangat mewah, dengan pesta besar namun pernikahan itu hanya sederhana. Lukas membeli jas dan baju pengantin bagi mereka bedua juga jas dan baju buat papa dan mama. Paul dan istrinya datang dari Jakarta, juga Aat dan Bella datang dari Bangkok untuk menghadiri pesta pernikahan Lukas sahabat mereka dengan Cindy Florensia, wanita beruntung yang di cintai Lukas secara ugal - ugalan. Bahkan Charlie Flores adik Candy juga datang dari Semarang hanya untuk menghadiri pernikahan kakaknya.
Alam di Bali itu indah, pernikahan yang terlihat sangat sederhana itu yang persiapannya hanya satu minggu, membuat semua orang yang hadir akan ingat kenangan itu. Dekorasinya sangat mendukung pesta kebun ini. Di gereja kecil,tempat Candy dibaptis dan sidi, Candy mengucapkan janji suci bersama Lukas laki - laki dewasa yang mencintai dia sangat luar biasa. Cincin pernikahan yang tersemat di cari manis Candy dan Lukas adalah batu permata, berlian mahal yang dibawa langsung oleh Bella dan Aat dari Bangkok. Harganya saja biasa membeli empat mobil mewah. Bahkan kapal pesiar. Acara resepsi hanya di buat di halaman gereja. Makanannya yang Lukas pesan dari hotel bintang lima di sini. Semua warga jemaat menikmatinya, bahkan selesai acara mereka di ijinkan membungkus makanan.
"Kalian mau langsung ke hotel."
"Candy pasti mau bersama orangtuanya dulu dan aku temani dia."
"Oke."
"Terima kasih kak, sudah mau hadir di kampung saya."
"Aku puas disini Candy. Suatu hari, kamu dan Lukas harus mengajak kami menginap di rumah kamu."
"Oke kakak pasti." Bella langsung memeluk Candy.
"Mba turut berdukacita ya sayang. Maafkan mba tidak bisa hadir saat duka yang kamu dan Lukas rasakan."
"Itu cepat sekali peristiwanya."
"Harus kuat ya sayang. Kamu masih muda pasti Tuhan akan berikan tanggung jawab ini lagi. Karena kalian sudah resmi di matanya."
"Amin."
Kak Yumi tidak bisa hadir di pernikahan, karena di perusahaan ada tamu penting. Mengingat Lukas salah satu pimpinan di perusahan itu tidak ada di tempat.
Malam ini, Lukas benar - benar nginap di rumah masa kecil Candy yang sederhana. Namun dia merasakan cinta yang luar biasa dari arti keluarga. Saat makan malam, cinta sesungguhnya dia rasakan. Bagaimana istri dan mertuanya melayani dia.
"Terima kasih sayang. I love you."
"I love you too mas."
"Apa sayang sekali lagi mas mau mendengar."
"I love you too mas." Lukas Wibowo sangat bahagia mendengar kata cinta yang keluar dari mulut Candy istrinya. Dia tahu, bahwa Candy ini sama keras dengan dirinya. Jika menyukai sesuatu atau seseorang dia tidak perna ungkapan dengan kata - kata namun dengan tindakan dia tunjukan. Lukas yang tahu sifat mereka mengelah, dia yang lebih dahulu mengungkapkan kata cinta itu. Sedangkan Candy tidak perna. Hanya tindakan yang dia tunjukan.
Lukas langsung memeluk istrinya. Dan di cium sangat mesra.
"I love you Candy Florensia istriku."
"Love you more Lukas Wibowo suamiku." Kembali lagi Lukas mencium bibir istrinya. Karena bahagia yang dia rasakan.
"Mas... Adek belum bisa melayani mas."
"Mas tahu sayang, mas sudah baca dan mengerti. Dengan kamu memeluk mas saja sudah cukup."
"Benar.. Memeluk saja ya."
"Hanya saat masa nifasmu sayang. Jangan nakal ya. Belum menikah saja mas hajar apalagi kalau sudah sah."
Lukas dan Candy tidur di kasur ukuran hanya seratus dua puluh. Sebenarnya tidak begitu cukup bagi mereka namun hanya ini kasur yang ada di kamar Candy.
"Mas ngak nyaman ya? Kita ke hotel saja."
"Ngak kita disini saja. Sayang... Kamu ngak berpikir merenovasi rumah mama dan papa."
"Kepikiran mas."
"Kita renovasi ya sayang."
"Mas....."
"Mas berpikir ini akan jadi tempat ternyaman buat adik - adiknya Armando sayang." Menyebut nama anak mereka yang sudah meninggal membuat Candy menangis. Langsung Lukas memeluk istrinya.
Rencana renovasi rumah itu disampaikan Lukas dan Candy kepada papa dan mama di pagi hari. Awalnya kedua orangtua mereka tidak setuju karena itu merepotkan mereka, namun Lukas membujuk dan memberi pengertian akhirnya papa setuju. Jadi tanah yang kosong itu diberikan untuk Lukas dan Candy membangun rumah. Tanpa merobohkan rumah yang lama. Jika bangunan baru sudah selesai maka rumah lama akan di robohkan akan dijadikan tempat untuk bersantai karena disamping ada kali kecil yang mengalir untuk mengaliri sawah mereka. Dan bisa dijadikan tempat parkir buat kendaraan. Karena juga disebelah itu ada pohon mangga kesukaan Candy.
Candy sudah mengambar bentuk rumah yang mau dibangun sesuai dengan imajinasinya. Namun Lukas yang menyempurnakan. Jadi siang itu, mereka berdua mengukur tanah dibantu papa dan Charlie. Setelah keluarga sepakat rumah minimalis moderen dengan sentuhan Bali di bangun. Lukas menghubungi kontraktor di Bali yang dia kenal. Dan Candy tahu siapa dia. Setelah didiskusi dan mendapat kesepakatan transaksi pun dilaksanakan.
"Ma, pa. Besok sudah akan ada pembangunan rumah di sebelah."
"Kenapa cepat sekali."
"Iya kak ini cepat sekali."
"Lukas mau, ketika kami saya, Candy dan Charlie jauh dari mama dan papa, tempat ternyaman mama dan papa sudah siap. Dan kami tidak kuatir lagi." Charlie langsung memeluk Lukas.
"Terima kasih kak. Tuhan hadirkan kakak di keluarga kami seperti malaikat."