Aku bekerja di perusahaan kontraktor yang bernama PT Adi jaya selama lima tahun sebagai asisten dari Arief Wicaksono, aku membantu mengembangkan perusahaan yang hampir bangkrut, sampai sekarang maju pesat satu tahun yang lalu, aku di lamar oleh bosku sendiri untuk di jadikan istrinya, aku senang kerja ku semakin semangat, aku kerja keras dan gajiku sebagain untuk membantu bapak dan membiayai adek tiriku kuliah,hari ini aku nikah semua biaya memakai tabungan ku, tetapi waktu akad nikah kenapa yang di sebut kok nama adek ku dan aku keluar dari kamarku ku lihat adekku selesai ijab Kabul dengan mas Arief wicaksono calon suami ku. yuk ikuti kisahku selajutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 11 Acara sukuran
Jam sembilan mbak salon datang, aku di suruh ke kamar dan di lulur sekujur tubuh ku, sambil di pijat kayak spa gitu biar badanku rileks.waktu itu sebelum nikah aku juga perawatan di salon dan rambutku juga di potong dan di rapikan. selesai lulur aku mandi susu dan sudah di siapkan di bak mandi kemudian aku di suruh makan nasi dan minum jamu oleh bi Rahayu
Selesai makan siang aku di suruh istirahat mas Arya menciumi aku di meja makan padahal banyak orang menata berkat,untuk persiapan nanti.
" Mas malu ah banyak orang di sini nanti malam saja aku kasih istimewa" kata ku sambil berbisik
" ngapain malu kita kan sudah sah suami istri lagian cuma ciuman sayang, biar mereka tahu sekarang bang jude Arya ada pawang nya" kata dia dengan bercanda.
Selesai makan aku sholat dulu kemudian MUA sudah datang dia menyuruh aku mencoba kebaya, Karena agak ke gedean dia minta asistennya untuk mengecilkan, dan dia merias wajah ku kemudian memakaikan sanggul modern dan sederhana tapi berkelas, sebelum kebaya datang, aku di pakaikan bawahan batik dulu berupa rok modern jadi nggak sulit berjalan, akhirnya kebaya datang dan pas di tubuhku tapi bra ku kurang cocok, dan suruh pakai yang ada sponsnya, biar dadaku kelihatan lebih besar dan tegak, dengan kebaya pas perutku di pakaian korset yang ketat.sehingga perutku keliahatan rata dan pinggangku ramping sedang dada ku menonjol sempurna, memang nih perias bagus banget.
" Body pengantinnya bagus dadanya tegak menantang dan perutnya kecil, mbak masih perawan ya pinggul nya masih utuh" kata ibu perias. Mama yang masuk kamar melihat aku menyahut
" jelas masih prawan rum wong dia datang bulan, bujangku belum membobolnya"kata mama sambil tersenyum
" Gimana pendapat ndoro juragan?" tanya Bu arum
" Bagus body nya ok semok perut kempis dan dada menonjol pasti bujangku puas " kata mama serius, teryata mama sampai segitunya,kalau seperti itu mama seperti ketua mafia, bicaranya halus tapi tepat sasaran.
" Nanti bayarnya aku transfer, nanti selesai acara kamu ke sini lagi kamu bawa kembali baju mu yang kami sewa " kata mama
" inggih ndoro ketua" jawab Bu arum
Aku di gandeng mama untuk di bawa keluar dari kamar dan temyata semua undangan sudah datang ku lihat mas Arya duduk di pelaminan kecil dan ganteng banget dia pakai sarung batik seperti yang aku pakai, dan beskap, rambutnya di kuncir ditutup dengan memakai blangkon, mas Jude ku aku semakin cinta. Pembawa acara membuka acara kemudian aku di gandeng mama dan mas Arya mengambil cincin di pasangkan di jariku dan aku memasangkan ke jari mas Arya.
Sekarang sambutan dari mama, dia mengatakan bersyukur akhirnya punya menantu walaupun dadakan kemudian seserahan di berikan kepada ku dan di taruh di meja dekat dengan pelaminan kecil itu dan di foto, mama menyewa photographer ternyata.
Selesai penyambutan oleh mama, doa di pimpin oleh pak ustadz, aku dan mas arya duduk di pelaminan kecil itu, selesai doa para undangan di kasih makan dengan sate sudah di jatah di piring dan di tata di meja piring, dan untuk nasi dan gulenya mengambil sendiri.
kami mengambil sesi foto, dengan gaya yang imut dan yang keren.para pegawai ibu juga minta foto, para pemetik teh juga,ikut foto Bu Rahayu dan pak Samsul juga.meeka nggak mau ketinggalan.
Berkat di bagikan mereka, pulang dengan ceria dan menyalami kami, mengucapkan selamat sampai semua pulang. aku kembali ke kamar dan seserahan di bawa masuk kamar, aku ganti baju, korset yang ketat dan kebaya pas di tubuh, membuat aku sulit bernafas, mas Arya mambantu aku membuka baju.
" Payudar* kelihatan besar dan menonjol nggak tahunya ada bra spons nya" kata mas Arga sambil terkekeh.
Aku juga tertawa " korset nya juga sangat menyiksa mas" kata ku
MUA datang mengambil kebaya yang aku sewa, dan membantu melepas sanggulku dan membersih kan make up ku dia juga mengambil pakaian yang kami sewa, Selesai aku mandi aku ganti baju, dan adzan magrib berkumandang sementara di belakang semua orang, membersihkan bekas pesta di dapur.
Acara selesai semua pulang, mama membagikan sate dan gulai yang tersisa banyak, di bagi untuk perabot, mereka senang, selesai Maghrib tinggal kami berempat, mama, bi Rahayu,aku dan bang Arya. Kami makan bertiga karena bi Rahayu bilang kenyang dan sudah cape dan mau tidur dan masuk ke kamar nya.
Kami makan bertiga, pak Samsul juga sudah kenyang Hanya kami yang belum makan, mas Arya makan dengan sate dan gule kalau aku hanya makan sate saja dengan nasi begitu juga mama,
Mama ke belakang sebantar kemudian dia bawa kopi untuk mas Arya dan jamu untuk aku biar nggak gampang cape Katanya
Aku minum Sampai habis dan mas Arya juga minum kopinya sedikit demi sedikit sambil lihat hp dan aku duduk di sebelahnya bahuku di peluk sambil di ciumi
" Mama ke kamar dulu ya ngantuk ,kamu kunci pintu ruang tamu,kalau kalian masuk kamar" kata mama ke bang Arya
" Iya ma" jawab mas Arya. Mas Arya keluar dan ke gudang memastikan semua tertutup. dan mengunci pintu ruang tamu.
" Dek kamu besok ikut Abang nggak, Abang akan setor kakao ke pabrik pengolahan coklat?" tanya mas Arya
" iku dong mas Judeku adek ikut selalu, Bahkan kalau mas ke kebun,adek ingin ikut juga, adek penasaran gimana rasanya petik kopi" kata ku
" Petik kopi tu sulit dek kamu tunggu saja dan gazebo sambil bawa kiriman makan" kata mas Arya. Aku menganguk setuju
" ayo dek kita ke kamar sholat isya dulu" ajak mas Arya
Selesai sholat aku buka seserahan, ada juga kado dari anak buah mas Arya dan karyawan ibu padahal ibu menolak amplop dari mereka eh sama mereka amplop di kumpulkan malah di belikan jadi lah kado besar
Aku membuka seserahan yang kemarin di hias, pertama ku buka pakaian dalam, mama ada ada aja masak ada bra dan celana dalam wanita bergambar loopi juga boxer untuk mas Arya, kami tertawa terbahak bahak melihat hadiah random dari mama.
" Dek ini namanya pakaian dalam couple untuk suami istri, ada ada saja mama yuk kita pakai bersama pasti lucu" kata dia
" bentar mas ini ada lagi lingerie bergambar loopi dan ini ada sarang tahu terus malam ini aku pakai yang mana?" tanya ku sambil terkekeh
" banyak juga mama memberi pakaian pembangkit gairah dek pengertian sekali sama anak bujang nya" kata dia sambil terkekeh
Aku lanjut membuka dress, pilihan mama juga aku tata di almari juga sepatu, tas dan sandal beli di matahari mall aku tata semua dan jubah mandi,sampo sabun yang sangat wangi menggairahkan dan parfum,semua aku tata di almari yang isinya baju mas Arya sekarang bersebelahan dengan baju baju ku.
" Dek kamu pakai daster loopi ini saja jangan pakai bra dan cd sekarang ganti bajumu ya mas sudah on nih " kata dia sepetinya dia lagi menginginkan aku
Aku ganti bajuku dengan lingerie yang mas Arya bilang daster karena malu aku ganti di kamar mandi, aku lama di kamar mandi aku mempersiapkan diriku pakai parfum dan membasuh area kewanitaan ku biar bersih dan wangi.
Bersambung
gimana kabar Amelia n Arief...pasti kheki banget denger kalau Arya kaya 🤭🤭🤣🤣