NovelToon NovelToon
Duda Sawit Milik Ku

Duda Sawit Milik Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Duda
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: bini pond

Zahra Syariah zalza Bila adalah seorang anak broken home, ia anak yg di besarkan oleh ibunya sebatang kara, akibat orang tuanya yang berpisah di usia dimn anak lain masih mendapatkan peran kedua orang tua nya, Zahra harus mencari peran itu dari orang² terdekat nya, namun sifat Zahra yang selalu susah di atur dan selalu membuat masalah bagi ibunya di tambah ibu nya juga yg sudh tua, ibunya pun harus menikah kan Zahra dengan seorang duda yang bernama Ansar zuliyan kerna menurut nya Ansar akan mampu mendidik Zahra di dalam proses menuju dewasa.....





di bacaa ya teman teman biar tau Gimn kelanjutan kisahnya Zahra dan Ansar.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bini pond, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11

"dasar perempuan murahan!!"

Azizah yang mendengar itu hanya diam

"aku begini juga gara' kakak "balas Azizah

"kamu yang selingkuh?,aku yang kamu salah kan??"

"kamu memang perempuan yang gak tau diri"

"zizah lakukan itu kerna kakak gak pernah berikan zizah Nafkah batin kak !!"

"bukan kerna kakak tidak mau berikan kamu nafkah batin zizah, kaka gak mau nanti Kamu hamil di usia muda!!"

"alasan b-"

"ada apa ribut-ribut begini Ansar " tanya kakek bima yg mendengar suara ribut di lantai atas, kakek bima pun mendatangi mereka berdua

"Ansar ingin ceraikan zizah kek!!"

"Kenapa ansar?"

"Zizah selingkuh kek!"

"Tidak kek!!, zizah selingkuh kerna kak Ansar juga kek"ucap zizah

"cerita kan sebenarnya ini ada apa ansar"

"jadi gini kek_

Ansar menceritakan tentang ia yg baru saja pulang dari mengantar sawit kakek Hasan itu tak sengaja memergoki zizah dan Andre berdua di kamar milik nya

"tapi zizah tidak mau cerai kek"zizah memegang tangan kakek bima, berharap ia bisa membujuk Ansar agar tidak menceraikan nya

"kakek tidak mau ikut campur urusan rumah tangga kalian, emang seharusnya kakek tidak usah jodohin kalian berdua " ucap kakek bima menepis tangan zizah dan meninggal kan mereka

kakek bima tau kalo Ansar pasti bisa membuat keputusan yang terbaik buat dirinya sendiri

"keputusanku tetap sama zizah, kita akan bercerai "

"aku tidak mau kak, nanti zizah tinggal sama siapa hiks hiks"ucap zizah sembari menangis di hadapan Ansar

"pergi kamu dari sini!!"ucap Ansar,dia melempar kan kartu ATM BCA

"didalam situ ad sekitar 100 juta, pergi sejauh mungkin kamu dari hidup saya!!"

Zizah yg melihat itu pun langsung mengambil ATM itu dan berkemas untuk pergi dari rumah itu

"surat cerai kita akan keluar besok, aku mohon jangan dipersulit zizah "ucap Ansar yg menatap zizah di depan pintu

"zizah minta maaf ya kak belum bisa jadi istri yang baik "ucap zizah lalu pergi

Ansar yg melihat kepergian Azizah itu merasa sedikit sedih, perempuan yang membuat nya jatuh cinta itu mengkhianati nya, entah lah apakah nanti Ansar akan percaya akan jatuh cinta lagi??

"kakek, nenek Zahra mau berangkat sekolah "ucap Zahra sembari memakai sepatu nya

"ini uang sisa baju kamu nak, sampai sekolah nanti di bayar ya" ucap nenek Siti yg memberikan beberapa lembar uang berwarna merah

"ini gak kebanyakan nek "

"nanti kalo ada sisanya kamu pakai Beli jajan aja "

"makasih nek, sayang nenek banyak banyak " ucap Zahra menciumi pipi nenek Siti kiri kanan

"kalo gitu Zahra pergi ya nek"

"iya nak hati-hati ya"

"iyaa nek"

Zahra berjalan kaki ke sekolah, jarak dari sekolah dan rumah Zahra tidak begitu jauh

Sepanjang perjalanan Zahra memikirkan bagaimana kabar ayahnya itu, semenjak bercerai dengan ibu Zahra tak pernah sekali pun mendengar kabar ayahnya lagi

*untuk masih ada nenek Ra, ibu juga gak ada kabar sekarang *

Tin Tin Tinn

Suara klakson mobil menarik perhatian Zahra, Zahra memandang sekilas mobil itu

*anjir om Ansar ngapin dia klakson klakson *

"woi oon mau numpang gak"

"gak deh om orang dikit lagi nyampai kok"tolak Zahra

"kalo gitu ambil ini"Ansar memberikan sebungkus nasi kuning dan air Aqua

"wih makasih ya om"menerima dengan senang hati

"anggap aja sebagai ucapan terimakasih atas tumpangan nya semalam "

"iya aman sering sering deh kasih saya begini om, biar uang jajan saya lebih hemat "canda Zahra

"dih enak banget kamu, rugi saya "ucap Ansar lalu meninggalkannya Zahra

Ansar berjalan deluan melewati Zahra, sedang Zahra telah sampai di depan pagar sekolah

.......

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!