NovelToon NovelToon
Montir Hati Tuan Muda Arogan

Montir Hati Tuan Muda Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Cintamanis / Fantasi Wanita / Konflik etika / CEO
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Arjuna Adhitama terbiasa mendapatkan segalanya dengan mudah. Uang, kekuasaan, wanita, semuanya tunduk pada kemauannya. Sampai satu malam yang hujan deras, mobil sport mahalnya mogok di jalan sepi yang jauh dari kota. Di tengah kegelapan dan badai itu, harapannya untuk diselamatkan hampir hilang... sampai ada sepeda motor tua melintas dan berhenti.

Pengendaranya adalah seorang gadis muda dengan baju kotor penuh oli, wajah cantik yang setengah tertutup rambut basah, dan senyum jahil yang bikin Arjuna kesal setengah mati. Dia Kirana.

Sejak malam itu, hidup Arjuna tidak pernah sama lagi. Di mana pun dia berada, takdir seolah mempertemukannya terus dengan Kirana. Gadis itu terusik ketenangannya, membuat emosinya naik turun, bikin dia marah tapi sekaligus ingin tahu lebih dalam.

Apa yang terjadi ketika Tuan Muda paling dingin jatuh hati pada satu-satunya wanita yang tidak peduli sama sekali padanya?



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

"Maaf akhir-akhir ini aku sedikit sibuk," jawab Arjuna santai, menggigit gorengan itu pelan. "Tapi aku sempat mencari tahu sesuatu. Tentang seseorang yang aku kenal dekat."

Kirana mengangkat alisnya tertarik, lalu melompat turun dari atas kap truk dengan lincah. Dia berdiri di depan Arjuna, jarak mereka cukup dekat.

"Oalah ... mau jadi detektif ya Tuan Muda? Cari siapa? Pacar lamakah? Atau musuh bisnis? Awas lho jangan cari tahu soal aku. Nanti kaget kalau tahu aku punya banyak saudara kembar yang jahat-jahat semua," celetuk Kirana santai, matanya berkilat jenaka.

Arjuna menatap mata cokelat itu tajam, mencoba menembus ke dalam jiwa gadis itu.

"Aku cari tahu soal Kirana. Gadis yang pintar mengotak-atik mesin, jago bela diri, jago bicara bahasa sandi ... tapi anehnya, tidak punya masa lalu. Tidak ada data kelahiran. Tidak ada sekolah. Tidak ada keluarga. Seolah-olah dia baru muncul ke dunia ini."

Kalimat itu terlontar perlahan, satu per satu, penuh tekanan.

Arjuna menunggu. Menunggu perubahan ekspresi. Menunggu keterkejutan. Menunggu pembelaan diri.

Dan dia melihatnya. Hanya sepersekian detik saja. Di dasar manik mata Kirana, ada kilatan cahaya yang redup. Ada bayangan kaget yang sangat cepat berlalu, diganti kembali oleh senyum santai. Tapi Arjuna melihatnya. Dia menangkapnya.

Kirana tertawa kecil, lalu berjalan melewati Arjuna menuju tumpukan barang bengkel. Dia memungut sebuah obeng besar, memainkannya di tangan.

"Kamu ini ya ... terlalu banyak nonton film mata-mata deh. Masa nggak ada data sih? Ada lah. Cuma mungkin petugas catatan sipilnya lupa nulis nama aku. Kan aku kecilnya dulu sering banget lari-larian, belum sempat dicatat sudah kabur lagi," jawab Kirana beralasan konyol, berusaha mengalihkan pembicaraan.

Arjuna tidak mau teralihkan. Dia berbalik badan, mengejar langkah Kirana, kembali berdiri menghadap gadis itu.

"Atau mungkin ..." potong Arjuna cepat, suaranya mendadak rendah dan serius. "Mungkin nama aslimu bukan Kirana. Mungkin nama itu hanya nama samaran. Mungkin kamu bersembunyi dari sesuatu. Atau ... dari seseorang."

Kirana berhenti bergerak. Punggungnya tegak kaku. Suasana di sekitar mereka mendadak menjadi berat dan sunyi. Suara bising bengkel terasa menjauh.

Perlahan, Kirana memutar badannya kembali menghadap Arjuna. Senyum di bibirnya sudah hilang. Wajahnya datar, dingin, dan matanya menatap tajam lurus ke manik mata Arjuna. Tatapan yang mengirimkan getaran dingin ke seluruh tubuh Arjuna.

"Kau sudah mencari terlalu jauh, Arjuna ..." ucap Kirana pelan, suaranya berubah menjadi nada rendah yang belum pernah Arjuna dengar sebelumnya. Nada yang berbahaya, peringatan, dan penuh jarak. "Aku sudah bilang kemarin. Ada hal-hal yang lebih baik tidak kau ketahui. Semakin kau gali ... semakin dalam lubang yang kau buat untuk dirimu sendiri."

Arjuna tidak mundur. Dia malah melangkah selangkah lebih dekat, berani sekali menatap mata yang kini penuh tembok pertahanan itu.

"Aku tidak takut lubang, Kirana. Apalagi kalau lubang itu menuju kepadamu. Dan aku punya firasat kuat ... kalau kita punya sejarah masa lalu. Kalau keluargaku dan keluargamu terikat oleh sesuatu. Sesuatu yang besar. Sesuatu yang menakutkan."

Arjuna mengangkat tangannya perlahan, menyentuh ujung rambut hitam panjang Kirana yang berhembus angin sore.

"Katakan saja ... siapa kamu sebenarnya, Kirana? Atau apa pun namamu ... katakan padaku. Aku tidak akan lari. Aku tidak akan membenci. Aku janji."

Kirana memejamkan matanya rapat-rapat sejenak, seolah menahan rasa sakit yang mendadak datang. Saat dia membuka matanya kembali, tatapannya sudah berubah lagi. Kembali menjadi tatapan gadis bengkel yang santai, namun kali ini ada kesedihan yang samar.

Dia menepis tangan Arjuna pelan namun tegas.

"Kau benar, Arjuna ... kita memang terikat. Sangat erat. Tapi bukan dalam cara yang kau pikirkan."

Kirana berbalik badan, berjalan menjauh, meninggalkan Arjuna yang berdiri diam penuh sejuta pertanyaan yang belum terjawab. Tapi kali ini, dia berhenti sebentar dan menoleh sedikit ke samping tanpa menatap Arjuna.

"Dan satu hal lagi yang kau temukan tadi itu benar ... aku memang tidak punya masa lalu yang tertulis di kertas. Karena masa laluku sudah hancur lebur ... dan aku hanya sisa-sisa dari apa yang tersisa."

Kalimat itu menggantung di udara, berat, menyedihkan, dan penuh misteri.

Arjuna menatap punggung Kirana yang menjauh. Dia tahu satu hal pasti sekarang. Perburuan ini bukan lagi sekadar rasa penasaran. Ini sudah menjadi misi hidupnya. Dia harus mengungkap rahasia itu. Bukan hanya demi tahu siapa Kirana ... tapi demi menyelamatkan gadis itu sendiri dari masa lalu kelam yang sedang mengejarnya.

Dan Arjuna Adhitama bersumpah dalam hatinya ... dia akan menjadi orang yang akan membangun masa depan baru untuk Kirana. Masa depan yang bebas, aman, dan penuh cinta.

Bersambung ....

1
sunshine wings
Mantap.. gak rugi bacanya.. alur ceritanya hebat..
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
👍👍👍👍👍
❤️❤️❤️❤️❤️
Teh Fufah
seruuuu nihhhh ceritanya...
riniandara: terima kasih kak atas review nya ya
total 1 replies
riniandara
Assalamualaikum semua! semoga sehat selalu ya. oh ya kalau kalian suka jangan lupa tinggalkan Jejak serta like ya teman-teman. happy reading/Kiss//Heart/
azela
wah makin penasaran apakah mereka akan berhasil. lanjut up Thor kalau bisa doubel ya he he/Applaud//Applaud//Applaud/
riniandara: siap kakak
total 1 replies
riniandara
pasti lanjut baca ya kak happy reading
azela
lanjut author semangat semakin seru aj/Applaud//Applaud//Applaud/
azela
jangan menyerah Kirana ada tuan dingin yang akan mendukungmu
Muft Smoker
ad rahasia apa niih di antara mereka ,, 🤭🤭🤭🤭
azela
akhirnya terbongkar juga, ternyata Kirana itu bukan gadis biasa keluarga mereka juga sangat dekat dulu.
azela
lanjut Thor semakin penasaran aja
Ita Xiaomi
Semangat Kirana.
Ita Xiaomi
Tenang Kirana, Arjuna akan menyayangi dan mencintaimu dgn setulus hati.
Lisa
Ceritanya menarik jg nih 👍
Lisa: Sama² Kak..oke Kak nanti aq review ya
total 2 replies
Lisa
Aku mampir Kak
azela
siapa Kirana? dari percakapan mereka yang penuh teka bisa di pastikan jika Kirana ini bukan gadis biasa/Right Bah!/
azela
lanjut kak semakin penasaran deh
azela
jangan-jangan Kirana ketua mafia/CoolGuy/
azela
/CoolGuy//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
azela
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ita Xiaomi
Menguasai martial arts.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!