NovelToon NovelToon
Gormod

Gormod

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dark Romance / Cinta Terlarang
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Penyatuan dua dinasti bisnis raksasa melalui pernikahan mendadak Fank Manafe dan Renata Batistuta memaksa Ezzvaro dan Gabriel terjebak dalam satu atap sebagai saudara tiri.
Namun, di balik status formal itu, tersimpan sejarah kelam: mereka adalah mantan kekasih yang berpisah dengan luka menganga akibat pengkhianatan dan kecemburuan fatal tiga tahun lalu.
Ketika gairah terlarang dan dendam masa lalu mulai membakar batasan moral, mereka terseret ke dalam konspirasi bisnis yang berbahaya.
Di tengah desingan peluru dan pengkhianatan keluarga, Ezzvaro harus memilih antara melindungi wanita yang paling ia benci atau membiarkan dunia menghancurkannya.
Di dunia di mana "cinta adalah kelemahan dan kekuasaan adalah segalanya," kelebihan/melampaui batas akan memaksa mereka menghadapi pilihan tersulit: bersatu dalam kehancuran atau saling menghancurkan demi bertahan hidup 🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#11

Hening yang menyelimuti ruang pribadi Ezzvaro di kantor pusat Manafe Corp terasa jauh lebih pekat daripada kegelapan di luar jendela. London mulai mendingin setelah pesta kembang api mereda, namun di dalam ruangan yang kedap suara itu, suhu udara masih terasa membara, sisa-sisa badai yang baru saja meluluhlantakkan dinding pertahanan mereka.

Mansion mewah itu bisa menunggu. Bagi Ezzvaro dan Gabriel, dunia di luar pintu mahoni ini tidak lagi eksis. Di sini, dalam remang yang menyesakkan, mereka kembali beradu dalam penyatuan yang memporak-porandakan segalanya. Tidak ada lagi benci, tidak ada lagi status saudara tiri, yang ada hanyalah dua predator yang saling memangsa untuk menyembuhkan luka lama. Desahan demi desahan saling bersahutan, tenggelam dalam gesekan kulit yang panas dan cengkeraman tangan yang tak ingin melepaskan. Mereka tidak sekadar bersatu; mereka sedang saling menghancurkan rindu.

"Vavo..." rintih Gabriel, suaranya nyaris hilang di antara desingan AC dan detak jantung Ezzvaro yang beradu dengan miliknya.

Ezzvaro tidak menjawab dengan kata-kata. Ia menjawab dengan sentuhan yang lebih dalam, lebih menuntut, dan lebih posesif. Setiap gerakannya adalah klaim atas kepemilikan yang sempat terputus. Ia ingin memastikan bahwa tidak ada sejengkal pun dari tubuh Gabriel yang lupa akan rasanya disentuh olehnya.

Sebelum roda mobil berputar kembali menuju kemegahan mansion, mereka membiarkan diri mereka terlebur sekali lagi dalam penyatuan yang liar. Di atas sofa kulit yang mahal, di bawah bayang-bayang gedung pencakar langit, mereka menyerahkan sisa-sisa harga diri mereka pada altar gairah.

Di sana, di antara napas yang memburu, kemewahan dunia luar seolah tak berarti dibanding ledakan gairah yang menghanguskan sisa-sisa kewarasan mereka.

"Ahhh Gaby..."

Napas Ezzvaro tercekat. Otot-otot punggungnya menegang hebat saat ia merasakan sensasi yang paling ia rindukan di dunia ini. Rasa panas yang tak terbendung itu menjalar, memuncak, dan akhirnya meledak. Ia merasakan kehangatan yang sudah biasa dia rasakan itu menjalar di dalam diri Gaby, mengisi kekosongan yang selama tiga tahun ini ia biarkan gersang.

Mata Gabriel membelalak menatap pria di atasnya. Cahaya lampu jalanan yang remang dari kejauhan memperlihatkan wajah Ezzvaro yang dipenuhi peluh dan ekstasi. Namun, saat sensasi hangat itu tumpah di intinya, kesadaran Gabriel kembali dalam sekejap. Realitas menghantamnya lebih keras daripada gairah mana pun.

"Kau membiarkannya tumpah di dalam?" bisiknya dengan napas memburu, antara sisa gairah dan ketakutan yang mulai merayap di dadanya. "Aku belum ingin hamil, Vavo."

Suara Gabriel bergetar. Bayangan tentang janin yang tumbuh dari hubungan terlarang ini, di tengah pernikahan orang tua mereka, adalah mimpi buruk yang paling nyata.

Ezzvaro terdiam, kepalanya terkulai di ceruk leher Gabriel, mencoba mengatur napasnya yang masih berantakan. Ia memejamkan mata, merutuki hilangnya kendali diri yang biasanya ia banggakan.

"Maaf, Gaby sayang..." bisiknya parau, suaranya dipenuhi rasa bersalah yang tulus. Ia mengecup bahu yang polos itu dengan lembut, menghirup aroma mawar dan keringat yang bercampur menjadi satu. "Karena terlalu lama tidak merasakan dirimu, aku sampai lupa teknik penarikan diri. Maafkan aku."

Ezzvaro bangkit perlahan, tubuh tegapnya yang atletis kini terlihat rapuh di bawah temaram lampu. Ia mengusap sisa peluh di dahi wanita itu dengan jemari yang masih sedikit bergetar, lalu berbisik dengan suara parau yang dalam.

"Tenanglah. Begitu kita meninggalkan tempat ini, aku akan mencari obat pencegah itu untukmu. Sebelum gerbang mansion menyambut kita, segalanya akan beres. Aku janji."

Gabriel hanya bisa mengangguk lemah. Ia menarik kemeja hitam Ezzvaro yang tergeletak di lantai untuk menutupi tubuhnya. Rasa aman yang ia rasakan dalam pelukan Ezzvaro kini tercampur dengan kecemasan akan hari esok.

Bagaimana mereka bisa berjalan masuk ke Mayfair Mansion dan menatap mata Fank Manafe seolah-olah mereka tidak baru saja melakukan dosa besar di kantor pusat?

Ezzvaro merapikan pakaiannya dengan gerakan cepat, mencoba mengembalikan citra pria profesional yang dingin, meski matanya terus melirik ke arah Gabriel dengan protektif. Ia membantu Gabriel memakai gaun hitamnya, jemarinya dengan telaten menutup ritsleting di punggung terbuka wanita itu.

"Jangan pikirkan apa pun selain aku malam ini, Gaby," ujar Ezzvaro sambil membalikkan tubuh Gabriel agar menghadapnya. Ia mencengkeram dagu Gabriel lembut, memaksanya menatap matanya. "Insiden saus di kantin, tatapan Briana, atau kemarahan ayah... aku yang akan urus. Kau cukup menjadi milikku."

"Mereka akan curiga, Vavo. Tharzeo sudah mulai bertanya," ucap Gabriel lirih.

"Biarkan dia bertanya. Dia tidak akan berani menghancurkan dinasti ini hanya karena sebuah rahasia ranjang adiknya," sahut Ezzvaro dengan seringai tipis yang kembali muncul.

Mereka melangkah keluar dari ruangan itu secara bergantian setelah memastikan koridor benar-benar kosong. Di dalam lift menuju basement, keheningan kembali menyergap, namun kali ini bukan keheningan yang canggung, melainkan keheningan dua konspirator yang baru saja merencanakan pengkhianatan terbesar terhadap keluarga mereka sendiri.

Ezzvaro memacu Aston Martin-nya keluar dari gedung. Jalanan London masih menyisakan sisa-sisa perayaan tahun baru. Di sebuah apotek 24 jam di pinggiran kota yang sepi, Ezzvaro berhenti. Ia turun dan kembali beberapa menit kemudian dengan sebuah kotak kecil dan sebotol air mineral.

Ia memberikannya pada Gabriel tanpa kata. Gabriel meminumnya dalam diam, merasakan pil pahit itu meluncur di tenggorokannya—sebuah simbol dari hubungan mereka yang juga terasa pahit namun adiktif.

Saat mobil mulai memasuki kawasan perumahan elite Mayfair, Ezzvaro melambatkan kecepatannya. Gerbang besi raksasa mansion itu terlihat di kejauhan, berdiri tegak seperti algojo yang menunggu kepulangan mereka.

"Kau siap?" tanya Ezzvaro, suaranya kembali dingin dan datar, topeng Manafe-nya telah terpasang sempurna.

Gabriel menarik napas panjang, merapikan rambutnya dan memoles kembali lipstiknya yang sudah hilang. "Aku sudah terbiasa bersandiwara, Vavo. Kau lupa?"

Ezzvaro mengangguk. Mobil itu meluncur melewati gerbang. Lampu-lampu taman mansion menyambut mereka dengan kemegahan yang terasa palsu. Di sana, di bawah atap yang sama dengan orang tua mereka, rahasia ini akan mereka simpan rapat-rapat, sampai api gairah ini meledak sekali lagi dan menghanguskan seluruh kasta yang mereka pertahankan.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
winpar
kerennnnn
winpar
pokoknya lnjut thorrrrrt💪💪💪💪
ros 🍂: ma'aciww kak😍
total 1 replies
winpar
hahhahHaa🤣🤣🤣
ros 🍂: Jangan ketawa sendiri kak🙏🤣🤣🤣
total 1 replies
winpar
bener2 seruuuuuuuuuu
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
yg ditunggu2 akhirny up jg💪
ros 🍂: semoga suka kak🥰🙏
total 1 replies
winpar
lnjut thorrr💪
ros 🍂: siapp kak🥰
total 1 replies
Mifta Nurjanah
cieee junior nya bngun wkwkwk
ros 🍂: Jangan dibongkar disini kak🙏🤣
total 1 replies
Lfa🩵🪽
Semangatt ✨
ros 🍂: Ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
thor ceritanya selalu seru🥰😍
ros 🍂: Ma'aciww kak🥰
total 1 replies
@RearthaZ
awal cerita yang bagus thor
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!