NovelToon NovelToon
[REINKARNASI] Sayap Takdir: Zhu Liana

[REINKARNASI] Sayap Takdir: Zhu Liana

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur
Popularitas:4.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mirna Ayu Satika (Chana=nama pena)

Judul Awal: Reinkarnasi Gadis Polisi
-------

Dia adalah Zhu Liana, perempuan tangguh berumur 26 tahun. Jenderal wanita satu-satunya sekaligus yang termuda dalam sejarah perkumpulan organisasi Polisi Tentara antar benua yang bernama World Soldier Alliance (WSA) yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu.

Bakat yang menakjubkan, pestasi yang gemilang dengan dipadukan kecerdikan dan kecerdasannya membuatnya sangat dihormati oleh setiap orang dari negara-negara yang tergabung dalam organisasi itu.

Namun, seperti sebuah pepatah ‘Semakin tinggi kau mendaki, semakin kuat angin menerpa tubuhmu’. Bakat Zhu Liana tak sepenuhnya menjadi berkah, bakat yang tinggi itu malah mengundang keirian dari orang lain.

Ia dijebak dan mati dengan tragis karena rekannya sendiri.

Seolah takdir ingin bermain dengannya, Zhu Liana terbangun di dunia yang asing. Mengharuskannya memecahkan segala misteri yang ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mirna Ayu Satika (Chana=nama pena), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10-Perjamuan di Malam Ulang Tahun II

Tak lama mereka berhenti karena telah sampai di tempat duduk masing-masing. Disana sudah ada Zhu Moran yang menyambut dengan senyuman hangat. Oh, jangan lupakan wajah-wajah munafik di belakangnya.

Kali ini Liana melihat ada tambahan satu orang lagi. Jika dia tidak salah ingat, wanita dengan pakaian serba ungu itu tak lain adalah Yuan Feihua, selir kedua Zhu Moran. Dia tersenyum di sebelah Wen Canran.

Ah, Liana dapat menebak bahwa keduanya adalah antek persekongkolan. Betapa rukun!

Dari informasi yang diberitahukan Ling, Yuan Feihua beberapa hari yang lalu sedang mengunjungi keluarganya di kota Xijing yang dekat dengan Ibu Kota Kekaisaran. Jadi saat pertama kali Liana bangun, tidak ada wanita itu disana.

"Salam Ayah!" Wan Feng dan Liana memberi hormat.

Setelah mereka menegakkan tubuh, salam lain terdengar dan itu untuk mereka.

"Salam, Tuan Muda pertama. Salam, Nona Muda ke-dua!"

Suara ini milik Wen Canran dan Yuan Feihua. Mereka sedikit menunduk lalu diikuti oleh Nona dan Tuan Muda yang lain.

Sebagai anak sah di Manor, Wan Feng dan Liana tentunya memiliki derajat yang lebih tinggi dari anak-anak selir. Sebab itulah mereka mesti mendapat penghormatan dari mereka.

"Wan'er, Li'er. Duduklah di tempat kalian. Kita akan menunggu tamu kehormatan yang akan datang sebentar lagi." Zhu Moran berbicara.

Liana yakin bahwa tamu kehormatan yang dimaksud oleh Zhu Moran itu tak lain adalah sang Kaisar Naga. Dia kemudian duduk di tempat yang sudah disediakan untuknya. Agak istimewa karena dirinyalah sang pemilik acara malam ini.

Lalu Wan Feng juga mengikutinya untuk duduk di seberang sana sebagaimana tempat para laki-laki.

Tidak lupa juga para selir dan putra-putrinya kembali ke tempat mereka.

"Selamat ulang tahun, kakak." Suara manis terdengar dari arah samping Liana.

Disana sudah ada Weiling juga Yuxia di sebelahnya. Gadis itu menyodorkan sebuah kotak pada Liana.

Liana melihat kotak itu sebentar kemudian meraihnya. "Terima kasih," ucapnya singkat.

Weiling menunjukkan senyumnya membuat Liana sedikit waspada. Dia menaikkan alisnya melihat tingkah gadis itu. Lalu Liana mengalihkan pandangannya pada Yuxia yang memiliki wajah masam.

"Ini!" Gadis itu dengan tampang cemberut memberikan Liana sebuah kotak kayu kecil setelah itu kembali beranjak ke tempat duduknya. Hanya itu dan dia terdiam cukup lama membuat Liana menghela napasnya.

Gadis seperti Yuxia memang memiliki emosi yang sedikit tidak stabil. Jadi Liana memakluminya.

"Kakak ke-dua." Lamunan Liana buyar oleh suara manis yang memanggilnya.

"Iya?" Dia menjawab singkat sembari memandang Weiling kembali. "Bicaralah!" ucapnya kemudian.

"Kakak ke-dua, aku minta maaf kepadamu atas kejadian tadi pagi. Seharusnya aku menghentikan Yuxia saat itu. Dan juga seharusnya aku tidak lupa pada diriku sendiri yang hanya seorang anak selir sehingga harus memberi salam padamu ketika bertemu. Ini salahku." Weiling memperlihatkan raut sedih dan penyesalan di wajahnya. Dia terlihat begitu tulus. Seandainya Liana bukanlah Liana, dia pasti akan percaya pada perkataan Weiling.

Gadis itu sangat tahu bagaimana caranya mengambil simpati orang. Bahkan Liana sudah mendengar bisikan orang-orang mengenai dirinya yang gila hormat sampai menindas putri Selir ayahnya. Sungguh pintar. Hmph! Weiling bahkan sangat jelas menargetkan Liana. Padahal saat itu juga ada Wan Feng disana. Dan dia juga malah menyebut Yuxia, apakah berniat menjadikannya kambing hitam? Hanya dia yang tahu.

Akan tetapi fokus semua orang kepada Liana.

Tapi yang menjadi bahan bisikan sama sekali tidak perduli. Terserah orang mau melihatnya seperti apa, selagi orang-orang yang dia sayangi mempercayainya.

Liana memandang ke arah Wan Feng dan Zhu Moran bergantian. Ekspresi keduanya berbeda namun menunjukkan satu kesamaan. Mereka mempercayai Liana.

Wan Feng sendiri berusaha keras menahan emosinya untuk tidak membentak Weiling saat itu juga, tapi melihat tatapan Liana membuatnya diam saja.

Sedangkan Zhu Moran hanya menghela napasnya dan mengangguk pada Liana. Mendapat dukungan dari orang yang disayangi membuat Liana merasa menang satu langkah. Dia tidak akan perduli lagi dengan pendapat orang lain, mereka tidak akan pernah masuk ke matanya. Mereka itu hanya orang asing.

Yah, Liana benar-benar telah menganggap Zhu Moran dan Wan Feng keluarganya.

Lalu Liana kembali mengalihkan pandangannya pada Weiling sebelum menjawab.

"Jika kau sudah menyadari kesalahan, itu adalah hal yang baik." Jawaban sederhana namun mengandung peringatan di dalamnya.

Weiling yang lebih awal merasa telah mampu mempermalukan Liana mengerutkan keningnya. Ada jejak kekesalan disana karena tidak berhasil mempengaruhi Liana. Tapi dia kembali mengeraskan wajahnya meniru bagaimana Wen Canran bertindak saat kembali mendengar bisikan orang-orang yang menaruh simpati padanya. Dia mulai tersenyum dalam hati.

"Terimakasih, Kakak ke-dua."

Karena dia tidak tahu lagi bagaimana caranya melanjutkan ucapannya, Weiling segera kembali ke tempat duduknya dimana itu berada di samping Yuxia yang sedari tadi diam menyaksikan semuanya. Dia sama sekali tidak memiliki niat untuk meminta maaf seperti Weiling. Terlalu gengsi. Apalagi di depan umum seperti sekarang. Dia bahkan mengerutkan alisnya melihat Weiling mulai bertingkah.

Dan sesekali dia melihat ke arah Liana. Ingin melihat bagaimana saudari tirinya itu mengambil tindakan.

Yuxia memanglah gadis yang naif dan polos. Dia tidak menyukai Liana bukan karena sesuatu seperti perebutan hak Nona Muda. Dia hanya membenci orang lemah. Oleh karena itu dirinya begitu keras pada Zhu Liana di masa lalu. Dia berbeda dari kumpulan para munafik itu. Lalu selain itu dia juga membenci Liana karena hasutan, mungkin. Dan dia menjadi dekat dengan Weiling karena hubungan antara Wen Canran dan Yuan Feihua yang cukup baik. Tapi terkadang dia sering tidak menyetujui tindakan licik orang-orang itu. Karena tidak bisa memberi pendapat, dia hanya mampu menelan pikirannya sendiri.

~o0o~

Satu batang dupa telah selesai dibakar. Sebuah seruan datang dari arah gerbang aula panjang itu dan mengalihkan fokus semua orang. Rata-rata dari semua yang hadir malam ini memang menantikan sosok yang akan datang.

Saat tiba waktunya pintu besar itu terbuka begitu lebar menampilkan sosok pria paruh baya dengan pakaian megahnya berjalan penuh wibawa seorang Pemimpin.

Semua orang yang hadir berdiri dari duduknya dan membungkuk hormat pada orang megah itu. Kekaguman datang dari segala arah.

Tak heran, sebab sang Kaisar Naga adalah orang nomor satu di Kekaisaran Naga. Tak hanya menjadi Pemimpin yang tangguh. Dia juga memiliki tempat di hati setiap rakyat sebagai sosok Kaisar hebat yang ideal. Bijak dan baik hati. Juga selain itu, dia sangatlah kuat. Orang terkuat nomor satu di Kekaisaran.

“Salam kepada Yang Mulia Kaisar Naga, semoga diberikan umur yang panjang.”

“Jadi seperti ini sang Kaisar?” Dalam hati Liana mengangguk paham. "Sangat baik!"

Yah, Liana sudah menilai bagaimana sang Kaisar. Memang benar-benar sosok Pemimpin yang baik. Tanpa sadar, Liana merasa puas dalam hatinya.

~o0o~

Yo! Ada perbedaan?

Yap! disini dengan judul pertama memang memiliki perbedaan jauh (sengaja aku mah:v).

Hu um! Karakter Weiling dan Yuxia. Buat yang udah baca judul pertama pasti tahu dong ya.

Di judul pertama, Weiling lah yg memiliki sifat berapi-api. Dan Yuxia disana hampir tidak pernah dibahas (itu salah satu kesalahan yg bikin aku ngerevisi nih novel).

So, sekarang mau bikin lebih detail. Yaah, meskipun masih ada aja yg salah. Bikin kesel, bener-bener dah!

oke sampai sini aja cerocosannya.

Tak bosan ku mengingatkan kalian untuk selalu memberi KRITSAR (Kritik dan Saran).

oke See U Next Chapt!

1
Ayla nur
typo Thor, harusnya jenius
Ayla nur
semangat terus kak
Nanik Rubiantoro
good
Astri
lanjut thor
Etik Dea
lama banget....macetnya
Ali Maksum
taipo kak
Ali Maksum
ambigu kak, di awal dinyatakan menjunjung tinggi kesetaraan habis itu merendahkan wanita
Ali Maksum
ini cewek apa w
cowok?
Ali Maksum
taipo kak
Al^Grizzly🐨
Terlalu banyak tingkatan kultivasinya...tingkat fondasi yg terbagi bagi dan pembentukan inti juga begitu...yg biasanya ranah kultivasi itu...hanya 'penempaan qi...fondasi alam...pembentukan inti...bumi...langit...Kaisar...Surgawi dan ranah terakhir ranah hampa...ranahnya di bagi menjadi 9 tingkat atau terserah mau sampai tingkat 15 juga boleh..
레지나
belum up juga.
Nathalia Makkawie
👍👍👍👍👍
Ali Maksum
Gadis .... kah kak?
Ali Maksum
di dunia.... kak da yg taipo
Qu€€n²¹
ini baru seru penuh dengan misteri
레지나
kak ini ga dilanjut lagi kah? :(
Ali Maksum
kak ada yg taipo... "yang"
Shinta Dewiana
wah ..bersambung deh...
Shinta Dewiana
waduh....jd enggak perlu dong naik kapal...
Shinta Dewiana
he...he. .he....liana kereeennn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!