NovelToon NovelToon
BUKAN RUMAH BIASA

BUKAN RUMAH BIASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Komedi
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Budiarto Consultant

Sebuah rumah kontrakan tua di pinggiran kota terlihat seperti rumah biasa.

Catnya kusam, halamannya sepi, dan harganya sangat murah. Terlalu murah untuk ukuran rumah sebesar itu.
Karena kebutuhan dan kondisi keuangan, tiga sahabat Raka, Bima, dan Siska memutuskan untuk menempatinya tanpa banyak bertanya.

Namun sejak malam pertama, mereka mulai menyadari bahwa rumah itu menyimpan sesuatu yang tidak biasa.
Pintu sering terbuka sendiri.

Kursi goyang bergerak tanpa ada yang menyentuh. Terdengar suara langkah dari loteng setiap tengah malam.

Dan yang paling mengejutkan… rumah itu ternyata sudah lama dihuni oleh makhluk tak kasat mata.
Pocong yang suka memasak mie di dapur. Kuntilanak yang gemar menonton sinetron.

Hingga sosok misterius dari kamar belakang yang jarang muncul, namun selalu membuat bulu kuduk berdiri.

Di rumah itu, manusia dan hantu hidup berdampingan… meski tidak selalu damai.
Karena satu per satu rahasia rumah tersebut mulai terungkap.

ini bukan rumah biasa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Budiarto Consultant, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yang Turun Dari Loteng

Yang Turun Dari Loteng

Langit-langit rumah retak panjang.

KRAAAAK…

Serpihan kayu jatuh ke lantai ruang tamu.

Semua orang menatap ke atas dengan wajah tegang.

Bima bahkan sudah merunduk di bawah meja lagi.

“Rak… kalau ada yang jatuh dari atas… gue resign dari rumah ini.”

Ucup berdiri di tengah ruangan sambil melihat ke loteng.

Wajahnya yang biasanya usil sekarang terlihat serius.

“Itu bukan teman aku…”

Siska langsung menelan ludah.

“Jadi… ada lagi?”

Ucup mengangguk pelan.

“Iya.”

Retakan di langit-langit semakin besar.

KRAAAK!

KRAAAK!

Sesuatu terlihat bergerak di dalam kegelapan loteng.

Seperti bayangan besar yang merayap pelan.

Pocong langsung mundur beberapa langkah.

“Yang ini… sudah lama tidur.”

Kuntilanak menyipitkan mata.

“Kenapa dia bangun sekarang…”

Sosok hitam yang sejak tadi berdiri di tengah ruangan malah tersenyum puas.

“Karena rumah ini mulai terbuka.”

Ia menatap ke langit-langit.

“Bangunlah… penjaga loteng.”

Tiba-tiba…

PLAK!

Sebuah tangan panjang dan kurus muncul dari lubang di langit-langit.

Kulitnya pucat.

Jarinya sangat panjang.

Bima langsung menjerit.

“ITU TANGAN APA LAGI?!”

Tangan itu merayap keluar pelan.

Lalu kepala sesuatu muncul dari loteng.

Wajahnya sangat aneh.

Matanya besar.

Rambutnya panjang menutupi sebagian wajahnya.

Dan tubuhnya… merangkak di langit-langit seperti laba-laba.

Siska langsung menutup mulutnya.

“Ya Tuhan…”

Makhluk itu turun pelan dari langit-langit.

Merangkak di dinding rumah.

KREEEKK…

KREEEKK…

Ucup langsung melambaikan tangan.

“Halo…”

Makhluk itu berhenti.

Ia menatap Ucup.

Lalu berkata dengan suara aneh dan serak.

“Anak… loteng…”

Ucup mengangguk.

“Iya. Aku Ucup.”

Makhluk itu menatap semua orang di ruangan.

Matanya berhenti pada Raka yang memegang tongkat.

“Tuan… baru…”

Bima langsung berbisik ke Raka.

“Rak… kayaknya dia kenal kamu…”

Raka juga bingung.

“Padahal gue baru pindah semalam.”

Makhluk itu merangkak turun sampai ke lantai.

Tubuhnya panjang dan kurus seperti bayangan.

Namun ia tidak terlihat menyerang.

Ia justru berdiri di depan Raka.

Lalu menunduk sedikit.

“Penjaga… baru…”

Semua langsung terdiam.

Bima menunjuk Raka.

“Rak… kamu dapet NPC baru.”

Sosok hitam yang berdiri di tengah ruangan terlihat tidak senang.

Wajahnya berubah dingin.

“Penghuni loteng…”

Makhluk itu menoleh kepadanya.

Mata besarnya menyipit.

“Kau… lagi…”

Sosok hitam itu tertawa pelan.

“Aku hanya membantu membuka gerbang.”

Makhluk loteng itu langsung menggeram.

“Kau… tidak boleh…”

Ia tiba-tiba bergerak sangat cepat.

BRAK!

Dalam sekejap ia melompat dan menabrak sosok hitam itu.

Keduanya terlempar ke dinding.

BUM!

Dinding rumah sampai bergetar.

Bima melongo.

“Gila… ini WWE versi hantu.”

Sosok hitam itu berdiri lagi dengan cepat.

“Masih sama seperti dulu… penjaga loteng.”

Makhluk itu merangkak di dinding lagi.

“Kau… tidak boleh ambil rumah ini.”

Kakek yang sejak tadi diam akhirnya berkata pelan.

“Namanya Lodra.”

Raka menoleh.

“Siapa?”

“Makhluk penjaga loteng rumah ini.”

Bima mengangkat tangan.

“Berarti rumah ini punya penjaga banyak banget ya.”

Pocong mengangguk.

“Iya. Rumah ini memang dijaga dari berbagai sisi.”

Sosok hitam itu menatap semua penghuni rumah dengan wajah kesal.

“Berapa banyak penjaga pun tidak akan cukup.”

Ia menunjuk ke arah lantai.

“Gerbangnya sudah mulai terbuka.”

Lantai kembali bergetar.

DUK…

DUK…

DUK…

Retakan kecil muncul lagi.

Siska hampir menangis.

“Lagi…”

Lodra langsung merangkak ke tengah ruangan.

Ia menempelkan tangannya di lantai.

“Diam…”

Retakan itu berhenti melebar.

Raka melihat itu dengan kagum.

“Kok dia bisa?”

Kakek menjawab pelan.

“Karena dia penjaga bagian atas.”

Tiba-tiba sosok hitam itu menghilang lagi.

Dalam sekejap ia muncul di belakang Raka.

Tangannya hampir meraih tongkat.

Namun Lodra lebih cepat.

Ia menendang sosok itu dengan kakinya yang panjang.

BRAK!

Sosok hitam itu terpental sampai ke dekat pintu.

Ia berdiri lagi dengan wajah semakin marah.

“Kalian… menyebalkan.”

Ia melihat Raka sekali lagi.

“Tidak apa.”

Ia tersenyum tipis.

“Permainan baru saja dimulai.”

Ia berjalan perlahan menuju jendela yang pecah.

Sebelum keluar, ia berkata pelan.

“Rumah ini akan runtuh…”

“Sedikit demi sedikit.”

Lalu tubuhnya berubah menjadi asap hitam.

Dan menghilang keluar jendela.

Rumah kembali sunyi.

Beberapa detik tidak ada yang bicara.

Lalu Bima berkata pelan.

“Rak…”

“Iya?”

“Kayaknya… kita baru saja selamat dari ronde pertama.”

Ucup langsung duduk santai di lantai.

“Seru juga ya.”

Siska menatapnya dengan kesal.

“Seru apanya?!”

Kakek menatap Raka dengan wajah serius.

“Ini belum selesai.”

Raka menelan ludah.

“Maksudnya?”

Kakek menunjuk ke lantai rumah.

“Gerbangnya sudah retak.”

Tiba-tiba dari bawah lantai terdengar suara yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

DUUUUK…

Semua langsung membeku.

Bima berkata pelan.

“Rak…”

“Iya?”

“Yang di bawah… kayaknya boss utama.”

Lantai rumah tiba-tiba bergetar sangat keras.

Dan sebuah retakan besar muncul tepat di tengah ruang tamu.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
bengek tegang amat aing baca nya 🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔: kesorodotan atuh 🤣
total 2 replies
Budiarto99
Petualangan di Session 3 sepertinya cukup mendebarkan, ikuti selalu jalan cerita dan jangan lupa berikan komentar dan masukkan mu untuk petualangan selanjutnya ya👍
Budiarto99
Setelah menutup kisah penuh intrik di session 2, petualangan kita kini melangkah ke session 3 yang sama sekali di luar dugaan. Misteri, tantangan, dan kejutan menanti di setiap cerita.

Jika rasa penasaran kalian sudah tak tertahan, pastikan kalian terus mengikuti perjalanan ini… dan jangan lupa mampir untuk membaca, karena setiap halaman menyimpan rahasia yang tak akan kalian lihat sebelumnya. 🙏
Yati Susilawati
menarik.. bikin penasaran, selanjutnya, seru nggak ya🤣🤣
Budiarto99: Terimakasih sudah mampir, episode selanjutnya akan hadir dengan cerita-cerita yang lebih seru diluar imajinasi kak 🤭
total 2 replies
Budiarto99
Kalau kalian terjebak di alam lain seperti mereka… apa yang akan kalian lakukan?

Tulis di komentar ya 👇 Jangan lupa like dan vote supaya cerita ini terus lanjut ke session 2 ya...👍
Nn F
baru ini setan bersahabat bgt yekan , fix cong lu bestie gue 😄😄
Budiarto99: Bisa dicoba kak sobatan sama ocong kak 😄
Terimakasih sudah mampir kak 🙏
total 1 replies
Nn F
yuhuuuuu, baru mampir nih thor . ninggalin jejak aaah
Budiarto99: Terimakasih sudah mampir kak 🙏
total 2 replies
Budiarto99
Salam kenal kembali🙏
💙Woo_Hye💛
Duh baru episode pertama aja udah di buat penasaran👍👍👍 Salam kenal Thor.
Budiarto99: Terima kasih untuk semua yang sudah membaca, memberi vote, dan komentar. Dukungan kalian sangat berarti bagi saya sebagai penulis. Semoga kalian selalu menikmati setiap episode cerita ini.🙏
total 1 replies
Dania
semangat tor
Budiarto99: Terimakasih kembali
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!