NovelToon NovelToon
One Night With Idol

One Night With Idol

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:236
Nilai: 5
Nama Author: Dk_Hiday

Putra konglomerat Liu ChengYan atau yang memiliki nama panggung A Yan adalah Idola solo baru yang kini tengah naik daun di Shanghai. Dengan kharisma ,ketampanan serta bakat nya mampu memikat para penggemar dalam waktu 1 tahun debutnya. Selain daripada bakat dan ketampanan yang dia miliki, A Yan memiliki rahasia besar terlibat dengan seorang gadis bernama Zhou Xiarui yang merupakan pekerja di perusahaan milik keluarga nya itu.

Bagaimana kisah A Yan Dan Xiarui ? Kita akan melihat bersama keasyikan kisah ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dk_Hiday, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#16 Foto USG anak

Sudah 2 minggu setelah Pers berlangsung, A Yan masih sibuk dengan konser yang diadakan di beberapa daerah di Tiongkok, Bahkan belum sempat pulang ke rumah besar Liu.

" Qiaofeng kapan jadwal ku akan selesai? aku sangat ingin pulang. " A Yan mendengus kesal melihat tumpukan jadwal di depannya .

" Tuan muda, biasanya kau tidak ingin pulang bahkan tidak pernah pulang. " Goda Qiaofeng

Sepasang mata elang menatap tajam Qiaofeng.

" Aku merindukan Xiarui dan anakku. " Qiaofeng melihat wajah A Yan yang lesu.

" 1 minggu lagi kau bisa libur sesuka mu, tapi untuk sekarang kau belum bisa pulang. " Qiaofeng menunduk hormat lalu pergi.

...----------------...

Di Villa ada Xiarui yang setiap hari menangis, merindukan A Yan sampai membuat Huajin kewalahan.

" Kakak aku ingin bertemu A Yan, " Xuarui merengek seperti bayi meminta susu .

" Sabarlah, Besok kita akan kerumah sakit bersama untuk pemeriksaan bulanan. A Yan sedang menyelesaikan Beberapa konser nya. " Huajin berusaha menenangkan nya dengan berbagai cara.

" Apakah dia tidak khawatir padaku, bahkan dia tidak pernah menghubungiku selama ini. Hanya mengucapkan janji janji saja! " kesal Xiarui dengan air mata yang terus mengalir dari ujung matanya.

" Itu sudah menjadi resiko dari pekerjaan A Yan Xiarui, kamu harus mengerti. " Huajin mengelus pelan pundak gadis mungil itu.

Sesama wanita yang sedang hamil, Huajin tau hormon wanita hamil itu akan naik turun. Bahkan, sebenarnya dia juga sangat ingin bersama Chenghao saat ini. Tetapi, Chenghao memberinya tugas besar untuk menjaga Kakak beradik ini.

" Ayo makan dulu , jangan sampai A Yan nanti menjemputmu dalam keadaan kurus. " Huajin meledek nya.

Mereka pun turun untuk makan bersama.

Ting.. tong...! Bel Villa berbunyi nyaring.

" Bi Lin, tolong buka pintu utama . " Huajin menyuruh bibi lin membuka pintu utama villa.

" Baik, nyonya. " Bibi Lin menunduk hormat dan segera beranjak membuka pintu.

" Nyonya besar, " Bibi Lin menunduk kembali ketika sosok perempuan paruh baya muncul di depannya. Benar, itu nyonya Besar Liu.

" Dimana menantuku? " Tanya Nyonya Liu lalu masuk dengan membawa sekeranjang buah-buahan segar.

Derap langkah Nyonya Liu semakin dekat membuat kedua perempuan yang tengah duduk santai pun berbalik melihat sosok wanita yang sedang berjalan menuju arahnya.

" Nyonya besar, " Xiarui yang terkejut kemudian menunduk hormat di depannya.

Nyinya besar langsung memeluknya dengan erat dengan mata yang berkaca - kaca.

" Maafkan A Yan sudah membuatmu seperti ini, " Wanita paruh baya di depannya itu meneteskan air mata.

Xiarui melepas pelukan dan menggelengkan kepala dengan cepat.

" Tidak ,nyonya jangan seperti ini. " Xiarui merasa bersalah melihat tangisan ibu nya A Yan.

" Maafkan putraku membuat perut mu sudah sebesar ini tapi memberitahu ku. Pasti kau sangat menderita menghadapi ini semua. " Tangisan sedih nyonya Liu membuat Huajin tidak tega dan menyuruhnya duduk menenangkan emosi nya sebentar.

" Ibu sudahlah, Biarkan A Yan menyelesaikan semuanya. " Huajin menenangkan ibu mertuanya.

" Besok periksa kan kandungan kalian berdua bersama ibu, ibu akan punya cucu sekaligus 2 . " Nyonya Liu melupakan kesedihan nya ketika dirinya benar-benar akan menjadi nenek dalam waktu dekat.

Mereka bertiga saling berbagi cerita masalah kehamilan dan Nyonya Liu banyak menasihati kedua wanita hamil di depannya untuk selalu menjaga diri karena hormon kehamilan itu akan naik turun seiring bertambahnya usia kehamilan.

...----------------...

Pagi Hari nya Mereka bersiap-siap untuk kerumah sakit di kota Shanghai. 1 mobil untuk mengantar Xiawei sekolah dan 1 mobil berisi nyonya besar dan kedua wanita hamil tersebut yang akan memeriksa kan kandungan.

" Nyonya Liu apakah ini calon menantu kedua mu? " Bisik dokter dengan senyum gembiranya.

" Iya, Kandungannya sudah lebih besar daripada kakaknya lihatlah. " Tawa nyonya Liu.

Membuat isi ruangan yang sunyi penuh dengan gelak tawa.

Dokter mempersiapkan USG untuk Huajin terlebih dulu.

" Lihat nyonya, anakmu sangat sehat tumbuh sesuai usia dengan sangat baik. " Huajin tersenyum melihat layar monitor USG.

" Kakak lihatlah itu sangat lucu, " Xiarui terbawa suasana karena bahagia.

Xiarui membuat semua orang tersenyum bahagia.

Sampai pada giliran nya USG, dia menarik baju yang menutupi perutnya.

" Lihat dia bergerak bebas di dalam perutmu, " Xiarui menatap layar monitor USG.

" Ibu lihat, Sudah sebesar itu. " Huajin menjunjung luar monitor menampilkan bayi mungil.

Xiarui meneteskan air mata bahagia nya melihat anaknya tumbuh dengan baik.

" Perasaan baru kemarin aku mengandungnya, ternyata dia dengan cepat sebesar ini. " Tatap Xiarui dengan mata yang berkaca -kaca.

Setelah selesai USG dokter pun meresepkan vitamin untuk kedua nya.

" Aku akan kirimkan foto USG kalian pada Putra-putra ku. " Nyonya Liu dengan gembira mengirim foto USG huajin dan USG Xiarui.

Tring.... notif sampai pada A Yan yang baru saja turun dari panggung tempat dia tampil.

" Pesan dari ibu? tumben sekali. " A Yan dengan cepat melihat pesan yang dikirimkan sang ibu padanya.

Senyum tersungging di wajah A Yan menunjukkan yang di berikan ibu nya adalah sebuah kabar baik.

"Nak, ibu tau kamu pasti rindu dengan Xiarui dan anakmu. Tadi ibu mengajaknya periksa kandungan. Lihat lah anakmu ,

sudah sebesar ini kau baru bilang pada ibumu . Jadilah Ayah yang baik nanti. Ibu menunggu kepulangan mu untuk membawa istri mu ke rumah Besar. "

Begitulah pesan yang dikirimkan Sang ibu kepada A Yan.

" Qiaofeng Lihat anakku, " A Yan dengan gembira memamerkan foto USG anaknya kepada managernya itu.

" Sepertinya sudah besar,sudah berapa bulan? " Tanya Qiaofeng dengan penasaran sambil melihat layar HP milik A Yan.

" Jalan 6 bulan, Dia sangat lucu kan lihatlah. " Raut wajah semangat dari A Yan membuat Qiaofeng ikut bahagia.

Pasalnya baru kali ini dia melihat Sang bintang benar - benar bahagia bahkan sampai tertawa di setiap langkah yang ia lewati.

" Yoooo, sepertinya ada yang sedang bahagia! " Minghao meledek A Yan ketik melihat nya tersenyum terus menatap layar HP nya.

A Yan tak menjawab tapi asik menatap dengan bahagia.

" Kau punya pacar baru? " Tutur Minghao dengan asal , membuat A Yan meletakkan ponsel nya dan menatapnya dengan tajam.

" Kenapa? apa aku benar! " kekeh Minghao.

A Yan langsung menunjukan foto USG Bayi yang ada di layar ponselnya.

" Anakku, aku sedang melihat anakku! " A Yan mendengus kesal

" Wowww, sudah sebesar ini. Ku kira baru awal hamil waktu kau bilang di Pers ternyata sudah sebesar ini. Kapan bikin nya? " Minghao meledek A Yan sambil cengengesan.

" Tentu saja sudah lama, dua kali main langsung jadi. Tokcer kan ! " ( bener bener ye lu Yan 😭🙏🏻)

Minghao tersenyum kecut dan malu.

" Makanya punya pacar jangan kerja terus! " A Yan tersenyum puas meledek balik Minghao.

" Dih, sebelum tergila -gila pada wanita mu itu kau juga sama hanya kerja terus bahkan tidak pernah pulang. " Minghao tak mau kalah.

Ruangan itu riuh karena Minghao dan A Yan tidak mau mengalah 😭🙏🏻

BERSAMBUNG

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!