Vey, gadis berusia 18 tahun. Hidupnya menderita semenjak Ayahnya, Gan, menikahi wanita bernama Lam dan memiliki anak permpuan bernama Jel. Ibu dan saudara tiri Vey selalu menyiksa Vey ketika Ayahnya tidak ada. Namun kehidupan Vey berubah setelah bertemu dengan seorang vampir tampan bernama Tae.
Bagaimana kisah mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virlia Nada, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 11
Vey pun berjalan tanpa arah. Kini ia berhenti di pinggiran jalan. Ia tak tau harus pergi kemana. Dan sekarang perasaannya masih tidak karuan. Ia tidak menyangka jika hari ini begitu buruk baginya.
"Haih, setidaknya aku sudah bisa keluar dari neraka itu. Ibu, maafkan aku yang tidak bisa menjaga ayah. Semoga ayah baik-baik saja di sana. Ibu, aku merindukan mu...," gumam Vey yang tiba-tiba merindukan ibunya.
Saat Vey sedang istirahat di tempat itu, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menghampirinya. Yah dia adalah Tae. Tae tau jika perasaannya tidak enak pasti Vey mengalami hal buruk.
"Apa yang sedang kau lakukan di sini?" tegur Tae pada Key sehingga mengejutkannya.
"Eh? Tae? Apa yang kau lakukan di sini?!" tanya Vey yang terkejut dengan kedatangan Tae.
"Yeee di tanya malah balik nanya! Kamu kenapa bawa koper segede ini? Apa kamu di usir?" tanya Tae yang pura-pura tidak tahu.
"Tidak, aku hanya ... hanya ...," jawab Vey terbata-bata.
"Hanya apa? Akhirnya kamu bisa keluar dari rumah itu! Sekarang, kamu ikut aku! Kamu tinggal di rumahku!" seru Tae lalu langsung menggandeng Vey dan memasukkannya ke dalam mobilnya. Tae pun langsung masuk ke dalam mobilnya juga dan menginjak pedal gas.
"Woi! Kamu itu kok seenaknya sendiri sih mengambil keputusan? Aku kan belum menyetujuinya! Main tarik dan masukin aja! Hmphh!" rutuk Vey yang kesal karena perbuatan Tae.
"Sudahlah jangan mengomel. Lagian kamu mau pergi kemana? tidak ada tujuan kan? Dan ini sudah malam! Tidak baik jika seorang gadis keluyuran sendirian! jadi diam dan menurutlah!" jawab Tae sambil tetap fokus mengemudi.
'Dia ini orangnya memang semena-mena. Tapi harus aku akui dia memang selalu ada di saat aku memerlukan bantuan dan tempat untuk bersandar. Eh? Apa yang aku pikirkan? Kan mulai ngawur. Di baikin dikit aja langsung bapereu. Sadar Vey sadar!' batin Vey yang berkecamuk.
Setelah beberapa menit berkendara, akhirnya mereka sampai di rumah Tae. Namun, Vey ternyata tertidur. Tae mencoba menyentuh pipi Vey dan memenaggilnya namun tetap tidak ada respon. Ia pun menggendong Vey masuk ke dalam kamarnya dan meminta pembantunya untuk membawakan koper Vey.
Sesampainya di dalam kamarnya, Tae menaruh Vey di atas ranjang dan menyelimutinya. Ia memandang wajah Vey dan membelai rambutnya.
"Key, aku tidak menyangka jika kehidupan mu di sini berbeda sekali dengan kehidupan mu di masa lalu! Tapi, tenang saja! Sekarang kita tinggal bersama jadi aku bisa melindungi mu! Tidurlah yang nyenyak, permaisuri ku!" Tae pun mencium kening Vey dan meninggalkan kamarnya.
***
Setelah puas bersenang-senang, akhirnya Jel dan ibunya pulang untuk beristirahat. Sesampainya di rumah, Jel masuk ke dalam kamarnya sedangkan ibunya masuk ke dalam kamarnya dan suaminya. Ia mendapati suaminya masih terjaga dan memandang foto Vey.
"Kenapa? Nyesel ngusir dia? Nyesel mutusin hubungan sama dia? Cari aja sana! Tapi siap-siap kau melihat bangkainya kalau kau berani mencarinya!" ancam Ibu Jel dengan aura membunuhnya.
"Tenang saja, aku tidak akan mencarinya. Aku lelah, aku mau tidur saja," ayah Vey pun mengabaikan istrinya dan pergi tidur.
"Heh lihat saja kalau kau berani melawan ku! Semua yang ada di sini adalah milik ku! termasuk nyawa mu!" gumam ibu Jel lalu menyusul suaminya tidur.
to be continued....
#entahlah😅😂