NovelToon NovelToon
Sudawira Kesatria Suci

Sudawira Kesatria Suci

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Petualangan / Kultivasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:564.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Dede Cahya Agung

Menjadi tak terkalahkan mungkin itu tujuan seorang pendekar mereka dengan berbagai cara dalam mencapai puncaknya, namun kesaktian dimiliki bukanlah segalanya.

Di tanah Jawa Dwipa lahir seorang pendekar yang dibekali dengan tubuh kesatria suci salah satu tubuh istimewa yang setiap pendekar ingin membangkitkan nya.

Mampukah dia menjadi pendekar terkuat di dunia persilatan dan bisa membasmi kejahatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dede Cahya Agung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Telik sandi Kerajaan Ramapala

Cuaca sangat cerah karena sang surya menumpahkan sinarnya keseluruh pedukuhan. Tampak terlihat dua orang sedang menyusuri jalan. Mereka tidak lain Sudawira dan Senopati Lingga.

Setelah beberapa hari tinggal di kampung Gilirjati mereka melanjutkan perjalanan menuju markas persembunyian.

Matahari sudah hampir berada di atas kepala terlihat bayang-bayang sudah sejajar dengan tubuh. Namun tiba-tiba langkah kaki senopati Lingga terhenti karena sayup-sayup terdengar suara pertempuran tidak jauh dari mereka

Setelah mengendap-ngendap dan bersembunyi dibalik semak-semak.

Terlihat pertempuran beberapa pendekar, namun pertempuran tidak berimbang karena seseorang harus melawan beberapa orang.

"Apa paman mengenal mereka?" tanya Sudawira berbisik.

"Sepertinya mereka para pendekar aliran hitam!" bisik senopati Lingga.

****

Seorang pemuda bernama Yudana harus bertempur melawan beberapa pendekar aliran hitam. Ia adalah seorang prajurit dari kerajaan Ramapala. Dia sendiri tidak memiliki ilmu kanuragan yang tinggi karena meski ia seorang prajurit, tapi dia memiliki tugas sendiri yaitu sebagai seorang telik sandi kerajaan.

Hari itu merupakan hari apes karena saat ia bertugas untuk memata-matai namun nasib sial dia harus bertemu dengan beberapa pendekar aliran hitam yang beraliansi dengan pihak kerajaan yang saat ini mengalami kudeta. Dia mengalami pengejaran sampai ke hutan dan mau tidak mau harus bertarung walaupun nyawa melayang.

Yudana yang tidak memiliki ilmu kanuragan yang mumpuni, tidak memerlukan waktu lama dirinya sudah terdesak. Maka semakin lama pertempuran semakin tidak berimbang. Bahkan Yudana sudah mendapatkan beberapa luka sayatan ditubuhnya.

Ketika nyawanya sudah hampir berada di ujung tanduk dan dirinya sudah pasrah kalau memang hari ini merupakan hari terakhir melihat dunia. Disaat keputusasaan tiba-tiba

seseorang loncat ke tempat terjadinya pertempuran.

Senopati Lingga seperti seekor harimau yang berada di kerumunan kawanan domba, dia sangat beringas memainkan pedang cepat dan tajam setiap tebasannya. Sedikit saja lengah maka nyawa melayang.

Senopati Lingga mempercepat pola serangan sehingga para pendekar aliran hitam harus mundur beberapa langkah untuk menghindari tebasan senopati Lingga. Senopati Lingga sendiri memiliki tujuan mempercepat serangannya dia sengaja membuat para pendekar aliran hitam sedikit mundur, karena ia melihat Yudana sudah hampir di ujung batas.

Setelah melihat kesempatan ia segera menarik tangan Yudana langsung melesat berlari kabur. Para pendekar aliran hitam tentu tidak membiarkan lawannya lolos begitu saja mereka juga cepat menyusul untuk mengejar.

Namun tiba-tiba langkah para pendekar aliran hitam terhenti ketika seseorang pemuda menghadang langkah mereka.

Seseorang menghunuskan pedang sambil melotot ke arah Sudawira.

"Hei, bocah minggir!" bentak pria itu.

Sudawira hanya tersenyum sinis tak bicara.

Para pendekar aliran hitam menggeram marah. "Mari kita bikin ****** bocah ini!" sahut salah seorang.

"Hahahaha, aku rasa sebaliknya!" Sudawira cengengesan.

Tanpa menunggu perintah para pendekar aliran hitam sudah mengepung Sudawira.

"Serangggg!"

Pertarungan tidak dapat dihindari, mereka terlibat dalam pertempuran. Sudawira diserang dari segala arah, namun dirinya tidak memiliki kesulitan berarti karena lawannya masih dibawah kemampuan dirinya. Ia bergerak lincah dan cepat sehingga serangan lawannya tidak mampu menyentuh kulitnya.

Para pendekar aliran hitam mengumpat serapah karena ternyata pemuda yang mereka hadapi memiliki kemampuan beladiri yang merepotkan. Sudawira sendiri belum menggunakan jurus dia hanya bergerak untuk menghindari serangan.

Sudawira mengalirkan tenaga dalam ke tangan kanannya. Kali ini dia menggunakan jurus andalan yaitu Jurus Tapak Matahari. Beberapa gerakan saja para pendekar aliran hitam sudah berjatuhan akibat terkena pukulan. Beberapa saat kemudian Sudawira telah membunuh semua pendekar aliran hitam.

1
Kusnadi Setiadi
cukup baik'
Kusnadi Setiadi
hilang crta ny
Kusnadi Setiadi
cinta pertama dari mata turun ke hati cie"
Kusnadi Setiadi
semakin panasaran
Ahmad R Laros
thor setiap ganti judul gkelanjutanya hilang selanjut bila lanjut cerita ga ada yg menyinggung tentang kejadian yg d alami sebelumnya
Ahmad R Laros
kelanjutan sudawira dan utari kaya apa ketika tiba2 d bawa naik ke puncak gu nung
Mã Từ Lâm
🎉
cupa
wiro sableng ke dua nih
cupa
knapa g de td turun tangannya beo tinggL dipohon
burhanudin triyana
pnm5l
Chriss Asa
mantap ceritanya semoga tambah sukses bos ku 🙏
Lihin 87
u
Yanto Herman
ceritanya gaj tuntas
Mugiya
mantap
Mugiya
mampir thor
Herry Boediawan
pungsinya Wira buat apaan thor
Berat Sebelah
terlalu singkat cerita tiap episode.
putra
nymak
Citra Kenanga
lanjut Thor seranggggg
Rehan Julius
kok..lama2 ceritanya mirip wiro sableng ya...hhaa..hhaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!