NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Badboy / Berondong / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Along Pee

Shirleen Damla Julian, tidak pernah menyangka tindakannya menolong seseorang beberapa hari yang lalu akan menjadi awal permasalahan dalam hidupnya.

"Aku sudah menikah dan ini anak kami !" Shirleen memperjelas lagi statusnya sambil menunjuk gadis kecil disampingnya, tapi bukannya malah mengerti, nampak seorang bocah ingusan dihadapannya malah menyeringai menanggapi pernyataannya.

"Aku tidak perduli !" dengan tegas seorang bocah ingusan menantang dirinya.

Jason Ares Adrian, "bocah ingusan" begitulah Shirleen memanggil seorang yang sayangnya adalah tuan muda dari keluarga Adrian. Jason yang telah dibutakan cinta, telah mengabaikan status Shirlen yang adalah istri orang, dia telah jatuh cinta pada pandangan pertama saat Shirleen menolongnya dari kejaran para fansnya yang bar bar tak kenal ampun.

Jangan lupakan Athar, suami Shirleen yang selalu dihadapkan dengan dilema, antara istri dan ibunya, Ibunya tampak tak menyukai Shirleen karena menganggap istrinya itu terlalu manja, dan tidak becus dalam mengurus rumah tangga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Along Pee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

VC

"Tuan muda, maaf... tuan muda sudah ditunggu tuan besar diruang kerjanya" Ucap Pak Hadi kepala maid di rumah utama keluarga Adrian.

Saat itu Jason baru saja hendak masuk kedalam lift menuju lantai dikamarnya. Ini sudah malam, jam menunjukkan pukul 21:10 namun ia baru pulang dan masih memakai celana sekolah walaupun baju seragamnya sudah ia ganti, setelah tadi ia selesai manggung di kafe miliknya dan meninjau keadaan kafe juga tentunya.

"Hem..." jawab Jason datar.

Lalu ia memencet tombol lift dimana lantai tempat ruang kerja papanya, dia akan menemui papanya dulu setelahnya baru ia akan benar-benar istirahat dikamarnya.

Tok tok, terdengar suara pintu diketuk pelan oleh Jason.

"Masuk" papanya menjawab dari dalam ruangan

Jason pun masuk, dan langsung duduk disofa ruang kerja papanya.

"Ada apa pak ?" Tanya Jason formal, ia memang begitu, karena ia hanya menjalankan beberapa perusahaan papanya, Adrian Group masih dipimpin oleh papanya, jadi Jason bersikap seperti bawahan yang berbicara kepada atasan.

"Santai saja Jason, ini masalah pribadi keluarga kita, tidak perlu formal" ucap papanya.

"Ya !" Jason mulai kemode datarnya.

"Heemm, sungguh disayangkan sekali yah, apa tidak ada yang ingin kau jelaskan Jason ?" Papanya bertanya tapi seolah meminta penjelasan.

"apa ?" Jason masih dengan irit bicaranya.

"heh, papa sudah tau semuanya, dan papa harap kamu mengakhiri semua ini Jason, dewasalah dalam berfikir" Papa Jason tidak menyebutkan duduk permasalahannya, namun dari perkataannya sudah jelas bahwa ini adalah masalah Jason yang mengejar istri orang.

"Tidak mau !" Jawab Jason mantap.

Plaaak, sebuah tamparan mendarat dipipi Jason. Tidak ada perlawanan dari Jason, baginya ia akan terima segala konsekuensinya saat orang tuanya mengetahui kelakuannya.

"Ada banyak gadis, dan kau malah memilih istri orang untuk kau dekati, mau jadi apa kau" Papa Jason berbicara sambil menahan marah.

"Aku mencintai Shirleen" Jason begitu tegas dan tidak ada raut ketakutan saat ia mengucapkan itu.

"Cinta, itu bukan cinta Jason, itu obsesi, kau tau ada bedanya" Papa Jason menjelaskan.

"Aku yang merasakannya" jawab Jason dingin.

"Omong kosong apa lagi Jason, buang jauh-jauh perasaanmu itu, jangankan untuk mendekatinya, memikirkannya pun kau tidak boleh, itu milik orang lain nak" Papa Jason mulai melemah, ia paham betul Jason akan lebih keras jika ia terus memberi pengertian dengan keras begitu.

Jason tidak menjawab, ia memilih mengepalkan tangannya, rahangnya mulai mengeras, ia mulai marah dan merutuki keadaan, kenapa bukan ia yang lebih dulu mengenal Shirleen, ia benci itu.

"Apa sudah selesai ?" Jason bertanya namun matanya menyaratkan akan kemarahan.

Papa Jason hanya bisa terdiam, lalu kemudian ia mempersilahkan Jason keluar dari ruang kerjanya, baginya percuma ia memberi pengertian jika Jason sedang dalam keadaan marah seperi itu, Jason adalah iblis berbentuk manusia jika ia sudah benar-benar marah.

Jason keluar dari ruang kerja papanya, ia memilih pergi dari pada membahas yang sudah pasti ia tidak akan mengalah.

Jason memasuki kamarnya, lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan dan menyegarkan diri setelah begitu lelah seharian. Ia masih saja terbayang wajah Shirleen dan itu membuatnya murka.

"****" umpatnya, kenapa bukan dia yang mengenal Shirleen terlebih dahulu. padahal sungguh ia tidak memikirkan saat Shirleen remaja sepertinya bahkan ia masih duduk di Sekolah Dasar.

"Kau akan menjadi milikku Shirleen Damla Julian" Ia berbicara sendiri didalam kamar mandi dengan aura yang mengerikan, lalu terdengar tawanya menggelegar di kamar mandinya, sungguh setan yang menakutkan.

Shirleen kini tengah membacakan dongeng Thumbelina untuk putri kesayangannya, sambil mengusap kepala Misca agar terlelap, dan benar saja ia baru sampai dipertengahan cerita sudah terdengar bunyi nafas Misca yang teratur, Misca tertidur.

Lalu ia menyelimuti putri cantiknya itu, dan mengecup keningnya

Cup

"Selamat malam anak Bunda yang paling cantik"

Dan ia pun pergi kekamarnya, ia melihat ponselnya yang tergeletak di nakas, suaminya belum juga menghubunginya, padahal malam semakin larut.

Ia, tidak mau menghubungi suaminya terlebih dahulu, takut mengganggu fikirnya. ia mutuskan untuk mengirimkan chat saja.

📨 Assalamualaikum Mas, sedang apa ?

Lima menit, sepuluh menit, setengah jam berlalu, namun tidak ada balasan dari suaminya, bahkan centang biru pun tidak.

ia mencoba mengirim pesan lagi pada suaminya

📨 Mas masih kerja ya ? Nanti kalau sudah selesai langsung telfon yah Mas.

Shirleen melirik jam dinding yang berada di kamarnya, sudah jam 22:15, masa iya Mas Athar masih kerja di jam segini, namun ia mencoba berfikir positif pada suaminya, barangkali suaminya tertidur hingga tidak menghubunginya seperti ini.

Ia pun meletakkan ponselnya diatas nakas, dan menuju kamar mandi untuk mencuci muka, kaki, dan gosok gigi. Setelahnya ia sudah duduk dimeja rias dan mulai memoleskan skicare ritual sebelum tidurnya.

Lalu ia merebahkan tubuhnya keatas ranjang, dan mengambil ponselnya diatas nakas, ia ingin mengecek apakah ada balasan dari suaminya, namun bukan suaminya yang mengirimkan pesan padanya malah bocah tengil tidak tahu malu yang mengirim pesan padanya.

📩 Kau sedih karena suamimu tidak menghubungimu, tenang ada suami keduamu yang rela begadang menemanimu 😘

Shirleen terkejut, bagaimana bisa Jason tau bahwa ia sedang menunggu Mas Athar menghubunginya. Apakah Jason ini seorang cenayang fikirnya

Drett dreett, ponsel Shirleen berbunyi terlihat nomor Jason yang belum ia simpan menghubunginya dengan panggilan vidio. Lalu dengan segera ia mematikan panggilan itu. Namun ponselnya kembali berdering, dan Jason kembali menelfonnya, dan ia mematikan panggilannya lagi.

📩 Angkat sayang, kalau kau tidak mau aku kerumahmu sekarang, aku tahu suamimu sedang tidak ada dirumah

Shirleen menghela nafasnya dengan berat, sungguh ia tidak mau terjebak dalam hubungan ini.

Dan tak lama, Jason kembali menghubunginya lewat panggilan vidio, dan kali ini diangkat oleh Shirleen, nampaknya ancaman Jason cukup ampuh, namun Shirleen tidak menampakkan wajahnya ponselnya sengaja ia telungkupkan diatas ranjang dan membiarkan panggilan telepon itu berjalan.

"Hei sayang, kau dimana kenapa gelap begini ?" Jason bertanya dari seberang sana.

Tidak ada jawaban dari Shirleen, dia hanya menuruti permintaan Jason karena takut akan ancaman bocah itu, ia enggan menanggapi Jason.

"Sayang, kau tidak ingin bicara denganku, aku kangen, bisakah aku melihat wajahmu sebelum aku tidur"

Jason masih terus mengoceh tanpa ada tanggapan dari Shirleen, Shirleen yang mulai lelah pun tertidur dengan panggilan yang masih berlangsung.

"Selamat tidur sayang, aku mencintaimu" Jason pun mulai memejamkan matanya dan ikut tertidur di seberang sana dengan panggilan telepon yang terus berjalan.

Bersambung...

1
Nadja 🎀
wkwkwk 🤣🤣 kocak jasonnya ada komedinya wkwkwk
𝓖𝓒 ⃟👑Atdgies🦋
akupun ikut mengerang apalahhh/Shy/
Sudarti Mahmud
kok si Riska jahat gitu thor
Ananda jaka Ideatama
Luar biasa
Tioma
bikin teman yg byk dong kata jason, mengekekkk 🤣🤣🤣
Niswah
Luar biasa
Lia Yulia
tak pernah bosan baca berulang² karya kak Pee...
Lia Yulia
merinding melihat sisi yg lain dr Jason...
Lia Yulia
jurus"TERSERAH" yg hingga kini sangat sulit untuk di pahami 🤭
Lia Yulia
suka banget sama karakter si Jason...
Lia Yulia
🤣🤣🤣ngebayangin reaksi si Afik di mobil bareng Jason...
Haziq Shahira
,👣👣👣👣aqu kasih jejak y Thor 🥰💪
Eni Nuraini
aku suka ceritanya...
banyak rasa
yg pasti suka banget karena mengandung bom bawang,nangis berkali-kali.
pokoknya suka banget, terapi air mata wkwk
Fitri Talib Jelani
Suka ceritanya, maunya sering mampir
Eni Nuraini
genit sama suami,sah sah aja ya...
Eni Nuraini
wah
brondong memang menggoda...
Eni Nuraini
ikut mengejan tegang bos...
Eni Nuraini
semangat ya
ceritanya mirip aku
Eni Nuraini
serem...
andrias toyo
odd story..tapi cukup menghibur juga...janggal ceritanya. Namun ini kritk yg membangun sdr writer....unt membuat cerita yg membumi....tetap semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!