NovelToon NovelToon
Terlambat Mencintaimu

Terlambat Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:24.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ismi Sima Simi

Ini kisah Alina seorang wanita wanita introver dan sangat menyayangi ibunya. Pengkhianatan yang dilakukan ayahnya meninggalkan luka menganga di hatinya.

Luka yang belum sembuh itu semakin menjadi saat Reyhan Wijaya datang. Sosok yang keras kepala, egois, dan berhati dingin, telah menodai Alina tanpa sengaja. Reyhan meninggalkan kenangan menyakitkan lainnya untuk Alina hingga ia mesti tertatih merapikan hidupnya yang semakin porak-poranda.

Takdir keduanya membawa pada beragam pertanyaan, haruskah mereka bertahan atau saling meninggalkan?
Akankah hati dan cinta mereka saling membahagiakan atau malah menghancurkan?

Temukan jawabannya dengan membaca kisah mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ismi Sima Simi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepatu putih

Amerika

"Ma, sepertinya kita harus segera pulang ke Jakarta."

"Ada apa, Pa? apa ada masalah?" tanya seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan elegan.

Nyonya Rani Wijaya istri dari Tuan Raka Wijaya yang sekaligus Mama dari Reyhan Wijaya. Selama ini dia lebih sering berada di Amerika karena ingin lebih lama bersama anak perempuannya Raisa Wijaya.

"Ada, Ma. Anak nakalmu itu sudah membuat masalah lagi, dan kali ini sepertinya kita harus turun tangan secepatnya."

"Apa lagi yang sudah dilakukan anak Mama itu?" tanya Rani penasaran.

Raka pun mengeluarkan HP dari sakunya, dia membuka dan menyalakan sebuah rekaman di HP tersebut. Rani begitu terkejut mendengarkan rekaman percakapan yang baru saja diputar suaminya, itu adalah percakapan Alina dan Sinta di kamar mandi yang direkam oleh Handoko.

"Anak nakal itu benar-benar keterlaluan, Pa! Tapi kalau kita ke Jakarta, lalu bagaimana dengan Raisa, Pa?"

Raisa sejak kecil selalu berada di Amerika karena harus melakukan beberapa pengobatan untuk penyakitnya. Sejak lahir Raisa memiliki imunitas tubuh yang sangat rapuh, jadi dia gampang sekali terserang penyakit. Setelah usianya tiga tahun, dia divonis mengidap kanker dan harus menjalankan operasi secepatnya. Akhirnya mereka memutuskan untuk berada di Amerika sampai Raisa benar-benar sembuh. Dulu Reyhan sempat iri pada adiknya karena orang tua mereka yang hanya fokus pada Raisa. Tapi setelah mengetahui penderitaan yang harus dilalui adiknya untuk sembuh, dia berubah dan sangat menyayangi adik dan kedua orang tuanya.

"Raisa nggak apa-apa, Ma. Mama sama papa pulang aja, lagian Raisa juga udah nggak apa-apa. Nanti kalau kerjaan Raisa udah selesai, Raisa bakal nyusul ke Jakarta," sahut Raisa yang baru saja turun dari tangga.

Ya, Raisa sekarang menjadi seorang fashion designer, karena menurutnya ini adalah pekerjaan yang tidak memerlukan banyak tenaga.

"Apa benar tidak apa-apa kamu Mama tinggal sendiri?" Mama Rani sedikit khawatir.

"Nggak apa-apa, Mama ...," jawab Raisa dengan senyum manisnya.

"Oke. Papa akan segera pesan tiketnya." Raka begitu antusias hingga membuat ke dua wanita disampingnya tertawa geli.

--------

Jakarta

"Lin. Lo beneran mau ikut wisata perusahaan?" tanya Sinta sambil mengunyah makanannya, mereka saat ini sedang istirahat di kantin.

"Iya, Sin. Nggak enak gue sama atasan kalo nggak ikut lagi."

"Ya udah, Lo sama gue aja nanti jangan jauh-jauh dari gue!"

"Iya, Bu Sinta. Siap."

Perusahaan Wijaya memang selalu mengadakan wisata perusahaan setiap satu tahun sekali untuk mempererat hubungan antar karyawan. Tahun kemarin Alina tidak bisa ikut karena ibunya sedang sakit. Dan untuk tahun ini perusahaan memutuskan untuk berwisata ke Bali.

------------

Hari ini hari keberangkatan Alina dan teman-temannya ke Bali. Mereka sudah sampai di bandara Ngurah Rai Bali menunggu bus yang akan menjemput rombongan perusahaan. Sopir bus sudah menelepon mengabarkan mereka bahwa ada kecelakaan dan membuat jalanan yang harus dilewati macet. Jadi mereka akan telat sekitar satu jam atau bisa lebih.

"Al, sini deh!" panggil Sinta pada Alina menyeretnya ke tempat duduk yang sedikit menjauh dari rombongan.

"Ni! Ganti sepatu Lo pake ini!" Sinta memberikan paper bag pada Alina.

"Ya ampun, Sin. Lo sweet banget sih ... gue sayang banget sama elo." Sambil membuka tas yang berisi sepatu berwarna putih dengan sol yang sangat tipis.

"Ya Lo aja yang aneh. Lo berdiri pake sepatu hak tinggi kayak gitu emang nggak capek? gimana kalo Lo jatoh? Lo lagi hamil." Sinta menceramahi sahabatnya itu panjang lebar.

"Aduh ... mulut nggak bisa di rem. Ntar ada yang denger!" ucap Alina sambil memberikan isyarat tangan yang dia taruh di depan bibirnya.

"Capek sih, iya gue ganti. Tadi gue lupa niatnya mau beli kalo udah sampe." Alina mencoba membela diri sambil mengenakan sepatu yang diberikan Sinta.

"Udah ayok balik ke temen-temen lagi," ajak Alina sambil berdiri dan Sinta pun mengikutinya.

Ternyata tanpa mereka sadari, sedari tadi mereka diperhatikan oleh 2 pasang mata. Reyhan dan Doni yang baru saja keluar tidak sengaja melihat mereka, dan Reyhan memilih berhenti untuk mendengarkan percakapan kedua karyawannya itu.

"Don, siapin mobil! Aku tunggu di depan," perintah Reyhan dan diangguki sopan oleh Doni.

Reyhan sudah duduk dengan santai di dalam mobil yang dikemudikan oleh Doni.

"Don, berhenti di depan mereka!" Menunjuk arah Alina dan Sinta yang sedang berdiri agak jauh dari rombongan, karena Alina terkadang tiba-tiba merasa mual.

Doni pun menghentikan mobilnya, Reyhan menurunkan kaca mobilnya di depan Alina dan Sinta.

"Masuk!" perintahnya pada mereka berdua.

"Kita, Pak?" tanya Sinta tak yakin.

"Terimakasih, Pak. Kita menunggu bus jemputan saja," tolak Alina.

"Masuk!" ulang Reyhan lebih tegas.

Mereka berdua pun akhirnya menuruti perintah bos-nya untuk masuk ke dalam mobil. Sinta duduk di depan bersama Doni sedang Alina duduk di belakang bersama Reyhan. Alina berusaha bersikap normal dan setenang mungkin di depan Reyhan.

Bersambung ....

***************

Ribuan persimpangan telah dilewati.

adakalanya goyang tertimpa angin yang mendekati

Namun tak sedikit pula kukokohkan diri

Berani melawan hidup yang kian menggerogoti

Namun nyatanya dunia tak semanis madu

Tak mengapa...

Aku yakin akan bahagia pada waktunya

Bukan karena semua mimpi tercapai

Tapi karena memenangkan cobaan yang menerpa

Begitulah seharusnya...

Jika kali ini sakit seperti ingin menjerit

Ingatlah! kita hanya jatuh sekali yang tergores pun mungkin hanya lutut

Maka jangan berlebihan!

Bangkit dan tinggalkan perih

Jangan kau ungkit-ungkit hingga sedih itu kembali

Perjalanan hidup ini memang sulit

Tapi setidaknya Tuhan telah memberi kita nafas tanpa pelit' - unknown

1
Yesi Elvita
Lumayan
Windarti08
meskipun meninggalkan rumah tanpa ijin suami itu salah, tp klo aku jadi Alina aku akan tinggalkan suami seperti itu, udah ga bisa menghargai istrinya. biarin dia tau gimana rasanya hidup sendiri tanpa anak dan istrinya.
dulu udah berjanji setelah Alin a mau kembali dan anaknya lahir, hanya akan membahagiakan istri dan anaknya, mereka berdua yg jadi prioritas.
sekarang... boro-boro, inget anak juga nggak!
Windarti08
makan siang ampe jam 5 sore??
coba istrimu yg ada diposisimu, makan sama laki-laki lain dari siang ampe sore? pasti ngamuk tuh.
laki-laki egois!
Windarti08
kuncinya komunikasi sih menurutku.
dua-duanya salah, tapi gak ada yg mau menyampaikan apa yg menjadi keinginannya, api gak bisa dilawan dengan api, jadinya kebakar.
Alina udah tau kerepotan tp gak mau menerima ide suami untuk dibantu baby sitter, Reyhan kecewa dengan penolakan istrinya yg katanya lelah, lebih memilih meninggalkan rumah dan mencari pelampiasan lain yaitu alkohol.
takutnya seperti sekarang dia ketemu dengan wanita lain yg bisa memberinya kenyamanan
Windarti08
kok Mama Rani baiknya diawal doang... sekarang rada nyebelin 😏
Windarti08
aktivitas panas itu emang gak diganggu oleh Nathan... tapi terpotong oleh kata BERSAMBUNG...
Windarti08
ini kok bisa ada nama Nara dan Gema nongol disini 🤔🤔
Windarti08
Aileen kek nama cewek gak sih🤔🤔
Windarti08
dari Noveltoon juga, setelah tamat baca satu judul, dibawahnya ada pilihan beberapa judul novel, dan baca judul ini
setelah baca beberapa bab ternyata ceritanya bagus banget 👍😍
Windarti08
ceritanya bagus banget. aku suka 👍👍😍😍
Windarti08
akhirnya terjawab pertanyaanku di bab awal soal Citra meninggalkan Reyhan karena tak ingin hidup miskin.
cerita ini benar-benar bagus, tak terduga dan pastinya beda dengan cerita-cerita lainnya😍👍
Windarti08
klo baca dari sub judulnya, sepertinya Alina akan pergi ke makam untuk ziarah, mungkin Dimas laki-laki yg dicintai Alina udah meninggal?
Windarti08
apa Pak Handoko udah gak lagi memata-matai Reyhan lagi... ampe bisa bebas jalan berdua sama mantan dengan santainya di lingkungan perusahaan?
Windarti08
jadi, Ayah atau Papa manggilnya Thor?
Windarti08
knapa mantan kekasih Reyhan meninggalkannya karena gak mau hidup miskin? bukankah Reyhan seorang CEO yg terkenal dalam dunia bisnis baik di dalam maupun luar negeri... pastinya dia tajir melintir dong
Yuliana Hartini
Yg namanya cinta kadang sdh nggak ingat sm malu ya kan thor semangat 👍😃
Beckty Extruder
nice🥰🥰🥰🥰
dyve
meninju dong, bkn meninjau
Veronica Maria
rara ini ... perush sdh mulai bangkrut tpi banyak tingkahnya
Veronica Maria
santi siapa ? org gk dikenal tpi kok tiap hri dtg. org suruhan rara kah ? jiahhh berarti jalang jg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!