NovelToon NovelToon
Istri Yang Dibenci

Istri Yang Dibenci

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 5
Nama Author: Ansifa

Bijaklah dalam memilih sebuah bacaan.

Season 1

Fahri Satria Atmaja seorang yang berprofesi sebagai polisi namun dia memutuskan berhenti dari pekerjaannya itu demi membalaskan dendamnya dengan seorang wanita dari keluarga kaya raya yang telah membunuh tunangannya. Dia akan membalaskan dendam tersebut dengan cara menikahi perempuan itu dan membuatnya menderita baru setelah itu ia akan membunuhnya.

Benar dia bertekad membunuh perempuan tersebut setelah membuatnya menderita.

Apakah tekad Fahri itu akan terlaksana sesuai rencananya atau malah dia yang menjadi lemah karena cinta yang tulus dari sang istri? atau justru dia masih kokoh dengan pendiriannya tersebut?

Season 2: Thalia & Rendi

Rate 21+

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ansifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11

Sore hari dan langit sudah berubah memerah, entah darimana Lita sekarang dia diantar pulang oleh Rey teman dari kakaknya David. Ini sudah beberapa hari semenjak mereka berdua pertama kali bertemu, sepertinya Lita dan juga Rey sudah menjadi teman yang karib. Kalau bukan teman tidak mungkin saat ini Lita keluar dengan Rey,

Lita turun dari mobil Rey dengan tersenyum, sambil melambaikan tangan pada pria itu yang masih berada didalam mobil.

“Kau serius tidak mau mampir dulu?” ucap Lita pada Rey yang melihat dari kaca mobil yang terbuka..

“Tidak, aku terus saja. Nanti kalau aku mampir suami marah lagi.” Ucap Rey dari dalam mobil.

“Tidak, dia tidak akan marah. Dia tidak di rumah sekarang” raut wajah Lita berubah menjadi masam.

“Kemana?” Rey terlihat penasaran kira-kira kemana suami Lita.

“Aku tidak tahu, sudah tiga hari dia tidak ada kabar. Katanya mau pulang kenapa jadi menanyakan orang tidak penting itu?” ucap Lita pada pria itu.

“Ngusir ya bu, kalau begitu aku pulang deh. Hati-hati di rumah sendiri. Awas hantu bergentayangan” ucap Rey dari dalam mobil.

“Huh, dasar. Nggak ada hantu ya. Lagi pula aku tidak di rumah sendiri” ucap Lita diselingi tawa kecil.

Entah kenapa Rey selalu membuatnya tertawa, padahal dia susah sekali untuk sekedar tertawa. Hanya dua orang yang mampu membuatnya tersenyum dalam hidupnya. Pertama Fahri kedua Rey, tapi rasanya beda senyumnya dengan Rey hanya sebatas sahabat. Tapi dulu dia tersenyum dengan Fahri karena cinta. Tapi cinta itu masih adakah kini, batin Lita terdiam.

“Hoi, jangan ngelamun. Aku pulang, aku mau dinas di rumah sakit” ucap Rey yang akan pergi

Rey Adiwiguna Suraja merupakan seorang dokter disebuah rumah sakit besar, dia teman David ketika SMA. Yang lebih tak terduga nya lagi ternyata Rey merupakan kakak tingkat Dira dan juga Lita di fakultas kedokteran.

“Iya, semangat, dan selamat bertugas” ucap Lita, dia melambaikan tangan saat Rey sudah menjalankan mobilnya pergi dari depan rumah Lita saat ini.

Prrok prrok

Terdengar suara tepuk tangan dari belakang Lita saat ini, membuat raut wajah Lita langsung berubah dingin dia bisa menebak itu siapa dari caranya dan juga langkah kakinya Lita hapal betul itu milik Fahri. Entah terlalu cintanya ia pada pria itu atau apa sampai hapal betul.

“Bagus, sore-sore begini kau baru pulang dengan seorang pria lagi” ucap Fahri sinis menatap Lita.

Lita hanya diam dan langsung pergi melewati Fahri, pria itu tiga hari tidak pulang tanpa kabar dia dimana. Pulang-pulang berbicara sinis dengannya.

“Kau bisu ya? Aku bertanya padamu” Fahri mencengkram lengan Lita saat perempuan itu diam dan melewatinya.

“Bukan urausan mu aku dari mana”

“Siapa tadi pacarmu? kau berani selingkuh dari ku?” tegas Fahri menatap tajam Lita.

“Kalau dia pacarku memang kenapa? Siapa yang selingkuh bukannya hubungan kita bukan suami istri sebenarnya”

Fahri terdiam, namun cengkeramannya pada Lita semakin kuat.

“Arkh,..sakit” Lita menghempaskan tangan Fahri yang mencengkeramnya.

Fahri mendengar itu langsung berjalan pergi setelah menatap dingin Lita, kenapa dia bisa terlihat marah karena perempuan itu pulang dengan pria lain.

Lita memegangi tangannya yang dicengkeram Fahri tadi, ia juga sambil melihat pria itu yang langsung pergi meninggalkannya di tempat.

“Kenapa kau benci sekali denganku Fahri, sebenarnya apa salahku” ucap Lita sambil memandang Fahri yang sudah berjalan masuk kedalam rumah.

...........

David datang ke rumah Lita saat ini, dan kebetulan yang membukakan pintu Fahri. Pria itu membukakan pintu karena saat itu dia duduk diruang tamu.

David menatap tajam fahri yang membukakan pintu untuknya,

“Dimana lita?” tanya David langsung menanyakan hal itu.

“Masuk dulu kak” ucap Fahri berusaha bersikap rama pada kakak iparnya.

Dalam diam David langsung berjalan masuk kedalam rumah, tidak duduk di ruang tamu dia langsung menuju keruang tengah saat ini.

“Dimana adikku?” ucap David saat dia sudah duduk diruang tengah.

“Lita sedang ada dikamar, perlu aku panggilkan?” ucap Fahri masih berdiri sambil melihat kakak iparnya yang duduk.

“Ya, aku ada hal yang ingin dibicarakan padanya” pungkas David.

Fahri melihat sifat David yang dingin juga padanya. Sungguh menyebalkan batin Fahri tapi dia harus pura-pura bersikap hangat dengan pria itu. Dimana juga Lita, sedari tadi perempuan itu belum juga keluar dari kamarnya, kalau David sampai tahu mereka pisah kamar bagaimana ini.

..............

Fahri terus mengetuk kamar Lita, dia secara perlahan mengetuknya agar tidak didengar oleh David. Namun saat dia mencoba memutar knop pintu kamar itu pintunya terbuka lebih dulu dan menampakkan waja Lita tepat didepan wajahnya saat ini.

Wajah mereka hanya berjarak beberapa senti, Lita yang membuka pintu tampak kaget tapi dia berusaha menyembunyikan itu semua. Dia harus bisa mengontrol perasaannya saat didepan Fahri saat ini.

“Ada apa?” ucap Lita

“Ada kakakmu,”

Setelah mendengar jawaban dari Fahri Lita langsung akan pergi, tapi langkahnya terhenti karena Fahri yang langsung mencengkram tangannya. Membuat Lita melihat kearah Fahri saat ini.

“Ada apa? Lepaskan tanganmu”

“Kau tidak tahu harus apa, ada kakakmu disini jadi ayo berakting seolah-olah kita baik-baik saja” pungkas Fahri. Lita menatap tak percaya suaminya tersebut, kenapa pria ini mengajak berakting.

“Lepas, aku ingin menemui kakakku”

“Kau memang menyebalkan, kalau tidak ada kakakmu disini aku tidak mau memegang tanganmu begini mengerti. Ayo iku”t ucap Fahri menari paksa Lita.

“Fahri lepaskan,” ucap Lita.

“Kau bisa diam tidak,” Fahri mencengkeram dagu Lita mendongakkannya.

“Kalau kau tidak mau diam, aku habisi dirimu sekarang” tukas Fahri dengan begitu kejamnya.

Lita menatap Fahri begitu tajam, sungguh dia memohon pada tuhan untuk menghadirkan rasa benci pada pria ini dan hapuskan rasa cintanya pada pria kasar seperti orang didepannya. Batin Lita begitu terasa sakit berkeping mendapat perlakuan begini.

“Ayo,” ucap Fahri yang melepaskan cengkeramannya dan menarik Lita begitu saja.

.........

Lita duduk di kursi sebuah Cafe dengan menggunakan topi layaknya seorang penguntit, memang dia penguntit saat ini dia sedang memata-matai Fahri. Sudah beberapa hari ini dia memantau suaminya itu, ia ingin mencari alasan kenapa Fahri membenci dirinya tapi selama beberapa hari ini hanya nothing tidak ada yang dia dapat.

Cafe yang dia singgahi saat ini terletak didepan perusahaan Fahri, pria itu saat ini sedang bekerja. Sungguh bosan memantau begini, dan sedari tadi tanda-tanda Fahri keluar dari kantor pun tidak ada. Lebih baik dia keluar saat ini atau pulang, mungkin Fahri sedang sibuk makanya belum keluar-keluar dari kantor.

Lita berjalan lesu keluar dari Cafe, namun saat kakinya telah melangkah didepan Cafe. Matanya menangkap Fahri yang akan menyebrangi jalan membuat dirinya harus buru-buru menguatkan topinya menunduk sekilas sambil menutupi wajahnya dengan masker. Dia berjalan ke arah halte buru-buru agar Fahri tidak melihatnya.

Setengah langkah dia berjalan, matanya begitu terkejut saat melihat Fahri yang fokus dengan Hpnya tanpa melihat kanan kiri berjalan menyebrangi Jalan. Dari arah kanan pria itu muncul mobil yang siap untuk menabraknya.

Refleks atau apa, membuat Lita berlari sekuat tenaganya untuk menolong Fahri yang tidak menyadari datangnya mobil tersebut. Tanpa mengenal takut Lita berlari menyebrang jalan menuju Fahri.

“Fahri awass...” teriaknya sambil mendorong pria itu ke pinggir jalan sedangkan dirinya langsung tertabrak mobil begitu saja.

Fahri yang terjatuh ke sisi jalan, langsung melihat kearah seseorang yang telah mendorongnya dan membuat orang itu yang tertabrak.

Semua orang langsung mengerubungi mobil serta orang yang ditabrak tersebut. Fahri sendiri terkejut dengan apa yang akan menimpanya, dia tidak menyangka bisa lolos dari maut. Hah, kenapa bisa dia hanya fokus dengan Hp tanpa melihat jalan didepannya.

“oh iya kenapa aku lupa, siapa yang menolongku tadi” Fahri baru tersadar dengan orang yang menolongnya yang terbaring dijalan di kerubuni orang-orang.

Dia berjalan mendekati kerumunan orang-orang itu.

“Ayo cepat kita bawa ke rumah sakit, ayo ayo” ucap mereka terdengar panik Fahri sendiri perlahan-lahan mulai mendekat.

Lita sendiri yang terkapar di jalan, langsung gotong oleh orang-orang untuk masuk ke mobil yang menabraknya tadi. Fahri buru-buru melihat siapa yang telah menolongnya, dia ingin mengucapkan terimakasih sebelum orang itu dibawa ke rumah sakit.

Lita saat ini tidak sadarkan diri dengan darah yang menetes dari tangannya dan dari beberapa luka ditubuhnya.

Fahri terdiam ditempat saat melihat begitu jelas siapa orang yang dimasukkan kedalam mobil saat ini. Matanya terbuka lebar keterkejutan yang teramat sangat melanda dirinya saat melihat siapa orang itu. Itu Lita, iya Lita ternyata yang menolong dirinya Lita.

Kaki fahri begitu gemetar tak berani untuk mendekat lagi, karena darah yang bercucuran dari tubuh Lita. Perlahan demi perlahan Fahri menyibak kerumunan itu dan ingin masuk kedalam mobil namun telat mobil sudah pergi membawa Lita.

“A..a..apa benar itu Lita, ke kenapa dia menolongku?” pungkas Fahri masih tak percaya jika yang tertabrak itu Lita. Hatinya begitu gelisah saat ini, entah kenapa rasa ini menerobos masuk dalam relung hatinya.

“A..aku harus menyusulnya” ucap Fahri bergetar dan dia langsung berlari menuju kantornya lebih tepatnya basement untuk mengambil mobil miliknya dan menyusul Lita yang sudah dibawa ke rumah sakit.

°°°

T.B.C

1
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
inilh kali pertama aQ jdi ngak suka dgn FLnya🤭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
benar kata org cinta itu buta.. xsangka jg boleh buat org jadi begok🤣🤣🤣
Yeni Sinam
Luar biasa
Keana Cell
ceritanya gak seru, terlalu lemah Lita karena Cinta
Rima Sinulingga
Ada apa dgn david.... Koqcuriga dgn David ya
Rima Sinulingga
Fahri mantan Polisi tp koq bego... masa ga bisa selidiki kasusnya.... sama2 bodoh
Nurul Diana
kejadian seheboh itu, mustahil polisi (Fahri )ga bisa menyelidiki,udah pasti ramai saksi, banyak ga masuk akal cerita nya
Nurul Diana
cerita disini banyak ga masuk akal,masa kejadian di jalan ga ada yg tau,pasti heboh lah, mereka bertengkar di rumah,masa pembantu nya ga tau,
Yani Cuhayanih
Aku penasaran....
bluemoon007
😍😍😍
Pirnawati Pirnawati
ya, tapi lita jangan di buat perginya lama 🙃
👩 [ nia ]
co cerita bagusnya gag d.lnjut siii thorr
Tutus Suci Hastuti
ceritanya ruwet,iludh di jelaskan kakaknya kok masih tanya salah apa trus katanya kuliah kedokteran tp bodoh.
Tiara Maharani
cinta dan beci beda tipis 🤭🤭
Tiara Maharani
mantan polisi ko,oon yah 🤭🤭
Dedek Afrida
lanjutttt
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
klo dia bikin kita sakit hati kita bilang benci Pas bertemu dengan nya Lama Ke Lamaan pas kita bersama orang yang buat kita menderita itu , jujur Rasa benci dan dendam kecewa berubah jadi Cinta karena Kita masih mencintainya 🤦🤦 dasar Cinta Cinta membuat kita Gila 😠
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
meskipun David kasar orang nya Tapi dia Perhatian lho😘
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
gengsi jangan di gedein 😏😏😏
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
gengsi jangan di gedein 😏😏😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!