NovelToon NovelToon
My Wife, My Boss

My Wife, My Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: RizkiTa

Senjata makan tuan, mungkin adalah istilah yang cocok untuk seorang laki-laki playboy bernama Satrya Tama Fadillah. Niat balas dendam kepada seniornya yang bernama Nabila Mariska Setyarini, malah menjadi boomerang untuknya. Laki-laki yang akrab di sapa Tama itu malah tergila-gila dan jatuh cinta pada Nabila. Bagaimana cara Tama mendapatkan hati Nabila?

Cerita ini hanyalah fiktif belaka, mohon maaf apabila terdapat kesamaan nama, wilayah dan profesi.

selamat membaca. 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RizkiTa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Balas Dendam

"Eh, ternyata kamu disini, aku cariin dari tadi kirain udah digebukin tuh sama orang orang di kantin." Ucap Mario yang kini duduk di sebelahnya dan juga sambil menikmati minumannya.

"gimana ya cara nya untuk balas dendam ke tuh cewek," Tanpa menghiraukan apa yang baru saja dikatakan Mario, Tama malah membahas persoalan lain.

"Cewe yang mana?" Tanya Mario yang tidak paham maksud Tama.

"Itu lah," Ucap Tama sambil menunjuk lagi wanita yang dia maksud, yang tidak lain adalah seniornya, Nabila.

"Emang kamu gak lihat tadi pagi dia teriak teriak didepan muka ku, di hadapan banyak orang, cuma gara-gara aku telat 5 menit ngumpul di lapangan," Sambung Tama lagi, menjelaskan panjang lebar sambil tetap menatap kesal pada Nabila.

"Iya aku tahu, tapi yang namanya mereka senior wajarlah kalau berlaku seperti itu." Ucap Mario santai.

"Iya, tapi mau di kemanain wajah ku yang tampan ini di bentak bentak sama dia, dihadapan banyak cewe. hilang harga diriku, sial!" Katanya sambil meremas botol air mineral yang ada di tangannya.

Memang bagi Tama yang berwajah tampan ini, harga diri adalah yang paling utama, karena menurutnya perlakuan Nabila terhadapnya itu sudah merusak harga dirinya didepan banyak orang yang melihat terutama para wanita.

Padahal baru pagi tadi, sejak Tama turun dari mobil sport kesayangannya, semua mata tertuju padanya, terutama para wanita wanita baik senior maupun yang seangkatan dengannya. Apalagi mobil yang digunakan Tama saat itu adalah mobil mewah keluaran terbaru. Yang tentunya membuat wanita klepek klepek dan pria lain pada iri dengannya.

Sementara dari arah timur taman Kampus tempat Tama dan Mario duduk, dua orang teman Nabila yang melihat ke arah mereka menyadari kalau sedari tadi Tama dan Mario terus melihat kearah mereka.

"Bil, lihat deh tu dua orang maba (mahasiswa baru) ngeliatin ke arah kita terus, nunjuk nunjuk juga, kenapa ya?" Ucap Dhea salah seorang teman Nabil.

"Iya itu kan cowok yang tadi pagi kamu marahin Bil." Sambung Sandra.

"Haha, ah biarin aja lah palingan dia sebel sama kita." Ucap Nabil enteng yang tak mau ambil pusing.

Sementara Tama dan Mario yang masih duduk ditempat yang sama juga melihat mereka yang sedang tertawa. Terutama jelas jelas terlihat Nabila menertawakan Tama, dan membuat Tama semakin geram.

"Kurang ajar, sepertinya dia menertawakan ku, aku harus cari nomor hape nya." Ucap Tama.

"buat apa?" Tanya Mario.

"Mau aku deketin dia terus buat dia jatuh cinta sama aku." Kata Tama dengan sinis.

"Gila kamu ya, dia kan senior kita?" Mario sambil bangkit dan berdiri dihadapan Tama.

"Emang kenapa kalo senior? ada larangan junior deketin senior hah?" Ucap Tama kesal sambil mendorong Mario yang ada dihadannya. Dan pergi ninggalin Mario, namun Mario mengikutinya.

"Kenapa, ngikutin aku terus sih?" Ucap Tama.

"Jita kan soulmate gak boleh terpisah, bro." Kata Mario sambil merangkul Tama.

***

Keesokan harinya, hari ini adalah hari pertama mereka benar benar jadi mahasiswa.

Saat diparkiran kampus, Tama turun dari mobilnya, dengan setelan kemeja dan celana jeans, kemejanya dengan kancing terbuka memperlihatkan kaos dalamnya. Seperti biasa, banyak yang meliriknya terutama para wanita. Ia melihat Nabila juga turun dari mobil, tanpa melihat sedikit pun ke arah Tama.

*K*esempatan nih. Gumam Tama.

Nabila jalan menuju gedung kampus dan diikuti Tama di belakangnya, dengan sengaja Tama menabrak Nabila. Hingga Nabila pun jatuh tersungkur.

"Aduuh." Ucap Nabil kesal, sambil menoleh ke belakang dan yang ia lihat adalah Tama.

"Maaf, aku sengaja, upps." Ucap Tama sambil tersenyum dan santai, tapi dia pun menunduk hendak membantu Nabila bangkit.

"Udah nabrak dengan sengaja, sekarang malah bantuin, maunya apa?" Ucap Nabila kesal sambil membersihkan telapak tangannya yang kotor.

"Iya sengaja, karena aku pengen kenal sama kamu." kata Tama Sambil menyodorkan tangannya pada Nabila.

"Hai, aku Tama." Sambil tersenyum manis, berharap Nabila bisa terpikat olehnya.

Nabila tidak menyambut tangannya, tapi malah memukul tangan Tama.

"Nabila." Ucapnya jutek.

"Okee.. salam kenal ya semoga kita bisa jadi teman, sahabat atau bahkan pacar?" Kata Tama sambil mengejar Nabila yang sudah berada di depannya.

Namun karena tubuh Tama yang tinggi dan tentu langkah kakinya lebih besar dari pada langkah Nabila, Tama bisa mengejarnya.

"Kamu gak tahu siapa aku?" Ucap Nabila langkahnya terhenti karena Tama menghadangnya.

"Tahu, baru tahu beberapa menit yang lalu, Nabila kan?" Tama menjawab dengan santai.

Nabila menarik nafas panjang karena semakin kesal dengan Tama.

"Iya, selain itu?" Tanya Nabila lagi.

"Oh, kamu itu senior aku, Nabila..." Kata Tama lagi.

"Nah itu tau, terus kamu manggil aku dengan sebutan nama?" Ucap Nabila dengan nada tinggi. banyak yang melihat ke arah mereka karena tanpa mereka sadari perdebatan mereka itu di tengah jalan.

"Iya, aku nggak mau panggil kamu dengan sebutan kak, atau mbak, karena kamu itu calon pacar aku." Ucap Tama yang terus menggoda Nabila.

"Gila ya nih anak." Nabila pun berlari kecil meninggalkan Tama, sementara Tama masih berdiri ditengah jalan, sambil tersenyum puas karena sedikit demi sedikit rencana nya akan berhasil, pikirnya.

***

Maaf ya readers kalau Flashback nya kelamaan, karena seperti itulah alur ceritanya. semoga kalian suka 😊

1
juwita
mampir
Evi Nopianti
Selalu suka karya mu thor 😘😘😘
mrsdohkyungsoo
thankyouuu
mrsdohkyungsoo
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Fina Fitriani
nice....
Sartini Nickynina
Ceritanya bagus, simple, dan konfliknya juga enggak banyak
Nur Khikmah
Luar biasa
Nur Khikmah
tama plimplan
Ari_nurin
harusnya cari asisten cowok .. biar menjaga perasaan istri juga
dan ga timbul fitnah
Ari_nurin
aku sih sebenernya ga suka dg Tama jd ya aku jengkel aja. baru kali ini aku ga suka dg karakter tokoh utama nya ..
Ari_nurin
wah kecewa aku . gampang banget Nabila memaafkan Tama. ..
Ari_nurin
Halah gampang banget Nabila menerima Tama lagi. syarat kamu itu belum nikah aja Tama sdh tergoda dan gampang khilaf apalagi nanti. klu bosan pasti cari khilaf lagi
Ari_nurin
gpp .. Nabila Ama Leo aja ..
Ari_nurin
baru jg se minggu kamu sdh ga bs jaga kepercayaan Nabila .. Tama Tama .. katanya susah dapat nya tp kok gampang bgt tergelincir godaan spt ciuman. apalagi yg satu itu pasti lebih gampang lagi kamu tergoda .. haddeww 😏😏
Ari_nurin
udah Ama Abang arsitek aja Nabila ...ngapain Ama Tama laki laki plin plan gt
Ari_nurin
mampus loe Tama .. ayo Nabila cari laki laki lain yg bisa jaga perasaan pasangan dan tegas dg orang lain.geram bgt aku Ama Tama .. plin plan
Ari_nurin
aku benci Tama yg ga tegas .. Nabila ga usah ama Tama aja .. Eman Eman .. ga bs jaga perasaan pasangan dan jaga diri ..
Ari_nurin
aduh Tama harusnya kamu selesaikan dulu urusan mu dg cewek kamu itu. pasti runyam nanti klu Nabila tau
Ari_nurin
yg pertama kamu selesai kan dg urusan mu dg citra ...ga tanggung jawab bgt dh punya pacar mau mendekati Nabila .. yg ada nanti justru Nabila dituduh merusak hubungan kamu dh citra. dasar playboy cap rambak si Tama🤨😏
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
kasihan Nabila gara2 ayah yg selingkuh sudah susah mau percaya Sama laki2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!