NovelToon NovelToon
Ambil Saja Suamiku, Mbak

Ambil Saja Suamiku, Mbak

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ardila gadis yang selama ini mendapatkan pilih kasih dari keluarganya, harus kembali berhadapan dengan sang kakak ketika dirinya telah berumah tangga.

Sang kakak mengambil dan berselingkuh dengan suami yang begitu dia cintai

Mampukah dia melewati badai dari semua permasalahan yang tengah menghimpitnua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertengkaran

Naya langsung menoleh ke arah sang adik ipar yang dengan bangga mengatakan hal itu. Wajahnya sangat terkejut mendapati jika ternyata suami dan keluarganya bersekongkol.

"Jadi kalian setuju dengan semua ini? Dan juga kamu, Mas?"

Dia kini menatap lurus ke arah suaminya dengan bersedekap dada, menatap suaminya dengan senyum miring melihat suaminya yang menunduk seakan membenarkan apa yang dikatakan keluarganya.

Hatinya berdenyut nyeri penuh kesakitan, tapi dia berusaha untuk tegar. Dia tidak akan lemah lagi, habis sudah batas sabar yang berusaha dia bangun untuk menghadapi keluarganya dan juga keluarga suaminya.

Mereka harus diberi pelajaran sekarang juga karena berani berkhianat.

"Tentu saja dia setuju. Diandra jauh lebih baik dari kamu yang hanya lulusan SMA, dan harusnya kamu sadar diri, kamu hanya menumpang!" angkuh sang ayah mertua bernama Tama Ardian.

"Lebih baik? Menumpang?" tanyanya sambil terkekeh pelan.

Naya bahkan tertawa pelan sambil menggeleng pelan menatap lurus ke arah sang ayah mertua.

"Anda tahu, Tuan Tama? Aku bahkan tidak masalah dengan semua yang kalian lakukan bersama selama ini. Kamu pikir aku akan meraung-raung dan histeris sambil menangis jika anakmu ini menikah dengan kakakku?"

Mereka semua menatap Naya dengan tatapan tidak percaya. Perempuan itu seperti tidak punya perasaan pada suaminya karena bersikap biasa saja.

"Kamu tidak sedih?" cicit Bimo pelan.

Dia mengangkat pandangannya yang tadi menunduk mendengar perkataan istrinya yang begitu terkesan tidak peduli bahkan tidak sedih sama sekali atas rencana pernikahan itu. Dia mengepalkan tangannya merasa harga dirinya diinjak-injak.

Dia pikir Naya akan mengemis kepadanya untuk tetap bertahan dan mengalah seperti biasanya, tapi ternyata istrinya ini sudah sangat berubah bahkan tidak menginginkannya lagi. Bagaimana nasib keluarganya dan juga dirinya jika istrinya itu melepaskannya? Itu tidak boleh terjadi.

"Sedih?"

Dia menatap keluarga itu dengan senyum remeh bahkan tertawa mengejek.

"Kalian semua ini lupa atau memang menjadi orang tidak tahu diri?"

"Kalian!" tunjuknya dengan kasar.

Mereka semua menahan napas dan juga amarah mendengar ejekan dari Naya. Mereka menahan amarah melihat betapa kurang ajar dan sombongnya Naya pada mereka.

"Kalian semua ini hanya manusia tidak tahu malu dan tidak punya otak. Memang kalian pikir bisa apa tanpa bantuan finansial dariku?"

Dia menunjuk Bimo dengan kasar bahkan memasang wajahnya yang paling menghina dan mengejek.

"Lelaki ini, hanya manusia parasit tidak tahu diri. Dia selama ini menumpang di rumahku dan rumah yang kalian pijak sekarang ini adalah rumah hasil keringatku yang tidak satu sen pun bantuan dari lelaki sampah ini!"

Tubuh Bimo menegang sempurna, matanya membesar menatap istrinya dengan tatapan tidak percaya karena telah membuka rahasia besar yang selama ini dia sembunyikan dari keluarganya.

"Mampus aku," ringisnya dalam hati.

"Dan kalian?" tunjuk Naya dengan kasar.

Naya maju selangkah mendekati sang ibu mertua yang kini menatapnya dengan tatapan tajam dan tidak terima.

"Dan Anda, Tuan Tama dan Ibu Lastri yang terhormat, kalian pikir kiriman setiap bulan yang mengalir pada kalian dan juga anak-anak tidak tahu diri kalian itu berasal dari Bimo?"

Dia menggeleng sambil menggoyangkan tangannya ke kanan dan ke kiri sambil menatap keduanya dengan menghina.

"Itu semua bantuan dariku. Gaji anak kalian itu bahkan tidak cukup untuk sekadar menutupi biaya dapur rumah kami, dan kalian pikir dia bisa membantu kalian?"

Keduanya tersentak dengan mata membesar tidak percaya. Keduanya langsung mengalihkan pandangannya kepada putra kebanggaan mereka untuk meminta penjelasan.

"Dan kamu, Sari," tunjuknya kepada adik iparnya itu.

"Kamu pikir uang kuliahmu dan juga jajan serta perintilan lain milikmu itu selama ini dikirimkan oleh Bimo? Kamu salah. Semua itu dari hasil pekerjaanku yang selalu kalian hina tidak menghasilkan apa pun itu."

Lastri langsung tertawa mendengar ucapan menantunya itu, dia tidak akan percaya dengan semua yang dia katakan karena dia lebih percaya padanya.

"Jangan mengada-ngada, Naya. Itu tidak mungkin. Anakku itu seorang pegawai pemerintah dengan gaji besar, tidak mungkin dia tidak sanggup membiayai kami!"

"Terserah apa katamu, ibu mertua yang terhormat. Dan kamu, Bimo, sekarang bawa keluargamu dan juga dirimu keluar dari rumahku! Aku akan pastikan kamu tidak akan pernah mendapatkan bantuan apa pun dariku lagi."

Tatapannya menghunus tajam ke arah suaminya yang kini menatapnya memelas seakan tidak ingin pergi, tapi dia hanya mendengus menghiraukannya. Kini tatapannya beralih pada sang kakak dan juga keluarganya.

"Naya, jangan begini. Kita bisa bicarakan baik-baik. Toh tidak apa laki-laki memiliki istri lebih dari satu dan berpoligami, jangan terlalu membesar-besarkan masalah," ucapnya pelan berusaha selembut mungkin.

Naya langsung tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Bimo yang terkesan tidak tahu diri itu.

"Orang sepertimu mau poligami? Kasih makan istrimu saja tidak bisa, jangan membuatku tertawa deh, Bimo," ejeknya.

Bimo mengepalkan tangannya menatap tajam ke arah istrinya yang mengejeknya itu, apalagi di sini ada keluarga mertuanya. Dia sangat malu karena dihina seperti itu olehnya.

"Jangan kurang ajar pada anakku ya! Akan kurobek mulutmu itu," sungut Lastri tidak terima.

"Oh, tentu saja saya harus menghina lelaki tidak punya malu itu. Dia mau poligami dan tetap mempertahankan saya sebagai istrinya, aduh aku sungguh tidak sudi," jawabnya dengan dramatis.

Dia bahkan mengibaskan tangannya dengan tatapan yang sangat jijik dan menghina ke arah mereka.

"Jangan keterlaluan kamu, Naya! Aku ini suamimu, kamu tidak pantas menghinaku seperti itu. Surgamu berada di bawah kakiku, mau jadi durhaka kamu!". Bentaknya dengan emosi.

Bimo langsung mendekati sang istri dan mencengkeram tangannya dengan kasar membuat Naya meringis kesakitan tapi tidak menunjukkannya.

Naya menghempaskan tangan Bimo dengan keras dan sekali hentakan hingga terlepas.

Plak!

Suara tamparan itu menggema di rumah itu dengan begitu memekakkan telinga.

Wajah Bimo terhempas ke samping dengan cap tangan jari Naya yang begitu membekas.

"Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu, lelaki benalu! Lebih baik kamu pikirkan saja bagaimana kehidupanmu dan keluargamu setelah kuusir dari sini!". teriaknya dengan murka.

Wajah Bimo memucat seketika, dia tidak menyangka jika Naya betul-betul murka kepadanya sampai menamparnya seperti ini.

"Nay, maaf aku—"

Ucapan Bimo terputus karena Naya mengangkat tangannya melarang Bimo kembali berbicara.

"Simpan saja semua kata dan juga keinginanmu itu, Bimo. Aku sudah berhenti menjadi mesin ATM keluargamu, dan kamu pikirkan saja bagaimana kelanjutan hidupmu dengan gaya sok elit kalian itu."

"Naya cukup, kamu keterlaluan. Dia itu suamimu, kamu tidak pantas memperlakukan dia seperti itu," jawab sang ayah berusaha mencari simpati.

"Tidak usah sok menggurui aku ya, kalau untuk bersikap adil saja tidak bisa!".

1
sunaryati jarum
Sahabat jika tulus tidak akan hilang Raka
sunaryati jarum
Baru mampir
Lee Mba Young
Semoga Ada orang yg lbih Dr Arka Dan Raka. Arka Dan Raka gk mungkin melawan vania, mereka Ada hati ke vania.
Lee Mba Young
Iuhhh mnjijikan banget ternyata Arka Dan Raka.

semoga dpt jodoh yg bner bner baik ya, gk kayak Raka Dan Arka.
Ummi Sulastri Berliana Tobing
👏👏👏👏👏
Ma Em
Naya kamu jgn salah pilih lagi untuk pasangan hdp mu jgn karena sahabat kamu memilih dia dan juga karena orang kaya Naya pilih tapi pilihlah lelaki yg baik yg bertanggung jawab cinta dan sayang pada Naya .
Lee Mba Young
Ingat kasus Andre Dan Erin. saat kaya Raya di tinggal cari bini baru.
mending yg kaya sekalian kn 😁
Lee Mba Young
jng mnemani lelaki Dr nol, krn nnti saat sukses km yg akn di buang 😄🤣.
Bimo juga bukan orang kaya selingkuh juga kan😄🤣.
Ragan Fian
"Kalau suka tema rumah tangga + perempuan yang perlahan bangkit, aku juga lagi nulis cerita dengan vibe seperti itu. Judulnya "Kau Sia siakan aku,kunikahi sahabatmu", kalau berkenan boleh mampir 🤍"
falea sezi
🤣🤣 ayah tangisan mu g tulus
falea sezi
🤣🤣 ayah ibunya cm numpang usir nay ortu bangsatt g sudi
falea sezi
goblok🤣 baru aja suka Badas ehh menye lemah
aku
beg* ngapain lu spill rencanamu dg gamblang pdhl tau bimoli tempramen. hadeh cari perkara 😌😌
nuanuan
masih memantau keseruan ceritanya..
jgn nyerah ya nay...
nuanuan
seruuuuuuu kkkk.. ayo lanjuttttt
Soraya
hadir thor
nuanuan
ditunggu lanjutannya ya thorrr💪
salam kenal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!