Ketika Jiang Chen terbangun di dunia kultivasi, ia mendapati dirinya mewarisi takhta Ketua Sekte Pedang Bintang—sebuah sekte yang dulunya agung namun kini berada di ambang kehancuran absolut. Pilar utama sekte, sang guru, telah tewas terbunuh. Para tetua berkhianat dan membawa lari seluruh harta benda, sementara musuh bebuyutan telah mendobrak gerbang depan untuk merampas wilayah mereka.
Dengan tingkat kultivasi dasar yang sangat lemah dan hanya ditemani oleh satu adik seperguruan yang masih setia bertahan, ajal seolah sudah menanti Jiang Chen di depan mata.
Namun, di saat maut dan keputusasaan memuncak, sebuah suara mekanis yang dingin bergema di benaknya: [Sistem Pembangunan Sekte Abadi berhasil diikat!]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2: Keputusasaan Musuh dan Panen Hadiah
Udara di halaman Aula Leluhur seolah membeku. Bau anyir darah segar dari lutut Penatua Zhao yang hancur menguar, bercampur dengan debu dari ubin batu yang retak.
Di bawah tekanan spiritual Ranah Inti Emas yang dipancarkan Jiang Chen, waktu terasa berhenti. Belasan murid Sekte Harimau Hitam terkapar di tanah, wajah mereka menempel pada ubin dingin, nyaris tidak bisa menarik napas.
"S-Senior... ampun! Ini... ini pasti sebuah kesalahpahaman!" Penatua Zhao merintih kesakitan, suaranya bergetar karena teror yang absolut. Wajahnya yang arogan kini dipenuhi air mata dan ingus.
Sebagai kultivator tingkat 8 Ranah Pemadatan Qi, dia sangat sadar betapa mengerikannya Ranah Inti Emas. Tokoh seperti itu bisa memusnahkan seluruh Sekte Harimau Hitam hanya dengan membalikkan telapak tangan! Jika dia tahu Ketua Sekte Pedang Bintang yang digosipkan sebagai "sampah" ini adalah monster yang menyembunyikan kekuatannya, dia lebih rela memotong lehernya sendiri daripada datang ke mari.
Jiang Chen menatap pria paruh baya yang meratap di bawah kakinya dengan ekspresi datar. Di dalam benaknya, dia mengaktifkan salah satu hadiah dari Paket Pemula.
"Sistem, gunakan Mata Penilai pada orang ini."
[Mata Penilai Diaktifkan]
Nama: Zhao Kui (Penatua Luar Sekte Harimau Hitam)
Kultivasi: Ranah Pemadatan Qi (Tingkat 8)
Tingkat Permusuhan: 100% (Mati-matian)
Niat Saat Ini: Memohon ampun untuk bertahan hidup, lalu berencana melaporkan kekuatan Tuan Rumah kepada Ketua Sekte Harimau Hitam agar mereka bisa menyewa pembunuh bayaran untuk meracuni Tuan Rumah.
Membaca panel transparan di depannya, sudut bibir Jiang Chen melengkung membentuk seringai dingin.
Benar-benar anjing tua yang licik. Beraninya dia memikirkan cara membalas dendam saat sedang berlutut memohon ampun?
"Kesalahpahaman?" Jiang Chen mengulangi kata-kata Zhao Kui dengan nada pelan. "Kau mendobrak gerbang sektemu, menghancurkan patung leluhurku, dan mengancam akan menodai adik seperguruanku. Di bagian mana letak kesalahpahamannya?"
Mata Zhao Kui membelalak. Sebelum dia sempat merangkai kebohongan berikutnya, Jiang Chen mengangkat tangan kanannya dan dengan santai menjentikkan jarinya.
SYUUT!
Sebuah pedang Qi yang terbuat dari energi spiritual murni melesat secepat kilat, menembus tepat di tengah dahi Zhao Kui.
Bruk.
Mata Penatua Zhao kehilangan cahayanya, dan tubuhnya ambruk ke tanah. Dia tewas seketika, bahkan sebelum sempat merasakan sakit dari pukulan mematikan itu.
Melihat penatua mereka mati semudah membunuh seekor lalat, para murid Sekte Harimau Hitam yang tersisa menjerit tertahan. Beberapa dari mereka saking takutnya sampai mengompol di celana.
"Bawa mayat anjing ini dan kembali ke Tuan Muda kalian," suara Jiang Chen menggelegar, ditujukan kepada murid-murid yang gemetar ketakutan. "Sampaikan pesanku padanya: Jika ada satu ekor anjing dari Sekte Harimau Hitam yang berani mendekati Puncak Bintang Jatuh lagi... aku akan meratakan sekte kalian hingga ke akar-akarnya. Enyah!"
Begitu tekanan spiritual dari tubuh Jiang Chen ditarik, belasan murid itu bangkit dengan panik. Mereka memanggul mayat Zhao Kui dan teman-teman mereka yang pingsan, lalu lari terbirit-birit menuruni gunung layaknya kelinci yang dikejar harimau.
Bersamaan dengan kepergian mereka, suara mekanis yang familiar kembali terdengar.
[DING!]
[Misi Utama Selesai: Pertahankan Martabat Sekte!]
[Evaluasi Penyelesaian: Sempurna. Tuan Rumah menunjukkan dominasi mutlak yang layak dimiliki oleh seorang Master Sekte sejati.]
[Hadiah Misi Sedang Dibagikan...]
Pada saat yang sama, batas waktu 10 menit dari Kartu Pengalaman Ranah Inti Emas habis. Kekuatan luar biasa yang mengalir di dalam pembuluh darah Jiang Chen tiba-tiba menghilang layaknya air pasang yang surut, membuatnya merasa sedikit hampa.
Namun, sebelum rasa pusing akibat penurunan kekuatan tiba, energi spiritual murni dari Sistem langsung membanjiri dantian-nya.
BOOM!
Aura kultivasi Jiang Chen meledak. Hanya dalam hitungan detik, kultivasinya yang asli meroket menembus kemacetan masa lalunya!
Tingkat 4 Pemadatan Qi...
Tingkat 6 Pemadatan Qi...
Tingkat 9 Pemadatan Qi...
KRAK!
Sebuah suara retakan halus terdengar dari dalam dantian-nya, dan lautan energi Qi miliknya memadat menjadi cair, menandakan terobosan besar!
Ranah Pembentukan Fondasi (Tingkat 1)!
Jiang Chen mengepalkan tinjunya, merasakan kekuatan nyata yang kini sepenuhnya menjadi miliknya, bukan sekadar pinjaman dari sistem. Meski tidak sekuat Ranah Inti Emas tadi, ini adalah kekuatan sejatinya!
"K-Kakak Seperguruan...?"
Sebuah suara lembut dan gemetar memanggil dari belakang. Su Yue berdiri mematung, menatap Jiang Chen dengan mata terbelalak yang dipenuhi rasa kagum dan tak percaya.
"Kau... kau sudah mencapai Ranah Inti Emas legendaris? Sejak kapan? Mengapa Guru tidak pernah memberitahuku?" tanya gadis itu, beruntun seperti senapan mesin.
Jiang Chen berbalik, menatap wajah adik seperguruannya yang kotor karena debu namun tetap tak bisa menyembunyikan kecantikan alaminya. Dia tersenyum tipis.
"Ranah Inti Emas tadi hanyalah ilusi dari formasi rahasia peninggalan leluhur. Aku membakar sisa energi formasi itu untuk menakut-nakuti mereka," Jiang Chen memberikan alasan yang masuk akal. Dia tidak mungkin menjelaskan tentang keberadaan Sistem. "Namun, di bawah tekanan tadi, aku tanpa sengaja berhasil menerobos batas. Sekarang, aku secara resmi berada di Ranah Pembentukan Fondasi."
Mata Su Yue berbinar terang. Ranah Pembentukan Fondasi! Di radius seribu mil ini, bahkan Ketua Sekte Harimau Hitam sendiri baru berada di Ranah Pembentukan Fondasi Tingkat 2!
"Luar biasa! Sekte Pedang Bintang kita akhirnya memiliki Master Ranah Pembentukan Fondasi lagi setelah sekian lama!" Air mata kebahagiaan mengalir di pipi gadis itu. Beban berat yang menimpanya sejak kematian guru mereka terasa sedikit terangkat.
Jiang Chen mengelus kepala Su Yue dengan lembut, menenangkan gadis yang kelelahan mental itu.
"Ini baru permulaan, Su Yue. Pergi dan istirahatlah sebentar. Mulai hari ini, tidak akan ada yang berani menindas Sekte Pedang Bintang kita lagi."
Setelah Su Yue mengangguk patuh dan kembali ke kamarnya, Jiang Chen membuka kembali panel sistemnya. Dia masih memiliki dua hadiah luar biasa yang belum diekstrak.
"Sistem, ekstrak Formasi Pelindung Sekte: Tirai Bintang Pembantai!"
[Mengekstrak Formasi Tingkat Bumi: Tirai Bintang Pembantai...]
[Silakan letakkan Mata Formasi di dalam tanah Puncak Bintang Jatuh.]
Sebuah cakram giok biru keunguan muncul di telapak tangan Jiang Chen, memancarkan cahaya redup seperti rasi bintang. Tanpa membuang waktu, Jiang Chen menyuntikkan energi spiritual Pembentukan Fondasi miliknya ke dalam cakram tersebut dan membenamkannya ke tanah di tengah Aula Leluhur.
WUUUSH!
Tiba-tiba, pilar cahaya perak melesat ke langit. Jika ada yang melihat dari jauh, Puncak Bintang Jatuh seolah ditutupi oleh kubah transparan bercahaya yang dipenuhi oleh ribuan bintang kecil yang berkedip. Udara di dalam sekte seketika menjadi jauh lebih segar, dan energi spiritual di sekitarnya meningkat dua kali lipat.
[Formasi Tirai Bintang Pembantai (Aktif):]
Mode Pertahanan: Mampu menahan serangan penuh dari kultivator Ranah Jiwa Baru Lahir (Nascent Soul) selama 3 hari 3 malam.
Mode Serangan: Tuan Rumah dapat memanipulasi energi bintang untuk mengeksekusi musuh yang masuk ke wilayah sekte tanpa izin. (Maksimal target mematikan: Ranah Inti Emas tingkat puncak).
Jiang Chen tersenyum puas. Dengan formasi ini, basis operasinya kini tidak tertembus. Dia memiliki perlindungan mutlak di wilayahnya sendiri.
"Sekarang pertahanannya sudah kuat," Jiang Chen bergumam sambil menatap hamparan bangunan sektenya yang sepi dan kosong. "Langkah selanjutnya... sudah saatnya sekte ini mencari darah baru."