NovelToon NovelToon
Ditolak Selama Lima Tahun

Ditolak Selama Lima Tahun

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Selama lima tahun, Vincent Huang tidak pernah berhenti mengejar Stella Mo.
Namun, Stella selalu menolaknya dan memilih menjaga jarak tanpa pernah menjelaskan alasannya.

Ketika rahasia masa lalu Stella akhirnya terungkap, Vincent harus menghadapi pilihan sulit. Tetap menggenggam tangan wanita yang dicintainya, atau menjauh setelah mengetahui luka yang selama ini Stella sembunyikan.

Apakah cinta Vincent cukup kuat untuk menerima seluruh masa lalu Stella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

“Kurang ajar!” bentak Kitty. “Apa hanya karena kau kaya, kau merasa bisa menghinaku? Selama kita bersama, aku bahkan tidak pernah mengunakan uangmu. Justru kau yang hidup dari uangku!”

Robert tertawa sinis.

“Kitty Lan, jangan lupa... Kau sendiri yang mengejarku. Mana mungkin aku menolak wanita yang datang sendiri?”

Wajah Kitty memerah karena marah.

Tangannya baru saja terangkat hendak menampar Robert, tetapi pria itu lebih dulu mendorongnya hingga tubuh Kitty terjatuh ke lantai.

“Aah!”

“Robert!” Rico langsung berdiri. “Bagaimanapun, kalian pernah bersama cukup lama. Tidak perlu bertindak sekasar itu.”

Robert mendengus dingin.

“Dia yang mencari masalah.”

Kitty terduduk di lantai sambil menahan sakit

“Kalau memang ingin putus, kembalikan semua uangku!”

Robert tertawa mengejek.

“Uangmu? Jumlahnya bahkan tidak seberapa. Berani meminta kembali? Aku justru bisa menuntutmu karena ingin memerasku!"

“Kau benar-benar tidak tahu malu!” bentak Kitty. “Menghabiskan uang wanita, lalu berselingkuh di belakangku. Pria sepertimu bahkan tidak pantas disebut laki-laki!”

Wajah Robert langsung berubah dingin.

Saat suasana semakin memanas...

Brak!

Pintu ruang karaoke terbuka.

Stella Mo dan Rinny melangkah masuk dengan tergesa-gesa, lalu langsung menghampiri Kitty.

“Kitty, kau tidak apa-apa?” tanya Stella sambil membantu sahabatnya berdiri.

Di sudut ruangan, Vincent Huang yang sejak tadi hanya menjadi penonton perlahan mengangkat kepalanya.

Tatapannya langsung tertuju pada Stella.

Enam bulan.

Setelah enam bulan tidak bertemu, wanita yang berusaha ia lupakan kini kembali muncul tepat di hadapannya.

Vincent menggenggam gelas di tangannya semakin erat.

Tatapannya tidak pernah lepas dari Stella.

Karena cahaya di dalam ruangan yang redup, Stella sama sekali tidak menyadari keberadaan Vincent.

“Kitty, kau tidak apa-apa?” tanya Rinny sambil membantu sahabatnya berdiri.

“Apa kau terluka?” Stella ikut bertanya.

Kitty menggeleng.

“Aku tidak apa-apa. Tapi aku ingin uangku kembali.”

Robert mendengus sinis.

“Stella, Rinny, kalian sudah datang, kan? Cepat bawa wanita gila ini pergi. Jangan sampai dia merusak suasana.”

Tanpa sepatah kata pun, Stella meraih segelas minuman di atas meja.

Byur!

Seluruh isi gelas itu langsung disiramkan ke wajah Robert.

Semua orang di ruangan itu terdiam.

Bahkan Rico dan Vincent ikut menoleh ke arah Stella, sementara para wanita yang menemani mereka membelalakkan mata.

“Stella Mo!” bentak Robert sambil berdiri. “Apa kau sudah gila?”

Stella menatapnya tanpa rasa takut.

“Gila?” ucapnya dingin. “Kau mempermalukan wanita yang sudah menemanimu selama dua tahun demi seorang wanita malam. Kalau ada yang gila di sini, itu adalah dirimu.”

“Kau...!”

“Kalau memang ingin mengakhiri hubungan, lakukan dengan cara yang terhormat. Bukan dengan berselingkuh lalu menghina wanita yang pernah mencintaimu.”

Wajah Robert memerah karena marah.

“Stella Mo, aku adalah putra tunggal keluarga Lu! Beraninya kau berbicara seperti itu kepadaku!”

“Aku tahu.”

“Kalau kau tahu, cepat minta maaf!” bentak Robert sambil mengambil sebotol minuman. “Kalau tidak, habiskan sebotol minuman ini di depan semua orang!”

“Robert!” Kitty berteriak. “Jangan menindas temanku!”

Stella tersenyum sinis.

“Kitty, sejak awal aku sudah melarangmu berpacaran dengan pria seperti dia. Masih banyak pria yang jauh lebih baik, tapi kau justru memilih pria yang tidak tahu malu.”

“Kau bilang aku tidak tahu malu?” tanya Robert sambil mengepalkan tangan.

“Benar.” Stella menatapnya tajam. “Pria yang menghabiskan uang pacarnya, berselingkuh, lalu menghina wanita yang pernah menemaninya... bukan hanya tidak tahu malu, tapi juga pengecut.”

“Stella Mo, percaya atau tidak, aku akan menghancurkan perusahaanmu!” ancam Robert.

Stella tersenyum tipis.

“Ternyata putra keluarga Lu hanyalah anak manja yang hanya bisa mengandalkan nama keluarganya.”

“Kalau malam ini kau tidak minta maaf, jangan harap bisa keluar dari sini!” bentak Robert.

“Robert Lu, lebih baik kau kembalikan uang Kitty,” balas Stella dengan tenang. “Setelah itu, kau mau bersama wanita mana pun itu urusanmu. Lagi pula, pria sepertimu memang tidak layak dipertahankan.”

“Aku tidak akan mengembalikan sepeser pun!” hardik Robert. “Dia sendiri yang rela menghabiskan uangnya untukku.”

“Baik.”

Stella mengangguk pelan.

“Kalau begitu, besok seluruh Kota Zhen akan tahu bahwa tuan muda keluarga Lu hidup dari uang pacarnya selama dua tahun.”

Wajah Robert langsung berubah.

“Aku juga yakin Paman Lu akan sangat kecewa jika mengetahui putra yang selalu dibanggakannya ternyata pria yang suka mengunakan uang seorang wanita."

“Kau...!”

Stella tidak lagi menggubrisnya.

“Mari kita pergi.”

Dia merangkul Kitty, lalu berjalan keluar bersama Rinny.

Robert mengepalkan kedua tangannya, hendak mengejar mereka.

Namun, Rico segera menahan lengannya.

“Sudahlah. Kembalikan saja uang Kitty. Kalian sudah bersama selama dua tahun. Jangan membuat masalah ini semakin besar.”

Di sudut ruangan, Vincent Huang masih duduk diam.

Tatapannya mengikuti punggung Stella hingga menghilang di balik pintu.

Perlahan, sudut bibirnya terangkat membentuk senyum tipis.

"Enam bulan tidak bertemu... kau telah banyak berubah, Stella. Bagaimana kabarmu?" batinnya.

“Ingin aku diam dan mengalah? Tidak mungkin!” bentak Robert.

“Lihat saja nanti. Stella Mo akan menyesali perbuatannya malam ini. Aku akan membuatnya kehilangan pekerjaannya. Aku akan memastikan tidak ada perusahaan di Kota Zhen yang berani mempekerjakannya!”

Brak!

Suara pecahan kaca menggema di seluruh ruangan.

Vincent Huang melempar gelas di tangannya hingga hancur berkeping-keping di lantai.

Semua orang langsung menoleh ke arahnya.

Rico dan Robert sama-sama terkejut.

Vincent perlahan berdiri. Tatapannya yang dingin tertuju pada Robert.

“Kalau kau berani menyentuh Stella...”

Suaranya rendah, tetapi dipenuhi tekanan.

“...coba saja.”

Robert tanpa sadar menelan ludah.

“Karena pada hari kau mulai menghancurkannya...”

Vincent melangkah mendekat.

“...hari itu juga keluarga Lu akan kehilangan pijakan di Kota Zhen.”

1
Dian Fitriana
update kelanjutan mnjelang pernikahan ny thor
Dian Fitriana
terima y ...persatukan mereka y thor buat akhir ceritanya Stella dn Vincent bersatu dn bahagia
Kinara Widya
terimalah Stella...Vincent tulus mencintaimu
Kinara Widya
emang sdh d rencanakan sama Vincent sepertinya
Dian Fitriana
update
Maria Mariati
pasti stela mau menerima dirimu Vincent, hanya saja butuh waktu, karena trauma itu masih sakitt di hati stela
Kinara Widya
Frank yg perkosa stella
Dian Fitriana
double up thor...SDH lama nich nunggu up ny
Kinara Widya
lanjut...makin seru
Dian Fitriana
update
Kinara Widya
bagus kak
Kinara Widya
ada Vincent yg akan membantu Stella diam2..
Maria Mariati
yakin Steve lu, penasaran gimana nasib nya nantii, bodo
Dian Fitriana
double up donk thor
Dian Fitriana
update lg
Dian Fitriana
update
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
gilaaa steve manfaatin stella, ohh tidak bisa
Kinara Widya
apa yg akan d lakukan stella
Dian Fitriana
update
Dian Fitriana
kpn thor update ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!