NovelToon NovelToon
Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / CEO / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Katarina terjebak dalam raga seorang gadis malang yang tinggal di panti asuhan, Karina Putri.

Namun sebuah takdir mempertemukannya dengan seorang wanita kaya raya yang tiba-tiba mengangkat Karina sebagai putri angkatnya.

Tetapi bukan itu masalahnya, melainkan tiga kakak angkat Karina yang ternyata adalah tokoh utama dalam novel yang pernah dibacanya. Lalu takdir ketiga kakak angkatnya tidaklah baik, mereka akan mati ditangan tokoh utama wanita.

Namun, Karina tidak akan membiarkan hal itu terjadi, ia akan mengubah takdir ketiga kakak angkatnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 02

“Ini adalah kamarmu! Apa kamu menyukainya? Atau kamu ingin tidur di kamar lain?” Tanya Lesa yang saat ini sedang menunjukkan sebuah kamar yang begitu luas dengan nuansa merah muda.

Karina tidak mungkin bisa menolak kamar seluas ini, “Suka, Karina suka banget sama kamarnya!”

Lesa tersenyum senang mendengarnya, begitupun dengan Xander yang juga sudah tertarik dengan Karina saat pertama kali mereka bertemu.

“Papa masih ada urusan di kantor, Mama bisa membawa putri kita berkeliling untuk melihat tempat tinggalnya yang baru!” Kata Xander sambil mengecup kening istrinya, lalu ia mengusap puncak kepal putri angkatnya.

“Karina mau dibawakan apa kalau nanti Papa pulang dari kantor?” Tanya Xander dengan suara yang mengalun lembut.

Karina merasa sangat senang, karena kedua orang tua angkatnya sangat baik dan begitu perhatian kepadanya. Namun gadis itu masih belum bertemu dengan ketiga kakak angkatnya, jadi ia masih belum mengetahui sifat ketiga kakak angkatnya itu.

“Tidak ada, cukup Papa pulang dengan selamat,” jawaban manis itu membuat Xander tersenyum senang.

“Baiklah, nanti Papa bawakan cokelat dan susu untuk pertumbuhanmu!” Xander mengecup kening putri angkatnya, sebelum berlalu pergi untuk kembali ke kantor.

“Bagaimana Karina? Apa Papa juga terlihat menyayangimu?” Tanya Lesa yang masih belum melunturkan senyumannya.

Karina menganggukkan kepalanya. “Terima kasih, karena Mama dan Papa mau menerima sebagai putri kalian.”

Seketika mata Lesa berkaca-kaca, “Tidak Sayang, seharusnya kami yang berterima kasih kepadamu. Mulai sekarang, kamu adalah putri keluarga Adhitama dan kamu bisa meminta apapun kepada kami!”

Lesa memeluk putri angkatnya dengan erat dan Karina bisa merasakan kembali pelukan hangat seorang ibu yang sudah lama dirindukan olehnya, karena sejak menjadi Katarina… ia sudah kehilangan sosok Ibu saat usianya masih terlalu kecil.

“Sekarang Mama akan membawamu melihat-lihat ada ruangan apa saja di sini!” Lesa mengurai pelukannya dan mengajak sang putri untuk menyusuri setiap ruangan di lantai tiga.

Karina tidak menyangka kalau di lantai tiga adalah empat kamar dan yang tiga kamar adalah milik ketiga kakak angkatnya.

“Ini kamar Kakak pertamamu, Jemian!” Lesa mengajak Karina memasuki kamar yang bernuansa hitam dan abu-abu.

Karina tidak bisa menahan matanya untuk melihat seisi kamar kakak angkat pertamanya, hidungnya juga mencium aroma parfum menyengat yang kata Lesa adalah parfum kesukaan Jemian.

“Ini foto Jemian!” Lesa menunjukkan sebuah foto pria tampan yang memakai jas berwarna hitam.

Mata Jemian begitu mirip dengan Xander, berwarna biru.

“Ketiga Kakak Angkatmu adalah kembar, warna mata mereka sama—hanya wajahnya saja yang sedikit beda, jadi kamu tidak akan kebingungan untuk mengenali mereka,” jelas Lesa.

“Kak Jemian kerja di kantor Papa?” Tanya Karina yang dibalas anggukan oleh sang mama.

“Kakak pertamamu akan meneruskan bisnis keluarga Adhitama, lalu Kakak keduamu, Joshua adalah seorang dokter spesialis yang sangat muda. Yang terakhir Kakak ketigamu, Jevano menjadi seorang aktor dan penyanyi. Mama akan menunjukkan kamar mereka, di sana juga ada foto-foto mereka!” Lesa menarik tangan putri angkatnya untuk melihat dua kamar lain yang ada di lantai tiga.

Kamar Joshua bernuansa putih, sedangkan Jevano bernuansa hitam dan cukup menyeramkan. Karina juga sudah melihat foto mereka yang terasa tidak asing, bahkan saat mendengar nama ketiga kakaknya.

Entah pernah dengar di mana, Karina masih belum bisa mengingatnya dengan baik.

“Sekarang kamu beristirahat dulu! Kamu baru diobati, lihat-lihatnya dilanjut nanti sore saja!” Lesa mengantar Karina kembali ke kamar yang berada tepat di depan lift.

“Besok kita belanja baju baru untukmu, sekarang kamu bisa pakai beberapa baju Mama yang sudah lama tidak Mama pakai… karena sudah kekecilan. Mama keluar dulu, biar kamu bisa beristirahat dengan nyaman.”

Setelah itu, Lesa berlalu keluar dan meninggalkan Karina yang masih kagum dengan kamar barunya.

“Tapi siapa sebenarnya ketiga kakak angkatku? Kenapa aku tidak bisa mengingat di mana pernah mendengar nama mereka yang terasa tidak asing, bahkan profesi mereka juga?”

Karina merebahkan tubuhnya yang terasa lelah, karena ia berkeliling cukup lama dan Mansion ini sangatlah luas. Namun satu yang terus mengganggu pikirannya, yaitu tentang ketiga kakak angkatnya.

...***...

Karina dibangunkan oleh Lesa, karena hari sudah sore dan nanti dirinya akan ikut makan malam bersama untuk berkenalan dengan ketiga kakak angkatnya yang memang disuruh pulang oleh Xander.

Bahkan Lesa juga sudah menyiapkan beberapa dress cantik untuk dipakai Karina, sebelum besok mereka belanja.

“Meskipun rasanya sedikit aneh, karena baru pertama kali bertemu… tapi Mama sudah sesayang ini sama aku. Jadi, nanti aku harus menyiapkan diri… kalau seandainya rasa sayang ini hanya sementara,” gumam Karina yang tidak bisa menenangkan pikirannya, sejak bangun tidur tadi.

Setelah semuanya dirasa selesai, Karina bergegas keluar dari kamar yang sudah menjadi miliknya itu.

Tidak seperti tadi saat pertama kali datang ke Mansion ini, Karina memilih untuk menuruni tangga daripada memakai lift untuk turun ke lantai satu. Sekalian juga berolahraga, karena Karina harus hidup dengan sehat.

“Kenapa lewat tangga?” Tanya Lesa yang sempat melihat putri angkatnya dari tangga, buka keluar dari lift.

“Sekalian olahraga,” jawab Karina yang langsung membantu mamanya untuk memasak makan malam.

“Kakak-kakakmu masih belum datang, mungkin mereka datang saat jam makan malam. Mama akan memberitahu makanan kesukaan mereka!” Kata Lesa yang tampak begitu bahagia, karena ada teman untuk memasak… meskipun sudah ada koki di Mansion, tetap saja memasak sendiri lebih menyenangkan.

Tidak terasa Karina menghabiskan waktu di dapur hampir dua jam dan semua masakan sudah selesai, para pelayan menyajikan masakan tersebut ke meja makan.

“Padahal kamu tadi sudah sangat cantik, tapi karena membantu Mama… kamu jadi bau masakan. Kamu mandi dulu, karena masih ada waktu sebelum makan malam!” Kata Lesa yang diangguki oleh Karina.

Gadis itu bergegas keluar dari dapur, kali ini Karina memakai lift agar tubuhnya tidak berkeringat dan bisa langsung mandi. Namun sebelum pintu lift tertutup sempurna, seseorang mengulurkan tangannya dan membuat pintunya kembali terbuka dan Karina bisa melihat tiga pria tampan dengan pakaian yang berbeda berdiri di depan lift.

Gadis itu mengerjapkan matanya, ia mencoba mengenali satu persatu wajah mereka yang merupakan kakak angkatnya. Namun semakin dilihat, sebuah ingatan tidak terduga muncul dan Karina sampai mundur dua langkah saat mengetahui siapa sebenarnya ketiga pria yang masih menatapnya dengan berbagai tatapan berbeda itu.

“Siapa?” Tanya Jemian dengan tatapan dinginnya.

Membuat Karina sedikit merinding, karena tatapan menyeramkan dari kakak pertamanya itu.

“Jemian, jangan menakuti gadis kecil ini!” Tegur Joshua yang masih memakai jas putihnya.

Sedangkan Jevano tidak peduli dan masuk ke dalam lift untuk segera pergi ke kamarnya.

Karina masih membeku di tempat, bibirnya bergumam pelan.

“Mereka adalah tokoh utama dari novel Love or Die? Dan mereka akan mati di tangan tokoh utama wanita?”

Bersambung!

1
vew
ini mksdnya gimana thor ,, ada pria lain kah yg di cintai karina ?? 🤔🙏🙏

semangat thor 💪💪
vew: ok thor ,, semangat upnya thor 💪💪
total 2 replies
Wulan
jawab van " OTW "
Wulan
agak agak salting ya van ☺️
Dewiendahsetiowati
Karina pakai gaya batu
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Ayy: selamat datang dan semoga suka sama ceritanya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!