NovelToon NovelToon
Istri Tersembunyi Dokter Pradikta

Istri Tersembunyi Dokter Pradikta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:14.3k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Zivanna gadis 24 tahun yang sudah lulus kedokteran, praktek di rumah sakit besar menjadi Dokter muda. Menjadi seorang Dokter tidaklah mudah meski sudah berusaha keras. Zivanna mengalami kesulitan dan bahkan segala usahanya selalu tidak pernah terlihat.

Zivanna selalu menjadi bulan-bulanan orang-orang yang bertugas di rumah sakit, dianggap sepele bahkan dia Dokter yang lulus karena uang. Zivanna kerap kali dimarahi senior di depan banyak orang.
Dibalik semua itu tidak ada yang tahu bahwa dirinya adalah putri dari pemilik rumah sakit terbesar di Jakarta tempatnya bertugas.
Bukan hanya itu statusnya sebagai istri tersembunyi yang tidak ada mengetahui bahwa dia adalah istri Dokter senior yang bersikap dingin selama di rumah sakit kepadanya.

Pernikahan Zivanna dengan Dokter Pradikta penuh cerita dalam keterpaksaan pernikahan itu terjadi. Lalu bagaimana keduanya menghadapi pernikahan mereka dengan dunia pekerjaan dan juga rumah tangga mereka.
Jangan lupa untuk terus membaca....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 2 Di rumah Berbeda

"Assalamualaikum...." Zivanna memasuki rumah dengan langkah sempoyongan dan terlihat begitu lesu dengan menjatuhkan dirinya di sofa.

Pasangan suami istri terlihat saling melihat satu sama lain, wanita sekitar berusia 50 tahunan ke atas itu dengan memakai hijab melihat ke arah gadis cantik itu yang saat ini memejamkan mata.

"Kamu melakukan kesalahan lagi?" tanya Andra, yang tak lain adalah ayahnya.

"Zivanna jangan bermain-main dengan nyawa pasien. Menjadi Dokter adalah impian kamu, tetapi bagaimana mungkin kamu bisa melakukan JPR pada pasien yang masih dalam kondisi sadar," sahut Sekar tak lain adalah ibunya.

"Sudah pasti dia mengadukannya," batin Zivanna masih menutup mata dengan ekspresi wajah kesal.

"Assalamualaikum...." selang beberapa detik ucapan salam kembali terucap.

Zivanna mendengar suara yang tidak asing itu membuka mata dan lihatlah bagaimana dia langsung meninggalkan ruang tamu tersebut dan pergi menaiki anak tangga.

Dikta baru saja kembali dengan jubah putih yang diletakkan di lengannya dan melihat kepergian Zivanna dengan langkahnya dipercepat.

"Walaikumsalam," Sekar dan Andra baru menjawab salam pria tersebut yang sekarang melangkah menghampiri mereka berdua dengan mencium punggung tangan dengan sangat sopan.

"Dikta. Papa meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan Zivanna, jangan pernah bosan untuk menegurnya dan terus mengajarinya," ucap Andra.

"Iya. Pa," sahut Dikta.

"Kamu sebaiknya naik dan istirahat. Lalu kalian turun untuk makan malam!" ucap Sekar.

"Baiklah, kalau begitu saya naik ke atas dulu," ucap Dikta.

Kedua orang tua tersebut menganggukkan kepala. Dikta kemudian meninggalkan ruang tamu dengan menaiki anak tangga, membuka pintu kamar. Zivanna terlihat duduk di meja rias melepas hijabnya dengan menyisir rambutnya.

Dikta menghela nafas memasuki kamar dengan meletakkan tas yang selalu dia bawa pada tempatnya, duduk di sofa dan membuka sepatunya.

"Jika kamu terus seperti ini. Orang-orang di rumah sakit bisa takut jika bekerja sama dengan kamu," Dikta memulai obrolan.

"Ini bukan rumah sakit dan tidak ada kesepakatan membicarakan hal-hal yang berkaitan di rumah sakit di rumah ini!" ucap Zivanna dengan nada ketus.

Wanita penakut saat di rumah sakit berhadapan Dikta ternyata sangat berbeda saat berhadapan di rumah dan bahkan 1 kamar.

Dikta dan Zivanna adalah pasangan suami istri, menikah secara terdesak karena keinginan dari orang tua Zivanna. Dikta merupakan seorang Dokter di rumah sakit terbesar di Indonesia yang tak lain adalah milik keluarga Zivanna.

Sementara Dikta merupakan saudara persepupuan Zivanna. Zivanna merupakan putri satu-satunya mereka, kekhawatiran Andra dengan masa depan putrinya membuatnya menikahkan dengan Dikta.

Tetapi pernikahan mereka adalah pernikahan rahasia yang hanya diketahui oleh keluarga terdekat saja, pihak rumah sakit dan bahkan publik tidak mengetahui bahwa Dokter tampan yang dikenal dengan dingin dan kharismatik itu sudah memiliki istri yang dia nikahi 2 bulan yang lalu.

Ada kesepakatan antara Zivanna yang berbeda sifatnya dengan Dikta memiliki kepribadian 180 derajat berbeda dengannya, mereka sama-sama menyetujui kesepakatan yang telah mereka buat bahwa urusan di rumah sakit tidak akan berurusan di rumah dan begitu juga dengan sebaliknya.

******

Zivanna dan Dikta sudah bergabung di meja makan, terlihat Zivanna menggunakan pashmina yang hanya dipakai begitu saja tanpa pakai peniti menikmati makan malam tersebut dengan fokus pada makanannya dan hanya terdengar suara dentingan sendok.

"Zivanna, kenapa wajah kamu ditekuk seperti itu? Apa yang salah? apa karena Dikta marah-marah kepada kamu di depan semua orang?" tanya Sekar

Zivanna tidak menjawab dan tetap melanjutkan makannya.

"Jika ditegur, artinya itu demi kebaikan kamu. Papa sangat senang jika kamu terus mau belajar, bagaimanapun kamu adalah satu-satunya harapan Papa untuk melanjutkan generasi keluarga kita yang terus mengembangkan rumah sakit dan juga berpartisipasi dalam rumah sakit," sahut Andra.

"Zivanna sedang makan, Zivanna tidak ingin segala sesuatu harus berkaitan dengan rumah sakit. Zivanna juga lapar dan ingin menghabiskan makanannya Zivanna!" tegas Zivanna.

Moodnya benar-benar berantakan, mungkin sudah mulai lelah dimarahi terus-terusan di rumah sakit dan tidak di hargai, memang tidak ada yang tahu bahwa rumah sakit mewah itu adalah milik keluarganya.

Zivanna juga tidak ingin memamerkan harta kekayaan kedua orang tuanya dan sudah pasti akan menjawab semua tuduhan buruk dari orang-orang di rumah sakit bahwa dirinya menjadi Dokter karena adanya sindikat orang dalam.

"Papa sama Mama hanya peduli dengan rumah sakit saja tanpa peduli bagaimana aku. Aku memang memiliki cita-cita menjadi Dokter, tetapi hanya untuk dalam merawat bukan berurusan dengan darah-darah, orang yang hampir mati dan lain sebagainya yang sungguh sangat menakutkan," batin Zivanna.

*******

Rumah sakit.

Zivanna saat ini sedang duduk di kantin rumah sakit bersama dengan Dokter wanita yang dihadapinya sedang menikmati puding yang begitu lezat membuat tenggorokannya terasa dingin.

"Kamu sih, masa iya tidak hafal-hafal, dari mana ceritanya pasien belum juga terlalu parah sudah langsung melakukan tindakan pompa jantung," wanita itu juga ternyata harus menyalahkan Zivanna.

"Sulit sekali mengingat semua tentang medis, kepalaku bisa pecah dan aku sudah belajar mati-matian tetap saja tidak ingat-ingat," sahut Zivanna.

"Zivanna, pekerjaan seorang Dokter itu bukan menghafal, apa yang kita lakukan memiliki peraturan sendiri dan perlahan menjadi naluri, its oke, kamu baru melakukan sumpah Dokter selama 5 bulan, wajar saja melakukan kesalahan," sahut Sherina yang ternyata memberi rekannya itu semangat.

"Wajar melakukan kesalahan seperti apa, di dalam 5 bulan dikali 30 hari dan dipotong 10 hari dalam satu bulan dan setiap hari aku terus saja dimarahi, lama-lama kepalaku bisa pecah dan tidak bisa masuk ilmu jika terus dimarahi tanpa diberitahu kesalahanku, aku jadi bingung dan tidak bisa mencerna pekerjaan dengan baik yang membuatku lama-lama menjadi bodoh," keluh Zivanna.

"Itu karena kamu tidak mencoba untuk bertanya kepada Dokter Dikta, coba saja kamu tanyakan kepadanya jika saat kamu melakukan kesalahan dan ditanya baik-baik, Dokter lalu saya harus melakukan apa dan apa tindakan yang akan terjadi jika saya melakukannya," Sherina memberi nasehat dan gambaran kepada sahabatnya itu jika segala sesuatu bisa diperbaiki.

"Boro-boro ingin mempertanyakan kesalahan, setiap memarahi pergi begitu saja," sahut Zivanna dengan kesal.

"Sudahlah, jadikan sebagai pelajaran dan tetap aku akan menjadi guru terbaik untuk kamu," sahut Sherina membuat Zivanna tersenyum.

Mata Sherina melihat ke arah sesuatu yang membuat Zivanna penasaran dan sampai membalikkan tubuhnya.

Dokter yang baru saja mereka bicarakan sedang berjalan berdampingan dengan seorang wanita tampak elegan yang merupakan Dokter senior di rumah sakit itu.

"Belakang ini banyak gosip, mereka memiliki hubungan spesial dan aku dengar-dengar juga sudah bertunangan," ucap Sherina dengan sangat pelan.

"Tunangan, apa iya dia pertunangan dengan orang lain," batin Zivanna terlihat sewot dan justru mengejek.

"Kalau aku pikir-pikir mereka memang cocok, terlihat dari penampilan yang menarik, keduanya memiliki visual yang sama-sama oke, sama-sama pintar, dan juga sepertinya mereka berdua memiliki hubungan yang dekat," ucap Sherina memberi pujian kepada pasangan yang sekarang sudah duduk itu dan terlihat mengobrol sangat akrab.

Zivanna tidak tertarik untuk menanggapi dan tetap melanjutkan makannya.

"Menurut kamu bagaimana Zivanna? Apa kamu menyukai kedekatan mereka berdua?" tanya Sherina meminta pendapat.

"No komen," jawab Zivanna dengan singkat.

Bersambung.....

...Para pembaca saya kembali memberikan karya terbaik, besar harapan saya karya terbaru saya dapat booming dan disukai banyak orang, tetapi semua tidak terlepas dari dukungan para pembaca yang selama ini setia membaca karya-karya saya, sedikit banyaknya dukungan dari kalian memberikan semangat yang luar biasa kepada saya....

...Jangan lupa untuk terus membaca dari bab 1 sampai bab akhir dan jangan menabung bab, setiap bab memiliki kejutan....

...Terima kasih para pembaca, salam cinta dari saya author....

1
Teh Euis Tea
jgn saling salah salahkan sekarang cepat selamatkan Zifana, dari pd ribut ga jelas, kalian ber2 emang pd egois
Teh Euis Tea
semoga Zifana selamat, kadang aku sebel sm Zifana kadang kasihan jg sm dia
Endang 💖
berantem lagi, salah paham lagi, kapan mereka akurnya
Teh Euis Tea
nah gitu dong Zifana hrs percaya diri klu kamu mampu mengatasinya
Teh Euis Tea
Zifana jgn cengeng, kapan km dewasanya klu ngeluh trs seharusnya km byk belajar jgn cuma mengeluh, jgn manja zi
Sri Darwati
knp bisa lulus jdi dokter y??menghadapi pasien parah dh gemeter.🤦
Sarinah Quinn
Seruu 😍up lagi thor 🙏🙏
Dew666
🍎🍎🍎🍎
falea sezi
kn emang si digta goblok🤣🤣🤣
Dew666: Setuju hehehe
total 1 replies
falea sezi
moga aja ketemu dokter ganteng kaya raya biar mampus si suami serakah🤣
Teh Euis Tea
trs aj zi egois ga bisa di kasih tau, udah di tolong di kasih tau msh aj ga terima
Teh Euis Tea
ga suka bgt sama sikap Zifana, orang mah jalani aj dulu siapa tau dari pengalaman km jd dokter hebat
Jumi Saddah
mari kita lihat kelanjutan ini pasangan,,apa seterus nya begini atau akan ada perubahan atau akhir nya memilih jalan masing2,,
Inarrr Ulfah
kasih satu tentara buat ziva,,dan buat cemburu si dokter dingin itu,,ayo semngat ziva
Teh Euis Tea
semoga pulang tugas Zifana jd dokter hebat
Teh Euis Tea
Dikta berterus terang lah pd nayla klu km diam diam sudah menikah
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Erna Ladi Yanti
thor ubah Savana jd sosok cerdas,dingin dan tak tersentuh.
Asmawati Wati
semoga zifana ketemu dokter ganteng, mapan, spesialis, CEO, suka sama zifana, biar dikta tau rasa 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!