NovelToon NovelToon
Bumi 6026

Bumi 6026

Status: sedang berlangsung
Genre:Hari Kiamat / Penyelamat / Time Travel / Fantasi Isekai / Dikelilingi wanita cantik / Harem
Popularitas:976
Nilai: 5
Nama Author: imafi

Bumi, anak SMA biasa yang cuma jago ML, terbangun pada tahun 6026 untuk menjadi penolong dunia. Ia harus mencari sebuah daerah yang paling aman di muka bumi, tapi ia malah terdampar di wilayah yang hanya diisi oleh perempuan muda dan cantik. Pemimpin mereka ingin Bumi menghamili semua yang ada di sana, padahal ternyata mereka adalah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon imafi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Bab 2

Bumi turun ke ruang makan. Perempuan dan pria yang mengaku ayah dan ibunya itu sedang duduk sambil meminum jahe panas juga. Mereka menoleh ke arah Bumi yang wajahnya tampak ketakutan.

“Kamu udah lebih enakkan?” tanya perempuan itu.

“Ini tahun berapa?” tanya Bumi.

“Ini tahun 6026,” jawab pria itu lalu bangkit dan mendekati Bumi.

Bumi menggelengkan kepala, mengangkat tangannya agar pria itu tidak mendekatinya. “Kamu, ayah aku?”

“Iya, dan dia ibu kamu!” kata pria itu menunjuk ke arah perempuan itu.

“Kayaknya lupa ingatan kamu lebih parah ya?” perempuan itu menghela napas. “Kita bawa ke dokter Toni?” tanya perempuan itu pada pria itu.

“Tidak. Terlalu beresiko. Kita bisa ditangkap sama mereka.”

“Mereka siapa? Kenapa nangkep siapa?” tanya Bumi semakin bingung. Perutnya terasa bergejolak, mual. Darahnya mengalir deras ke kepalanya. Wajahnya memerah, panas, sepertinya sebentar lagi akan datang serangan panik.

“Coba duduk dulu, Bumi,” pria itu menarik tangan Bumi dan membuatnya duduk di kursi. “Apa yang kamu terakhir ingat?”

“Aku…,” ingatan tentang rumah, ayah dan ibu yang selalu membandingkannya dengan kakaknya yang cantik dan pintar, dan soal maling, berkelebat di kepalanya. Gambaran seperti sebuah film melintas di matanya. “Aku… aku tinggal di tahun 2026.”

“Hah!” Pria dan perempuan itu kaget.

“Aku punya kakak, perempuan, cantik, pintar. Anak kesayangan ayah dan ibu. Tapi mereka bukan kalian. Ayah ibuku tidak seperti kalian.”

Pria dan perempuan itu saling berpandangan.

“Aku anak SMA biasa yang lagi main mobile legend. Terus ada maling masuk ke rumah. Maling itu mukul aku sampe aku pingsan,” Bumi memegang dahinya yang masih terasa sakit. “Lalu…”

“Lalu kamu terbangun di sini?” tanya pria itu dengan mata sayu dan tampak khawatir.

Bumi menganggukkan kepala.

“Oke, ini berarti benar-benar trauma. Kepala kamu tadi terbentur ketika jatuh dari pesawat. Dan mungkin ingatan yang kamu ingat barusan adalah ingatan dari nenek moyang kamu,” pria itu menjelaskan. “Aku ini ayah kamu, dan ini ibu kamu. Kita sekarang ada di tahun 6026. Masa yang sulit memang. Tapi manusia tidak berhenti bertahan hidup. Kita juga, harus bisa bertahan hidup.”

“Tunggu. Bukannya 2026 itu Amerika nyerang Iran, dan banyak yang bilang akan terjadi perang dunia ketiga? Dan sebentar lagi kiamat?”

Ayah dan ibu Bumi yang baru ini menghela napas, lalu mengangguk perlahan.

“Kiamat sudah terjadi berkali-kali, Bumi.” Ayah mengusap wajahnya. “Ini semua bukan hal yang mudah untuk manusia bisa bertahan.”

“Tunggu, berarti dajjal belum muncul?”

“Oh, tidak ada yang bisa memperkirakan kapan dajjal muncul,” jawab ibu sambil mengambil Al Quran kecil yang covernya sudah mengelupas. “Sekarang sudah semakin jarang yang percaya agama.”

“Tapi, Mekah sama Madinah masih ada?”

Ayah tersenyum bangga, “Iya. Dan kita masih bermimpi untuk bisa ke sana.”

“Tunggu, ini kita masih di Indonesia kan? Apa Indonesia masih ada?”

“Wah, butuh waktu yang panjang untuk menjelaskan ini. Tapi ayah persingkat. Semua negara di dunia ini sudah tidak ada.”

“Hah!” Bumi teriak kaget.

“Iya, masing-masing berkoloni sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Tidak ada lagi sistem pemerintahan. Tapi memang, kita masih ada di Indonesia. Tepatnya di Sulawesi. Kita bergabung dengan orang-orang yang masih percaya agama dan kembali kea lam. Meski ya, kita juga sudah tidak bisa bertahan lebih lama lagi.”

“Apa maksudnya? Makanan habis? Tapi aku lihat ada kebun singkong di sana.”

“Koloni lain, yang lebih kuat dengan teknologi, mau mengambil alih lahan kita.”

“Perumahan di sana?”

Ayah dan ibu mengangguk lemah.

“Mereka sudah lama dibantai oleh koloni.”

“Lalu kita?”

“Kita beruntung, punya pesawat yang kamu lihat di luar itu. Kita sempat sembunyi di laut pacific. Sayangnya kita harus ke sini untuk mengambil bahan bakar dan makanan. Kita harus cepat pergi dari sini sebelum mereka mengetahui kita sudah kembali.”

“Anomali.”

“Apa?” tanya ibuku tidak mendengar Bumi bergumam.

“Aneh. Semua ini terlalu aneh. Aku nggak bisa percaya.”

Terdengar suara mesin dari kejauhan. Ayah bangkit melihat ke jendela ruang tamu. “Gawat. Kita nggak ada waktu lagi.”

Ayah menarik Bumi untuk keluar dari rumah, “Ambil barang-barang!”

Ibu mengambil tas besar lalu mengikuti ayah dan Bumi keluar dari rumah.

Ayah mendorong Bumi masuk ke pesawat. “Ambil arah barat, sejauh mungkin, sampai kamu rasa aman untuk mendarat.” Dia lalu menutup pintu pesawat.

Bumi teriak, “Ayah sama ibu gimana?”

“Ayah sama ibu akan menahan mereka, agar tidak bisa mengejar kamu!”

“Aku nggak bisa jalanin ini!” teriak Bumi.

Terdengar suara robot perempuan, “Kamu tidak perlu menjalankannya. Aku bisa menjalankan pesawat ini.”

“Pergi!” teriak Ayah dan Ibu.

Terlihat banyak pesawat serupa tapi dengan warna merah menyala datang dari kejauhan.

“Bawa aku pergi!” teriak Bumi pada pesawat.

“Duduk dengan benar dan pakai sabuk pengamanmu dulu,” kata pesawat.

Bumi menurutinya, lalu pesawat itu melesat pergi menjauhi ayah dan ibunya yang sedang menghadapi ribuan tembakan menghujam ke tanah. “Ayaaah, ibuuu!”

“Kamu mau aku kembali?” tanya pesawat.

Bumi melihat beberapa pesawat kecil mengejarnya. “Tidak, bawa aku kabur dari mereka.”

“Oke!” bunyi jet super keras membelah langit. Pesawat kecil itu melesat dengan kecepatan tinggi ke arah timur.

1
Q. Adisti
seruu, lanjut kaaak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!