NovelToon NovelToon
CINTA DI TEPI DOSA

CINTA DI TEPI DOSA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dosen / Balas Dendam
Popularitas:647
Nilai: 5
Nama Author: Jeonndhhh

Nazwa Adzira Putri, atau sering di panggil Zira, adalah seorang wanita yang dulunya berselimut cahaya. Dengan nama pena Nana, dia menginspirasi banyak orang dengan kata-katanya yang bijak dan agamanya yang kuat. Namun, kebenaran pahit tentang ayahnya - seorang yang mengkhianati ibunya dengan perselingkuhan, merobek tirai kesucian itu. Luka itu membawanya ke jurang kegelapan, meninggalkan hijab dan agamanya, dan masuk ke dunia malam yang gelap. Tapi, di tengah-tengah badai itu, ada secercah harapan. Nathan Fernandez, anak kyai yang sholeh dan dingin, menjadi sosok yang menarik perhatiannya. Mata teduh dan menenangkan itu menjadi tempat pelariannya, dan tanpa disadari, cinta mulai tumbuh, membawa harapan baru di tengah-tengah kegelapan. Penasaran dengan kelanjutan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jeonndhhh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 Perubahan Hidup

Zira, seorang mahasiswi yang dulunya dikenal sebagai Nana, mengalami perubahan drastis dalam hidupnya. Dia berubah dari seorang yang agamis menjadi lebih terbuka dan seksi, membuat sahabatnya, Aliya, terkejut.

"gila sih, perubahan kamu melampaui batas yang wajar zira dari seorang Nana yang dikenal agamis berubah menjadi zira yang seksii wow bangett".ucap Aliya

"Mau gimana lagi seseorang yang sudah aku anggap panutan ku ternyata mengkhianati aku dengan selingkuh bahkan sampai hamil ya, bayangkan betapa sakitnya hati mama, aku aja sebagai anak sakitt banget ya... Hiksss hiksss."ucap zira

"Kamu yang sabar zir semua pasti ada hikmah nya."jawab Aliya

" Kamu sahabat aku yang paling ngerti aku ya, aku gak tau gimana tanggapan lainnya melihat penampilan ku yang berubah dratis kaya gini."ucap zira

"Kamu tenang saja Zita sama Rafa gak akanberani bertanya macam-macam sama kamu ra aku suda mejelaskan kenapa kamu pindah dari kelas non reguler ke reguler.'' jawab Aliya

"Thanks untuk semua."ucap zira

"Hai ayang aku." Sapa Rafa

"Ayang - ayang pala mu peyang." Yang jawab bukan zira Melainkan Zita yang sudah lama memendam rasa pada Rafa , Rafa nya saja yang kurang peka akan kehadiran seseorang yang mempunyai perasaan terhadap nya malah milih mengajar cinta tak kunjung di terima yaitu cintanya aku.

" Rafa² ternyata kamu gak Pernah berubah yah selalu saja gini masih sama waktu smp." Ucap zira

"Yah beda dong sayang aku lebih ganteng dari pada Rafa yang dulu hehe."jawab Rafa sambil memuji diri sendiri

"Ganteng - ganteng dari Hongkong". Canda Zita

"Jangan gitu lohh, kaya gitu kamu cinta kan yah." Ucap Aliya

"Whatt? Gue gak salah denger Lo diam - diam suka sama gue zit?." Tanya Rafa sambil benerin rambut

" Yaelah pede sekali Lo yang lebih ganteng dari Lo tu banyak raf, contoh nya ayang Jungkook." Ucap zita yang pipi sudah merah padam takut Rafa tau kalau yang di katakan Aliya betul

Bel berbunyi tet tot tanda kelas akan di mulai

" Udah-udah bel udah berbunyi ayok masuk kelas". Ucap zira

Di dalam kelas,

"Pagi semua disini ada mahasiswi baru yang pindah dari kelas non reguler ke kelas reguler, ayok maju perkenalkan nama mu." Ucap Bu dosen

"Pagi semua saya Nazwa adzira putri pindahan dari kelas karyawan ke reguler masih satu kampus sih , kalian bisa panggil aku zira semoga kalian bisa menerima aku dengan sepenuh hati terimakasih."ucap zira

"Apa ada yang mau ditanya kan ke zira?." Ucap Bu dosen

Salah satu mahasiswa yang di juluki playboy tapi muka pas²an mengangkat tangan

"Hai masih single gak? Boleh dong minta no wa nya panggil aja mamas ganteng hehe." Ucah robi

" Huuuu huuu... Rob rob tobat lohh punya pacar lima masih kurang aja."jawab Rafa

"Yah gak papa raf barangkali neng zira mau jadi ke enam hehe." Ucap robi

"Udah-udah kamu boleh duduk di samping Aliya zira pelajaran akan di mulai." Ucap Bu dosen

Sudah 1 Minggu papa mama resmi bercerai hak asu aku dan Aryan jatuh ke mama , meskipun aku belum bisa menerima perceraian ini tapi aku harus melanjutkan kehidupan ini aku juga sudah terbiasa dengan pakaian terbuka terkadang kalau lagi stress Zita sering ajak ke club malam

Drettttt dretttttt bunyi hp ku disana tertera nama Maura asisten pengajian

" Assalamu'alaikum Ra." ucap maura

" Waalaikumsalam ada mba?."jawab zira

" Gini di pesantren at taqwa lagi ngadain acara isra mi'raj ingin mengundang mu untuk melantunkan ayat suci Alquran gimana Ra kamu mau?."tanya Maura

"Maaf mba aku lupa bilang sama mba Maura aku udah putuskan untuk tidak menghadiri pengajian maupun mengisi acara apa pun mba, nanti zira kirim gaji terakhir mba Maura yah." Jawab zira

"Ya Allah beneran Ra kamu mengatakan ini dalam keadaan sadar kan? Nama mu sedang naik daun lohh apa kata orang kalau Nana tidak mau mengisi pengajian lagi fans mu sudah banyak juga Ra gak nyesel atas keputusan mu itu?." Ucap maura

"Bismillah gak mba."jawab zira

"Kalau itu mau mu aku bisa buat apa ,tapi kalau ada apa-apa jangan sungkan bilang sama aku, aku sudah anggap kamu sebagai adek aku." Jawab Maura

"Iyah mba, udah dulu yah mba dosen sudah masuk wassalamu'alaikum."ucap zira

"Waalaikumsalam."jawab Maura

Perubahan ini membuat Zira merasa bahwa dia telah menemukan langkah yang tepat untuk dirinya, meskipun masih ada keraguan dan pertanyaan dari orang lain. Perubahan hidup seperti ini dapat memiliki dampak psikologis yang signifikan, termasuk stres, kecemasan, dan depresi. Namun, dengan dukungan dari teman-teman dan keluarga, Zira dapat melewati masa sulit ini dan menemukan jalan keluar yang lebih baik. Zira harus belajar untuk menerima dirinya sendiri dan tidak membiarkan pendapat orang lain mempengaruhi keputusannya.

"Zir kamu pasti bisa lewati badai ini

semangat." Ucap zira pada dirinya sendiri.

Drettt drettt, alarm berbunyi 04.30, Zira bangun dari tidurnya dengan sedikit lelah. "Pagi dunia tipu-tipu, semoga hari ini menyenangkan gak bikin mood turu," ucap Zira sambil meregangkan tubuhnya.

Zira menuju ruang makan, disana ada adik dan mama tercintanya. "Pagi mah dek pagi yang cerah maaf menunggu lama," ucap Zira. "Iyah gak papa nak, ayok makan," jawab Mama Sarah.

Setelah selesai makan, Zira mau berangkat ke kampus, tapi di cegah oleh Mama Sarah. "Tunggu nak, mama mau bicara sama kamu boleh sebentar saja," ucap Mama Sarah. "Dek kau berangkat duluan aja nanti mba pakai motor," ucap Zira ke Aryan.

"Okeh mba, mah aku berangkat dulu," jawab Aryan. "Iyah hati-hati di jalan belajar yang rajin dek," ucap Mama Sarah. "Okeh mama ku sayang muachhh assalamualaikum," jawab Aryan. "Waalaikumsalam," ucap Zira dan Mama Sarah secara bersamaan.

"Ra, tadi Maura telpon kata nya kamu mau gak nerima acara pengajian lagi yah? Kenapa nak? Apa gara² masalah itu, mama udah ikhlas dan kita bisa jalanin seperti dulu nak meskipun tanpa peran papa," ucap Mama Sarah.

"Aku gak menerima karna aku sudah bukan zira yang dulu, zira yang sekarang jauh dari kata agama," jawab Zira. "Astagfirullah nak jangan gitu, jangan semua yang terjadi menyalahkan Allah nak itu gak boleh ini sudah takdir kehidupan Kita," ucap Mama Sarah.

Zira tidak menjawab, dia hanya beranjak pergi dan meninggalkan Mama Sarah yang masih berbicara. "Zira berangkat dulu mah assalamu'alaikum," ucap Zira. "Waalaikumsalam, ya Allah maaff kan anak hamba berikanlah hidayah kepada nya sehingga bisa kembali seperti dulu," ucap Mama Sarah sambil menangis meratapi perubahan Zira yang drastis.

Zira berjalan keluar dari rumah, dia merasa sedikit sesak di dada. Dia tidak tahu apa yang sedang terjadi pada dirinya, tapi dia tahu bahwa dia tidak bisa kembali seperti dulu. Dia telah berubah, dan dia tidak tahu bagaimana cara untuk mengembalikan dirinya seperti semula.

Zira berjalan ke arah motornya, dia memakai helm dan berangkat ke kampus. Dia merasa sedikit lebih baik ketika dia berada di jalan, tapi dia masih merasa ada yang kurang.

Ketika Zira tiba di kampus, dia langsung menuju ke kelasnya. Dia merasa sedikit lebih baik ketika dia berada di dalam kelas, tapi dia masih merasa ada yang kurang.

Zira duduk di sebelah Aliya, sahabatnya. "Hai, ada apa?" ucap Aliya. "Gak apa-apa, cuma sedikit lelah," jawab Zira.

Aliya tidak bertanya lagi, dia tahu bahwa Zira tidak ingin berbicara tentang masalahnya. Mereka berdua duduk bersama, menunggu dosen datang dan memulai pelajaran.

Zira merasa sedikit lebih baik ketika dosen datang dan memulai pelajaran. Dia merasa bahwa dia bisa melupakan masalahnya sejenak, tapi dia tahu bahwa masalah itu masih ada dan dia harus menghadapinya suatu hari nanti.

Setelah pelajaran selesai, Zira dan Aliya berjalan keluar dari kelas. "Kamu mau makan siang?" ucap Aliya. "Gak , aku gak lapar," jawab Zira.

Aliya tidak bertanya lagi, dia tahu bahwa Zira tidak ingin makan. Mereka berdua berjalan ke arah kantin, Zira merasa sedikit lebih baik ketika dia berada di kantin.

Zira dan Aliya duduk di meja,aliya  memesan makanan dan minuman sedang zira cuman menemani Aliya mama . Setelah selesai makan Aliya mengajak zira berbicara tentang hal-hal yang menyenangkan. Zira merasa sedikit lebih baik, tapi dia tahu bahwa masalahnya masih ada dan dia harus menghadapinya suatu hari nanti.

Setelah makan siang, Zira dan Aliya berjalan keluar dari kantin. "Kamu mau ke mana?" ucap Aliya. "aku mau jalan-jalan saja," jawab Zira.

Aliya tidak bertanya lagi, dia tahu bahwa Zira ingin sendirian. Mereka berdua berpisah, Zira berjalan sendirian di sekitar kampus.

Zira merasa sedikit lebih baik ketika dia berada di luar, dia merasa bahwa dia bisa melupakan masalahnya sejenak. Tapi dia tahu bahwa masalah itu masih ada dan dia harus menghadapinya suatu hari nanti.

Zira berjalan ke arah taman, dia duduk di bangku dan memandang ke sekitar. Dia merasa sedikit lebih baik, tapi dia masih merasa ada yang kurang.

Zira duduk di sana selama beberapa menit, dia memikirkan tentang masalahnya. Dia tahu bahwa dia harus menghadapinya, tapi dia tidak tahu bagaimana caranya.

Zira akhirnya berdiri dan berjalan kembali ke kelas. Dia tahu bahwa dia harus menghadapi masalahnya, tapi dia belum siap untuk melakukannya sekarang.

Zira berjalan ke arah kelas, dia merasa sedikit lebih baik. Dia tahu bahwa dia harus menghadapi masalahnya suatu hari nanti, tapi dia belum siap untuk melakukannya sekarang.

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!