NovelToon NovelToon
Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Swapped Souls (Jiwa Yang Tertukar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Teen School/College / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:899
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan Kayla Eleody Seorang gadis kaya raya dengan kehidupan glamour sempurna, gadis pemberani ini tiba tiba saja bertukar jiwa dengan Zara seorang gadis miskin yang menjadi korban bully di sekolah, mampukan Kayla hidup dalam raga Zara dengan segala kesulitannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 : kehidupan baru

"Kami menemukan Kayla dalam keadaan pingsan di pinggir sungai bapak" Ungkap seorang petugas kepolisian.

Harris Memijat kepalanya yang terasa berdenyut, apakah putrinya mencoba melakukan percobaan bunuh diri?

"Terimakasih pak"

"Sama sama" Polisi tersebut bergegas pergi setelah menyampaikan laporannya.

Tak berselang lama seorang dokter keluar dari kamar rawat Kayla.

"Pasien sudah stabil, dia sudah sadar" Katanya.

"Boleh saya bertemu dok?"

"Silahkan pak"

Harris masuk ke dalam ruangan setelah dokter mengizinkannya, dengan perasaan campur aduk ia menghampiri sang putri yang masih terlihat lemah di atas ranjang.

"Sayang?" Panggilnya.

Kayla tampak membuka mata dan mencerna sesuatu, mungkin gadis itu bingung dimana ia sekarang?

"Kayla ini papi sayang" Ujar Harris sembari mengusap surai kemerahan sang anak.

Kayla tampak bingung, ia seperti tak terbiasa melihat ayahnya.

"Anda siapa?" Tanyanya lembut.

Kayla tidak pernah berbicara selembut itu, atau ini hanya karena gadis itu sedang lemah sekarang, lalu kenapa gadis ini menanyakan siapa dirinya?

"Ini papi sayang" Ujarnya lagi.

Kayla tampak berkedip berkali kali, mencerna semuanya, terakhir kali ia mencoba melakukan percobaan bunuh diri setelah seorang gadis asing menolongnya, dan lelaki didepannya ini adalah pak Harris.

Pemilik sekolahnya.

"Pak harris?" Tanyanya.

Harris menengguk ludahnya sekali, mengapa anaknya menyebut namanya begitu sopan.

"Iya ini papi, papi kamu" Ujar Harris.

"P-papi?" Kayla mengerutkan alisnya bingung.

Harris mengangguk membenarkan, ia merasa sangat sedih, apa Kayla semarah itu hingga gadis ini tak mau menganggapnya sebagai ayah lagi.

"Papi tau papi salah sayang, maafin papi nak" Harris memeluk tubuh Kayla yang masih berbaring lemas.

"Kenapa namaku jadi Kayla? kenapa pak Harris meluk aku begini, dimana aku? siapa aku?" Zara bertanya kebingungan.

"Papi bakalan nuruti semua permintaan kamu asal kamu mau maafin papi, ya?" Pintanya.

Kayla mengangguk kaku, setidaknya ia di perlakukan dengan sangat baik, masalah tentang apa yang terjadi pada dirinya ia akan memikirkan semuanya nanti.

Disisi lain....

"Asal airnya udah keluar semua di pijet gini aja udah sembuh kok" Ucap wanita tua yang sedang mengusap usap dada Zara dengan tekanan.

"Makasih ya mbok"

"Uhuk uhuk uhuk" Zara terbatuk batuk dan mulai membuka matanya.

"Alhamdulillah zara!" Seru sang ibu girang, ia merasa sangat bersyukur putrinya kembali siuman setelah beberapa jam pingsan

"Nah sadar juga!" Kata wanita tua itu.

Zara membuka matanya penuh, ia merasa tak terbiasa dengan bau obat obatan yang sangat menyengat indra penciumannya.

"Dimana ini?" Tanyanya.

"Dimana gimana sih? di rumah lah, kamu ngapain sih Zara buat ibu khawatir!" Isak wanita asing tersebut.

Zara, wanita itu memanggilnya Zara.

Ia kebingungan lalu kembali mencerna apa yang sebenarnya terjadi, terakhir kali ia mencoba menyelamatkan seorang gadis dari sebuah pelecehan, dan ia juga menyelamatkan gadis tersebut saat akan bunuh diri.

"Yawes saya permisi dulu ya sit, nanti kalo ada apa apa kamu kabarin saya aja jangan sungkan" Pamit wanita tua itu.

"Makasih ya mbok"

"Sama sama"

Sepeninggalan wanita tua itu wanita asing lainnya kembali berfokus pada Zara.

"Kamu ngapain masuk ke sungai malam malam?" Tanyanya.

"Ada yang mau bunuh diri" Jawabnya jujur.

"Siapa?!" Kagetnya.

"Gak tau namanya" Balas Zara.

"Ibu khawatir sama kamu Zara! jangan macem macem!" Omelnya.

"Nama gue bukan Zara" Sangkalnya.

Wanita itu menutup mulutnya kaget dengan jawaban sang anak, apakah anaknya mengalami lupa ingatan?

"Kamu gak inget sama ibu?"

"Ibu siapa?"

"Ibu ini ibu kamu!" Jawabnya frustasi.

Ia semakin mencerna segalanya, apa yang sebenarnya terjadi, kenapa ia bangun di tempat asing dan memiliki seorang ibu? wanita yang bahkan tak pernah ia lihat sepanjang hidupnya.

"Nak jangan begini nak ibu takut!" Wanita itu menarik Zara dalam pelukannya.

Pelukan hangat dengan tubuh yang sedikit bergetar, ia dapat merasakan ketakutan yang di alaminya.

"Siapa zara?" Tanya Kayla dalam hati.

"Kamu istirahat ya? jangan dulu sekolah kamu istirahat yang cukup tenangin diri kamu ya?" Wanita itu menutup tubuh Zara dengan selimut hingga perpotongan leher, ia bangkit dan mengusap air matanya.

"Ibu tinggal dulu, kamu istirahat yang cukup" Katanya.

Zara mengangguk pelan, ibunya pergi menutup pintu, satu menit kemudian ia bangkit, menyingkap selimut dan turun dari ranjang.

Zara berjalan ke arah cermin dan melihat bayangan dirinya.

Ia kaget, terperangah dan tak percaya, ini bukanlah bayangan dirinya.

"Anjing! siapa ini?!" Teriaknya.

Zara menghentakkan kakinya di lantai, ada yang tidak benar, ia bertukar jiwa, dengan gadis yang waktu itu sempat di tolongnya.

"Gue Kayla! ini buka gue!" Tunjuknya pada cermin.

Ia kembali duduk di ranjang, perasaannya marah, ia bingung dan kecewa, mengapa dirinya berada di dalam tubuh gadis biasa dan tak menarik ini.

"Sialan, gimana nih!" Gumamnya

...****************...

Kayla berdiri dari ranjang rumah sakit, gesturnya lembut dan tenang, ia berjalan tanpa alas kaki menuju sebuah jendela.

Matanya terbelalak kaget, ini bukanlah dirinya, tubuh ini bukanlah tubuhnya.

"Dia kan yang waktu itu" Gumamnya pelan.

Ia kembali ke ranjang, duduk dengan pelan, pikirannya melayang, yang ia pahami sekarang adalah ia berada di dalam tubuh gadis yang waktu itu menolongnya, lalu dimana tubuhnya?

Ceklek..

"Kay?" Panggil Harris.

Laki laki itu datang bersama dengan seorang wanita.

"Kamu kok udah bangun? gimana keadaan kamu?" Tanya Harris.

Kayla menjawab dengan anggukan, sementara wanita itu berjalan mendekat dan menaruh parcel buah yang ia bawa di atas meja dan mendekatinya.

"Tante maya minta maaf, ini semua gara gara tante ya?" Wanita itu memeluknya erat, ia tterlihat menangis.

Harris membiarkan itu terjadi, ia menerima segala reaksi yang akan di berikan sang putri selanjutnya.

Kayla mengangkat tangannya, membalas pelukan hangat maya.

"Gak apa apa" ujarnya pelan.

"Kok gak apa apa sih, kan aku gak tau apa yang terjadi?" Zara merutuk dalam hati.

Maya dan Harris cukup terkejut dengan reaksi yang di berikan Kayla, itu sangatlah baik.

"Kamu gak papa kan sayang?" Tanya maya sembari mengusap pipi Kayla penuh kehati hatian

.

Kayla menggeleng pelan.

"Syukurlah" Maya menatap Harris bangga, sepertinya Kayla mulai menerima kehadirannya.

"Aku boleh minta minum?" Tanya Kayla sopan.

"Boleh boleh" Harris bergegas memberi Kayla air putih.

Haruskah ia merasa egois? berada dalam tubuh gadis ini sangat menyenangkan, ia merasa memiliki segalanya, apalagi ayahnya kaya.

"Kayla, kamu dimana?" Tanya Zara dalam hati.

...****************...

"Apa ini?" Tanya Zara.

Ia memicing tak suka menatap makanan yang di hidangkan oleh ibunya

"Karna kamu lagi dalam masa pemulihan ibu bikinin masakan kesukaan Zara, tempe orek" Katanya.

"Ini di makan?" Tanyanya tak percaya.

Ibunya kaget, melihat bagaimana anak gadisnya tampak kebingungan seolah makanan yang ia hidangkan adalah makanan yang tak pernah ia lihat.

"Iya dong, terus neng maunya makan apa?"

"Gaada steak?" Tanyanya.

"Stik?" Tanya sang ibu heran.

"Daging panggang" Ucapnya memperjelas.

"Kita aja gak mesti setahun sekali bisa makan, kamu kan tau"

Zara mendengus malas, ia merotasikan matanya ke atas.

"Jadi mulai sekarang hidup gue mlarat???!! "

1
Yourlovelife
ayo baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!