NovelToon NovelToon
TUKANG OJEG TAMPAN

TUKANG OJEG TAMPAN

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Misteri / Kriminal / CEO / Tamat
Popularitas:801.3k
Nilai: 5
Nama Author: Kang Haji RIS'

Harsya adalah lelaki dengan usia 20 tahun
lebih
pemuda tampan dengan propesi sebagai tukang ojeg tampan di kampung nya
karna kehidupan yang serba kekurangan dan tidak jelas asal usul nya Harsya pun terasa minder dan enggan berdekatan dengan yang namanya wanita
kesehariannya dia habiskan hanya di tempat pangkalan Ojeg tempat mengais rejeki

Siapa sangka takdir berkata lain bahwa Harsya adalah tuan muda yang di buru oleh musuh musuh kakek dari pihak ayah nya
Pewaris tunggal perusahaan milik kakek dan ayah nya ketika berusaha untuk mencari jati diri dan sosok kedua orang tua kandung
berbekal rasa tekad dan keyakinan dalam dirinya Harsya pun pergi bersama teman yang di utus oleh guru nya yang berada di padepokan macan putih tempat dimana Harsya belajar bela diri dan ilmu agama
Jalan yang berbeda harapan yang seharusnya bahagia di temukan nya sosok ayah dan ibu yang di rindukan selama 10 tahun lebih menjadi duka yang amat dalam, yang di rasakan oleh Harsya setelah mengetahui kenyataan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang Haji RIS', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MEMULAI AKTIVITAS

Tidak terasa Harsya sudah tertidur dua jam lebih yang di ingat nya waktu ia bangun tidur di pangkuan sosok yang merawatnya dari di temukan nya seorang Harsya kecil di hutan saat pasangan suami istri sedang mengumpulkan kayu bakar, tapi pas mata terbuka sosok wanita tersebut sudah tidak ada di samping harsya tertidur.

Lalu harsya pun bangun dan matanya menoleh kearah dinding tembok sebelah kiri melihat sebuah barang yang begitu bulat dan di tengah tengah nya ada sebuah Jarum yang menunjukkan angka sepuluh.

"Hmmmmmmm.! Hampir dua jam lebih aku tertidur di pas kepala ku berdenyut sakit sekali." Gumam Harsya yang kini rasa sakit di kepalanya sudah hilang.

"Aku Harsya, sudah tak ingin lagi mengingat siapa diriku dari mana asalku dan siapa kedua orang tua ku masa bodoh yang saya tahu sekarang aku adalah anak Umi dan Abah." Batin Harsya bergejolak.

Setelah pikiran dan batin nya bergejolak dalam hati nya siang itu di kamar. Harsya pun berdiri dan bergegas melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan badan yang bau keringat akibat tidur menahan kesakitan dalam kepalanya hingga cucuran keringat pun keluar membasahi seluruh baju nya.

"Umi dan Abah pasti Lagi Ke Hutan seperti biasa mencari Kayu bakar'." Ucap nya dalam hati.

Sebenernya Harsya sudah melarang Umi dan Abah pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar. Karna Harsya menghawatirkan kesehatan mereka berdua yang sudah terikis nya usia dan Abah seringkali mengeluhkan sakit pinggang kalau waktu malam tiba kepada Umi di sela obrolan malam mereka berdua. Walau pun suara mereka berdua pelan, tapi Harsya mendengar nya waktu tidak sengaja melewati kamar Abah dan Umi.

Setelah beres membersihkan badan dan mengganti pakaian nya. Lalu Harsya menyambar jaket dan mengambil kunci motor kesayangannya yang di beri nama motor nya si Dukun.

"Kalau kata orang orang kota mah ( Paranormal ) kalau di kampung gue nama nya si Dukun motor yang penuh dengan keberuntungan hehehehe." Kekeh Harsya dengan kesendirian

Harsya pun mulai mengeluarkan motor matic dan mengunci rumah nya,seperti biasa kunci nya di taro di sudut Pot bunga samping pintu keluar rumah.Karna pesan Umi dan Abah kalau mau keluar kunci rumah simpan di bawah Pot bunga," kata Umi dan Abah berpesan kepada Harsya'

"Bismillahirrahmanirrahim. Ku awali dengan ucapan dan perkataan sebaik baik nya ucapan dan perkataan. "Semoga hari ini dapat banyak penumpang "Amiin 'Amin 'Amiin Yaa robball allamiin." Ucap Harsya berdoa sebelum memulai aktivitas nya.

Begitu lah didikan yang di berikan oleh Umi dan Abah beserta Guru di padepokan serta Guru Sekolah nya kepada Harsya sebelum memulai aktivitas ada baiknya berdoa terlebih dahulu.

Baru saja mau menghidupkan mesin motor nya dari arah belakang motor yang sedang di panaskan mesinnya sudah ada yang memanggil namanya dengan suara yang terdengar merdu dan sejuk menusuk ke dalam kalbu.

"Kak..!.."Harsya..!.."Kak Harsya..! Teriak Indah yang memanggil nama pemuda itu dari arah belakang yang sedikit jauh dari posisi pemuda itu.

Harsya pun membalikkan badan untuk melihat siapa yang memanggil nama nya walaupun dalam hati sudah mengetahui bahwa yang memanggil nya seorang gadis cantik di kampung tempat tinggal nya saat Ini.

Ehk.....!. "Neng Indah. " Ucap Harsya kepada sosok gadis yang lagi berjalan menuju ke arah pemuda tampan itu

Ada perlu apa yaa Neng Indah memanggil ku." Kata Harsya lagi dengan senyuman semanis mungkin.

"Kak harsya mau kemana?" Tanya Indah basa basi mata nya menatap kearah pemuda itu yang sedang mengelap motornya yang sedikit kotor walaupun gadis itu mengetahui pemuda itu akan kemana.

"Biasa Neng.. Kakak mau nongkrong di pangkalan ojeg." Jawab Harsya.

"Kebetulan sekali Kak.. Indah bisa ngojeg di suruh sama ibu untuk ke pasar.. Bisa kan antar Indah." Pinta Gadis itu berharap mau mengantar nya.

"Siap dengan senang hati." Balas Harsya

"Tapi Kak. PP ya Kak!

"Mau PP atau seharian dengan gadis cantik mah kakak' siap siap saja suatu anugrah yang terindah buat kaka bisa mengantar bidadari cantik seperti Neng Indah. Bicara nya seketika keluar dari mulut pemuda itu dengan reflek Harsya menutup mulutnya, UPS, sory nenk Keceplosan" jawab Harsya.

"ini mulut gak bisa di ajak kerjasama main nyorocos saja batin nya dalam hati

jadi gue Malu siapa lah diri gue di banding kan dengan gadis yang berdiri di samping nya itu

Seketika wajah indah memerah seperti kepiting rebus yang lagi matang mendengar ucapan dari pemuda tampan itu memuji nya.

Kalau pemirsa mau tau apa itu PP yaitu jawabannya ( PULANG PERGI )

"Ayo...." neng Indah naik kita berangkat," kata Harsya sambil memberikan helm ke arah Indah.

"Ayo.....!." kak..." blz Indah singkat...!!

Mereka berdua pun sudah di tempat duduk masing - masing dan Harsya pun sebagai supir ojeg nya menjalankan motor nya dengan penumpang Bidadari Cantik,ya itu Indah...!!

Aku tidak merasakan kaku atau canggung ketika penumpang di belakang ku seorang gadis cantik di kampung ku tinggal dengan kedudukan orang tua nya yang di segani oleh penduduk kampung setempat,

karna perasaan diriku hanya sebatas pengemudi dan penumpang nya....!!

Bedanya dengan indah yang merasa canggung dan senyum - senyum sendiri karna ku tahu dari kaca spion motor, sesekali ku melihat dan melirik wajah indah yang tersenyum sendiri walaupun ku tidak tahu dalam pikiran gadis yang jadi penumpang ojeg ku ini.

'Ada sekitaran setengah jam perjalanan dari kampung tempat ku tinggal menuju pasar yang bisa di bilang pasar kecil,"aku dan indah pun turun dari motor dan aku mencari parkiran motor untuk menunggu Indah berbelanja di pasar yang berada di kecamatan kota C

Neng indah kakak nunggu di sini saja,"kata ku bertanya kepada indah,yang di tanya malah diam tak menjawab pertanyaan ku...!!

"Indah.....'! Indah.....'! "aku memanggil nya, untuk kedua kali nya.,?"

"Ehk....!.."anu...!. tampan sekali kakak' seketika keceplosan bicaranya dan refleks tangan nya menutupi mulutnya.

'Indah," kenapa,?"ucapku singkat"

Maaf tadi Indah lagi memikirkan Kuliah di kota Jakarta jawab nya berbohong menahan malu...!!

"Oh.....!.."blz"..." ku...!"Ini udah sampai Indah,kaka nunggu di sini saja"kata ku untuk kedua kalinya, bertanya kepada gadis yang masih duduk di jok motorku.

Indah tidak menjawab hanya mengangguk dan tersenyum,lalu turun dari motor dan berjalan kearah tangga pasar dengan berjalan kecepatan tinggi, mungkin malu dengan ucapan nya tadi.

Aku hanya menggeleng sambil tersenyum melihat tingkah indah yang salah tingkah dan berjalan ke pasar memakai helm...... terkekeh geli Hihihihihi.

bersambung.

Dukung Karya Pertama Author Mohon Maap bila Ada kata yang salah dalam penempatannya karena murni ini karya receh, Author hasil imajinasi dan Pemikiran author Tampa ada contekan dari novel lain...

1
putra jaya
tanda baca nya berantakan... diperbaiki bos
putra jaya
susunan kalimat nya berantakan bener... banyak kalimat yg gak perlu di ulang2
Okto Mulya D.
koq berhenti di sini, Othor belum update lagi yaa
Okto Mulya D.
sikat Semuanya jangan pandang bulu Harsya..
Okto Mulya D.
Ngeri kann Jhon, jangan coba-coba melawan.. memusuhi Harsya
Okto Mulya D.
Boss aneh, bener itu senang banget menyusahkan orang lain dan menyiksa diri sendiri hehehehe
Okto Mulya D.
Hani harus disumpal mulutnya kayaknya...
Okto Mulya D.
hmm anak2 penjahat kumpul juga n balas dendam...mpai kapan??
Okto Mulya D.
Yahhh si Joni puasa donk Harsya..
Okto Mulya D.
Hani ternyata sudah rusak moralnya, bahkan berani kumpul kebo sama Azis..
Okto Mulya D.
Azis..parah banget malah enak2 belum sah juga...dosa!
Okto Mulya D.
Udah tidak usah ke Jakarta, kuliah di kota lain aja..nanti malah jadi target musuh..
Okto Mulya D.
Mantab..rasakan tuhh dampak pengkhianat an
Okto Mulya D.
Nah harus disemprot perempuan tak tahu diri ituuu
Okto Mulya D.
Wahhhh kacau ini Azis lupa sama teman seperjuangan dan perguruan padahal termasuk murid kesayangan Kyai lhoo
Okto Mulya D.
yee balas dendam aja terus itu kan risiko pekerjaan ayahmu..
Okto Mulya D.
Lho pertarungan di Jepang, koq segera dibereskan oleh penegak hukum anak buah Anton Sideka.. hehehehe. Ngaco ahhh Author
Okto Mulya D.
Yahhh semoga bukan bang Ucok
Okto Mulya D.
Siapa yang bocorin kalau Riyan ada di Jepang.?
Okto Mulya D.
Itu konsekuensi kalian telah berkhianat, dan musuhpun akan menganggap sama bahwa suatu saat nanti kalian juga akan berkhianat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!