NovelToon NovelToon
SAHABATKU KEKASIHKU

SAHABATKU KEKASIHKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sinho

Kisah seru sepasang sahabat dari Masa Sekolah, Kuliah, hingga bekerja saat ini, Tidak ada yang tau jodoh seseorang, hingga akhirnya mereka di satukan dalam ikatan perjodohan oleh kedua orang tuanya

Munculah kisah-kisah seru dan kocak di perjalanan hidup keduanya, setelah liku-liku percintaan yang kandas di tengah jalan, Teman dan sahabat yang saling mendukung dengan semua kehebohanya hingga akhirnya keduanya bersatu dalam sebuah ikatan

Percikan Asmara dan cinta akhirnya tumbuh diantara keduanya, namun mampukah mereka menghadapi badai ujian yang datang menghantam hubungan yang di jalaninya sampai ke pelaminan?

Yuk ikuti Cerita selanjutnya

Kisah ini merupakan lanjutan dari karya Author yang pertama yaitu "POWER OF WOMAN"

Salam dari Sinho

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 2 (Bermalam)

Sampai juga akhirnya mereka di depan gedung Apartemen yang ditempati oleh Ira, seperti biasa Ira langsung keluar dan menuju pintu lif, tanpa disadari ternyata Satria ikut di belakangnya

"Loh, ngapain kok kamu ikut juga?" tanya Ira

"Ini dah tengah malam, ngantuk gue"

"Ngantuk kok malah ngintilin aku, tidur Sono!"

"Ya ini mau tidur"

"Dimana?"

"Numpang di tempat kamu lah"

"Eh, enak aja, gak bisa"

"Ya harus bisa"

"Ih maksa!"

"Aku dah ngantuk Ir, ini dah tengah malam, mau aku kenapa-napa di jalan?"

"Ish, ngancam, kebiasaan, ya udah ayok!"

Satria langsung tersenyum sumringah mendapatkan ijin dari Ira tanpa perdebatan yang panjang, sampai di lantai 5, mereka berdua keluar dan langsung masuk ke Apartemen Ira

Ira berjalan cepat menuju ke kamarnya, berniat membersihkan diri dan segera tidur, namun kali ini di buat kaget lagi dengan kelakuan Satria yang masih ngikuti jalan di belakangnya

"Eh, ngapain lagi kamu ngikutin aku?" tanya Ira semakin heran

"Mau tidur, ngantuk"

"Terus kenapa kesini?"

"Lah kan cuma ini kamar di apartemen kamu"

"Terus?"

"Ya aku tidur disinilah"

"SATRIA !!"

Teriak Ira makin dongkol dengan perbuatan Satria

"Hus! malam-malam jangan teriak, dikira kita sedang enak-enakan lo sama tetangga"

"Kamu tu, bikin aku kesel"

"Hehehe, bercanda doang, aku mau pinjam bantal ma selimut, ada nggak?"

"Iya bentar"

BUK BUK

Satria di kejutkan dengan lemparan bantal ma selimut dari pintu kamar Ira

"IRA !"

Suara Satria sedikit keras

"Apa lagi?"

"Gila kamu ya, main lempar sembarangan, bukan sahabatku, udah tak lempar balik kamu pakek ni meja"

"Ha ha ha"

Ira bukannya minta maaf malah ngakak sambil membanting pintu

JEDAR !

Suara pintu tertutup keras

"An*jing, kaget gue, ampun sama kelakuan wanita satu ini" batin Satria sambil mengelus dadanya

"Woi, Awas ya, sekali lagi lu ngagetin gue!" teriak Satria mengancam

"Emang mau apa?!"

"Aku hamilin lu !"

"Enak dong !"

"Aku serius ni !"

"Gak takut !"

Satria yang masih kesal dengan kelakuan Ira, segera membereskan sofa agar nyenyak buat tidur indahnya, tanpa disadari oleh Satria, beberapa kali Ira menengoknya dan membenarkan selimut yang melorot dari tubuh Satria

"Ini orang, tidur kayak kebo banget, selimut kemana, bantal ke mana, pada buyar gak karuan gini" gumam Ira lirih sambil membenarkan bantal dan selimut Satria

Sejenak Ira menatap wajah Satria, wajah yang bersih, mata yang indah, hidung mancung dan bibir terlihat seksi, tiba-tiba tangan Ira mengelus rambut Satria begitu saja, ada getaran aneh saat tangan Ira menyentuh lembut pipi Satria

"Kenapa aku merasa nyaman banget ada di dekat Satria, Ini kenapa jantungku berdetak kenceng ya" batin Ira segera melepas tangannya dan kembali ke dalam kamar

Pagi hari Ira terbangun saat mendengar ketukan pintu

"Iya, tunggu bentar Sat!" teriak Ira

"Ngapain sih ni orang gedor-gedor pintu, masih subuh gini" batin Ira

CEKLEK

Suara pintu terbuka, dan terlihat wajah bantal Ira dengan mata masih merem melek

"Apa?" tanya Ira

"Dah subuh"

"Tau"

"Dah sholat?"

"Belum, masih ngantuk"

"Sholat dulu, wajib itu, dosa lo nanti"

"Iya tau, bawel, aku sholat dulu"

Ira segera masuk kembali kedalam kamar dan segera menunaikan sholat, setelah itu langsung meluncur di atas kasur

"Tidur lagi ah, mumpung weekend" batin Ira

Setelah tidur agak lama, Ira menggeliat terganggu dengan cahaya matahari yang masuk ke kamar tidurnya, sejenak Ira duduk dan berniat menutup gorden jendela kamar, namun indra penciumannya mengendus bau lezat masakan

Ira segera keluar dan menuju ke dapur

"Pagi pak koki, wih, lezat banget nih kayaknya" ucap Ira

"Pagi putri tidur, itu bekas air liurnya dah di bersihkan?"

"Ish, mana ada"

"Ada tu, sini aku bersihkan" goda Satria sambil mendekat ke arah Ira

"Eh, ngapain sedekat ini?" Ira gelagapan saat wajah Satria hanya beberapa senti di depannya

"Mau bersihin bibir kamu, pakek bibir aku, sini !"

"Satria Mesum !" teriak Ira langsung mundur menghindari Satria

"Ha ha ha, gitu aja dah kalang kabut, gimana nanti kalau di coblos"

"Ya Bolong"

"Mau?" tanya Satria

"Apa?"

"Di Coblos"

"Dasar gila" jawab Ira

"Hahaha" keduanya tertawa sambil melanjutkan aktifitasnya, kini Satria di bantu oleh Ira, sesekali gelak tawa dari keduanya terdengar saat saling melempar guyonan

Selesai masak Ira dan Satria sarapan pagi bareng

"Wah, lumayan ni masakan kamu Sat"

"Iya dong, siapa dulu"

"Heleh, di puji dikit langsung gede anunya" ucap Ira

"Heh, ngomongnya, sembarangan, kayak yang dah tau anuku saja"

Ira terkekeh dan melanjutkan makannya, setelah selesai Ira segera membereskan meja makan dibantu dengan Satria

"Kamu gak pulang?" tanya Ira

"Dasar, habis di buatkan makanan, sekarang ngusir?"

"Ya nggak Sat, aku cuman nanya doang kok, aku juga bakal seneng kalau kamu mau disini dulu, mumpung lagi weekend"

"Halah, ngomong aja kamu lagi butuh teman curhat buat mengobati luka hati kamu"

"Ya masak kamu tega sama sahabat yang lagi sedih dan galau gini"

"Nah bener kan, udah tau aku ni, sama kebiasaan kamu, kalau lagi pas sedih-sedih gini, pasti ngrengek-ngrengek minta di temani"

"Ya udah terserah, kalau kamu gak ikhlas, pulang sana!"

"Ye, gitu aja ngambek, aku makan bibir kamu kalau manyun gitu"

"Ish, apaan sih Sat, dasar kamu tu!"

Satria langsung beranjak dari duduknya dan berniat keluar dari pintu

"Satria !!"

Teriak Ira kenceng

"Beneran tega kamu ninggalin aku, jangan keterlaluan deh, aku pengen cerita sama minta pendapat kamu tentang masalahku sama Tama"

ucap Ira memelas

"Yang mau ninggalin kamu itu siapa, ini mau cari cemilan buat teman kita ngobrol nanti"

"Oh, hehehe, iya, maaf, Sono cepet pergi"

"Dasar kamu ini, sana mandi dulu, lihat tampang kamu tu, dah kayak emak-emak yang habis tempur sama suaminya" ucap Satria sambil melangkah pergi

"Satria ! Awas kamu ya, suka asal ngatain orang!" teriak Ira

Ira langsung menuju kamarnya dan membersihkan diri, berganti pakaian, memakai parfum kesukaannya

"Emh, wangi deh, beres, tinggal nunggu si kunyuk itu datang" Ira bicara sendiri

Tidak menunggu lama akhirnya Satria datang dengan menenteng semua cemilan yang berhasil dia beli, segera meletakkan di depan Tv sambil selonjoran di karpet tebal nan hangat

"Wih, asik nih, banyak banget belanjaannya?" Tanya Ira

"Biar kamu puas"

"Ih, puas apa coba, ambigu banget ngomongnya"

"Ya puas makanlah, dasar jorok pikirannya"

"Enak aja, kamu tu yang hobi ngomong jorok"

"Tapi kamu suka"

"Ih, siapa bilang"

"Halah sok gaya, pengen kan kamu?

"Pengen apa?, Asal deh kamu ngomongnya, gak jelas!"

"Pengen di bolongin sama Tama"

PLAK

Ira langsung memukul lengan Satria

"Aduh ! Sakit Ir, heran sama kamu ini, suka banget KDRT sama aku ya"

"Rasain, biar kapok kamu, kalau ngomong suka los, gak ada Rem"

Sesaat kemudian Satria membuka salah satu cemilan kesukaan Ira, lalu ikut memakannya, Ira mulai bercerita panjang lebar tentang perasaannya terhadap Tama

"Mangkanya aku juga heran ya Sat, kok aku gak sakit banget gitu Lo, waktu lihat sendiri mereka bercinta gitu" kata Ira

"Masak sih Ir, kok bisa ya, emang perasaan kamu itu sebenarnya ke Tama kayak apa sih, dah hampir dua tahun lo kalian itu menjalin hubungan"

"Tau Sat, aku juga kadang bingung, apa hatiku masih belum cinta banget sama Tama ya?"

"Hah, gila ah, terus pengen kamu sekarang gimana, udah tau Tama selingkuh Sampek kayak gitu"

"Ya jelas putuslah Sat, cuman bingung mau ngomong ke orang tua, belum lagi mama yang udah ngebet banget aku cepet nikah, pusing kan aku"

"Sabar Ir, jelasin pelan-pelan aja sama orang tua kamu, pasti ngerti kok"

"Bantu aku ngomong ke mereka ya Sat, biar aku punya keberanian"

"Hemh, aku lagi deh yang ribet, ya udah nanti aku bantu ngomong, jangan di ilangin bukti foto ma videonya"

"Siap, makasih ya, kamu emang sahabat sejatiku"

"Kalau dah ada maunya aja, suka muji-muji gitu"

BRAK

Tiba-tiba pintu Apartemen Ira terbuka dengan keras, dan terlihat sosok laki-laki yang penuh dengan emosi

Bersambung

Hayo, Awas ya, Jangan lupa

LIKE

KOMEN

FAVORIT

HADIAH

VOTE

1
Novita Sari
Luar biasa
ayu cantik
suka
Qaisaa Nazarudin
Konsisten Thor,Bukan Komitmen 🤭🤭🤭😃😃
Qaisaa Nazarudin
Lebih baik dari mu.katanya?? Siapa juga yg mau ganggu hubungan kalian?? Yang ada ntar loe ntar yg kayak orang gila Talak minta BALIKAN lagi sama Ira saat tau kalo selingkuhan loe itu juga main dengan pria lain di belakang loe..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk emang ya BUAH ITU JATOH GAK JAUH DARI POHON NYA . RAKAM dan Poto in Ra,biar jadi Bukti juga, Bisa kamu jadiin SENJATA biar urusan kamu dan Tama cepat selesai..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata gak seperti di novel2 yg lain,Udah tau anaknya disakiti dan di selingkuhin,Eh malah marahin anak sendiri dan menutup sebelah mata tentang kelakuan bejat Mantunya, Mentang2 mantunya orang kaya,..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata pasangan kalian sama,Baik CEWEK maupun COWOK,sama aja kekakuannya,Tukang selingkuh..
Leonel Messi
suka sm critanya sat set masalhe cpt kelar,gk molor2 👍👍
Prabowo Arief
Luar biasa
fajar Rokman.
hadir thor ..g bosen baca ceritanya..
Samsul Ono
lebih ciamik dilengpai deskripsi.
💟노르 아스마💟
aaaakkkkhhhhhhhhhh
💟노르 아스마💟
mantan...bang*at
💟노르 아스마💟
Luar biasa
Eko Nur Yanto
Lumayan
Ida Sriwidodo
Halaah Satria.. 'ngga akan pernah melakukan itu..' tapi hampiir ajaa kolaps klo ngga karena kilau cincin nikahnya
Imanmu setipis kulit bawang di belah 1000 bang Sat.. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Ida Sriwidodo
Satria, Andre, Rio.. 3 laki2 yang punya sikap tegas!
Pantes mereka cocok karena karakternya sama!
Sama2 ngga bisa tegas ke perempuan!
Satria yang paling fatal!
Ntar klo sampe kehilangan perusahaan n Ira baru nyesel..

Makanya jadi laki2 kudu punya sikap!
Katanya pemilik perusahaan tapi ngga ada bijak2nya! 🤦🏻‍♀️
Ida Sriwidodo
Setelah baca bab2 lalu akhirnya tegelitik pen' komen disini..
Menurutku Satria ini kurang tegas sebagai laki2 apalagi laki2 yg sudah punya istri
Tapi dari awal sebelum nikah pun Satria ini terlalu baik hingga lupaa batasan dg mantan
Bahkan setelah nikah pun masih ajaa ngga tegas.. seolah masih ngasu harapan dan mauu ajaa di bego2in sama Imelda

Harusnya sebagai laki2 yg sudah punya istri bisa ngasi batasan tegas sama Imelda 😤🤦🏻‍♀️
Nuraini Nuraini
Luar biasa
Fitria Yusroh
Thor,g da kisah dari Ethan dan Evan kah?!!,q penasaran perjalanan ceritanya Ethan dan Evan Thor,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!