NovelToon NovelToon
Ustadz Muda

Ustadz Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Supernatural / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: syiba'

Seorang santri perempuan yang menetap di sebuah pesantren yang terletak di sebuah kampung kecil.

Dia mondok di pesantren sejak usia sebelas tahun.

Pesantren itu di khususkan untuk wanita saja,karena guru guru di pesantren itu juga wanita yang di sebut ustadzah.Namun,ada satu orang guru laki laki yang di sebut Ustadz.

Ustadz itu masih muda.Dia baru pulang dari pesantren.Namun dia di cegah oleh ibunya yang menjadi pimpinan pesantren itu agar tidak berangkat ke pesantren lagi supaya bisa membantu mengajar di pesantren yang di pimpin ibunya itu.

Hampir semua santri wanita mengagumi Ustadz muda itu.Namun hanya satu orang yang di pilih Ustadz muda itu.

Siapa yang di pilih Ustadz muda tampan itu? dia adalah pemeran utama wanita di novel ini....

Bagai mana ceritanya?
Ikuti alur ceritanya!

Salam hangat dari Author....
Ig/fb :AuthorSyiba

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syiba', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#2 nadzom maqsud

Setelah mengaji sampai pukul sebelas siang,yang di mulai dari sesudah sholat subuh,sekarang waktunya istirahat.

Waktu itu di gunakan para santri.Ada yang di gunakan untuk makan atau jajan,ada juga yang di gunakan untuk nyuci baju,ada juga yang di gunakan untuk mengobrol,ada juga yang di gunakan untuk menghapal.

"Teh Hana,di panggil sama kang Hatim,di tunggu di ruangannya!" kata Erni kepada Hana yang sedang duduk sendirian di kamarnya sambil menghafal nadzom maqsud.

"Baik,terima kasih Ni!" jawab Hana.Erni pun mengangguk dan langsung pergi.

Kang Hatim mau apa ya? Tanya Hana dalam hatinya.

Hana pun berjalan ke arah ruangan kang Hatim yang terletak di dekat taman yang ada di pesantren itu.

Tok tok tok

"Assalamualaikum!" kata Hana setelah sampai di depan pintu ruangan kang Hatim.

"Waalaikumusalam,masuk!" jawab kang Hatim dari dalam.

Hana pun masuk dengan jantung yang berdetak kencang.Memang bukan hanya kali ini dia masuk ke ruangan ini.Namun,biasanya jika dia masuk ke ruangan ini dia sendiri yang datang karena ada yang ingin di laporkan tentang kehadiran.

Beda halnya dengan sekarang ini.Dia datang bukan karena ada keperluan.Namun,dia datang karena di panggil,seperti melakukan kesalahan.

Di dalam ruangan kang Hatim,sudah ada Ustadzah Alvi kakak kang Hatim.

Kang Hatim mempunyai empat kakak perempuan,yaitu Ustadzah Zahra sebagai kakak pertama,Ustadzah Dawa kakak kedua.Ustadzah Putri kakak ke tiga.Dan Ustadzah Alvi kakak ke empat.

Semua kakak kakaknya sudah menikah dengan seorang ustadz.Dan para suami kakak kakak kang Hatim juga bersatu membangun sebuah pesantren khusus laki laki yang terletak di kampung sebelah.

Awalnya kang Hatim juga ingin mengajar di pesantren yang khsus laki laki,namun di cegah oleh ibunya karena santri laki laki banyak ngeyel saat di ajari.Sedangkan kang Hatim mudah emosi,jadi sang ibu takut jika malah terjadi perkelahian antara guru dan murid.

Hana mencium tangan Ustadzah Alvi yang suka di sebut Teh Alvi.

"Apa kabar Hana?" tanya Teh Alvi basa basi.

"Alhamdulillah baik Teh,Teteh apa kabar?" jawab dan tanya balik Hana.

"Alhamdulillah teteh juga baik,silahkan duduk!" kata Teh Alvi ramah.Sedangkan kang Hatim hanya memasang muka datar.

Hana duduk berhadapan dengan teh Alvi dan kang Hatim.Jantungnya tidak berhenti berdetak dengan kencang walaupun ada teh Alvi di dalam ruangan.

Teh Alvi terkenal akan kecantikan dan kebaikannya kepada semua orang.Hingga di idolakan semua santri.

"Hana,tolong data nama orang tua semua santri dan tuliskan alamatnya juga.Jika ada,tulis nomor teleponnya juga!" kata kang Hatim.

"Baik kang!" jawab Hana sambil menunduk.

"Harus selesai hari ini juga.Nanti,sebelum ngaji malam,setorkan pada saya!" kata Kang Hatim.

"B-Baik kang!" jawab Hana.

"Kamu boleh pergi!" kata kang Hatim.

"B-Baik kang,Teh saya permisi,Assalamualaikum!" kata Hana.

"Waalaikumusalam!" jawab kang Hatim dan Teh Alvi sambil tersenyum.

Hana pun pergi dengan jalan mundur sampai pintu sambil menunduk sopan.

"Bagus bukan rencana kakak cantikmu ini?" tanya Teh Alvi setelah Hana pergi.

"Iya,tapi apa dia mau?" jawab kang Hatim.

"Aku yang jamin!" kata teh Alvi.

"Semoga saja!" kata kang Hatim.

1
Yani Cuhayanih
Banyak juga orang seperti erni di dunia nyata...
Yani Cuhayanih
perasaan sudah mengiriris bawang merah satu kilo...sediiiih..
Yani Cuhayanih
Masih muter2....blm ada petunjuk yg meneror ...siapa
Yani Cuhayanih
Aku juga. pernah kenal dengan orang soleh yg punya istri berlidah panjang...tp akhirnya beliau keluar rumah utk selamanya karena..di maki maki oleh anak nya yg sangat beliau sayangi nya....
Yani Cuhayanih
MasyaaAlloh ustadz Fahmi...
Yani Cuhayanih
Ini cerita mistis..nya
Yani Cuhayanih
Semoga bukan karena gangguan makhluk halus...ya...aku takuut
Yani Cuhayanih
Bukan gejala keguguran kan...jadi ikutan panik...
zevayya abrielle
iya hana lu istrinya
Yani Cuhayanih
Othor kenal gk sama Ceng Ahmad..dari Garut..beliau seorang Qori..terkenal
Yani Cuhayanih
Apakah ini gambaran harapan othor ketika akan menikah nanti sungguh khidmat sekali...
Yani Cuhayanih
Suara ustadz Hatim mirip dgn suara othor gk...jd penasaran...
Yani Cuhayanih
Masih disini..
Yani Cuhayanih
Thor boleh request lagu alamate anak soleh atau sholawat nastiti...Subhanallah..bikin kepala bergoyang...poko nya top
Yani Cuhayanih
Alhamdulilah aku gk di absen dibagian kebersihan...wioslah thor abdi mah bagean ngitung sate...sambil nyicipin makanan parasmanan takut gk pas bumbunya...kalo ngebustik boleh kan....haha...
Yani Cuhayanih
othor bisa bahasa Jawa..
Yani Cuhayanih
Hamil nya blm di doakan ngidam duluan...
seharusnya di bayar lebih baju nya...
Yani Cuhayanih
pdkt sama istri sendiri...halal
Yani Cuhayanih
Aisyah dan Hana orang yg sama..
Yani Cuhayanih
Apakah kebohongan kang Hatim kepada Hana bisa di benarkan menurut agama...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!