NovelToon NovelToon
Rindu Yang Menyakitkan

Rindu Yang Menyakitkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Idola sekolah
Popularitas:168
Nilai: 5
Nama Author: Sweet Pen ASIAH

Elea Zara adalah seorang remaja ceria yang bersekolah di SMA favorit, dia bertemu dengan cowo kaya raya dan super nyebelin yaitu Aksara Zean yang ganteng dan hits di sekolah.

Pada hari pertama pertemuan mereka pun aksara sangat benci kepada elea karena kecerobohan elea, dan tidak patuh pada peraturan aksara. Sedangkan teman satu angkatannya sangat takut dan menghormati aksara.

Di perbatasan gerbang sekolah elea berlari sambil menangis pada saat bersamaan hujan deras ikut turun. Elea mulai kehilangan keseimbangan dan kehilangan arah pada saat berlari karena perasaan yang sangat menyakitkan seseorang yang menyakitinya ternyata rasa berlebihan itu sangat amat fatal.

Bagi elea, cinta itu adalah suatu yang sangat indah yang bisa di rasakan semua orang, mengapa baginya itu luka dan kenapa harus merasakan kerinduan yang menyakitkan.
Apa yang akan terjadi dengan kisah cinta elea dan aksara ?

Tunggu yaaa part selanjutnya !!!

Jangan lupa follow dan komen ya teman-teman, saya pemula yang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sweet Pen ASIAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepatu Putih Dan Kopi

Pagi hari yang sangat cerah semua siswa siswi berbondong-bondong memasuki gerbang sekolah hari pertama dimulainya ajaran baru.

"Elea kamu berangkat naik apa hari ini ?" ujar ezra sambil membawa tas dan dua kopi.

"Aku tadi di antar ayah kebetulan searah dengan tempat kerja ayah" ujar elea.

"Oh tumben bareng, biasanya kamu naik ojek online sampe nih rambut kamu acak-acakan pas turun dari motor hahahaaa" ujar ezra.

"Yeeehhh gapapa kali acak-acakan juga yang penting cantikk kan ?" ujar elea.

"Iya dehh si paling cantik. Nihh aku bawa kopi dua buat kamu satu, kamu kan suka banget kopi dan suka ngantukan. Masa calon juara umum ngantukan terus nanti ga jadi juara umum dong" ujar ezra.

Elea menguluran tangan dan menerima kopi pemberian ezra sambil tertawa malu. Lalu mereka berdua sudah memasuki gerbang sekolah dan naik tangga sambil seru bercerita game terbaru yang baru mereka coba. Pada saat bersamaan elea sedang tidak fokus menaiki anak tangga dan sedikit buru-buru karna bel berbunyi tandanya masuk kelas dan jam pelajaran segera dimulai. Tiba lah di tangga terakhir yang sangat mengagetkan, elea tidak sengaja menabrak seseorang yang juga terlihat buru-buru dan tidak fokus, kopi pun tumpah ke sepatu putih orang yang dia tabrak. Elea dan ezra sangat kaget dengan kejadian itu baru hari pertama sudah ada saja tragedi mana kopi nya tumpah semua ke sepatu putih itu.

"Lo jalan bisa ga biasa aja ga usah lari-lari dan lo kayanya ga punya mata ya, lo ga liat di depan lo ada orang main tabrak aja" ujar aksara dengan muka merah karena emosi.

"Sorry banget gue ga sengaja, sumpah gue tadi ga liat lo. Dan kayanya lo juga lagi ga fokus makanya lo bisa nabrak gue juga, ya kan ?" ujar elea dengan nada pembelan.

"Ehh lo ga usah ngebalikin fakta ya, harusnya lo dengan kesadaran penuh minta maaf ga usah pake pembelaan yang jelas-jelas lo nabrak gue. Gue ga mau tau bersihin sepatu gue sekarang gue ga peduli lo mau pake apa buat ngebersihin sepatu gue." Ujar aksara.

Pada saat kejadian semua murid pun ikut menonton apa yang barusan terjadi. Ezra pun mengeluarkan tisu dan mau membersihkan sepatu aksara, tapi langsung di cegah oleh elea dan langsung di ambil tisu dari tangan ezra.

"Lo mau gue yang bersihin sepatu putih lo ini ? Oke gue lakuin sekarang" ujar elea.

Tisu yang baru di pegang elea hendak mengelap sepatu putih itu, namun tindakan elea itu terhenti karena melihat slayer di saku celana aksara yang bertuliskan LOVE AKSARA menjadi targetnya. Dia langsung ngambil dan mengelap kopi yang tumpah di sepatu aksara. Semua murid pun ikut kaget dengan adegan tersebut.

"Nih gue udah tanggung jawab ya dan gue juga udah bilang sorry" ujar elea sambil melemparkan slayer penuh kopi ke dada aksara sambil pergi meninggalkan aksara dan kerumunan menuju kelas.

Aksara pun kaget dengan tindakannya yang mengambil slayer kesayangan dan penuh makna di hidupnya.

"Ehh lo ga punya sopan santun ya, awas ya lo gue tunggu di jam istirahat" ujar aksara sambil berjalan ke toilet untuk membersihkan slayer dengan muka sedih.

Semua murid pun sudah duduk rapih di kelas dan bangku masing-masing. Ada satu bangku kosong di samping elea.

"Eh elea ko tadi kamu gegabah banget pake slayer aksara, kan tadi aku udah kasih tisu buat lap sepatunya" ujar ezra sambil berbisik-bisik.

"Biarin aja dia juga ga punya sopan santun ko nyuruh di lap depan umum kan bisa bicara baik-baik, dan aku juga udah minta maaf zra ke dia. Siapa namanya ? Aksara ?? Kenapa sih orang-orang tadi kaya keliatan takut sama anak itu, kamu juga kaya takut kenapa dengan anak itu monster yaaa ?" ujar elea sambil senyum sinis muka kesal.

"Semua anak disini tuh segan dan patuh sama dia karena sesuatu hal" ujar ezra dengan nada bicara hati-hati.

"Yaaa kenapa zra coba jelasin aku kan ga ngerti dan baru pertama kali liat dia kan aku murid pindahan zra" ujar elea.

"Aku ga bisa jelasin sekarang nanti kamu juga tau ko" ujar ezra

Beberapa menit kemudian guru pun masuk, ibu raina namanya cantik, berkarisma, tegas dan disiplin.

"Hai anak-anak selamat pagi semuanya" ujar ibu raina

Murid-murid serentak menjawab selamat pagi ibu.

"Oke hari ini kita perkenalan murid baru ya pindahan dari SMA Bangsa ke sekolah kita yaitu SMA Pelita Jaya" ujar ibu raina"

Ibu raina melihat sekeliling dan ternyata ada bangku yang kosong. Lalu ibu raina menanyakan kepada semua murid.

"Itu bangku kenapa kosong ? Aksara kemana ? Ada yang bisa jawab ibu ?" ujar ibu raina.

Sebelum murid menjawab tibalah pengisi bangku kosong itu datang. Aksara datang dengan muka yang amat sedih dan baju seragam putih di bagian dada terlihat sedikit kotor karena kejadian tadi.

"Aksara darimana kamu ? Kenapa baju kamu kotor ?" ujar ibu raina yang memasang muka kasian dan heran.

"Gapapa bu" jawab aksara singkat dengan muka menghadap ke bawah.

"Baik kalo begitu kita lanjutkan, elea silahkan perkenalkan diri ke depan nak" ujar ibu raina sambil tersenyum.

Elea mengangguk dengan senyum manis dan melangkah ke depan.

"Nama saya Elea Zara bisa di panggil elea, semoga kita bisa berteman dengan baik dan belajar bersama"ujar elea

Elea melihat sekeliling kelas dan tertuju pada aksara yang terlihat sedih dan murung tidak ada semangat sama sekali di wajahnya.

Di samping bangku aksara ada victoria yang sinis melihat elea di depan, ada luna dan fely di belakang bangku aksara dan victoria yang juga terlihat malas dan sinis melihat perkenalan elea.

"Oh jadi itu murid baru yang bikin sedih aksara ?" ujar luna dengan muka polos

"Sssttt nanti kita bahas pas istirahat jangan sekarang nanti di omelin ibu raina kalo kita ngobrol" ujar fely.

"Ohhh oke deh"ujar luna

Kelas pun menjadi hening karena sedang di mulainya pelajaran matematika. Bagi elea matematika sangat amat gampang karena itu pelajaran favoritnya selama ini. Dia tidak pernah mendapatkan nilai di bawah 80 selalu di atas nilai 80, baginya kalau di bawah 80 berarti dia sedang banyak masalah yang di hadapi. Bel pun berbunyi tanda istirahat telah tiba.

Tenggggg tenggg tengggggg

Hampir semua murid di kelas berlarian keluar untuk pergi ke kantin. Elea yang sedang membereskan pensil dan buku ke dalam tas, kaget saat aksara menghampirinya dengan nada tinggi.

"Eh lo urusan kita belum selesai, lu liat apa yang gue bakal lakuin ke lo selama lo sekolah disini" ujar aksara dengan nada emosi

Lalu datang rafi dan roy teman karibnya yang coba menenangkan dan mengajak aksara ke kantin. Selang beberapa menit datang lah victoria, fely dan luna dengan muka sinis dan marah.

"Ehh lo murid baru ga tau sopan santun, so paling tau tatakrama tapi ternyata NOL. Lo ga usah deketin atau caper sama aksara inget yaaa!! seorang aksara ketemu perempuan gapunya etika ini kasian banget. Kalo gue jadi aksara tadi gue udah suruh lo berlutut di kaki gue"ujar victoria

"Dan lo ga usah ngerasa paling pinter di sini kalo mau hidup nyaman, lo nurut apa yang kita bilang. Ngerti loo ?" ujar fely sambil mendorong badan elea sampai terjatuh ke kursi nya.

"Kalian kenapa sihh ? Aku ga kenal ya sama kalian kenapa kalian ga bicara baik-baik dulu dan jelasin semuanya"ujar elea.

"Haah lo siapa sampe gue harus ngejelasin baik-baik ke lo, lo anak konglo kah ?" ujar victoria sambil tertawa dan sinis.

"Dasar cewe kampung lo ga usah so kalem ya" ujar luna sambil menarik rambut elea.

Tiba-tiba datang alice menangkis dan melepaskan lengan luna yang tadi sempat menarik rambut elea.

"Kalian ga bisa ngebuly anak baru sembarangan, gue laporin ya ke kepsek baru tau rasa lo" ujar alice.

"Gengs cabut, disini terlalu bau kampung nanti kita ketularan kampungnya lagi iuhhhh" ujar fely.

Lalu geng elit pun pergi meninggalkan kelas.

"Kamu gapapa kan elea ? Oh iyaa kenalin aku alice" ujar alice

"Kenalin aku juga teman ezra, nama ku robert biasanya kita kalo istirahat suka bertiga ke kantin" ujar robert sambil melambaikan tangan sedikit berlari.

"Ohh iyaa aku gapapa ko aman salam kenal juga alice dan robert namaku elea, semoga aku bisa menjadi teman yang baik yaa". Ujar elea

"Yaudah kita ke kantin yuk mau makan apa kalian"ujar ezra.

Sambil berjalan bersamaan menuju kantin. Terlihat kantin sangat penuh diisi oleh semua murid dari kelas 10-12. Elea pun terlihat bingung dia mau makan dimana, alice melihat ada bangku kosong di belakang tapi harus melewati geng aksara dan geng elit. Tidak lama kemudian elea dan temannya memesan sup dan teh hangat tawar. Alice, robert dan ezra sudah di meja makan lebih dulu karena mereka memesan makanan yang simple jadi sedikit lebih cepat dari pesanan elea.

Elea pun membawa makanan di nampan dan melangkah melewati geng elit. Tidak disangka kejadian memalukan terjadi, kaki elea keserimpet karena ulah aksara yang sengaja menghadang kaki elea yang membuat elea terjatuh mangkuk sop dan teh hangat pun tumpah ke tubuh elea sehingga elea pun sedikit kepanasan karena kena ke badannya. Semua murid tertawa kecuali ezra, alice dan robert yang terlihat kaget bukan main, sampai ezra berlari menghampiri elea dan membantu elea untuk bangun. Lalu elea pun berdiri sambil menangis karena tidak tahan atas tekanan dari geng elit dan sikap aksara.

"Puas lo udah mempermalukan gue di depan umum?" ujar elea sambil menyeka pipi yang bercucuran air mata

"Makanya lo gunain mata buat jalan bukan buat ngeliat semut ditangan" ujar aksara sambil senyum puas karena bisa balas dendam

"Loo tegaa dan looo sangat amat jahat gue benci" ujar elea sambil menunjuk muka aksara dengan penuh kekecewaan.

Aksara pun senyum sinis, lalu elea pergi berlari sendiri ke toilet sambil menangis hendak membersihan baju yang terkena tumpahan sup dan teh. Disusul dengan ezra, alice dan robert berjalan dengan cepat menemui elea. Pintu toilet yang dipakai elea di kunci karena sedang menangis penuh dengan kekecewaan di hari pertama dia bersekolah yang seharusnya damai tentram penuh keceriaan berubah menjadi tangisan.

"Elea buka pintunya, kamu gapapa kan elea ?" ujar ezra panik

"Elea aku disini mau bantu bersihin baju kamu, aku boleh masuk ?"ujar alice

Hening tidak ada jawaban sepatah katapun dari mulut elea yang terdengar hanya tangisan kencang.

"Alice gue titip elea dulu ya, gue mau nyari seragam putih ke koperasi. Lu temenin gue ya bert" ujar ezra

Robert mengangguk setuju dan mereka berdua berlari menuju koperasi untuk membeli baju seragam untuk alea.

"Elea ayo buka pintunya, jam pelajaran terakhir sebentar lagi kita harus buru-buru ke kelas karena akan ada pelajaran fisika pak hari kita harus tepat waktu el" ujar alice

Setelah 5 menit akhirnya elea membuka pintu dan ezra robert pun datang membawa seragam sambil terengah-engah karena mereka buru-buru takut jam pelajaran terakhir dimulai.

"Akhirnya kalian berdua datang tepat waktu, kalo kalian lama kita yang ada di hukum karena telat dan elea bisa kena omel pak hari karena baju kotor, pak hari ga suka sama murid yang tidak rapi dan tidak disiplin" ujar alice panik.

Alice langsung mengambil seragam dan membantu elea mengganti baju yang kotor dan memcuci sedikit bagian seragam elea yang kotor. Tiga menit berlalu selesai ganti seragam bel pun berbunyi menandakan jam fisika dimulai, mereka berempat pun langsung berlari menuju kelas.

Dua jam kemudian pelajaran fisika berlangsung dan tidak ada kejadian apapun bel pulang pun berbunyi sangat kencang.

Tenggg tenggg tenggg saatnya meninggalkan kelas.

"Selamat berjumpa minggu depan anak-anak jangan lupa PR nya di kerjakan yaa dan hati-hati di jalan" Ujar pak hari

"Baik pak" ujar murid serentak

Semua murid berhamburan ada yang berlari ada yang berjalan cepat dan ada yang bejalan santai meninggalkan kelas.

"Elea bareng aku ya pulangnya aku antar sampai rumah" ujar ezra

"Ga usah ezra aku pulang sendiri aja, nunggu ayah pulang sebentar lagi paling dan aku mau nyebrang lalu nunggu disana" ujar elea sambil nunjuk tempat halte bus.

"Bener nih ? Yaudah aku tinggal ya mau jemput ibu juga abis dari pasar soalnya"ujar ezra

"Oke zra aman, kamu hati-hati ya jangan ngebut" ujar elea.

"Iya aman, duluan yaa el"ujar ezra sambil melambaikan tangan

"Kita berdua juga pamit ya el kamu hati-hati nyebrangnya ya" ujar alice sambil mengajak robert

"Noted alice" ujar elea sambil senyum dan melambaikan tangan.

Eleaa menyebrang jalan dengan buru-buru. Suara klakson pun berbunyi kencang yang membuat elea kaget sampai elea menjerit.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!