NovelToon NovelToon
Anomali Medis : Warisan Medis & Beladiri Legendaris

Anomali Medis : Warisan Medis & Beladiri Legendaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: Kenjiro Dominic

Kevin Sanjaya lulus dengan gelar dokter tapi diremehkan.bahkan di anggap tidak berguna karena keahlian yg di pelajarinya sudah ketinggalan zaman, dan tak berguna di dunia medis pada era Moderen! Tak di sangka, karena keberuntungan, dia mendapatkan Jantung meteorid dan buku kitab medis surgawi yang di tinggalkan kakekNya sebagai warisan keluarga. Dengan mempelajari buku kitab medis surgawi dan di topang dengan jantung meteorid, kekuatan medis dan tingkat beladiriNya melampaui imajinasinya. Sehingga dia bisa merubah nasibNya menjadi dokter medis hebat dengan keahlian pertarungan yg tak terkalahkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kenjiro Dominic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Sebuah meteorit menghantam danau.

Malam itu bulan purnama terlihat indah. Suasana di pinggiran kota Jaya seperti biasanya, tak ada yang spesial.

Orang-orang terlihat beraktivitas seperti biasanya.

Namun, malam ini ditakdirkan menjadi malam yang luar biasa.

Di bawah cahaya bulan yang terang, beberapa meteor melintas di langit. Banyak pria dan wanita yang terpukau segera mengarahkan kamera dan ada juga yang menangkupkan tangan untuk memanjatkan harapan mereka.

Pada saat itu, seorang pemuda tampan berdiri di atas Jembatan kota Jaya dengan kening berkerut. Tangannya berpegangan pada pagar jembatan sambil menghela napas panjang.

"Hhhmmmm..... Kakek, jangan-jangan Kakek cuma membodohiku, ya? Katanya ini pusaka leluhur yang luar biasa, tapi aku tidak mengerti kegunaannya untuk apa?"

Pemuda ini bernama Kevin Sanjaya.

Ia baru saja lulus kuliah tahun ini. Sama seperti kebanyakan lulusan baru lainnya, ia masih menganggur.

Kevin menatap sebuah buku kecil usang di tangannya. Di sampulnya tertulis tiga kata besar:

Kitab Pengobatan Surgawi.

Melihat buku itu, Kevin hampir menangis.

Keluarga Sanjaya sejak turun-temurun merupakan tabib pengobatan tradisional. Namun zaman sekarang berbeda. Pengobatan modern jauh lebih populer daripada pengobatan tradisional.

Kakeknya membuka sebuah toko obat tradisional kecil di kota kabupaten dan hanya mampu bertahan hidup pas-pasan.

Karena tidak mampu bertahan, sang kakek menaruh seluruh harapannya pada generasi berikutnya.

Sejak kecil, Kevin selalu diberi tahu bahwa kitab ini adalah harta warisan leluhur. Kakeknya berharap ia bisa mempelajarinya dengan sungguh-sungguh, menghidupkan kembali kejayaan keluarga, sekaligus mengangkat nama pengobatan tradisional.

Itulah alasan Kevin memilih jurusan diagnosis pengobatan tradisional saat kuliah.

Masalahnya...

Setelah membacanya berkali-kali, Kevin tetap merasa kitab itu tidak berguna.

Tak ada yang bisa dipelajari darinya!

Dan kalau memang kitab ini begitu hebat, kenapa selama bertahun-tahun justru dipakai untuk menyangga kaki meja yang goyah di rumah?

Bukankah itu terlalu keterlaluan?

Kitab tersebut diwariskan dari buyutnya kepada kakeknya, lalu kepada ayahnya.

Sayangnya, tak lama setelah Kevin lahir, kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan mobil yang tragis.

Sejak saat itu, hanya ia dan kakeknya yang saling bergantung satu sama lain.

Selama beberapa bulan terakhir, Kevin telah melamar pekerjaan ke banyak rumah sakit.

Namun begitu mengetahui bahwa ia hanya mempelajari pengobatan tradisional, mereka langsung menolaknya.

Kalimat yang paling menyakitkan yang sering ia dengar saat wawancara adalah:

"Pengobatan tradisional? Apa gunanya? Bisa operasi?"

"Pasien sekarang diperiksa dengan mesin canggih. Siapa yang masih mau diperiksa denyut nadinya oleh tabib?"

Mendengar kata-kata itu berulang kali membuat hati Kevin terasa dingin.

Seolah-olah semua kesialan di dunia datang bersamaan.

Massa kontrak rumah sudah habis.

Barang-barangnya pasti sudah dilempar keluar oleh pemilik rumah.

Ia memohon agar diberi waktu tiga hari tambahan.

Dan hari ini...

Adalah hari ketiga.

Jika besok ia masih belum mendapatkan pekerjaan, ia benar-benar harus tidur di jalanan.

Memikirkan semua itu, Kevin merasa hidupnya telah berubah menjadi kesialan.

Tepat saat itu, teriakan panik terdengar dari kejauhan.

"Gawat!"

"Ada orang mau bunuh diri!"

"Tolong! Cepat halangi dia!"

Kevin tertegun.

Ia segera menoleh ke arah suara itu.

Di atas Jembatan Kota Jaya, sekitar sepuluh meter darinya dan kerumunan, berdiri seorang wanita dengan rambut panjang terurai hingga pinggang.

Tubuhnya bergoyang-goyang tidak stabil.

Setengah badannya sudah menggantung di luar pembatas jembatan.

Dan pada detik berikutnya, Wanita itu langsung terjatuh ke bawah!

"Sial!"

Mata Kevin membelalak.

Ini menyangkut nyawa seseorang!

Sebagai pemuda yang masih punya hati nurani, bagaimana mungkin ia hanya diam menonton?

Lagi pula, dari apa yang dilihatnya, wanita itu tidak tampak berniat bunuh diri. Lebih mirip pingsan mendadak.

Saat itu, jembatan sudah dipenuhi orang-orang yang menonton kejadian tersebut.

Semua orang berteriak dan berdiskusi dengan panik.

Beberapa orang baik hati bahkan sudah menelepon polisi.

Namun anehnya, tidak ada satu pun yang benar-benar turun untuk menyelamatkan wanita itu.

Saat ini, Kevin menerobos kerumunan dan melihat ke arah danau. Kevin langsung merinding hebat.

Kini ia mengerti kenapa tak seorang pun berani turun.

Tak jauh dari sana berdiri papan peringatan besar.

AWAS! DANAU INI DITINGGALI ULAR AIR BERBISA!

Melihat wanita yang sedang berjuang di air, Kevin menggertakkan giginya.

"Bodoamat, jika mati tidak akan menyesal!"

Ia segera menyerahkan kitab pengobatan dan tas ranselnya kepada seorang nenek di sampingnya.

"Nenek, tolong pegangkan tas saya sebentar! Saya turun menyelamatkannya!"

Tanpa menunggu jawaban, Kevin langsung menyodorkan barang-barangnya.

Lalu, dengan tekat yang kuat Kevin melompat!

Byuur!

Tubuhnya terjun dari atas jembatan.

Melihat tingkah berani Kevin, Kerumunan langsung berseru kaget.

Banyak orang memandangnya dengan kagum.

Kalau sampai digigit ular berbisa, nyawanya bisa melayang.

Tidak semua orang memiliki keberanian seperti itu.

Sayangnya, Kevin sama sekali tidak tahu apa yang mereka pikirkan.

Karena tepat setelah melompat, Ia langsung menyesal. Sangat menyesal.

Ia baru teringat satu fakta penting dalam hidupNya..

Dia tidak bisa berenang!

"Selesai sudah..."

"Tadi terlalu semangat sampai lupa kalau aku bahkan tidak bisa berenang!"

"Bukannya menyelamatkan orang, malah aku ikut tenggelam!"

"Nanti orang-orang di atas pasti mengira aku juga mau bunuh diri!"

Belum sempat menyelesaikan keluhannya dalam hati, Ia sudah tenggelam ke dalam danau.

Air danau yang dingin menusuk tubuhnya hingga membuatnya menggigil.

Sesaat kemudian, air mulai masuk ke mulutnya.

Tubuhnya terus tenggelam semakin dalam.

Namun pada saat itu, perhatian semua orang bukan lagi tertuju pada Kevin. Mereka justru menatap langit dengan mulut menganga.

Sebuah meteor raksasa sedang meluncur turun!

Semakin dekat.

Semakin besar.

Dan arah jatuhnya...

Tepat menuju danau!

Jika meteor itu benar-benar menghantam danau, apakah Wanita dan pria yang melompat masih bisa selamat?

Tidak ada yang tahu.

Meteor tersebut sama sekali tidak berubah arah.

BOOOOM!

Meteor itu menghantam permukaan danau secara langsung.

Air memancar tinggi hingga tujuh atau delapan meter ke udara.

"Gawat!"

"Pemuda dan gadis itu dalam bahaya!"

Kerumunan langsung panik.

Fenomena meteor jatuh sudah sangat langka.

Siapa sangka meteor itu benar-benar jatuh ke danau?

Semua orang mulai khawatir.

Sementara itu, Kevin yang hampir tenggelam tiba-tiba merasakan nyeri tajam di punggungnya.

Rasanya seperti ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuhnya.

Tubuhnya bergetar hebat.

Lalu...

Entah dari mana datangnya tenaga itu.

Kevin mendadak menggerakkan kedua tangannya dengan kuat dan tubuhnya mulai mengapung ke permukaan.

Plop!

Kepalanya muncul dari air.

"Hah! Hah! Hah!"

Kevin menghirup udara segar seolah-olah baru saja mendapatkan kehidupan kedua.

Ia sangat gembira.

Dalam situasi hidup dan mati, potensinya akhirnya meledak.

Ia berhasil belajar berenang!

Meski gaya renangnya terlihat lebih mirip anjing yang panik dikejar petugas penagih utang, setidaknya sekarang ia benar-benar bisa berenang.

Namun kegembiraannya tidak bertahan lama.

Wajah Kevin tiba-tiba membeku.

Di belakangnya...

Seekor ular air sepanjang lebih dari satu meter sedang menggigit pantatnya!

"Hei!"

"Dari sekian banyak tempat, kenapa harus menggigit area itu?!"

Saat itu juga Kevin hampir kehilangan jiwanya karena ketakutan.

Ia buru-buru mencengkeram ular tersebut, menariknya lepas, lalu melemparkannya sejauh mungkin.

Papan peringatan tadi jelas-jelas mengatakan bahwa ular di danau ini berbisa!

Bagaimana mungkin ia tidak panik?

Namun setelah menunggu beberapa saat...

Ia menyadari sesuatu.

Tubuhnya baik-baik saja.

Tidak pusing.

Tidak lemas.

Tidak ada gejala keracunan sama sekali.

Kevin mengernyit.

"Jangan-jangan ular itu tidak berbisa?"

Tapi segera ia menggeleng.

Mustahil.

Ia mengenali jenis ular tersebut.

Itu memang ular berbisa.

Orang yang digigit biasanya harus segera mendapat pertolongan. Jika terlambat lebih dari setengah jam, kemungkinan besar tidak akan selamat.

Namun sekarang, Ia baik-baik saja. Hal itu membuat Kevin semakin bingung.

Tiba-tiba, sebuah kemungkinan muncul di benaknya.

Matanya langsung membelalak.

Saat setengah sadar tadi, ia jelas merasakan sesuatu berwarna emas masuk ke tubuhnya setelah sesuatu menghantam danau.

Jangan-jangan...

Ia benar-benar tertimpa keberuntungan besar?

Seperti tokoh utama dalam novel-novel fantasi?

Setelah terkena sesuatu, ia memperoleh kekuatan super?

Kalau bukan begitu, bagaimana mungkin ia bisa kebal terhadap racun?

1
Night Watcher
lanjut thor, tapi ingat, teliti lagi typonya, terutama saleh nama..🤭🤭💪
Night Watcher
kevin bertanya kpd kevin?
DD
ayang Tang Yu 🤭
Kenjiro Dominic: siii anomali muncul lagi 🤭🤭🤭😄😄😄
total 1 replies
sitanggang
pernah baca ... tapi hiatuss 🙄
sitanggang: nantik pasti Surya jg diobatin sama cucunya tuuh
total 2 replies
Night Watcher
????????😇
Night Watcher
kok kevin yg punya tugas dr tuan albert?
Night Watcher
satu set 45jt, beli 3 set + bantal dll, isi kartu 50jt, 😇😇😇
Night Watcher
udah biasa mainin para gadis kenapa burungnya gak dibuat koma?🤭🤭
Night Watcher
kebanyakan melebar jd gak fokus ceritanya. dan gak konsisten
Night Watcher
bikin bingung, sebenarnya 1 triliun atau 1 milyar isi ceknya?
Kenjiro Dominic: 1 triliun 😭
total 1 replies
Night Watcher
jadi selamanya jari kevin akan sllu menempel di dada?
udah berapa bab nih jari gak lepas2? 😇🤭
Night Watcher
siapa tang yu?
Kenjiro Dominic: 🤭 akhirnya anomali yg author Taru ada orang kedua yg sadar... 🙏
total 1 replies
Night Watcher
rompi itu apa bukan sejenis jaket tanpa lengan ya?
Night Watcher
nyoba nyicip mampir
DD
Tang Yu lagi 😅
Kenjiro Dominic: Kenapa yaaa, setiap Thor ninggalin Anomali, cuman kamu yang nyadar... 🤭🤣🤣🤣
total 2 replies
DD
Tang Yu 🤣
Kenjiro Dominic: Typo dikit biar ada yg komen 😭🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!