NovelToon NovelToon
Diam-diam Jatuh Cinta Dengan Presdirku

Diam-diam Jatuh Cinta Dengan Presdirku

Status: sedang berlangsung
Genre:Office Romance / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Saat menghadiri perayaan kelulusan sang senior, Yurika dengan sengaja pura-pura mabuk dan mengakui perasaannya pada senior yang selama ini ia sukai.

Meski ia tahu bahwa ia harus menahan malu jika senior itu menolaknya, namun setidaknya ia harus menyelesaikan perasaannya.

Lalu.. tanpa di sangka..

"Oke.."

Yurika tak menyangka ia menyetujuinya, namun sesaat kemudian..

"Bisakah kita mengobrol di tempat lain? Ada banyak orang disini.."

Hari itu, saat sang senior mengantarkannya pulang, Yurika akhirnya sadar bahwa ia hanya menjaga martabatnya, tidak mungkin ia menyukai Yurika.

"Sepertinya perasaan ini memang harus berhenti disini.."

Dengan yakin Yurika memblokir seluruh kontak dari pria yang ia sukai.

Namun bagaimana jika ternyata pria itu menyukainya?

"Sial! Apa dia memblokirku setelah menyatakan cinta? Apa ia hanya bercanda?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Malam menunjukkan pukul delapan tepat.

Di layar laptop, film A Rainy Day in New York masih diputar dengan volume kecil, menemani suara hujan yang turun tipis di luar jendela apartemen. Lampu kamar redup, hanya menyisakan cahaya hangat dari meja kerja yang dipenuhi alat kerajinan tangan.

Musim kelulusan selalu terasa aneh bagi Yurika.

Semua orang tampak melangkah maju dengan pasti, sementara dirinya masih berdiri di tempat yang sama.

Belakangan ini dia sibuk mencari pekerjaan. Setiap hari mengirim lamaran, menghadiri wawancara, lalu pulang dengan perasaan kosong karena hasilnya tak pernah memuaskan. Ada perusahaan yang menolak secara halus, ada yang bahkan tidak memberi kabar sama sekali.

Tekanan itu membuat pikirannya sesak.

Dan setiap kali merasa stres, Yurika akan duduk diam di depan meja kerjanya lalu mulai membuat kerajinan enamel cloisonné.

Itu bukan sekadar hobi.

Keahlian itu diwariskan turun-temurun dari neneknya. Sejak kecil, ia sudah terbiasa melihat warna-warna enamel mengilap, kawat tipis keemasan, dan pola rumit yang dibuat dengan penuh kesabaran.

Di internet, dia cukup terkenal sebagai blogger seni kerajinan tangan. Sesekali dia mengunggah hasil karyanya dan menerima banyak pujian dari pengikutnya.

Namun pujian tidak bisa menyelesaikan masalah hidup.

Setelah terlalu lama menunduk, lehernya terasa pegal. Yurika mengangkat kepala sambil mengusap tengkuknya perlahan.

Hujan di luar ternyata sudah berhenti.

“Aku keluar sebentar saja..” gumamnya pelan.

Dia berniat pergi ke minimarket untuk membeli minuman dingin sekaligus mencari udara segar. Namun baru saja mengambil ponsel, sebuah pesan masuk muncul di layar.

Pengirimnya: Dean.

Tatapan Yurika berhenti beberapa detik sebelum akhirnya membuka pesan itu.

Isi pesannya singkat, bahwa ia meminta putus dengannya.

Anehnya, Yurika tidak terlalu terkejut.

Dia sebenarnya sudah menebak hubungan mereka tidak akan bertahan setelah lulus. Beberapa bulan terakhir, Dean makin sering menghilang tanpa alasan. Balasan pesannya dingin, dan sikapnya jelas seperti seseorang yang sedang mencoba mengakhiri hubungan secara perlahan.

Kalau dipikir-pikir, saat kuliah dulu, semua teman sekamarnya sudah punya pacar. Hanya Yurika yang tetap sendiri selama bertahun-tahun. Padahal wajahnya cantik, sifatnya manis, dan banyak laki-laki mendekatinya.

Hanya saja, tidak ada yang benar-benar membuatnya tertarik.

Karena itulah teman-temannya sampai bercanda ingin memasang spanduk saat wisuda nanti:

“Selamat atas empat tahun jomblo abadi!”

Tak tahan diejek terus-menerus, Yurika akhirnya memilih menerima salah satu pelamarnya.

Orang itu adalah Dean.

Namun setelah berpacaran, semuanya terasa hambar.

Dean terlalu pendiam. Mereka jarang pergi berkencan. Pria itu hanya sesekali menanyakan kabarnya lewat WeChat atau memesan makanan untuknya saat lembur.

Dan setiap kali menerima sesuatu, Yurika pasti membalas dengan hadiah bernilai setara.

Dia tidak suka berutang perasaan.

Mungkin karena itu pula Dean sadar bahwa hubungan mereka sebenarnya tidak memiliki arti khusus.

Sekarang setelah benar-benar putus, Yurika tetap merasa sedikit kesal.

Benar-benar membosankan, mereka tidak nyambung sama sekali.

Dia membuka grup obrolan teman sekamarnya yang bernama “Asosiasi Perlindungan Garis Rambut” lalu mengetik dengan malas:

[Aku putus.]

Grup itu langsung ramai.

Zuki: [SELAMAT!!!]

Leyi: [Akhirnya bebas juga.]

Avia: [Pesta malam ini?]

Yurika tertawa kecil tanpa sadar.

Beberapa detik kemudian, pesan lain masuk bertubi-tubi.

Zuki: [Kita harus minum buat merayakan kau kembali jadi wanita lajang.]

Leyi: [Aku baru selesai lembur. Kirim lokasi.]

Avia: [Aku ikut!]

Malam itu akhirnya mereka membuat janji bertemu di sebuah bar.

Itu menjadi pertemuan pertama mereka sejak lulus.

Lampu bar remang-remang, musik mengalun pelan, dan aroma alkohol bercampur parfum memenuhi udara.

Yurika duduk di sofa sambil memegang gelas cocktail ketika Avia tiba-tiba teringat sesuatu.

“Eh, ngomong-ngomong...” katanya sambil mencondongkan tubuh. “Bukankah dulu kau pernah menyatakan cinta ke Senior Austin?”

Mata Zuki langsung membesar.

“Ya! Aku ingat itu!” serunya heboh. “Waktu itu sampai bikin geger kampus.”

Yurika hampir tersedak minumannya.

“Kalian masih ingat juga?”

“Mana mungkin lupa?” kata Zuki sambil tertawa. “Senior paling populer di NTU ditembak langsung sama junior cantik. Itu gosip besar, tahu.”

Yurika menutupi wajahnya malu.

“Itu cuma permainan waktu itu.”

Namun begitu nama itu disebut, ingatan lama perlahan muncul kembali di kepalanya.

Austin adalah sosok yang sangat terkenal di kampus saat itu.

Prestasinya sempurna, keluarganya kaya, wajahnya tampan, tubuhnya tinggi ramping, dan pembawaannya dingin seperti bangsawan muda dari novel.

Banyak gadis diam-diam menyukainya, termasuk Yurika.

Hari itu adalah acara kelulusan senior. Semua orang berkumpul untuk bermain dan minum bersama.

Yurika yang suasana hatinya sedang bagus tanpa sadar minum terlalu banyak.

Lalu permainan truth or dare dimulai.

Dan dia kalah.

“Hukumannya harus nembak seseorang secara random!” teriak seseorang sambil tertawa.

Saat itulah Yurika menoleh... dan melihat Austin baru saja masuk dari luar.

Pria itu berdiri di dekat dinding sambil melihat ponselnya.

Cahaya lampu redup jatuh di wajahnya yang tampan dan dingin. Garis rahangnya tegas, bulu matanya panjang, dan jari-jarinya yang memegang ponsel tampak bersih serta ramping seperti karya seni.

Untuk beberapa detik, Yurika benar-benar kehilangan keberanian.

Namun teman-temannya terus bersorak di belakang.

“Maju!”

“Cepat bilang!”

“Malu-malu amat!”

Dengan pipi memerah karena alkohol, ia akhirnya berjalan menghampiri Austin selangkah demi selangkah.

Pria itu mengangkat matanya perlahan lalu menatapnya dengan tenang.

Tatapan itu terlalu dalam hingga membuat jantungnya berdegup kacau.

Dia menggigit bibir bawahnya gugup.

“Senior...”

"Aku menyukaimu, tolong berkencan denganku."

Kata-kata itu terhenti.

Semua orang di sekitar menjadi diam.

Bulu mata Yurika berkedip perlahan, dan rona merah di pipinya menjadi semakin mencurigakan.

Saat dia mengira dia akan ditolak, dia mendengar tawa yang dalam dan menyenangkan.

"Oke."

1
partini
good story
partini
pangeran datang
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat yaa kak authorrrr jangan pelit pelit update ahhh....🤭🤭🤭
yg banyak atuhhhh kak othor update babnya 😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
ciyeeee... Austin yg mulai kesemsem sama yurika . gassss lohhhh... nanti Yuri docaplok cwo lain kan mode Tsundere nya keluar😁😁😁😁
partini
lanjut
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat update yaaa
lanjuuutttt 💪💪💪💪👍
dome🌬️🌀🌀🌀
kak authorrrr jangan lama update nya yaaa... ditunggu lohhhh

yg banyaaakkkk banyaaakkkk 😁👍
dome🌬️🌀🌀🌀
ada apa ini ???

ada mantan yg lagi sok pamer bang Austin... berasa dia cwo yg paling diminati para kaum hawa🤣🤣🤣🤣
padahal kesuksesan dia karna domplengan cwe dengan status anak manager. baru manager dah berasa CEO 🤣🤣🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
kaannn... manis kan interaksi Yuri dan Austin... aahhhh. sumpah gemes banget dehhh.. Yuri yg kurang peka dan Austin yg kalem santai tapi diap2 perhatian
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat thor💪💪💪
Lynn_: Amin😇😇
total 5 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
hubungan cinta mereka yg polos ini sangat manis sumpah. setiap baca pokoknya berasa aku yg malu malu. liat tingkah polos Yuri dan Austin yg tenang kalem tapi kesannya menggoda iman... awaww...awwww...awwww
gemesss liat pasangan ini
aku yg cengengesan 🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
keren banget sih Thor bikin cerita yaaa..JD gwmesssss😍😍😍
Lynn_: Makasih dukungannya kak😄
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
tau ga sih Thor setiap bab bacaan berasa kayak setiap kata kata sentuhan prilaku bahkan penjabaran tentang menatap atau tatapan berasa banget ada sensasi sensual nya😄😄😄

kok aku loh yg malah jadinya baperan 😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat kak authorrrr... semangat selalu 😁😁😁👍👍ada yg beli
dome🌬️🌀🌀🌀
waahhhh,,,, ternyata pak bos matanya jeli bener kalau berhubung dengan yirika🤣🤣🤣..pake alesan ga boleh ada hubungan romantis antar karyawan 🤣🤣
modus mu austin😄😄
makanya kali suka yonthe poin aja
gasssssssss
ntar Embay cwo lain murka lagi😁😁😁
partini
kita lihat apa ada yg cemburu
partini
cembukur
Alvia Vi
kok cm dikit up ny thor
🤭
Alvia Vi
thor ,seperti apa hub an mereka ber dua tidak ad kejelasan,ap pacaran atau seperti ap ??
terlalu kaku🙏
Alvia Vi: ok siappp thor
total 2 replies
Alvia Vi
wahhhh😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!