"Hai guys! Biar petualangan MC kita makin epic dan nggak banyak gangguan kata-kata typo, Thor memutuskan untuk melakukan revisi dan perbaikan total pada bab-bab novel ini. Mohon ditunggu sebentar ya, Thor lagi ngebut mempercantik ceritanya!
Sembari nunggu novelnya selesai diperbaiki, yuk bantu amankan posisi novel kita dengan tetap klik LIKE, ramaikan KOMEN, dan klik FOLLOW profilku. Jangan lupa juga buat kasih rating BINTANG 5 di halaman depan, ya! Sampai jumpa di versi novel yang lebih mantap! 🚀"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danzo28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Transaksi Paksaan ala Lin Huang
Lantai atas Paviliun Harta Karun Bawah Tanah kini telah dikepung rapat. Penjaga Toko Zhao berdiri di tengah ruangan dengan wajah pucat bersama belasan kultivator bersenjata lengkap dari faksi lokal Kota Gales.
Tap. Tap. Tap.
Lin Huang melangkah keluar dari kegelapan dengan tubuh bagian atas telanjang penuh otot padat berwarna perunggu keemasan. Di tangan kanannya, dia melempar Inti Api tersebut ke atas meja konter yang tersisa dengan bunyi dub. Hawa panas dari inti itu langsung membuat kayu konter mulai mengeluarkan asap.
"Itu... Inti Api Kadal Raksasa?!" mata satu Penjaga Toko Zhao membelalak. Seluruh ruangan seketika riuh oleh bisikan ngeri.
"Jangan banyak bicara, Pak Tua," Lin Huang menyitir pandangannya dengan tajam, memancarkan aura Teknik Pedang Pembelah Langit dari ujung jarinya. "Serahkan Tanaman Spiritual Sembilan Jiwa Ice sekarang juga, atau aku terpaksa harus membongkar seluruh tempat ini."
Mendengar ancaman terang-terangan itu, belasan penjaga refleks mundur satu langkah.
"Cepat! Ambilkan Kotak Giok Salju dari ruang penyimpanan rahasia!" Zhao berteriak panik.
Pelayan itu kembali membawa sebuah kotak persegi dari giok putih transparan yang memancarkan hawa dingin yang murni. Lin Huang menyambar kotak tersebut dan menyodorkannya kepada Ye Qingyue. "Ini milikmu, Dewi."
Ye Qingyue menerima kotak itu. Dari balik topeng bambunya, terlihat sepasang mata perak yang memancarkan kelegaan luar biasa.
"Transaksi selesai," Lin Huang menyeringai tebal, lalu berbalik hendak melangkah pergi.
"T-Tunggu, Anak Muda!" Zhao tiba-buru memanggil ragu-ragu. "Nama saya Zhao Jiong. Pemilik asli dari paviliun ini sebenarnya adalah Tuan Besar Gao, salah satu penguasa bawah tanah Kota Gales. Hari ini Anda membunuh Kadal Api miliknya, Tuan Besar Gao pasti tidak akan tinggal diam."
Zhao Jiong menjatuhkan lututnya ke lantai. "Kekuatan Anda sangat luar biasa. Malam ini Tuan Besar Gao akan mengadakan perjamuan di Istana Gales. Saya bersedia menjadi perantara agar Tuan Besar Gao tidak menjadi musuh Anda, melainkan sekutu!"
Saat Lin Huang sedang menimbang-nimbang, tato di pergelangan tangannya memancarkan teks instruksi opsional baru.
[Petunjuk Status: Misi Sampingan Opsional (Tanpa Batasan Kematian Instan).]
[Deskripsi: Tuan Besar Gao memiliki akses ke peta rahasia 'Makam Dewa Kuno'. Tempat itu menyimpan rahasia tentang asal-usul Tanda Batas Batil.]
[Rekomendasi: Terima tawaran Zhao Jiong dan dapatkan peta tersebut.]
[Hadiah Keberhasilan: Ramuan Pemurni Darah Perunggu (Fase 2) & Pembukaan Informasi Pertama tentang Tanda Batas Batil.]
Melihat petunjuk tentang asal-usul tato terkutuk di tangannya, mata Lin Huang langsung berbinar dengan kegilaan yang akrab.
"Katakan pada Tuan Besar Gao milikmu itu, malam ini aku, Lin Huang, akan datang mengunjungi perjamuannya," kata Lin Huang santai.
Mereka menyewa sebuah halaman kecil yang terisolasi di sudut kota untuk beristirahat. Begitu memasuki kamar, Ye Qingyue langsung duduk bersila untuk memurnikan tanaman obat tersebut.
"Kau benar-benar akan mendatangi perjamuan penguasa bawah tanah itu?" Ye Qingyue bertanya.
"Tentu saja. Aku harus mencari tahu kebenaran asal-usul benda di tanganku ini." Lin Huang bersandar di pintu kamar.
Ye Qingyue menatap Lin Huang dengan mata peraknya yang jernih. Sebuah senyuman tipis yang sangat samar muncul di bibirnya. "Jangan terlalu mengandalkanku, manusia ceroboh. Malam ini, aku akan menyerap tanaman ini untuk memulihkan satu persen kekuatanku. Jika kau membuat kekacauan sebelum aku selesai... kau harus menyelesaikannya dengan kepalan tanganmu sendiri."
Lin Huang tertawa lepas. "Tenang saja, Qingyue. Di dunia fana ini, belum ada orang yang bisa membuatku berlutut!"
jos gandos
Mak nyusss
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
🗿🗿🗿🗿
👻👻👻👻👻
🐉🐉🐉🗿🗿👻👻👻🗿🗿🐉🐉🐉
Sembari nunggu novelnya selesai diperbaiki, yuk bantu amankan posisi novel kita dengan tetap klik LIKE, ramaikan KOMEN, dan klik FOLLOW profilku. Jangan lupa juga buat kasih rating BINTANG 5 di halaman depan, ya! Sampai jumpa di versi novel yang lebih mantap! 🚀"