Rumi terlempar ke dunia otome game yang sedang digandrungi. Tapi, dia bukan tokoh utama wanitanya.... Dia cuma seekor kucing!
Berbekal pengetahuan akan seluruh akhir cerita bersama tiga pangeran, Rumi bertekad mengatur jalur romansa agar semuanya berakhir bahagia.
Namun, kehidupan tidak pernah sesederhana permainan game....
Tiga pangeran berarti tiga jalan hidup. Tiga pilihan. Dan hubungan yang perlahan menghancurkan dari dalam.
Apakah yang dia ketahui masih cukup? Ataukah, pada akhirnya Rumi tidak bisa melakukan apa-apa....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rootea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pengantar dan Penafian
Di ulang tahunnya yang ke-30 pun Rumi menghabiskan waktunya dengan bekerja. Kelelahan dan pulang ke apartemen yang sepi, yang menyambutnya hanyalah notifikasi dari otome game yang sedang digandrungi.
“Pangeran Havreeeeen, aku ingin bertemu denganmuuu!”
Di tengah frustrasi akan masa muda yang telah berakhir, siapa sangka, permintaannya terkabul.
Tapi…
Ia tidak terlahir jadi tokoh utama perempuan. Dia bahkan bukan manusia!
Kenapa aku jadi kucing dari karakter figuran yang bahkan tak punya nama di game??
Berbekal pengetahuan akan seluruh akhir cerita bersama tiga pangeran, Rumi bertekad mengatur jalur romansa agar semuanya berakhir bahagia. Dia bukan kucing oren biasa!
Namun, semakin lama terlibat, dunia yang ia masuki semakin tidak berjalan seperti dalam permainan….
Memilih satu, rupanya berarti mengorbankan yang lain.
...*...
...*...
...*...
Yooo I can’t believe I finally published this!
I have had this idea for around 3 years, but could only have time (and willpower) to build the somehow acceptable outline this March. Hahahahaa. Who could’ve thought I would be able to finish this draft?? There’re a lot of changes compared to its initial concept, but oh well it was needed. I ended up making (and liking) more characters as the story went on (it even surprised me how much the lore expanded)!
A special gratitude for my two dear friends, Sco and Velo, I wouldn’t be able to build and finish this story without your supports :heart:
Obviously this work has so many flaws, even so I hope you guys enjoy reading it as much as I enjoy writing it!
Perlu digarisbawahi ini hanyalah karya fiksi. Apa yang terjadi, apa yang dilakukan karakter, hanyalah untuk mendukung keberlangsungan cerita dan tidak merepresentasikan pandangan hidup, moral, maupun prinsip penulis. Pembaca diharap bijak dan bisa membedakan antara fiksi dan dunia nyata.
P.S. If you think an em dash signifies AI writing, you're welcome to move on. I enjoy using em dashes even before AI is a thing.