jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
hingga sebuah perjodohan membuat keduanya tinggal serumah.
akankah jungkook bisa mengungkapkan perasaannya?? atau justru dia akan memilih diam?
bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
patah hati
Di sebuah mansion mewah tepatnya di kamar seorang gadis terdengar teriakan yang melengking.
“Jeon jungkook cepat bangun atau mama sita seluruh kartu dan uang jajan kamu!!! “ Teriak nyonya jeon yg terlanjur emosi melihat sifat pemalas putri semata wayangnya itu.
Dengan setengah hati gadis manis itu membuka matanya perlahan.
"Ish mama kenapa pagi-pagi teriak sih, kayak ibu-ibu penjual sayur” gerutu kookie kesal karena waktu tidur panjangnya terganggu.
"Ga usah banyak bicara, cepet mandi sudah ditungguin taehyung di bawah” ucap nyonya jeon lalu keluar kamar putrinya.
Sementara itu di ruang tamu terlihat taehyung sahabat kookie yg sedang mengobrol dengan tuan jeon.
“Maaf ya tae, kookie susah bangunnya maklum saja ini weekend jadi dia tidur larut semalam" ucap nyonya jeon.
"Tidak apa-apa ma, tae paham kok” ucap taehyung sambil tersenyum.
Tak beberapa lama terlihat seorang gadis menuruni tangga dengan wajah ditekuk.
"Ngapain sih pagi-pagi main kerumah orang? Kurang kerjaan atau mau numpang sarapan” omel jungkook saat melihat atensi taehyung di depannya yang sedang tersenyum tampan.
Mendengar perkataan yg terlontar dari mulut si manis buru-buru nyonya jeon mencubit pelan pinggang putrinya.
"Aduuuh mamaaa, kenapa kookie dicubit sih” protes jungkook.
“Mulutmu itu loo, pengen mama jahit biar ga asal ngomong lagi" ucap nyonya jeon.
“Emang mulut kookie kain pakai dijahit segala" ucap jungkook cepat.
Tuan jeon hanya bisa memijat pangkal hidungnya karena melihat perdebatan beda generasi tersebut.
“Sudah-sudah, kookie tadi taehyung minta ijin sama papa mau ngajak kamu keluar" ,ucap tuan jeon.
Jungkook memandang pria didepannya.
“Kamu mau ngajak aku keluar?" Tanya jungkook memastikan dan taehyung pun mengangguk.
“Oke deh, tapi aku sarapan dulu ya" ucap jungkook cepat.
“Lihat itu jam berapa?" Tunjuk nyonya jeon ke arah jam dinding.
“Hah jam 1 siang?" Kaget jungkook.
“Ga usah kaget kamunya susah dibangunin padahal taehyung nungguin kamu dari jam 10 pagi" ucap nyonya jeon gemas.
“Kita sekalian makan siang di luar ayo” ajak taehyung mengakhiri perdebatan ibu dan anak tersebut.
"Oke deh kalau begitu, ayo buruan keburu lapar akunya" ucap jungkook lalu menarik tangan taehyung keluar mansion.
Sedangkan taehyung hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabat kecilnya tersebut.
*****
“Kamu tumben ngajakin aku keluar weekend gini, biasanya juga di tongkrongan sama temen-temen kamu” tanya jungkook saat dalam perjalanan.
"Aku mau minta tolong sama kamu buat cariin hadiah” ucap taehyung sambil fokus menyetir.
“Hadiah? Emang siapa yg ulang tahun?" Tanya jungkook.
“Bukan hadiah ulang tahun tapi hadiah untuk hari jadi aku sama irene" ucap taehyung.
Deg.
Jungkook menoleh ke arah taehyung dengan pandangan yg sulit diartikan.
"Kamu jadian sama irene, Kapan? kok aku ga tau” tanya jungkook lirih.
"Kemarin malam, ini kamu sekarang tahu” ucap taehyung sambil tersenyum.
"Emang kamu secinta itu ya sama irene tae?” Tanya jungkook.
"Cinta lah, kamu tau kan aku dari kelas 10 sudah naksir dia” ucap taehyung.
Setelahnya hanya ada keheningan melanda hingga ponsel jungkook berdering.
"Ya halo, ada apa lis?” Ucap jungkook begitu sambungan panggilan tersambung.
"Kookie kamu dimana?" Tanya lisa
“Aku mau ke mall sama taehyung" jawab jungkook singkat.
“Oke, kita ketemu disana sama yang lain" ucap lisa lalu memutus panggilan secara sepihak.
Jungkook mengamati ponselnya sejenak.
"Ck ..dasar cewek aneh” gumam jungkook setelahnya memasukkan ponselnya ke dalam tas.
“Ada apa?" Tanya taehyung
“Lisa sama yang lain ngajak ketemuan di mall" jawab jungkook.
“Ya udah kita bisa jalan bareng mereka kan" kata taehyung.
“Ga usah, aku nemenin kamu cari hadiah buat irene dulu baru aku jalan sama mereka lagian mereka kan anaknya pada heboh nanti kamu ga nyaman lagi" ucap jungkook.
“Ga papa lagian teman kamu kan teman aku juga, kamu juga kenal sama temen tongkrongan aku" ucap taehyung.
“Itu sih beda karena di situ ada kak yoongi dan kak jimin pacar kak yoongi juga sering ikut nongkrong kan” ucap jungkook.
"Sama aza” ucap taehyung sambil mengusap rambut sahabat kecilnya itu.
"Ih tae rambutku nanti kusut” protes jungkook sedangkan taehyung hanya tertawa melihat tingkah sahabatnya itu
*****
Tak beberapa lama mereka tiba di mall dan setelah memarkir mobilnya taehyung mengajak jungkook masuk ke dalam mall.
"Coba kamu hubungi teman kamu dulu mereka ada dimana sekarang” ucap taehyung dan jungkook pun mengangguk.
Tak beberapa lama.
“Mereka masih dalam perjalanan" kata jungkook.
“Ya udah kita beli makan dulu yuk, katanya tadi kamu lapar" ajak taehyung lalu menggandeng tangan jungkook
Memang sudah kebiasaan taehyung jika berjalan bersama jungkook maka dia akan menggandeng tangan sahabatnya itu.
“Tae kita mending beli hadiah dulu deh baru makan" saran jungkook.
“Tapi kamu belum makan kan? Ntar asam lambung kamu kambuh" ucap taehyung.
“Ga akan, ayo aku tahu kado apa yg cocok buat irene" ajak jungkook lalu berjalan duluan meninggalkan taehyung.
Setelah memilih kado untuk irene sekarang taehyung dan jungkook sedang makan siang di salah satu restoran yg ada di mall tersebut.
"Kookiiee" panggil seorang gadis yg berjalan mendekat ke arah jungkook bersama teman-temannya.
“Kalian baru datang" kata jungkook sambil mengunyah makanannya.
“Iya, habisnya jennie lama banget mandinya" kesal lisa.
“Yang lama itu dandannya si rose tuh" ucap jennie.
“Sudah ngapain sih berdebat hal ga penting" ucap jisoo.
Tak beberapa lama ponsel taehyung berdering.
“Sebentar ya aku angkat panggilan dulu" ucap taehyung lalu berjalan sedikit menjauh.
Saat taehyung menjauh tiba-tiba sorot mata lisa, jennie, jisoo dan rose menjadi sorot mata menyelidik.
“Ada apa dengan wajah kalian" tanya jungkook heran.
“Kamu kencan ya sama taehyung?" Tanya lisa langsung.
“Ck pemikiran macam apa itu, kami hanya sebatas sahabat” jelas jungkook.
Jennie mencondongkan wajahnya ke wajah jungkook lalu menunjuk dahi sahabatnya itu pelan.
"Tapi di jidatmu ada tulisan ‘aku cinta taehyung’, jelas banget lagi” ucap jennie sambil tersenyum konyol.
Plaaaakk…
“Aduh kenapa kepala aku dipukul" protes jennie.
“Makanya kalau ngomong di filter" ucap jungkook kesal.
Beberapa saat kemudian terlihat taehyung yang datang dengan ekspresi yg sulit ditebak.
"Apakah ada masalah tae?” Tanya jungkook penasaran.
"Irene menghubungiku, dia ingin aku menemaninya ke suatu tempat” ucap taehyung.
"Ya udah kamu pergi aja, kasihan irene kalau nungguin” kata jungkook sambil tersenyum.
“Lalu kamu gimana?" Tanya taehyung.
“Aku gampang, aku bisa pulang sama mereka atau nanti aku telepon sopir buat jemput" ucap jungkook.
“Nanti kalau ga ada yg nganter pulang kamu kabari aku ya" ucap taehyung.
“Iya..bawel sudah sana keburu irene nungguin, jangan lupa hadiahnya" ucap jungkook mengingatkan.
Setelah kepergian taehyung ke empat sahabatnya duduk mengelilingi jungkook.
“Jadi bisa kamu jelaskan sama kami apa yg terjadi" tanya rose.
“Taehyung jadian sama irene, dan tadi dia minta tolong sama aku buat nyariin hadiah yg cocok buat irene” jelas jungkook.
Punggung tangan lisa menempel ke kening jungkook dan ditepis si empu.
"Ngapain sih?” Tanya jungkook heran.
"Cuma ngecek kamu panas ga” ucap lisa cuek.
"Sialan” umpat jungkook.
"Kookie kamu oke?” Tanya jisoo yg memiliki pemikiran lebih dewasa dibanding yang lain.
“Aku oke, emang kenapa?" Tanya jungkook sambil menatap sahabatnya satu persatu.
“Kamu cinta sama taehyung kan" ucap jennie to the point.
Deg.
Jantung jungkook berdegup kencang bibirnya kelu.
Tangannya meremas ujung bajunya dan dirinya menunduk dan tanpa jungkook sadari setetes air mata jatuh membasahi pipi mulusnya.
Jennie menghapus air mata itu pelan.
“Jangan menangis kookie, kita paham apa yg kamu rasain sekarang"
“Lagian apa sih yg dilihat taehyung dari cewek jadi-jadian itu" ucap lisa kesal.
"Taehyung sudah naksir irene dari kelas 10 ” ucap jungkook lirih
"Lalu apa kabar kamu yg udah suka sama taehyung lebih dulu” ucap rose heran.
"Sudahlah lagian dia cuma anggap aku cuma sahabat dan aku ga mau merusak persahabatan ini demi rasa konyol yg aku punya buat dia” jelas jungkook.
"Tunggu irene yang kalian maksud irene anak 12 ips bukan sih?” Tanya jisoo dan keempat sahabatnya mengangguk.
"Setahuku minggu lalu dia habis jadian sama anak cowok namanya kai deh” ucap jisoo
"Kan dia emang suka gonta ganti cowok dan sering keluar masuk klub” ucap jennie enteng.
"Kok kamu tahu jen?” Tanya jungkook penasaran.
"Kebetulan aku sering liat dia di klub kakak aku” ucap jennie.
"Udah ah ngapain juga bahas orang lain, mending kita belanja” ajak rose.
"Kamu benar banget, siapa tahu dengan belanja kesedihan sahabat kita ini berkurang" ucap lisa sambil merangkul jungkook.
Setelahnya lima sekawan itu menghabiskan waktu sepanjang sore untuk berbelanja.