NovelToon NovelToon
Pilihan Terakhir

Pilihan Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: empat semanggi

Alya, wanita cantik yang sudah lelah dengan kisah kehidupannya, mencoba untuk membuka hatinya kembali untuk seorang pria yang dijodohkan oleh bos di kantornya. Ia berharap itu yang menjadi cinta terakhirnya. Namun, siapa sangka ternyata pria itu menyimpan sebuah masa lalu yang membuat Alya, kembali berpikir apakah ia harus hidup tanpa cinta untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon empat semanggi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sebuah pilihan

Alya terpaku, menatap sebuah lembaran foto yang diberikan oleh Bu Rany kepadanya.

Bu Rany, adalah atasan Alya di kantor dan Alya merupakan sekertaris wanita cantik itu. walaupun sudah memasuki usia kepala empat, Bu Rany masih terlihat begitu cantik. penampilannya yang begitu modis membuat ia jauh lebih muda dari usianya.

"bagaimana, apa kau tertarik dengan puteraku?"

suara lembut Bu Rany membuyarkan lamuan Alya.

"ah,,aku,,aku,," ucap Alya terbata sambil membenarkan letak kacamatanya.

walau terlihat sedikit culun saat memakai kacamata, namun di balik kecamatanya itu Alya mempunyai wajah yang begitu manis, dan hanya ada orang-orang tertentu yang bisa melihatnya, salahnya satunya adalah Bu Rany.

"nggak usah takut Al, anak ibu baik kok. kamu hanya perlu menemuinya. sisanya biar aku yang urus" ucap Bu Rany mantap, sambil menatap Alya tanpa kedip.

Alya hanya terdiam tanpa membalas tatapan Bu Rany. Bukannya tak mau, ia hanya takut di tolak mentah-mentah oleh anak dari bosnya itu.

Raka terlihat begitu tampan dengan kameja putih yang ia kenakan dalam foto itu. Alya ragu, apakah ia termasuk tipe laki-laki itu.

Alya cukup tahu diri, dengan penampilan dan keadaannya. ia juga masih penasaran mengapa Bu Rany, memilihnya untuk dijodohkan dengan puteranya. Mengapa tidak dengan wanita lain. Perusahaan tempat Alya bekerja tidak kekurangan wanita cantik untuk dijodohkan dengan laki-laki itu, lalu mengapa Bu Rany memilihnya untuk dijodohkan dengan Raka.

"Baiklah Al, ini alamatnya. kau harus datang" ucap Bu Rany, sambil menyodorkan secarik kertas pada Alya.

"nggak usah takut, Raka nggak makan orang kok" goda Bu Rany, lalu bangkit dari duduknya. ia sengaja mengajak Alya makan di luar dengan alasan rapat bersama klien karena hendak mengatakan hal itu secara empat mata pada Alya.

"Aku duluan, jangan lupa untuk tepat waktu. puteraku nggak suka menunggu" goda Bu Rany lagi, lalu benar-benar pergi meninggalkan Alya yang tampak pasrah itu.

^^^

"apa benar ini tempatnya?" batin Alya sambil menatap sebuah restoran mewah yang ada didepannya. Alya kembali menatap secarik kertas itu untuk memastikan bahwa ia tak salah alamat.

"yaa ampun, Al,,Al,,kenapa harus kaget sih, kan tempat ini khusus di pesan oleh bu Rany, orang yang cukup kaya di kota ini, kenapa harus sekaget ini sih" Alya kembali membatin, sambil memukul kepalanya perlahan.

Tanpa ragu lagi, Alya memasuki restoran itu. Alya tak begitu kaku, karena ia sudah terbiasa makan malam di tempat seperti itu bahkan lebih mewah dari restoran ini. kadang-kadang bersama klien, atau bersama Bu Rany.

"ahh,,ehem" Alya berdehem perlahan, "apa kau, Raka Kingston?" tanya Alya sambil membenarkan letak kacamtanya.

pria itu tampak mengerutkan keningnya sambil menatap Alya dari ujung rambut hingga kaki. Membuat tingkat percaya dalam diri Alya sedikit menurun.

"Kau, apa kau Alya Wijaya?" tanya pria itu membuat jantung Alya serasa berhenti.

"ya, aku Alya Wijaya" jawab Alya mantap. Alya menarik nafas dalam berusaha untuk mengontrol dirinya.

"hmm,,silahkan duduk" ucap Raka.

Tanpa menunggu lama, Alya menarik kursi perlahan dan duduk dihadapan Raka.

Alya tak menyangk bahwa Raka terlihat lebih tampan dari foto yang ditunjukkan Bu Rany padanya. Bahkan berkali-kali lipat tampannya. Ia sedikit menyesal karena tak sempat dandan sebelum bertemu pria itu.

Alya benar-benar tampil apa adanya didepan Raka. Ia bahkan tak mengubah penampilannya hanya untuk disukai oleh pria itu.

"Kau ingin pesan apa?" tanya Raka setelah membaca buku menu yang diberikan oleh pelayan.

"samakan saja dengan punya mu" ucap Alya cepat. Entah mengapa Alya ingin cepat-cepat mengakhiri pertemuan itu. Ia juga berharap Raka segera menolaknya dan membatalkan perjodohan yang dilakukan oleh ibunya.

Raka memesan dua steak dan dua gelas wine. Diam-diam Alya menarik nafas lega. Ia pikir Raka akan memesan makanan aneh yang tidak akan ia sukai.

"Kau suka makan steak, kan?" tanya Raka, dan hanya diangguki Alya.

Raka, pria itu mengangkat sudut bibirnya saat melihat Alya yang tampak menikmati makanannya.

"Kau umur berapa?" tanya Raka tiba-tiba.

"dua puluh lima" jawab Alya setelah meneguk sisanya wine'nya

"sudah berapa lama, bekerja di perusahaan?"

"tiga tahun"

Raka tampak menganggukan kepalanya.

"apa kau setuju dengan perjodohan ibuku?" tanya Raka lagi, membuat Alya tampak berpikir.

"bagaimana denganmu? apa kau juga setuju dengan perjodohan yang dilakukan oleh Bu Rany?" Alya balik bertanya.

"hmm,,aku setuju, kau?" jawab Raka tanpa beban membuat Alya melototokan kedua bola matanya.

Ia benar-benar tak menyangka akan mendapat jawaban seperti itu dari Raka. Ia pikir pria itu akan menolaknya mentah-mentah, atau memintanya untuk mengatakan pada ibunya agar tak melanjutkan perjodohan itu.

"kenapa kau begitu kaget? nggak suka?" Raka mengangkat sebelah alisnya saat melihat ekspresi Alya.

"enggak,,tapi,,apa kau yakin?" Alya kembali bertanya.

"jika, aku nggak yakin, aku nggak bakalan mau nemuin kamu disini" balas Raka santai.

Alya menelen ludahnya susah payah mendengar jawaban Raka. ia pikir dengan tidak merubah penampilannya Raka akan menolak perjodohan yang di lakukan oleh ibunya, namun ternyata ia salah.

"Ada apa?, ada yang ingin kau sampaikan?" tanya Raka, saat melihat Alya yang sedikit gelisah itu.

"apa, aku boleh tahu mengapa kau mau menerima perjodohan ini?" tanya Alya hati-hati.

"yaa, karena aku sudah dua puluh delapan tahun, dan aku malas harus mencari sendiri calon isteri sesuai dengan kriteria ibuku, " jawab Raka jujur.

Alya tersenyum ketir mendengar jawaban jujur dari Raka. Ia sedikit tak puas dengan jawaban pria itu. Namun, ia tak mau bertanya lagi.

Masih ada begitu banyak pertanyaan dalam benaknya mengapa harus Dia? mengapa bukan wanita cantik lainnya yang mungkin lebih sepadan dengan pria itu.

Raka, pria yang begitu tampan dan sangat di gandrungi oleh semua wanita justru memilihnya, wanita yang tak begitu cantik dengan penampilan sederhana ini untuk menjadi kekasihnya. Bahkan, akan menjadi isterinya.

Raka begitu tampan, dengan kulit sedikit kecoklatan dan tubuh atletis. Pria itu juga memiliki tatapan mata yang tajam sehingga membuat siapapun yg ditatapnya akan tenggelam dalam tatapan matanya itu.

jika dibandingkan dengan dirinya Alya hanyalah seorang kutu buku dengan kacamata besar yang berada di balik komputer untuk menyelesaikan begitu banyak berkas-berkas.

Alya seperti sedang bermimpi. Ia berharap, jika benar itu mimpi ia ingin bangun dari tidurnya itu.

Alya bahkan tak akan percaya jika Raka akan menyukai atau sampai mencintai nya jika mereka akan menjadi pasangan suami isteri. Namun, ini merupakan sebuah pilihan yang telah dipilihnya, karena itu Alya harus bertanggung jawab dengan pilihannya itu.

1
Uthie
Lagiiiiii👍👍👍👍👍
Uthie
enaknya si nenek lampir itu di apain yaaa😡😡
Indah Lestari
luar biasa...semakin penasaran..up yg byk Thor hehehe
Uthie
ternyata Bu Rany mengorbankan Alya pada nenek tukang marah itu 😡
Uthie
Semoga segera pindah dehhhh.. dan harusnya Kakek didiik tuhhh istri peyotnya tukang marah2 itu 😡
Uthie
lagiii yg banyak 🙏🙏🙏🤗
Uthie
Dasar nenek-nenek peyot tukang marah2 😡
biar cepet koit tuhhhh marah-marah melulu 😤
Uthie
semoga langgeng terus 👍👍👍🤗
Uthie
Sukkkkaaa BANGETTT....
lanjuuttttt 💪💪💪🤩🤩
Uthie
Sukkkkaaa 👍👍👍👍👍
semoga langgeng dan harmonis terus rumah tangga nya 👍👍🤗🤗🤗
Uthie
lanjutttt 💪
Uthie
Semoga dikemudian hari Cinta Raka pada Alya tetap sama yaaa🤗
gak tergoda yg lain, atau menyakiti hati Alya 👍👍🤗
Uthie
Harusnya jangan dimaafkan 😡
en green
sekretaris punya tugas untuk menangani proyek?
Uthie
Berbahagialah selalu 👍🤗🤗
Uthie
Sukkkaaaa bangett... lanjutttt terusssss😆😆😆💪
Uthie
romansa cinta yg bikin baper
Uthie
Sukkkkaaa 💞💞
Uthie
Semoga banyak yg Like 👍👍👍👍
Uthie
Menarik 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!