perjuangan seorang gadis yang merantau ke kota,dan hampir di lecehkan oleh pacar sendiri,hingga akhirnya dia di selamatkan oleh seorang pemuda. apakah meraka bisa menjalin kasih?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DP aja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab1 hampir di lecehkan
Hari ini adalah malam minggu,malam ini adalah kencan asri pertama dengan lutfi pacar asri yang di kenalkan oleh teman asri satu kerjaan yaitu yuni.
Setelah isya lutfi datang ke kosan asri untuk ngajak asri keluar.
"Asri ayo kita keluar sekalian cari makan sama jalan2."ajak lutfi pada asri.
Sebenarnya asri enggan untuk keluar,tapi dia ndak enak sama lutfi,akhirnya asri menyetujui ajakan lutfi karna desakan yuni temanya.
"Oke deh lut aku mau,tapi dekat sini aja ya,dan jangan malam2,soalnya ndak enak sama ibu kos." jawab Asri akhirnya,karena dia pikir minggu depan Lutfi berjanji akan melamarnya.
"Okelah."jawab lutfi yg terpaksa menyetujui dari pada ndak jadi
Akhirnya mereka berangkat naik mobil lutfi.
Dan sampailah mereka di sebuah kafe,dan mereka pun memesan makanan.setelah satu jam mereka selesai makan,akhirnya mereka meninggalkan kafe tersebut,dan tanpa asri sadari lutfi menghentikan mobilnya di tempat sepi,alangkah terkejutnya asri seketika
"Loh kok berhenti di sini lut!" tanya asri yang tampak raut panik di wajahnya
"Udah kamu nurut aja sri."jawab lutfi sambil tersenyum miring pada asri.
Asri pun terkejut dan gemetar karna takut dan berusaha membuka pintu mobil yang sudah di kunci lutfi.
"Tolong lut antarkan aku pulang,jangan sakiti aku," Iba asri.tapi lutfi malah menyeringai dengan mendekat pada asri
"Udahlah sri kamu nurut aja,pasti nanti enak dan nagih."jawab lutfi
"Jangan lut,kita belum halal,aku takut dosa."jawab asri sambil menangis dan mengiba,tapi lutfi malah semakin bersemangat
"Alah,sama aja sri,sekarang atau besuk juga sama aja,toh sekarang kita pacaran."jawab lutfi semakin mendekat
"Tidak lut,ini salah,aku ndak mau,tolong antar aku pulang!"seru asri sambil berusaha membuka pintu mobil lutfi
Akhirnya asri berhasil keluar dan lari setelah berhasil membuka pintu mobil lutfi sambil berteriak minta tolong,tak hayal lutfi naik pitam dan mengejar asri.
"Tolooong!"teriak asri
"Asri,brenti kamu!percuma kamu triak,tempat ini sepi,percuma."triak lutfi sambil mengejar asri.dan akhirnya asri pun tertangkap,tapi ketika lutfi sedang menyeret asri,tanpa di duga datang pertolongan,sebuah bogem mentah mendarat di pipi lutfi dari belakang
Buuug
"argh! Bangsat ,siapa kamu brani ikut campur urusanku hah!"teriak lutfi pada cowok di depannya
"Tolong saya mas."iba asri pada cowok tersebut
"Heh,lo itu cowok apa banci?braninya kasar ama cewek,emang lo lahir dari batu?"teriak cowok tersebut pada lutfi
"Brengsek jangan ikut campur lo! Lo belum tau siapa gue hah?" Teriak lutfi sambil melotot
"Ya belum tau lah,kan belum kenalan,oke sekarang kenalin gue biasa di panggil D.P." jawab pemuda itu dengan gaya tengilnya.
"Halah sekarang maju lo!" Teriak lutfi
Dan akhirnya perkelahian one by one pun tak terelakkan ,tapi tidak selang lama lutfi pun tersungkur hanya dengan sekali tendang,
Ya cowok yg menolong asri adalah Deni pradipta Putra,deni adalah seorang pengusaha sukses,juga pelatih sebuah perguruan pencak silat di kota 'S' waktu itu deni baru pulang dari melatih silat dengan naik motor kesayangannya tak sengaja lewat jalan lain yg agak sepi,dan tanpa sengaja dia lihat kejadian asri di kejar dan di seret lutfi
Pov deni...
"Heh gini amat jadi jomblo malem minggu yang lain boncengan,nah gua tetep sepi ni boncengan motor!" Rutuk deni pada dirinya sendiri.ya deni memang pengusaha yg cukup terkenal di indonesia,tapi jarang yg tau wajahnya,karna jarang wajahnya terekspos media.dia adalah pemilik dan pendiri DEPE corp.perusahaanya bergerak di bidang properti,transportasi dan juga IT.
"Mending gua lewat jalan lain lah supaya ndak liat orang pacaran."dan deni membelokkan motornya ke jalan lain,tak selang lama dari kejauhan deni liat cowok mengejar dan menarik cewek,
Dan akhirnya perkelahian antara lutfi dan deni pun terjadi.
Setelah lutfi lari,deni menghampiri asri yg masih meringkuk sambil menangis,
"Mbak ndak apa apa?" tanya deni sambil jongkok
Menyejajarkan tinggi badanya.
Lalu asri mengangkat kepalanya sambil menggeleng pelan,serta sedikit takut karna melihat penampilan dani seperti preman.dani yg menyadari itu dengan sedikit senyum berkata
"Tenang mbak saya orang baik baik kok,sudah terdaftar di tingkat rt."candanya sambil terkekeh.
"Mana ada orang baik ngaku baik."sahut asri sedikit lega dan heran akan candaan cowok tersebut..
"Kenalkan gue biasa di panggil DP."sahut dani menyebutkan namanya.
"Saya asri mas."balas asri menyebut namanya.
"Yaudah ayo gue antar pulang,dari pada kemaleman."ajak dani yg di balas anggukan kepala asri,walau sedikit ada keraguan di jatinya,tapi tak ads pilihan lain.baru beberapa langkah mereka berjalan menuju motor dani,terdengar suara perut asri yg nahan lapar karena tadi belum sempat makan.kamu lapar?tanya dani.yang di balas anggukan kepala asri dengan malu malu.
"Yaudah,ayo cari makan dulu" ajak dani akhirnya
"Gak usah mas langsung pulang aja."sahut asri dengan sungkan.
"Udah gak usah malu,gak baik nolak rejeki!" akhirnya sahut Dani,dan akhirnya Asri pasrah dan mengikuti Dani.
*****
Dan akhirnya di sinilah mereka warung lesehan langganan dani
"Kita makan di sini ndak papa kan mbak?maklum,sesuai kantong gue."tanya Dani pada asri untuk menyembunyikan identitasnya.
"Iya ndak papa mas,ini udah lebih cukup kok. lagian sama mas,saya juga cuma buruh di toko kok." jawab asri entah mengapa langsung jujur pada dani.
"Ooh,emang mbak kerja di toko mana?"tanya dani penuh selidik
"Di toko sparepart mobil mas maju motor."jawab asri
"Kalau mas kerja atau kulih?"balik tanya asri pada dani yg mereka mulai akrab,karna asri rasa dani orangnya baik.belum sempat dani jawab pesanan mereka sudah datang,
"Wah,karna iklannya udah datang saya jawab nanti ya mbak." jawab dani sambil tersenyum.
"Eh,iya mas,ternyata mas DP ini bisa bercanda juga ya?"kekeh asri sambil tersenyum malu.dan akhirnya mereka makan malam.setelah selesai lalu dani membuka suara
"Eemm,mbak pertanyannya tadi jadi di jawab ndak?"
"Jadi dong! Oh iya mas,maaf ya kalau boleh tanya,nama mas yg asli siapa sih?masak iya namanya irit amat cuma DP aja?"tanya asri sambil penasaran.
"Waduh jadi penasaran nih?"goda dani sambil senyum dan memainkan alisnya naik turun
"Ish,malah gitu,yaudah ndak usah di jawab ndak papa."sahut asri sedikit cemberut,di sambut tawa dani sambil geleng kepala merasa lucu melihat tingkah gadis di depannya.
"Ha ha ha,oke gak usah ngambek,gue jawab satu satu,gue kerja di bengkel fariasi mobil seker garage,eh tepatnya besuk baru masuk sih,kalau nama DP sendiri itu anak anak yg ngasih,nama gue dani."
"Ooo."beo asri,tapi tak selang lama asri kaget karna ingat sesuatu
"Bentar mas,mas tadi bilang kerja di seker garage?itu kan tempat kerja lutfi,dan dia jadi manager di sana,haduh gawat mas!"
"Apaaa?"teriak dani pura pura panik,karna bengkel fariasi mobil tersebut adalah milik dani yg di percayakan sama pak bowo ayah lutfi,dan pak bowo sendiri belum tahu pemilik bengkel sebenarnya dani,setahu pak bowo pemiliknya adalah gino yg sebenarnya asisten pribadi dani,dan dani rencana besuk mau nyoba melihat kinerja bengkel dengan menyamar jadi montir.dani memang cukup tahu mesin karna dia dulu sering ikut balap liar baik motor atau mobil.
"Trus gimana dong mas." lanjut Asri bertanya
"Yaudah mau gimana lagi,eh bentar,tadi cowok tadi sebenernya siapa sih?"tanya dani masih bingung
"Dia pacar saya,lebih tepatnya mantan,saya minta putus."jawab asri
"Lah pacar kok kasar amat?"
"Iya,kami jadian satu minggu yg lalu,ini adalah kencan pertama ku,dan dia juga pacar pertamaku,tadi dia ngajak keluar untuk makan malam,tapi di tempat sepi tadi dia mau kurang ajar ama saya,ya saya. ndak mau lah enak aja belum halal kok minta macam macam." jawab asri sambil ber sungut sungut.
"Ooh,yaudah yuk gue antar pulang." ajak dani yg di sambut anggukan oleh asri.