NovelToon NovelToon
Istri Pajangan

Istri Pajangan

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Poligami / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Asih sunkar

Aku bukan pelakor! Aku hanya lah orang ketiga dalam hubungan kakaku dan calon suaminya.... lah bagaimana mana bisa?

Bagaimana jika suami mu dan suami kakak mu adalah orang yang sama?

Ini adalah kisah ku. Aku-Kania, Adam dan Najira, yang bukan lain adalah kakak tiri ku, terikat dalam satu hubungan yang bernama tali pernikahan.

Jika kalian tanya siapa istri pertamanya mas Adam. Aku, aku istri pertamanya. Tapi siapa wanita yang di cintanya, iya, Najira.

Aku tau betul kalau hati mu hanya milik Najira seorang. Tapi, aku juga istri mu. Tidak kah kau memikirkan perasaanku walau sedikit?

Jangan lupakan Chandra, Pria adi kuasa yang memegang tali merah di kehidupan Kania.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asih sunkar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1. Pada Malam itu

Malam itu adalah malam paling kelam dalam hidup Kania Mayang Kusuma. Hotel Sharon, hotel bintang lima yang megah, menjadi saksi bagaimana hidupnya berubah seketika. Di tempat itulah, ia terjerat dalam hubungan yang seharusnya tak pernah terjadi — hubungan terlarang dengan calon kakak iparnya sendiri.

Kania adalah anak angkat keluarga Kusuma. Mereka mengangkatnya saat berusia sembilan tahun, setelah ia ditemukan tanpa keluarga pasca tragedi tsunami di daerah XX. Keluarga Kusuma menyayanginya dengan tulus. Ayah angkatnya seorang polisi, sementara ibu angkatnya, Mayang, adalah guru di sebuah SMA negeri Bandung. Ia tumbuh bersama putri kandung mereka, Najira Mayang Kusuma.

Najira — atau yang akrab disapa Kak Jira — adalah gadis cantik dengan mata cokelat lembut, rambut bergelombang, dan tubuh jenjang yang anggun. Ia populer, baik hati, dan memiliki kekasih bernama Adam Rahardian — pria tampan, tinggi, dan berkarisma yang bekerja sebagai guru honorer di sebuah SMA swasta.

Seharusnya, Adam adalah calon kakak ipar Kania. Tapi malam itu… segalanya berubah. Malam yang seharusnya menjadi momen bahagia, justru berakhir menjadi awal dari kehancuran.

Hari itu adalah ulang tahun ke-25 Najira. Pesta meriah digelar di hotel Sharon, dengan tamu-tamu terhormat hadir untuk merayakan sekaligus menyaksikan kabar bahagia: pertunangan Najira dan Adam. Keduanya tampak bersinar, menebar senyum penuh cinta di hadapan semua orang.

Namun, di balik tawa dan musik pesta, nasib sedang menyiapkan sesuatu yang jauh dari kebahagiaan.

Menjelang akhir pesta, tamu-tamu mulai meninggalkan ruangan. Kania yang duduk di dekat kolam renang bersama sahabatnya, Merlin, merasa kantuk mulai datang.

“Ke kamar yuk, aku ngantuk,” ucap Merlin sambil melihat jam tangannya.

“Yuk. Kita sekamar kan?” jawab Kania, sambil meneguk minumannya sampai habis.

Mereka pun berjalan di koridor panjang hotel. Namun, di tengah jalan, Merlin terkejut.

“Ya ampun, handphone-ku ketinggalan!” serunya panik.

“Di mana?” tanya Kania.

“Kayaknya di meja depan tadi. Kamu duluan aja ke kamar, ya. Nomor 1265. Ini kartunya,” kata Merlin, menyerahkan kartu kamar pada Kania.

“Jangan salah kamar ya, Nyet!” canda Merlin sambil berlari kecil menjauh.

“Kamu yang monyet!” balas Kania sambil cemberut.

Koridor itu sepi. Terlalu sepi. Tak ada tamu lain, tak ada suara selain langkah kakinya sendiri. Kania menelan ludah. Ada perasaan aneh menyelinap di dadanya. Tapi ia tetap melangkah menuju kamar yang dimaksud.

Sesampainya di depan pintu, ia membuka dengan kartu yang diberi Merlin. Begitu masuk, Kania tertegun.

“Wow… gede banget. Ini kamar VIP, bukan?” gumamnya kagum.

Ia meletakkan tas, melepas sepatu, lalu menghela napas panjang. Badannya lelah. Ia hanya ingin mandi dan tidur. Tapi belum sempat melangkah, tubuhnya mendadak terasa aneh.

Dadanya panas. Napasnya berat. Keringat dingin bercucuran.

Apa yang terjadi denganku? pikirnya. Tubuhnya goyah, penglihatan kabur. Dunia seperti berputar.

Tiba-tiba, pintu terbuka. Seseorang masuk. Dalam kondisi setengah sadar, Kania hanya melihat siluet seorang pria.

“Sayang?” suara itu terdengar dekat, terlalu dekat. Suara yang sangat ia kenal.

Kania ingin menjauh, tapi tubuhnya tak bisa digerakkan. Pandangannya kabur, pikirannya kacau, sementara dunia di sekelilingnya terasa berputar cepat.

Didetik berikutnya pria itu memeluk erat Kania dari belakang. Dia Adam, sang calon kakak ipar. Ketika bibir Adam mengecup lehernya, tubuh kania bergetar. Hasrat panas semakin membuncah. Kania yang sudah di butakan oleh nafsu mulai kehilangan akal sehat.

Kania membalikkan badan menghadap pria yang sedang memeluk dari belakang tadi. Melingkarkan tangan di pundaknya, dan membenamkan wajah ke dadanya yang bidang.

Pria itu juga memeluknya semakin erat. Panas menjalar dikedua tubuh dua anak manusia itu. Adam kehilangan akal sehat, sama seperti Kania yang juga kehilangan atas kontrol dirinya.

Jemari kekar Adam menyelusup dibalik leher Kania, diremasnya lembut leher wanita itu, membuat Kania mendongak. Mata mereka saling menatap, keduanya dibawah pengaruh obat, didetik selanjutnya bibir mereka bertemu dan saling melahap. Seperti orang kehausan, Sama sama hilang akal.

Entah sejak kapan jemari Adam telah meloloskan pakaian dan pakaian dalam kania, sekarang wanita itu polos di hadapannya. Matanya menggelap, menelan salivanya, dan di detik berikutnya mengendong tubuh Kania dan di jatuhkan ke atas ranjang.

Kania menggeliat, panas tubuhnya semakin mejadi. Adam naik keatas tubuhnya, menarik dasinya sampai terlepas, melepas kemejanya dengan menggebu. Dada Kania naik turun saat bernafas, malam ini, calon kakak iparnya terlihat begitu seksi.

Adam yang hilang akal, hanya ada hasrat yang memimpinnya malam ini, pikirannya terasa kosong, sangat terangsang, sangat bernafsu. Mulai mengecup mulai dari leher jenjang kania, meninggalkan jejak merah diseluruh tubuh gadis itu, sampai ke ujung kaki. Keduanya tidak berbicara, hanya deru nafas pertanda kenikmatan yang salah yang berkuasa malam ini.

Wajah Adam berada dikedua paha Kania yang terbuka, matanya sayu, mengecup paha itu, menambah satu jejak merah lagi diantara banyak jejak merah nyang ditinggalkannya juga.

Malam ini tidak terelakkan, Kania hanya menggigit bibirnya sambil mencengkram sprei saat penyatuan mereka, saat Adam memasukkan miliknya dan menembus kehormatan Kania. Saat Keperawanan gadis itu telah diambil oleh calon kakak ipar.

Pikiran Kania terasa kosong, tubuhnya terasa ringan. Milik Adam terasa semakin membesar didalam sana.

"Ahhhh..."

Punggung gadis itu terangkat saat pelepasanya, nafasnya menderu, belum selesai saat pelepasan tapi Adam tidak berhenti bergerak, membuat Kania tersiksa. Matanya membelalak desahan dan nafas tertahan terdengar memenuhi sampai ke langit langit kamar. Kepala Kania terasa berputar Adam tidak memberi nya waktu istirahat.

Adam meremas kasar dada Kania, kemudian menampar gemas bokong dan paha gadis itu. Gerakannya semakin cepat, didetik berikutnya Adam melepaskan seluruh cairannya kedalam rahim Kania. Kenikmatan menyelimutinya. Menjatuhkan tubuhnya ke atas tubuh Kania. Memeluknya erat, nafas keduanya masih tidak beraturan.

Kania membelakangi Adam, laki-laki itu memeluknya erat. Detak jantung yang mulai teratur, dan ngantuk mulai menguasai. Sebelum Adam benar-benar tenggelam dalam tidur, Kania hanya sempat mendengar bisikan nama..

"Aku cinta kamu, Jira…" sebelum segalanya menjadi gelap.

---

Keesokan paginya, hidup Kania tak pernah sama lagi.

Kejadian malam itu menghancurkan segalanya — masa depan, cinta, dan kepercayaannya pada orang-orang di sekitarnya. Di hadapan semua orang, termasuk Najira.

Namun yang Kania tahu pasti — malam itu bukan kesalahannya. Seseorang telah menjebaknya. Seseorang telah membuat hidupnya berantakan.

Pertanyaannya hanya satu:

Siapa dalang dari semua ini, dan apa alasannya?

Bersambung…

1
Alivaaaa
aku mampir Thor
Marhaban ya Nur17
males ah wkwkw , ruwet cerita e pasti
Arni
Adi thor
Wulanda Ciiee Harahap
Bagus sekali
aku siapa
gak mudeng blas
hanefa aisyah
lumayam menaril
Enung Samsiah
pasti jere di kasih ke adi,,,,
Enung Samsiah
pasti jere
Enung Samsiah
siadam bodoh curiga pd kania,, pdhl njira yg hrs d curigai
Enung Samsiah
adam egois bngettt
Eka Shinkur
😍😘💪💪
Elok Pratiwi
tiap baca certa kok ending nya bersatu lagi terus bucinnn ... membosankan
Elok Pratiwi
paling juga adam n kania bersatu lagi terus jadi bucin seperti cerita yg lain sama dg cerita yg lain ... pengen baca yg ending nya pisah dan bahagia dg pasangan yg baru ada ga sihhh ...
Enovia Harnita
aku yakin Adi
Enovia Harnita
tania bodoh...
ridena tribawono
👍 ceritanya bagus banget kak
Rina
yeeeeyy... akhirnya ga balikan sama adam... aku terhura thor..
Rina
toxic nya adam nih lebih mematikan drpd arsenik.
Rina
kalau aku sih thor pinginnya sama jeremy... tp sama othor dimatiin tuh si jere.
karena saat bersama jere atau bahkan baca surat dari jere, kania bisa tertawa bahagia... othornim kejam...😌
Rina
nanti adam tau kania hamil nuduh yg engga² lagi.. mengingat dia punya sumbu teramat pendek....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!