NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Istri Miliarder

Mendadak Jadi Istri Miliarder

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:334.9k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Anaya tak pernah menyangka hidupnya sebagai seorang gadis yatim bisa berubah drastis dalam satu malam. Tanpa pilihan, ia harus menikah dengan pria yang bahkan tak pernah terlintas di pikirannya.

Akmal, CEO muda yang tampan dan bergelimang harta, harus menelan pahitnya pengkhianatan saat calon istrinya membatalkan pernikahan mereka secara sepihak.

Takdir mempertemukan keduanya dalam ikatan yang awalnya hampa, hingga perlahan benih cinta mulai tumbuh. Namun, ketika kebahagiaan baru saja menyapa, bayang-bayang masa lalu datang mengancam, membawa badai yang bisa meruntuhkan rumah tangga mereka.

Mampukah Anaya mempertahankan cintanya? Ataukah masa lalu akan menghancurkan segalanya?


Baca kisahnya hanya di "Mendadak Jadi Istri Miliarder"

Yuk ikuti kisah mereka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01

°

°

°

"Apa kamu bilang...? Batal...? Astaghfirullah...! Kamu ini sudah tidak waras atau bagaimana, Risna! Membatalkan pernikahan setelah semua terlanjur begini? Terus mau ditaruh mana muka orangtuamu ini, Risna...!" teriak Bu Rahma dengan hati bergemuruh dikuasai amarah.

"Daripada setelah menikah nanti kita bercerai, Bu," jawab Risna.

"Iya, tapi masalahnya pernikahan kalian tinggal dua hari lagi. Dan semua sudah siap, apa kamu sanggup menanggung malu Risna! Pikirkan itu!" Bu Rahma berkata dengan emosi memuncak.

"Jangan terlalu emosi, Bu. Ingat, nanti darah tinggi Ibu kumat." Pak Rusli memperingatkan.

"Astaghfirullah al'adziiim!" Bu Rahma beristighfar seraya menepuk dadanya yang terasa sesak bagai terhimpit beban yang sangat berat. Ya memang berat, karena pasti jika pernikahan dibatalkan tentu akan menanggung rasa malu yang tak terbayangkan oleh mereka sebelumnya.

"Sebenarnya ada apa ini, Risna? Kenapa kamu tiba-tiba berubah seperti ini? Tidakkah kamu memikirkan perasaan Bapak dan ibu, hahhh!" marah Bu Rahma lalu menghempaskan bahu anak gadisnya dengan kasar.

"Risna, sekarang dengarkan bapak dan jawab dengan jujur! Apa kamu sudah yakin dengan keputusanmu untuk membatalkan pernikahan ini?" tanya Pak Rusli. Beliau berusaha sabar menghadapi anak gadisnya.

"InsyaAllah, Risna sudah mantap, Pak," jawab Risna sambil menunduk.

"Ya sudah kalau begitu besok kita datang ke rumah Pak Deni untuk memberi kabar," ucap Pak Rusli.

Sementara Bu Rahma dengan hati mendongkol terpaksa mengikuti saran suaminya. Dalam hati Bu Rahma sangat kecewa dengan keputusan anak gadisnya. Bagaimana tidak kecewa, calon suami Risna adalah pemuda yang baik, mapan, tampan, dan dari keluarga terpandang. Padahal jika seandainya anaknya berjodoh, setidaknya bisa mengangkat derajat keluarga mereka.

Bu Rahma menarik napas dalam-dalam, berusaha menguasai emosinya, sebelum akhirnya masuk ke dalam kamarnya dan memikirkan alasan yang tepat untuk mengabarkan hal tersebut.

°

Keesokan harinya Bu Rahma dan Pak Rusli, mendatangi kediaman keluarga Pak Deni. Tak butuh waktu lama hanya dua puluh menit perjalanan, tibalah keduanya di rumah calon mantan besan mereka.

"Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam, silakan masuk Pak, Bu." Pak Deni yang kebetulan berada di ruang tamu meyambut kedatangan calon besannya dengan suka cita, meskipun hatinya diliputi pertanyaan.

"Maaf, Pak Rusli dan Ibu Rahma. Hal penting apa yang sekiranya membuat Anda berdua datang kemari?" tanya Pak Deni dengan tutur kata yang sangat sopan.

Sebelum menjawab Pak Rusli terlihat gugup dan menoleh pada Bu Rahma seolah meminta istrinya saja yang berbicara. Sayangnya Bu Rahma tidak menanggapi. Wanita itu justru sibuk memilin ujung bajunya dengan tangan bergetar.

"Ada apa sebenarnya ini, Pak, Bu?" Bunda Marini seakan menangkap adanya keraguan dan sesuatu yang sulit untuk diungkapkan dari sikap kedua tamunya tersebut.

Tegang bercampur gelisah tercetak jelas pada wajah tua Pak Rusli. Bahkan beliau langsung menundukkan kepala tak sanggup menerima tatapan yang begitu mengintimidasi dari tuan rumah.

"Maafkan kami, Pak Deni beserta keluarga. Sebenarnya kami merasa malu jika harus datang ke rumah Bapak. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena kami tidak bisa melanjutkan pernikahan ini." Pak Rusli akhirnya memberanikan diri untuk berbicara pada pokok permasalahan.

Jdeeerrrr

Bagai petir menyambar di tengah hari yang terik. Meski lirih, namun perkataan Pak Rusli terdengar sangat jelas mengingat suasana di rumah saat itu sangat hening. Pak Deni dan Bunda Marini langsung menatap ke arah Pak Rusli dengan sorot mata tajam menyiratkan kemarahan dan kekecewaan, namun Pak Deni berhasil menguasai dirinya. Akan tetapi, tidak demikian halnya dengan Bu Marini.

"Apa maksud Bapak tidak bisa melanjutkan pernikahan ini? Apa itu artinya..." Bunda Marini tidak sanggup berkata lagi, tenggorokannya terasa tercekat, dan bibirnya bergetar hebat, wajahnya berubah pias.

"Maafkan anak kami, Pak, Bu. Risna mengatakan belum siap untuk menikah dan meminta pernikahan ini dibatalkan." Pak Rusli menambahkan ucapannya dengan kepala tertunduk.

Suasana menjadi hening seketika, atmosfer udara di ruang tamu rumah Pak Deni seolah kosong dan berhenti dalam sekejap. Menampilkan helaan napas panjang dan dalam dari masing-masing individu yang berada di ruangan itu.

"Astaghfirullah... bagaimana bisa begini, Pak? Pernikahan mereka tinggal besok. Seharusnya kalau memang belum siap kenapa dulu menerima pinangan kami? Lalu ini...?" Bunda Marini tidak sanggup melanjutkan lagi kata-katanya. Beliau bahkan hampir saja limbung, andai Pak Deni sang suami tidak segera menahan tubuhnya.

"Sabar, Bun. Nanti kita cari solusinya bersama-sama," hibur Pak Deni kepada Bunda Marini.

"Tidak bisa begitu dong, Yah! Mereka tidak bisa mempermainkan kita seperti ini. Bukan masalah nominal yang sudah kita keluarkan, tapi ini menyangkut tanggung jawab dan harga diri." Bunda Marini berkata dengan berapi-api bahkan sampai berdiri dari duduknya.

Tidak ada yang berani menyahut, semua sibuk dengan pemikiran masing-masing. Ketegangan begitu mewarnai ruang tamu di rumah Pak Deni.

"Bagaimana Anda berdua mendidik anak gadis Anda menjadi seorang yang plin-plan dan tidak punya pendirian. Seharusnya kalau memang belum siap menikah, kan bisa bicara jujur sebelum semuanya terlanjur! Saya benar-benar kecewa dengan keluarga ini," kata Bunda Marini dengan menahan kekecewaan yang mendalam.

"Sekarang, silakan Anda berdua tinggalkan rumah kami, karena semua sudah jelas dan tidak ada lagi yang perlu dibicarakan! Assalamualaikum." Bunda Marini lalu berdiri dengan gestur mempersilakan tamunya untuk pergi. Biarlah dikatakan tidak sopan karena telah mengusir tamu, tetapi hatinya sudah terlanjur kesal dan amarah yang memenuhi aliran darahnya.

Dengan rasa tidak nyaman dan menanggung malu, pada akhirnya, Pak Rusli dan Bu Rahma meninggalkan kediaman Pak Deni.

°

Akmal datang dengan wajah bingung, dia sempat melihat sekilas calon mertuanya keluar dari halaman rumahnya. Akmal saat itu baru saja tiba menjemput Arbi sahabatnya dari bandara, dan merasakan aura ketegangan yang mencekam di dalam rumahnya

"Ada apa ini, Yah? Tadi aku lihat seperti ada Pak Rusli keluar dari sini?" tanyanya pada sang ayah.

"Risna membatalkan pernikahan kalian," ucap Bunda Marini di sela kesedihannya.

"A-a-pa...! Membatalkan pernikahan? Apa benar ini, Yah?" tanya Akmal pada Pak Rusli.

"Iya benar, Nak! Risna bilang, 'Dia belum siap menikah,'" jawab Pak Deni lirih, tetapi terdengar jelas oleh semua yang ada di dalam ruangan itu termasuk sahabat karib Akmal yaitu Arbi.

"Astaghfirullah al'adzim...! Jadi Kak Akmal batal menikah?" celetuk April, adik Akmal yang tiba-tiba datang entah darimana.

Akmal langsung syok dan terpaku di tempatnya berdiri, saat mendengar perkataan sang bunda. Dia begitu terpukul, apalagi ayahnya juga membenarkan bahwa Risna calon istrinya membatalkan pernikahan mereka.

Akmal tampak begitu frustasi dengan berbagai pertanyaan memenuhi benaknya. Padahal besok mereka akan menikah tapi mempelai wanitanya malah membatalkan pernikahan. Lalu apa kata orang nanti?

°

°

°

Hallo readers setiaku...😍

Selamat berjumpa kembali di cerita baru Moms TZ . Semoga betah menemani Moms ya.

Jika suka silahkan like dan tekan permintaan update, tetapi jika tidak suka cukup tinggalkan dan jangan meninggalkan jejak apapun!

Berkarya tidak mudah, mohon dukungannya, terimakasih 🙏🙏🙏😍😍😍

1
Marwah Jay
sy baca di januari 2026
Nyai Romlah
mampoooossss lah si akmal
DPras
🤣🤣🤣
ceuceu
keluarga bodoh sama" melihara ular,akmal am dodi sama bodohnya,bertahun" dodi melihara ular tp ga dk usir,katanya di jebak ga cinta tapi tetap di pertahankan
ceuceu
Lagian akmal biarin khanza tinggal dirumahnya,lemah bgt akmal ke khanza
LENY
DUH LEBAY BANGET BARU TELP GAK NYAMBUNG AJA SDH PIKIRAN MACAM2 SDH TAHU SUAMI SIBUK ORANG PENTING.
LENY
SDH GAK USAH DIURUS AKMAL YG ADA NNT KAMU DICACI MAKI SAMA IBLIS WANITA INI
LENY
BIAR MAMPUS WANITA IBLIS INI KIKAN BUANG KEROK
LENY
AMNESIA SI KHANZA JAHAT INI.
LENY
BENAR2 WANITA IBLIS TINGGALIN AJA PAK DODI GAK ADA GUNANYA ISTRI SEPERTI SETAN INI 😡😡
LENY
SENJATA MAKAN TUAN MAU MENCELAKAI NAYA KENA DIRI SENDIRI SYUKURR LGSG MODAR AJA HRS NYA 🙏🙏
LENY
ORANG SEPERTI KHANZA INI GAK BISA DIKASIH HATI NGELUNJAK DAN SEMAKIN JADI KELAKUAN JAHATNYA 😡
SDH USIR AJA SI JALANG INI
LENY
LAGIAN SI KHANZA INI DI IZININ TINGGAL SERUMAH SDH TAHU DIA JAHAT DAN TER OBSESI DGN AKMAL ADUH🙈
LENY
DASAR JALANG IBLIS KHANZA
LENY
ADA YA MANUSIA TDK TAHU MALU SEPERTI KHANZA INI. JIJIK LIHAT KELAKUANNYA. PASTI DIA YG SURUH ORANG NABRAK NAYA. SMG SEGERA TERBONGKAR.
LENY
MIMPI KAMU KHANZA AKMAL MAU SAMA KAMU MALAHAN AKMAL MAKIN MESRA SAMA NAYA.
LENY
LAGIAN KENAPA SIH KHANZA TINGGAL SERUMAH SAMA ERSA AZURA. DASAR JALANG IBLIS KHANZA INI DIA GAK AKAN BERHENTI MAU MENCELAKAI NAYA 😡
LENY
PASTILAH KHANZA KL TDK NY KIKAN. DASAR WANITA IBLIS JALANG
LENY
PASTILAH SI KIKAN WANITA ANGKUH MATRE JAHAT CULAS 😡😡
LENY
DUH SI NY KIKAN INI AMIT2 PIKIRANNYA UANG MELULU. BU RAHMA MOVE ON DONG BU JGN MENYESAL TERUS KAN RISNA YG PUTUSIN AKMAL. JADI TERIMALAH MANTU BARUMU RADO.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!