NovelToon NovelToon
Rahasia Wanita Malam

Rahasia Wanita Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:23.1k
Nilai: 5
Nama Author: violla

Berawal dari siksaan yang kerap ia alami dari ibu tiri. Elga memutuskan melarikan diri dari rumah yang sudah seperti neraka setelah ayahnya meninggal dunia. Elga pikir hidupnya bisa lebih baik setelah keluar dari rumah itu, tapi dalam perjalanan ia menemui penderitaan yang lebih menyakitkan.

Seorang pria yang tidak tau seperti apa wajah dan rupanya memaksa Elga masuk ke dalam mobil lalu merenggut kesuciannya hingga ia tidak sadarkan diri. Saat terbangun Elga masih berada di mobil tapi di tempat berbeda. Sedangkan pria itu pergi ntah kemana. Tidak mau diperjual belikan Elga memilih melarikan diri dengan sisa tenaga yang ia punya. Seorang wanita menawarkan tempat tinggal yang layak untuk Elga hingga satu bulan kemudian Elga dinyatakan hamil. Apakah Elga akan mempertahankan janinnya atau justru menggugurkannya? Lalu bagaimana dengan pria yang telah menodai Elga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dunia Begitu Kejam

Bab 1. Dunia Begitu Kejam

*Salah satu desa di London*

"Dasar gadis bodoh, beraninya kau mempermalukan aku!" Wanita paruh baya memukuli seorang gadis yang nyaris tidak berdaya karenanya, ia membabi buta menyiksa anak tirinya dengan ikat pinggang peninggalan mendiang suaminya.

"Maafkan aku, Bu. Tolong kasihani aku ... ampuni aku." Di sisa tenaga yang ada, Elga merintih memohon ampun. Ini bukan pertama kali dirinya disiksa tanpa ampun. Tepatnya, setelah ayahnya meninggal pukulan demi pukulan sudah menjadi makanan kesehariannya.

"Ampun katamu! Lalu bagaimana denganku? Apa dengan mengasihani dan mengampunimu aku bisa mengembalikan uang Tuan Lark yang sudah aku pakai untuk membayar hutang yang ditinggalkan ayahmu? Aku sudah menjualmu kepada Tuan Lark, tapi bisa-bisanya kau tidak mau tidur dengannya! Dasar gadis bodoh!"

Plak!

Plak!

Plak!

Punggung Elga seperti disayat-sayat pakai sembilu, sakitnya tidak bisa ditahan lagi. Semakin Elga menolak, maka semakin keras pula ibu tirinya melibaskan ikat pinggang itu bahkan terkadang tidak segan memukulnya dengan balok besar.

"Aku tidak mau tau, besok kau harus kembali pada Tuan Lark dan kau harus melayaninya dengan baik!" ucap Ibu tiri Elga sambil menghempaskan ikat pinggang itu ke sembarangan arah.

"Tapi aku tidak mau tidur denganya, tolong jangan kirim aku padanya, jangan biarkan dia membawaku, Bu."

Elga masih berharap ibu tirinya mau berbaik hati padanya, fisiknya yang sering disiksa hingga berdarah-darah masih bisa ia terima, tapi Elga tidak akan pernah bisa menerima perlakuan ibu tirinya yang sudah sangat keterlaluan. Elga tidak pernah bisa terima dirinya dijual seperti barang tak berharga yang dilelang kepada sembarangan pria.

Elga tidak akan pernah menyerahkan tubuhnya pada pria sembarangan apa lagi pada pria tua seperti Tuan Lark yang sudah bergonta-ganti wanita.

"Kau pikir siapa dirimu bisa mengaturku?" Ibu tiri Elga menarik rambut Elga dan membawa gadis itu dengan paksa ke kamarnya. "Jangan merasa sok suci padahal aku tau kau bukan wanita baik-baik. Kau menolak tidur dengan Tuan Lark, hanya karena Tuan Lark tidak setampan para pria yang sudah menidurimu 'kan?" Ia menghempaskan Elga hingga keningnya terbentur lantai dan berdarah.

"Aku tidak perna melakukan hal serendah itu! Aku tidak pernah menjual diri." Sakit hati Elga mendengar tuduhan yang sangat keji itu. Memang hal seperti itu sudah tabu di negaranya, tapi sampai saat ini Elga masih bisa menjaga kesuciannya.

"Kau pikir aku percaya? Aku tidak mau tau, besok kau harus terlihat baik agar aku bisa menawarkan mu pada pria lain yang mau membayarmu. Aku harus mengembalikan uanh Tuan Lark apa lagi dia sudah sangat marah dan tidak mau lagi melihat perempuan pembangkang dan bodoh yang tidak bisa memuaskannya sepertimu!"

Wanita bertubuh subur itu mengunci pintu dari luar, bahkan tidak memberi secuil makanan pun untuk Emi.

Elga hanya menangis meratapi nasib, baginya dunia ini sangat kejam untuk ditinggali. Tapi, mengakhiri hidup pun tidak bisa ia lakukan. Elga bukan tidak pernah melawan atau mencoba kabut, tapi semua usahanya berakhir mendapatkan siksaan yang sangat kejam.

"Tidak, aku tidak mau berakhir seperti yang dikatakan ibu. Aku tidak mau melayani pria-pria itu. Aku tidak mau tubuhku dijamah mereka. Lebih baik aku mati daripada harus menjadi wanita penghibur seperti yang diharapkan ibu."

Kali ini rasanya ia ingin mati saja, tapi sepertinya takdir berkehedak lain. Terbesit pikiran untuk melarikan diri saat melihat jendela kamar tidak dikunci. Ya, sepertinya ibu tiri Elga lupa memeriksa jendela kamar.

Tubuh Elga terasa sakit semua, ia terseok-seok saat membuka lemari. Beberapa baju dimasukkan ke dalam tas pakaian lalu ia lempar ke luar jendela. Malam ini Elga kabur dari rumah yang sudah seperti neraka setelah ditinggal ayahnya.

Gerimis menemani perjalanan Emi, pandangannya yang terbatas karena gelapnya malam tidak mematahkan niatnya. Emi tertatih sampai berhasil menjauhi rumah.

"Aku harus pergi ke kota, tapi dengan apa aku harus ke sana? Bus terakhir yang menuju kota pasti sudah pergi. Bagaimana kalau ibu menangkapku?" Elga menanis tanpa suara, sekujur tubuhnya gemetaran hebat. Pada akhirnya Elga tetap pergi tanpa arah tujuan.

Sorot lampu yang berasal dari mobil menyilaukan mata Elga hingga gadis itu refleks memejamkan mata, belum sempat ia menepi mobil itu sudah berhenti tepat di depannya. Begitu Elga membuka mata, seorang pria keluar dari arah bangku kemudi. Elga yang ketakutan memilih segera menjauh, tapi sayangnya pria itu berhasil menangkap dan membekap mulutnya. Kejadian itu berlalu begitu cepat sampai Elga dihempaskan ke dalam mobil.

"Lepaskan aku, apa yang kau lakukan, Tuan!" Elga memberontak saat pria itu ikut masuk dan mengunci pintu mobil, ia merasa berada di dalam bahaya. "Kumohon buka pintunya! Biarkan aku pergi."

"Diam!"

Srek!

Dengan satu kali gerakan, pria yang tidak terlihat jelas seperti apa wajahnya telah berhasil merobek gaun hitam yang dipakai Emi. Hingga bagian dada yang menyembul tampak jelas. Tidak cukup sampai di situ, pria itu mengikat tangan Emi di atas kepala.

Emi berteriak kencang, namun tidak ada yang mendengarnya. Jalanan malam itu sangat sunyi.

Emi tidak bisa bergerak bebas, apa lagi pria itu sudah mengukung tubuh mungilnya. Tidak lama kemudian wajah pria itu terbenam di dadanya.

"Jangan lakukan itu padaku! Aku bukan wanita malam seperti yang kau kira!" Emi teriak sambil menangis.

"Tenanglah, aku akan membayarmu 5 kali lipat dari biasanya!" Pria itu bicara dengan deru nafas penuh nafsu. Sesekali tangannya memegang area sensitif gadis itu.

Elga masih memberontak. "Aku gadis baik-baik. Aku belum pernah tidur dengan pria mana pun. Jadi, tolong jangan rusak hidupku, Tuan...."

Elga berharap masih ada belas kasih dari pria asing ini, tapi sayangnya sentuhan-sentuhan nakal yang ia dapatkan.

"Benarkah? Kalau begitu biarkan aku membuktikannya sendiri." Pria itu melanjutkan aksinya yang sempat tertunda, tidak perduli meskipun wanita yang ada di bawah kendalinya menolak keras. Ketidak berdayaan gadis itu dimanfaatkannya untuk menanggalkan pakaiannya sendiri.

"Bajingan! Jangan samakan aku dengan wanita yang sudah sering kau tiduri!" Tidak tahu apa jadinya nasib Elga kali ini, ia berharap masih ada sedikit keberuntungan yang ia dapatkan di dunia yang sudah sangat kejam baginya.

"Kenapa bicara begitu? Tenanglah, kalau kau tidak berbohong kau akan jadi satu-satunya wanitaku," kata pria itu lalu menyatukan bibirnya pada wanita yang tidak ia tau nama dan tidak bisa ia lihat seperti apa raut wajahnya di dalam gelapnya malam. Ia melakukan itu dengan insting namun sebuah gigitan yang ia dapatkan. "Akh, kau...." Ia mengeram kesakitan. "Sepertinya kau memang suka dipaksa!"

Tanpa memberi kesempatan, pria itu menyumpal mulut gadis itu menggunakan seutas kain yang ia robek dari gaunnya. Kemudian langsung menyatukan inti tubuh mereka.

Hancur hidup Elga, dirinya tidak akan pernah melupakan seperti apa rasa sakit yang sudah mengoyak-ngoyak tubuhnya.

1
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
piye iki lanjutanya... yachhhhh mendem lagi ka violla
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
ya ampun keluar kandang macan
masuk kndang singa ini mah namaya..... elga elga
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
wah bnayk typo nih emi elga
kayay ka violla lom move on dari kisah papa anak ku
Tetty Romauli Manullang
kak, kelanjutannya mana blom update2......💪💪💪💪
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
Ya ampun, apa Elga hamil
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
kapan kamu beruntungnya Elga...🤧🤧🤧
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
Ya Tuhan kasihan sekali Elga, niat hati ingin kabur biar gak d jual sama ibu tirinya malah disini ketemu orang gak d kenal dan malah merusak hidup Elga
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
Elga ya mungkin Thor, bukan Emi
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
untuk Elga, bukan Emi🙏🙏🙏🙏
Tetty Romauli Manullang
semangat kak buat update nya. di tunggu terus kelanjutannya. 😘😘😘
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Tetap semangat update terbaru 👍👍❤️❤️
Tetty Romauli Manullang
semoga Elga tidak jadi di sentuh Kevin. semangat kak buat update setiap hari 💪💪😘
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
tetap semangat update terbaru kak 😘😘
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Ada udang di balik batu 😤😤
Jessica akan menjeratmu layaknya lintah darat 🙈🙈
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Kendrick berkuasa,kaya💰🧐
masa nyari gadis yg 5 tahun lalu pernah ia perkosa aja gak bisa😝
Tanya Kaka othor saja🤭
Tetty Romauli Manullang
lanjut kak
Tetty Romauli Manullang
mudah-mudahan Elga ketemu dengan Kendrick di rumah bordir nya Jessica..
Tetty Romauli Manullang
cerita yang selalu ku tunggu kelanjutannya....
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
tuh kan.... Jessica gak iklas nolongnya 😁😁
pasti ada maksud lain 🤔🤔🤪🤪
Tetty Romauli Manullang
sedih sekali nasib mu Elga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!