NovelToon NovelToon
Hijrah Sang Gadis Pemberontak

Hijrah Sang Gadis Pemberontak

Status: tamat
Genre:Romantis / Spiritual / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Novi Vuspita sari

Bukan novel romantis yang membuat setiap pembaca menjadi halu... Tapi cerita keikhlasan yang mampu membuat hati setiap insan menjadi luluh.

Cerita dimana sosok yang mengajarkan keikhlasan dan ketulusan dari dua sisi manusia, baik dalam segi cinta maupun persahabatan. Yaa, entah itu memang sahabat atau lebih pantas disebut pengkhianat.

Ini kisah seorang gadis yang melewati rintangan hijranya. Gadis keras kepala yang berusaha menjadi lembut bagaikan Aisyah dan Khadijah.

Dimana bertemu seorang Ateis dan juga pria islam namun hanya dalam KTP.
.
.
.
.
Saya menunggu komentar anda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Vuspita sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dunia Rindu

Daun daun berguguran, angin-angin bercengkrama akrab dengan dedaunan menciptakan tarian indah yang diiringi melodi gemersik ranting ranting pohon. Burung-burung sudah tak ada lagi yang berlari lari bersama sahabat karibnya.

 

Seorang gadis duduk dibawah pohon dengan beralaskan batu besar. Ujung jilbabnya menari-nari mengikuti angin kemana ia pergi. Ia menggunakan jilbab berwarna biru, baju yang bernada sama hanya ada garis garis berwarna dongker sebagai pembeda. Ditangannya ada setangkai pena yang menyapa kertas halus miliknya. Ada banyak catatan didalamnya yang berisi tentang hari yang ia lewati.

 

Back....

Rindu Azzahra. Ia gadis manis yang berumur 18tahun, Rindu baru menempuh pendidikan tingkat tinggih (kulia) disalah satu universitas ternama diIndonesia.. Ia memiliki satu kakak yang bernama Rasyit Ibrahim, kakaknya juga masih menempuh pendidikan dan ia juga menempuh pendidikan ditempat yang sama dengan Rindu. Rindu juga memiliki seorang adik perempuan yang bernama Chacha Aisya Fathila yang dipanggil Echa, adiknya masih menempuh pendidikan dasar. Orang tuanya hanya berkerja di kebun yang dikelolah sendiri. Ayah dan ibunya memiliki beberapa hektar kebun dan sawah.

Seorang gadis dengan ringan melangkahkan kakinya. Hari ini adalah hari pertama ia masuk ke sekolah yang ia tempuh saat ini. Dengan gaya seperti biasa, wajah acuh tak acuh, headset putih yang menutup suara bising mahasiswa yang berkeliaran, rok hitam longgar yang dipadukan dengan baju berwarna marun dan Jilbab yang menutupi dada berwarna hitam memberi kesan sifatnya sendiri.

Langkah kakinya terhenti saat mendengar suara teriakan diarah kanannya yang mengusik alunan lagu yang diserap di telinganya. Bisa ia lihat ada satu orang perempuan yang ditarik paksa oleh beberapa pria. Ada banyak orang yang melihat kejadian itu.

“Lepasin. Gue nggak mau.” Teriaknya. Rindu menatap hal itu seksama. Ia melepaskan headset kesayangannya dan mulai melangkah untuk mendekat.

“Gue Cuma mau minta nomor hp loe doang. Pelit amat sii.” Ucap salah satu pria itu. Ia menarik paksa tangan perempuan didepannya.

Gadis itu hampir menangis, dan berteriak” Udah gue bilang. Gue nggak mau, gue nggak kenal sama kalian.”

“Nggak kenal maka tak sayang dong. Jadi cewek jangan sombong ntar jadi perawan tua lo.” Ucap pria satunya lagi dengan sedikit berbisik menggoda, tapi bisikan itu bisa didengar jelas oleh Rindu.

Salah satu pria itu mulai mencengkram pipi wanita itu. Rindu yang dari tadi menatap dan memahami permasalahan mulai maju dengan wajah yang mengeram kesal segera mendorong keras sii pemaksa. Hal itu sontak membuat semua pria disana beralih menatap si pelaku.

“Wah wah ada ada pahlawan ni.” Ejeknya sambil bertepuk tangan. Rindu tak bergeming. Ia menarik tangan perempuan yang ia selamatkan menuju belakang punggungnya. Perempuan itu hanya mengikuti perintah Rindu, wajahnya pucat karena ketakutan.

“Loe tau sama siapa lo cari masalah?” Tanyanya. Ia menatap tajam Rindu yang hanya diam tak menjawab.

“Loe bisu? Atau tuli?” Ia mendekati Rindu dan mengelilingi tubuh Rindu. Rindu mendorong perempuan yang ia tolong untuk menjauh.

“Loe anak baru ya?” Tanyanya ditelinga Rindu.

Rindu hanya diam dan mulai melangkahkan lagi kakinya untuk meninggalkan pria-pria itu. Tapi baru dua langkah kakinya melangkah tangannya dicekal oleh salah satu pria itu.

“Urusan loe ama gue belum selesai” Teriakan pria itu menggema keras. Dia mencengkram tangan Rindu secara kasar. Semua orang hanya menahan nafas, takut suatu hal akan terjadi kepada Rindu.

“Lepasin.” Ucap Rindu datar. Mata coklatnya menatap tajam kepada pria yang mencengkram erat tangangannya.

“Wah wah, ada yang nantangin loe bos” Ucap pria lainnya.

“Benar tu. Mau kita apain ni.” Ucap satunya lagi dengan senyum remeh.

Pria yang mencengkram tangan Rindu mulai menarik paksa tangan Rindu untuk mengikuti langkah kakinya “ Gue bilang lepas.” teriak Rindu tegas.

“Berani loe teriak didepan gue.” Teriakan pria itu bahkan jauh lebih keras dari pada teriakan Rindu.

“Emang loe siapa yang harus gue takuti?” Rindu mendekatkan tubuhnya dengan pria yang menahannya. Ada jejak angkuh diwajahnya.

“Loe bakal nyesel karena udah nyari masalah sama gue.” Ucapnya tajam. Matanya pun tak kalah tajam menatap Rindu. Ia merunduk menatap wajah datar Rindu, karena memang tinggi badan mereka terpaut jauh.

“Gue mau liat apa yang loe bisa lakuin ke gue.” Ucap Rindu. Tangannya yang dicekal pria itu semakin erat. Wajahnya memerah marah. Rindu sama sekali tak memberikan kesan ia kesakitan, wajahnya masih tak bergeming. Padahal ia merasakan bahwa tangannya sudah tak dialiri darah dan sakit yang menjalar.

Pria itu menarik paksa lagi tangan Rindu. Tapi saat ini Rindu memberontak dan melepaskan cengkraman itu satu kali hentakan. Bisa dilihat ada bekas jari tangan yang berwarna merah ditangan Rindu.”Berani Loe ama gue.” teriak pria itu.

Bughh..

Pria itu memukul Rindu, tapi sayang, pukulan itu hanya mengenai udara karena Rindu menghindar ke kanan. Pria itu semakin terhenyak dengan emosinya. Ia mencoba memukul lagi tapi pukulannya saat ini ditahan oleh tangan Rindu erat.

Krak...

Suara tulang patah terdengar jelas saat Rindu mematahkan tangan pria itu dengan satu gerakan. Pria itu hanya memekik kesakitan. Dengan satu gerakan lagi Rindu membanting tubuh kekar Pria itu kelantai, tubuh pria yang terbanting dilantai menciptakan suara yang cukup keras.

Ditambah suara ia yang meringis kesakitan.

Gerakan Rindu sangat cepat dan kuat. Rindu menatap pria yang ia banting dengan tatapan sinis. “Kurang ajar loe...!” Teriak teman pria yang Rindu banting.

Dua orang sekaligus menyerang Rindu. Rindu hanya memutar kakinya kearah kaki pria yang menyerangnya. Suara keras yang menyentuh lantai terdengar lagi. Semua orang menatap takjub terhadap Rindu yang mampu melawan mereka dengan semudah itu.

Ada satu pria dari kawanan mereka yang memandang Rindu takut. Dua pria yang Rindu taklukan beberapa saat mulai bangkit dan menyerang Rindu lagi. Rindu menghindar dengan menggunakan split nya sehingga dua pria itu hanya menyerang angin, dengan lihai Rindu mengapit kaki pria pria itu. Tendangan salah satu pria itu melayang kearah pipi Rindu. Tapi ditahan oleh tangan Rindu. Dengan gerakan memutar Rindu mematahkan kaki pria itu. Ia mulai menarik kakinya dan mendorongnya kearah temannya.

Buh..

Mereka jatuh dengan bertabrakan yang sempurna. “Mau ngerasain gue pukul?” Tanya Rindu dengan saru pria yang belum menyerang sama sekali.

Wajah pria itu pias, ia menggaruk rambut yang tak gatal. Ia melihat teman temannya sedih dan memandang Rindu takut ‘duh gimanani’ Batinnya.

Rindu meninggalkan kerumunan yang menatapnya kagum. Sesaat setelahnya pukulan melayang dari sisi kanan pipinya, menyebabkan sudut bibirnya mengeluarkan darah. Ia menyekah sudut bibirnya yang mengalir darah segar sambil menatap asal pukulan. Sudut bibirnya tertarik melihatnya. Ia adalah salah satu rombongan pria yang tadi takut untuk melawannya. “Ternyata gue ngelawan banci kampus...” Ucap Rindu mengejek.

Ia menendang tepat diarea vital laki-laki itu dengan satu kali hentakan cukup membuat pria itu tersungkur secara menyedihkan. Dengan tangan yang menggenggam selangkangannya, wajahnya merah kesakitan dan bibir yang tak terhenti henti untuk meringis kesakitan “Besok ganti pakek rok aja ya...” Ucap Rindu dengan senyum mengejek. Ia pergi meninggalkan pria pria itu dengan nasib yang mengenaskan.

Sakit yang mereka dapat dari pikulan Rindu sebenarnya tidak seberapa dari rasa malu mereka karena dikalahkan oleh seorang perempuan!.

1
nana
bisa bikin kebawa suasana keren
nana
padahal udah ke 2x nya baca ni nover pertama baca 2021 lalu sekarang baca ulang lagi tetep aja mewekkk....huaa.....😭😭
NO NAME
tor d lanjutin lagi donk tentang cerita kek gini nuansa islami tapi pemerannya rindu juga kek sama bang rey..hehehe..aku suka ceritanya yang banyak mengandung positiv vibesnya. keren
Bunda Fariz
Luar biasaas
ibeth wati
kenapa rindu tak mau menjelaskan apa pun agar tak ada kesalahpahaman
ibeth wati
makin kesini makin nyesek bacanya pingin g lanjut tp kok penasaran
ibeth wati
temen laknat kek mereka ini mereka yg enak" nyalahin rindu ..g respect sama teman kek gitu
Reader
keren gess ceritanya
Sutrisni Sutrisno
semangat berkarya 🦾
tapi saat ngetik tulisan yg pake bhs arab,tolong diperhatikan lg.
karna 1 huruf yg salah ketik bisa beda maknanya
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih /Joyful/
total 1 replies
Fayulan Fayulan
sdh ku baca 2 tahun yang lalu,, tapi kangen pengen baca lagi. ..
نور✨
Luar biasa
safira
wah..enaknya klu rindu itu nyata..bisa temanan..bagus bangat dapat teman soleha..panutan yg bagus bangat/Drool/
safira
bagus bangat thor..terbaik
safira
aamiin ya robbalalamin
safira
saya dukung dokter rey..klu habib blom nikah aja gk ada kepercayaan apa lagi klu udh nikah..emang gk ada aman²nya..
safira
menyetil hati bangat thor..baru kali ini baca novel cam nyata..menguras air mata..sampe ingat dosa sendiri aja..terbaik thor..
safira
Subhanallah../Sob/
safira
bagus bangat thor..banyak bawang..dan banyak pengajaran..rasa kecil diri..dengan perjuangan rindu..betul keren bangat..terbaik thor😍👍
Arya Mada
sumpah Thor,di bab² ini aku mewek trus,minta rindunya di bikin sehat aja boleh ga thor/Sob//Sob//Sob/
Arya Mada
dokter key aja deh Thor ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!