sang gadis pecinta hujan
Hari sudah malam langit menjadi semakin gelap hujan terus turun begitu deras membasahi kota dengan badai yang menyelimuti,serta petir yang terus bergemuruh keras. namun di dalam fenomena Alam se
0
2
Cinta Sang Psychopath
Malam hari di area balap. Lampu-lampu redup berkelip. Suara mesin meraung, memekakkan telinga. Seorang wanita berdiri di sudut lintasan. Berpakaian gelap tanpa hiasan. Jaket hitam melekat di tubuhnya
0
1
Louis and Luna
Pertemuan yang Tidak Terduga Louis adalah seorang pria yang sangat percaya diri. Ia memiliki rambut yang selalu rapi, pakaian yang selalu bersih, dan senyum yang selalu mempesona. Namun, semua itu be
0
2
DOMBA BERSELIMUT BULU SERIGALA
Domba Berselimut Bulu Serigala Seekor domba kecil terpisah dari induk dan kawanannya. Pagi tadi dia ikut rombongan domba mencari makan di padang rumput. Lalu tertidur di bawah pohon yang rindang
0
1
Dendam Cinta
Sembilan tahun yang lalu, saat Alea menjadi anak sebatang kara tiba-tiba ada seorang laki-laki yang mengaku sebagai teman baik almarhum ibunya. Alea kecil yang tidak tau apa-apa, dia menerima tawara
0
0
Nilam Aku Pergi
TOPI Sarjana yang beberapa saat lalu disemat dan disyahkan oleh seorang profesor dekan fakultas, kuturunkan dari kepalaku. Entah ada yang melihatku melakukan kebodohan ini, diantara hadirin. Cita-cita
0
0
Hanya ingin sebuah ketenangan. Pad...
Hanya ingin sebuah ketenangan. Pada waktu siang hari aku pulang Sekolah dan kembali ke rumah. Awalnya aku tertawa bersama teman-temanku dan sangat gembira. Tapi setelah aku membuka pintu rumah, melih
0
3
Cerpen ngasal
Ku pikir kebahagiaan yang selama ini aku terima akan bertahan lama, Akan tetapi semuanya sirna begitu masa lalunya datang dan merebut dia dariku. Kini aku di tinggalkan sendirian dan menghabiskan sisa
0
2
Ketika Malam Menjadi Saksi
Sejak kecil, aku sering menghabiskan waktu sore di kamar, ditemani tumpukan buku dan kertas-kertas bernilai di atas meja belajar. Lampu belajarku terus memancarkan cahaya hingga larut malam, sementara
0
1
“Rumah yang Tumbuh dari Awan-awan”
--- 🌤️✨ Happy Reading, Pendengar Awan… Sebelum kamu tenggelam dalam kisah ini, izinkan aku menyapamu. Bagaimana pun harimu sebelumnya, semoga ini menjadi ruang kecil untuk bernapas. Cerita ini ti
0
1
Atap yang Selalu Mendahuluiku
--- Atap yang Selalu Mendahuluiku Saat hendak melepas sepatu, di atas atap kujumpai seorang gadis dengan rambut berkepang dua. Angin sore menyibak ujung pakaiannya. Ia berdiri terlalu dekat dengan
0
1
Jam yang Selalu Berhenti di Pukul 16.27
Jam yang Selalu Berhenti di Pukul 16.27 Tidak ada yang aneh dengan jam dinding di kamarku—kecuali satu hal: setiap pukul 16.27, jarumnya selalu berhenti. Awalnya kupikir itu hanya kerusakan mekan
0
1
Bangku ketiga dari jendela
💫 --- Hello, reader Kalau kamu pernah duduk di kelas sambil nunggu bel, pernah ketawa karena hal receh, atau pernah ngerasa hidup remaja itu ribet tapi seru… cerita ini buat kamu. -- Bangku Ke
0
1
KESEMPATAN TERAKHIR
Jam dinding di ruang tunggu rumah sakit menunjukkan pukul 23.47, aku duduk sendirian di kursi plastik yang dingin, menunggu hasil tes terakhir Ibu. Kanker stadium empat, dokter bilang waktunya tinggal
0
3
Perjodohan Tanpa Cinta
Hari pernikahan itu datang seperti hujan yang turun tanpa pernah diminta. Langit cerah, tamu tersenyum, musik mengalun lembut—namun hati Raka kosong. Di sampingnya berdiri Ayu, perempuan yang kini sah
0
0
Balas Dendam Terbaik
Tahun 2019 yang lalu, saat Nadia Abdul Aziz duduk dibangku sekolah menengah pertama. Sering sekali banyak bullyan dan hinan yang terlempar mengenai dirinya, hal yang baik saat itu dilakukan Nadia ada
0
4
Dendam di Lorong Merah
Lorong itu disebut Lorong Merah bukan karena cat temboknya, melainkan karena lampu jalan tua yang selalu menyala redup kemerahan setiap malam. Siang hari tampak biasa, tapi saat malam turun, udara di
0
0
Bab 6 - Saat Semua Rasa Jadi Sunyi
Ada masa di mana aku berhenti mencari. Cinta tak lagi jadi tujuan, tapi jadi ruang hening tempat aku belajar menerima. Bukan berarti aku berhenti merasa, tapi aku mulai memahami bahwa cinta tidak ha
0
0
Di Antara Dua Sujud
Aku bertemu Anindya di dalam bemo reyot yang saban pagi berjuang menembus jalanan berdebu menuju sekolah. Bemo itu bukan tempat pertama yang kau kira akan menumbuhkan kenangan, tapi bagiku, di sanalah
0
3
Sampai Laut tak berombak
Bab 1 – Anak dari Pantai Batu Merah Suara pasar Mardika pagi itu seperti badai kecil. Orang jual ikan teriak, anak-anak berlarian, motor becak bersahut-sahutan, dan aroma laut bercampur bau bawang s
0
0