Sekuel Star on A Dark Night
Satya Efrain Scott
Seorang pengusaha besar sekaligus ketua Klan Mafia besar di Inggris, yang sejak kecil pindah bersama Ayahnya ke Inggris karena perpisahan kedua orangtuanya, meninggalkan ibu dan kedua adiknya.
Namun Satya memutuskan kembali ke Indonesia setelah kematian Arya, adik kandungnya.Tidak disangka, kepulangannya ke Indonesia membuatnya terjebak pada perasaan cintanya pada kekasih adiknya dalam waktu yang cukup lama.Bahkan perasaan itu masih bertahan sampai perempuan itu menikah. Satya memutuskan menikah dengan sahabat kecilnya. Tapi ternyata istrinya pun bukan jodohnya. Dirinya justru terikat dengan seorang Ratu Mafia yang sudah menghancurkan kehidupannya. Akankah Satya jatuh cinta pada Ratu Mafia yang sangat dibencinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zas Novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 10 Masih Mencintainya (Visual)
MANSION BRYLLIAN & VARA
Matahari sudah berubah jingga saat Satya dan Nieva sampai di mansion Bryllian dan Vara, setelah menghabiskan waktu hampir 4 jam di Mall. Mencari hadiah memang hanya memerlukan waktu 1 jam saja, tapi pertemuan Satya dan Sasa, membuat mereka berdua memerlukan waktu yang lama untuk mengenang masa lalu sambil menikmati makanan di restaurant yang terletak tidak jauh dari Mall. Tentu saja setelah Satya melanjutkan acara belanjanya di butik dan membelikan Nieva juga Sasa beberapa pakaian branded yang mahal.
Sasa tidak dapat mengobrol lebih lama dengan Satya, karena sudah ada janji dengan salah satu sutradara terkenal untuk membahas proyek film keempatnya, yang lagi-lagi diangkat dari salah satu novel best sellernya. Satya tentu saja tidak keberatan, Satya begitu bangga sahabat kecilnya itu sudah menjadi penulis novel yang sukses. Akhirnya Satya dan Sasa memutuskan bertukar kartu nama dan berjanji untuk saling menghubungi dan mengatur pertemuan mereka selanjutnya.
Di mansion Bryllian, Satya dan Nieva langsung menuju ruang keluarga untuk bergabung dengan Lana, Bryllian, Kendrick, Daniel, Kevin, Brandon dan Sharon istrinya, yang ternyata sedang berkumpul melihat kondisi Kendrick.
Tidak lupa 2 orang pengawal Satya membantu membawakan hadiah untuk Bradley dan Briley juga pasangan pengantin Kendrick dan Lana, lalu menyimpannya di meja yang terletak di pojok ruang keluarga. Baru setelah itu, para pengawal Satya kembali ke ruang tamu khusus di depan mansion dan mengobrol dengan anak buah Bryllian & Kendrick.
Satya yang melihat keadaan Kendrick sudah terlihat jauh lebih baik, terlebih dengan pemandangan menyejukan setiap kali Lana memberikan perhatian pada suaminya yang langsung dibalas senyum tulus Kendrick, membuat Satya begitu tenang dan lega.
"Kendrick bagaimana keadaanmu?"
"Aku sudah baik-baik saja Hyung, berkat istriku yang perhatian ini."
Kendrick menatap penuh cinta ke arah Lana yang tersenyum malu-malu, hal ini memancing senyum bahagia semua orang di ruangan itu.
"Sudah, jangan memperlihatkan kemesraan kalian di depanku, membuatku iri saja."
Rasa kesal yang ditunjukan Daniel justru membuat teman-temannya gencar menggoda Daniel.
"Makanya cepat menikah, kamu dengan Danila terlalu lama pacaran. Sudah hampir 2 tahun kan? Lebih baik cepat dihalalkan."
Brandon memberi Daniel dukungan, terlebih Danila adalah sahabatnya sejak awal kuliah dulu. Jadi Brandon berharap sahabat baiknya itu bisa segera menikah dengan Daniel yang sudah jelas memiliki pribadi yang baik, pekerja keras dan bertanggung jawab.
"Iya Bro, cepat dihalalkan, sebelum ditikung orang."
"Alah..Pengalaman pribadi ya Bro."
Kevin yang niatnya meledek Daniel, justru kalah telak dengan jawaban Daniel yang menyindir dirinya. Kevin yang masih belum bisa move on dari Vanny, sahabat Vara dan Danila, saat ini harus ikhlas karena Vanny sudah resmi menjadi kekasih Samuel.
Sebenarnya bukan cuma Kevin yang tersindir, tapi juga Satya yang saat ini masih berusaha mengikhlaskan Vara meskipun sudah menikah lebih dari 1 tahun dengan Bryllian.
Suasana masih riuh dengan tawa, lain halnya dengan Nieva yang hanya menjadi penonton karena sama sekali tidak mengerti dengan obrolan mereka. Sesekali Nieva memperhatikan sikap Satya yang agak sedikit aneh dan sedikit gelisah. Satya mengedarkan pandangannya ke segala arah, mencari keberadaan Vara yang sudah begitu dirindukannya. Bryllian tentu saja menyadari tingkah Satya ini, dan lagi-lagi membuatnya sedikit kesal.
"Vara sedang menyusui Bradley dan Briley, dia akan bergabung begitu selesai."
Satya cukup terkejut sekaligus malu dengan perkataan Bryllian yang bisa menebak isi pikirannya.
"Oh.. Aku mencari si kembar, karena aku membawakan banyak hadiah untuk mereka."
Satya mencoba mencari alasan agar Bryllian tidak terus-menerus mencurigainya, seraya menunjuk hadiah-hadiah yang dibawanya. Bryllian hanya tersenyum tipis menanggapi perkataan Satya, hatinya tidak percaya, tapi Bryllian tidak ingin membuat suasana menjadi tidak enak.
"Terima kasih Satya, kamu seharusnya tidak perlu repot-repot seperti itu. Sebentar aku akan melihat Vara dulu."
Bryllian segera naik menuju kamar Bradley dan Briley yang terletak di lantai 2, namun saat memasuki kamar si kembar, Bryllian tidak menemukan Vara. Hanya ada 2 orang babysitter yang sedang menjaga si kembar yang sedang tidur.
"Nyonya Vara ada di kamar Tuan."
Salah satu babysitter memberi penjelasan seolah mengerti siapa yang sedang dicari oleh Bryllian.
"Oh ok.. Terima kasih."
Bry meninggalkan kamar si kembar, lalu menuju kamar disebelahnya tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.
Tatapan mata yang diikuti senyum manis Vara pada pantulan cermin, menyambut kedatangan Bryllian yang langsung memeluk tubuh Vara dari belakang. Bryllian menciumi sebelah pipi Vara dengan penuh cinta.
"Sayang bisakah kamu jangan berpenampilan terlalu cantik saat berada diantara sahabat-sahabat kita? Sahabat laki-laki maksudku."
"Apa maksudmu? Apa aku terlihat akan menggoda mereka? Penampilanku sesuai permintaanmu, aku memakai baju halter neck yang menutup sampai bagian leher, aku juga mengikat rambutku sesuai yang kamu minta."
"Tapi bagian lenganmu masih terbuka, sebaiknya kamu menutupnya dengan cardigan. Warna lipstickmu juga terlalu merah, aku akan membuatnya menjadi pudar."
Bry memutar perlahan tubuh Vara agar menghadapnya, namun Vara yang mengerti maksud Bry segera mengatupkan mulutnya.
"Sayang, buka sedikit mulutmu. Percayalah aku akan menipiskannya sedikit saja."
Vara menggeleng pelan, seraya menahan tawa. Bryllian yang merasa triknya sudah diketahui Vara akhirnya menggelitik pinggang Vara sampai Vara tertawa kegelian. Akhirnya niat Bryllian memanggil Vara untuk turun, malah berubah menjadi adegan mesra yang berakhir di tempat tidur.
Hujan tiba-tiba turun dengan sangat deras disertai angin yang sangat kencang, niat Brandon dan Sharon juga Kevin dan Daniel untuk pulang terpaksa mereka urungkan, karena terlalu beresiko mengemudi dalam cuaca seburuk itu.
Kendrick dan Lana pamit untuk ke kamar, sebenarnya mereka berniat untuk mandi sore sebelum waktu shalat maghrib dan makan malam. Namun pengantin baru itu malah mendapat ledekan karena status mereka yang baru saja menikah.
"Wah pengantin baru, sepertinya tidak mau kehilangan moment ya, setelah merasakan betapa nikmatnya malam pertama. Pas ya dingin-dingin begini, menghabiskan waktu di kamar."
Brandon mulai menggoda Kendrick dan Lana, tanpa semua orang tahu, kalau pasangan pengantin baru itu sama sekali belum menikmati ritual malam pertama mereka sampai saat ini, karena insiden kemarin membuat tubuh Kendrick begitu lemas bahkan sampai saat ini. Tapi Kendrick tidak berniat mengakuinya pada semua sahabat kakaknya itu.
"Tentu saja Hyung, setiap kesempatan harus dimanfaatkan."
Perkataan Kendrick langsung disambut tawa renyah semua orang, sedangkan Lana hanya tersenyum dengan wajah merah mirip kepiting rebus.
"Hujannya deras, anginnya juga kencang sekali. Jika ingin beristirahat atau membersihkan diri dan shalat bisa minta Bi Mona menyiapkan kamar. Setelah maghrib kita makan malam bersama ya. Aku dan Lana ke kamar dulu."
Kendrick dan Lana segera naik menuju kamar mereka, begitupun Brandon dan Sharon yang langsung meminta kamar pada Bi Mona, sedangkan Kevin dan Daniel memilih menonton film di ruang keluarga.
Satya sejujurnya merasa sedikit bingung dengan apa yang akan dilakukannya sebelum waktu makan malam tiba, dia merasa tidak terlalu dekat dengan Bryllian, sehingga meminta disediakan kamar sedikit berlebihan. Akhirnya dia meminta izin pada Bi Mona untuk berjalan-jalan di dalam mansion bersama Nieva. Bi Mona dengan senang hati menunjukan beberapa spot yang bagus di mansion Bryllian, dan pilihan Satya jatuh pada kumpulan gazebo yang terletak di belakang mansion Bryllian dan mengarah ke sebuah danau buatan yang indah dan begitu asri.
Pemandangan hujan tidak mengurangi keindahannya, Satya yang duduk bersebelahan dengan Nieva di salah satu gazebo memfokuskan pandangannya ke tengah danau, seolah larut dalam lamunannya sendiri.
"Tuan Satya, apa anda baik-baik saja?"
Satya tersentak dari lamunannya, dia sejenak lupa kalau saat ini dia sedang bersama dengan Nieva, gadis yang baru saja dikenalnya.
"Hmm.. Aku baik-baik saja."
"Apa Tuan benar-benar tidak bisa melupakannya? Mencintai orang yang tidak mungkin Tuan miliki hanya akan menyakiti diri anda sendiri."
Satya terkejut mendengar perkataan Nieva yang sama sekali tidak diduganya.
"Apa maksudmu?"
"Tuan mencintai Kak Vara kan?"
Mata Satya membulat dengan sempurna, Satya sama sekali tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya yang malah dibalas Nieva dengan senyum manisnya.
"Itu bukan urusanmu."
Satya mengalihkan pandangannya, lalu diambilnya rokok dari saku jaketnya. Satya menyalakan sebatang rokok lalu disesapnya dengan sangat dalam.
"Aku akan membantumu melupakan Kak Vara."
Perkataan Nieva membuat Satya terbatuk-batuk, lalu dilemparnya rokok yang dipegangnya tepat pada genangan air di depan gazebo.
"Kamu tidak akan pernah bisa."
Tatapan tajam berkilat dari mata Satya menghujam tepat di manik mata Nieva, namun Nieva tidak merasa takut sama sekali. Nieva mendekatkan wajahnya ke wajah Satya, lalu tanpa aba-aba bibir Nieva mendarat tepat di bibir Satya, membuat Satya membelalakan matanya.
*************************
Terima kasih banyak ya atas comment, like, Vote, Rate bintang 5 & Favorit-nya.
Maaf ya, kalau comment-nya lama dibalas atau belum sempet mampir karena kesibukanku di dunia nyata.
Tapi aku pasti balas dan mampir balik kok..Maaf ya.. 😊
Love u so much.. ❤❤❤
Semua silent readers yang mampir, mohon dukungannya juga ya. Like & vote boleh banget kok 😊
Sekali-kali comment juga ya, biar author abal-abal ini bisa ngucapin "Terima Kasih" secara langsung 😄
Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. 😊 #staysafe #stayhealthy
Jangan lupa Like, Comment, Vote, rate bintang 5 & jadikan favorit ya.
Biar aku tambah semangat nulisnya 😊
Terima Kasih banyak atas dukungannya ya..
(IG : zasnovia #staronadarknight)