Hai hai hai ini karya kedua Author ya.
Menceritakan seorang perempuan yang sangat dingin dan datar jika dengan orang yang baru di kenalnya, tetapi jika dengan keluarga dan orang terdekat nya dia ramah dan juga jail.
Ada suatu kejadian sehingga membuat dia menjadi gadis yang sangat dingin dan datar.
Kejadian di mana saat seseorang yang sudah di anggap first love olehnya pergi tanpa pamit dengannya sehingga membuat dia menjadi gadis yang tidak pernah ingin berhubungan dengan laki laki manapun selain Daddy dan Abangnya.
Namun dia dan Sahabatnya memiliki sifat yang bar bar dan juga tomboi, suka tawuran sehingga membuat mereka berkali kali di keluarkan dari sekolah, namun tidak membuat mereka jera.
Mereka bertiga memiliki hobi yang sama, yaitu Tawuran, Berantem dan juga Balapan, bukan karena apa, tapi semua itu hanya sekedar untuk permainan mereka saat mereka bosan.
Apakah Adiba Shakilla Atmarini Rahardian di pertemukan dengan seseorang yang sudah di anggap firs love nya itu ??
Bagaimana cerita selanjutnya ? Yuk kita ikuti ceritanya ❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulida_ap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BG_Eps 09
Killa sangat menghayati lagu yang dia nyanyikan tanpa sadar dia hampir meneteskan air matanya lagi, namun dia tahan karena dia tidak ingin terlihat lemah di hadapan semua orang.
Rendi yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik Killa hanya diam dan memasang wajah datar, namun di dalam hatinya entah kenapa dia khawatir dan ingin tau apa sebab Killa yang hampir saja ingin meneteskan air mata, di lihat dari sifat dan sikap Killa gadis itu terkenal dingin, cuek dan datar, namun dia yakin bahwa ada sesuatu yang di tutupi killa, tetapi dia hanya diam dan sesekali melirik ke arah Killa.
" Thanks " ucap Killa dingin menatap Rendi sebentar lalu pergi keluar kelas.
( Sebenarnya ada apa dengannya ? ah sudahlah bukan urusan gw ) batin Rendi.
" Eh Killa lu kemana ?" tanya Kiya
" Kantin " jawab Killa singkat.
" Hah ? bukannya tadi dia sudah makan ya ?" tanya Gita cengo kepada Kiya.
" Kita susul aja dia " usul Kiya.
" Ayo " ucap Gita.
Di dalam kelas.
" Gila bagus banget suara nya Killa " ucap Erik.
" Iya, ga nyangka gw seorang Killa yang terkenal dingin dan datar memiliki suara sebagus itu " celetuk Rian.
" Lu cocok banget sama dia Ren " celetuk Erik tiba tiba.
" Banget, sama sama dingin, sama sama cuek bahkan lebih datar dari pada lo " ucap Rian terkekeh.
Rendi hanya diam tanpa berkomentar dengan apa yang di ucapkan kedua sahabatnya.
" Gw setuju dengan apa yang kalian berdua bilang " ucap salah satu siswa yang satu kelas dengan mereka.
" Setuju apa an ?" tanya Erik dan Rian bingung.
" Setuju kalo mereka cocok " jawab satu kelas serempak.
" Hahahaha " tawa satu kelas.
" Ga lucu " ucap Rendi dingin dan tegas.
Seketika satu kelas terdiam saat mendengar suara bariton Rendi.
" Rendi ha seru ah " goda Rian.
" Banget " ucap Erik mendramatisir.
" Tapi beneran deh, suara nya Killa bagus banget, dia sepertinya sangat menghayati lagu yang dia nyanyikan, benar ga guys " tanya siswa 1.
" Benar banget, gw juga ngerasain " jawab siswa 1.
" Mungkin saja dia lagi bayangin seseorang yang dia rindukan " ucap siswi 1.
" Setuju gw, soalnya perempuan itu kalo sudah menyangkut tentang perasaan, entah itu Benci, Bahagia atau bahkan Rindu, bisa saja dengan dia bernyanyi sambil menghayati itu bisa mengurangi rasa kerinduan nya dengan seseorang " ucap siswi 2.
" Wah berarti ada yang lagi di rindukan Killa dong " cetuk Rian menebak.
" Bisa jadi sih " jawab Erik manggut-manggut.
" Patah hati berjamaah dah kami " cetuk salah satu siswa.
( kenapa perasaan gw jadi gini ya saat dengar mereka bilang kalo Killa... ah masa iya gw baper dengan dia sih, kan baru satu kali bertemu, bahkan belom kenalan juga, apa mungkin hanya perasaan gw aja seperti ini, tapi gw merasa hati gw panas saat cowok lain memuji dia, ah kenapa sih dengan gw ) batin Rendi frustasi.
" Ren lu kenapa ? kok dari tadi lu diam aja ?" tanya Rian heran.
" Ga papa " jawab Rendi datar.
" Bener ? " tanya Rian memastikan.
" Hm " jawab Rendi datar.
" Eh btw kita belom kenalan loh dengan mereka bertiga " ucap Erik.
" Ah iya gw lupa, mending kita susul aja mereka ke kantin, terus kita ajak mereka kenalan gimana ?" usul Rian.
" Wah ide bagus tuh " jawab Erik bersemangat.
" Bagaimana Ren ?" tanya Rian.
" Kalian berdua aja, gw ga ikut " jawab Rendi dingin.
" Lu ga seru ah, masa kita berdua aja yang kesana ? kan mereka bertiga Ren " ucap Erik.
" Ayo lah Ren plies sekali aja ya " ucap Erik memohon.
" Plies " ucap Rian yang juga memohon
" Huft oke, hanya sekali " ucap Rendi pasrah karena terus di paksa oleh kedua sahabatnya
( Bersambung )
Tp kok penculiknya ingat saja wajah Killa kan sekarang udah gede,apa motif jya menculik Killa lagi setelah sekian lama🤔🤔🤔🤔