slow update !!!
Kisah tentang seorang laki-laki bernama David Fernandez dan seorang wanita bernama Renata Azaria Saputra.
David Fernandez adalah seorang pengusaha muda dan merupakan anak dari pemilik salah satu maskapai penerbangan terbesar di Asia.
Renata Azaria Saputra adalah seorang putri dari seorang pengusaha sukses asal Surabaya. ia juga merupakan seorang aktris tanah air yang terkenal. sudah banyak sekali sinetron maupun film yang ia bintangi.
siapa sangka ternyata kedua orang tua mereka merupakan sahabat karib dan sudah menjodohkan keduanya semenjak mereka masih bayi.
apakah laki-laki dingin seperti David bisa jatuh cinta pada wanita cerewet seperti Renata ??
apakah keduanya bisa menerima perjodohan itu ??
ikuti kisah keduanya dan lihatlah bagaimana kelakuan konyol mereka..
follow my Instagram @a.ayumie20
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ambarayu96, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Tuan dan Nyonya Fernandes
FERNANDES CORP
David saat ini sedang bersama dengan Risky di ruang meeting. Keduanya sedang melaksanakan meeting bersama beberapa kepala divisi yang ada di perusahaannya itu.
Bisa dilihat bagaimana seorang David Fernandes yang sangat berbeda kala ia berada di dalam perusahaan dan diluar perusahaan.
Jika diluar perusahaan ia masih bisa tersenyum, namun saat ia berada di dalam perusahaannya, jangankan tersenyum sekedar mengangguk pun ia jarang melakukannya kecuali dengan rekan bisnis yang menurutnya menguntungkan bagi perusahaannya.
seperti saat ini, didalam ruang meeting itu seluruh orang yang ada di sana pasti bisa merasakan aura dingin yang keluar dari pemilik perusahaan itu. Selama meeting berlangsung, David hanya menyimak dan Risky lah yang akan berkomentar jika yang di presentasikan oleh orang-orangnya tidak sesuai dengan apa yang diinginkan.
Setelah meeting berlangsung selama hampir 2 jam lamanya, akhirnya kini telah berakhir. terlihat wajah seluruh anggota yang berada di dalam sana berubah sedikit lebih hidup saat sebelumnya mereka terlihat seperti mayat hidup karena terintimidasi oleh atasan mereka itu.
"Baiklah, meeting hari ini selesai sampai disini. saya harap kalian bisa meningkatkan kinerja kalian dan anggota kalian agar tidak ada lagi keluhan dari para penumpang atau mereka akan berpaling ke maskapai lainnya. Saya harap ini adalah terakhir kalinya mendengarnya. Apa kalian mengerti?" ucap Risky sambil berdiri di samping David. Sedangkan David hanya diam sambil mengamati satu persatu wajah orang-orang yang hadir saat ini.
"Mengerti Tuan," jawab seluruh orang yang hadir di sana secara bersamaan. Risky pun hanya menganggukkan kepalanya.
"Baiklah, kalian bisa pergi dari sini" ucap Risky sambil melihat ke arah jam tangannya yang saat ini sudah menunjukkan pukul hampir jam 12 siang, itu berarti sebentar lagi memasuki waktunya istirahat.
Setelah mendengar perintah itu, seluruh orang yang ada di sana mulai membereskan dokumen mereka dan satu persatu undur diri meninggalkan ruang meeting yang terasa sesak itu.
Saat semua orang telah pergi dan hanya tinggal David dan Risky, terdengar suara helaan nafas panjang dari pemimpin perusahaan itu.
"Hah," suara helaan nafas David yang terdengar frustasi itu. Risky yang melihat itu hanya bisa menunduk.
"Anda tidak apa-apa,Tuan?" tanya Risky. Hanya anggukan yang diberikan oleh David sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran kursinya.
Risky yang melihat itu hanya bisa diam sambil tetap berdiri disampingnya.
Setelah beberapa saat kemudian, David membuka matanya dan beranjak dari duduknya.
"Ayo keluar," ucap David lalu berjalan meninggalkan ruangan itu. Risky hanya mengangguk sambil mengikuti langkah atasannya itu.
setelah dari ruang meeting, keduanya masuk ke dalam ruang kerja milik David.
ceklek
Saat David masuk ke dalam ruangannya, ia dibuat terkejut dengan kedatangan 2 orang yang paling berharga dalam hidupnya itu. Ia tak menyangka Papa dan Mamanya akan datang tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.
Saking terkejutnya, ia berdiam di ambang pintu itu sambil melihat ke arah kedua orang tuanya yang sedang menikmati minuman yang ada di atas meja sofa itu.
"Kalau begitu saya permisi dulu Tuan," ucap Risky membuat David tersadar dari lamunannya. Kemudian David mengangguk.
setelah kepergian asistennya itu, David melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan kerjanya itu.
"Mom, Dad" panggil David sambil berjalan kearah kedua orang tuanya.
..... TBC .....