NovelToon NovelToon
Tiba-Tiba Jadi Istri Juragan

Tiba-Tiba Jadi Istri Juragan

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Transmigrasi / Nikahmuda
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Tasya Chuky

Berawal Dari sebuah kutukan. dari Hana yang mengutuk habis Tokoh kedua wanita bernama Elsa. Elsa (20thn) seorang gadis yang di jadikan jaminan hutang oleh orang tuanya. Elsa yang di dalam cerita di katakan terpaksa menikah menjadi istri kedua juragan Tama. pria tua. tak terima...pada akhirnya memilih berselingkuh pada bawahan Tama yang bernama Ardana. Nasib malang menimpa hana, gadis itu di tarik masuk oleh takdir, masuk kedalam buku Novel _The Jurag's Wife_ dan menjadi Tokoh Wanita yang sudah dia maki habis-habisan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tasya Chuky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Halaman 07

Aku beralih membuka lemari, meraih tas selempang kecil yang juga pemberian dari Jihan. Kuisi tas itu dengan ponsel dan sebuah lipstik. Terakhir, kuraih sepasang sepatu heels tahu yang senada, lalu berjalan ringan keluar kamar dengan bertelanjang kaki—sepatunya sengaja kutenteng dulu agar tidak berisik.

​Namun, saat langkahku mendekati ruang tamu, pandanganku langsung menangkap keberadaan Tuan dan Nyonya besar di rumah ini. Tama dan Andini sedang duduk bersama di sofa, tampak asyik bercanda. Keharmonisan mereka langsung terjeda saat mereka menyadari kehadiranku.

​Keduanya menoleh ke arahku, dan kompak mengerutkan dahi dalam-dalam dengan ekspresi terkejut.

​"Mau kemana kamu, El?" tanya Andini, langsung memasang nada suara sinis seperti biasa saat menilai penampilanku yang rapi dan anggun.

​Aku menghentikan langkah, melempar senyum tipis yang sengaja dibuat semanis mungkin. "Santai, Nyonya. Memangnya cuma Tuan Juragan dan Nyonya Juragan aja yang memiliki agenda malam ini? Aku juga punya, yaw..." sahutku dengan nada lemah lembut yang sengaja dibuat-buat untuk memancing emosinya.

​"Jangan ngeledek ya kamu! Saya ini—"

​"Saya ini apa? Istrinya Juragan, kan? Nyonya Tama Radiningrat?" potongku cepat sebelum dia sempat menyelesaikan kalimat sombongnya. Aku mengibaskan tangan dengan santai. "Aduh! Saya sudah hafal di luar kepala, Nyonya. Sudah, jangan marah-marah terus. Ingat umur, sudah kepala tiga akhir, kan? Nanti kerutannya nambah, loh."

​Tepat setelah aku melayangkan serangan telak itu, bunyi klakson motor terdengar nyaring dari arah luar rumah. Sempurna. Jemputanku sudah datang di waktu yang tepat.

​"Yaudah, Elsa mau pamit dulu ya dengan para Tuan Rumah yang terhormat. Dadah! Jumpa lagi nanti..." ucapku riang.

​Aku langsung melenggang pergi menuju pintu keluar, meninggalkan Andini yang wajahnya sudah memerah menahan kesal setengah mati, dan Tama yang hanya terpaku diam menatap kepergianku tanpa berkedip.

​Begitu sampai di luar rumah, seorang remaja perempuan yang mengendarai motor sudah menungguku di dekat gerbang. Dia adalah adik perempuan Jihan.

​"Wih, Kak Elsa! Cantik banget... Kelihatan kayak Princess Elsa beneran!" puji remaja itu dengan mata berbinar-binar saat melihatku mendekat.

​Aku tertawa renyah sambil memakai heels tahu yang sejak tadi kutenteng. "Ah, kamu bisa aja. Yuk, jalan!" ucapku sembari naik ke boncengan.

​Dia mengangguk semangat. Motor matic itu pun perlahan melaju, membawaku pergi meninggalkan area rumah mewah si Juragan—yang dari atas motor baru kusadari, rupanya dikelilingi oleh hamparan luas perkebunan jeruk yang hijau dan asri.

••••••••••••••••••••

Pov Author.

"Mas, kamu lihat sendiri, kan? Bocah itu benar-benar enggak ada sopan santunnya sama sekali!" adu Andini sembari menggoyang-goyangkan lengan Tama dengan raut wajah kesal. Napasnya masih memburu akibat sentilan telak dari Elsa tadi.

​Tama mengembuskan napas pelan, mencoba meredakan emosi istri pertamanya. "Sudah, biarkan saja. Kamu kan jauh lebih tua darinya... Mengalahlah," ucap Tama menenangkan.

​Mendengar kalimat itu, Andini langsung mengerucutkan bibirnya. "Kok malah belain dia, sih? Kamu sudah enggak cinta lagi ya sama aku?" tuduh Andini dengan nada suara yang sengaja dibuat sedih, memancing simpati suaminya.

​Tama terkekeh pelan melihat tingkah manja wanita di hadapannya. "Tentu saja masih cinta, Sayang... Tapi kan istriku ini sudah dewasa, masa masalah sama anak kecil saja harus diladeni?" ucap Tama lembut. Dia menarik tubuh Andini ke dalam dekapan hangatnya. "Sudah, jangan sedih-sedih, oke? Mas sangat cinta sama kamu."

​Tama memeluk Andini erat, lalu mendaratkan beberapa kecupan kecil yang penuh kasih sayang di pucuk kepala wanita itu. Andini benar-benar diperlakukan bak ratu, tipe istri tua yang teramat dimanjakan oleh sang Juragan.

​Andini tersenyum puas di dalam pelukan Tama. Dia kemudian mendongak, menatap suaminya dengan tatapan penuh arti. "Oh iya, Mas... Aku punya hadiah, loh, untukmu."

​"Hadiah apa?" tanya Tama penasaran, sebelah alisnya terangkat.

​Andini menjauhkan tubuhnya sedikit, lalu memainkan kedua alisnya dengan senyum menggoda. "Nanti, ya... Malam ini aku kasih lihat. Sekalian kan... ini malam Jumat," bisik Andini penuh kode.

​Tawa samar langsung lolos dari bibir Tama. Sorot mata dinginnya yang biasa runtuh, digantikan tatapan jenaka khas pria dewasa. "Mas jadi enggak sabar buat nanti malam kalau begitu," sahut Tama.

​Andini tertawa kecil, merasa berhasil menggoda suaminya.

​"Baiklah, kalau begitu ayo kita berangkat ke rumah Pak Kades sekarang. Nanti kita malah telat," ajak Tama sembari melirik jam di pergelangan tangannya.

​Keduanya lantas bangkit berdiri dari sofa ruang tamu dengan jemari yang saling bertautan erat. Mereka berjalan bersama menuju area parkir depan, di mana mobil mewah beserta sopir pribadi sudah siap sedia mengantarkan sang Juragan dan Nyonya besar menghadiri pesta.

1
Wahyuningsih
kok q syuka bingit ama mak lampir menyebalkn skli... thor buat istri pertama di ceraikn krna jht bingit sellu cari gara2 ama elsa
Wahyuningsih
lanjut thor.... dtnggu upnya yg buanyk n hrs tiap hri jgn lma2 up thor tk inaaak menunggu.... srhag sellh jga keshtn tetp 💪💪💪💪 n makaciiiih tuk upnya
Wahyuningsih
mampus langsung di skak mat
Wahyuningsih
dtnggu upnya thor yg buanyk n hrs tiap hri jgn lma2 up thor tk enak menunggu... sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪 dlm upnya
Wahyuningsih
mampir q thor
Ummanya Hil_Ziy: Makasih Beb' sudah singgah di lapak baruku. di jamin cerita ini, gk kalah seru juga dengan lapakku yang lain😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!