NovelToon NovelToon
Mafia Vs Gadis Bercadar

Mafia Vs Gadis Bercadar

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Mafia / Identitas Tersembunyi / Persaingan Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Cinta Seiring Waktu / Enemy to Lovers / Action / Tamat
Popularitas:9.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alif Irma

Zivanna Damanik gadis yang terlahir dari keluarga mafia membuat keluarganya menyembunyikan identitasnya dengan cara menyembunyikan gadis itu di suatu tempat yang tidak dapat diketahui oleh musuhnya.

Hingga suatu hari Zivanna mengetahui akan identitas nya yang terlahir dari keluarga mafia. Akankah Zivanna mengikuti jejak ayahnya atau memilih jalan lain.

Sementara di satu sisi tampak pemuda tampan duduk di kursi kebesarannya dia adalah Darren Alexander Tiger yang menjadi ketua mafia yang ditakuti karena sosoknya yang berdarah dingin dan kejam. Bila ada yang mengusik ketenangan cukup 1 kali tembakan nyawa seseorang akan melayang sia-sia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alif Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perkelahian di sekolah

"Hei berhenti". Ucap Raihan.

Ziva yang mendengar teriakkan dari sang ketua OSIS malah lari terbirit-birit menuju ruang kelas nya yang lumayan jauh untuk di jangkau. Karena Ziva bersekolah di sekolah terfavorit di negara C yang merupakan sekolah bagi kaum elit dan kalangan bangsawan dengan luas bangunan sekolah yang tidak terhitung berapa luasnya.

(sumber : om google)

Sesampainya di ruang kelasnya ziva langsung duduk di samping Sarah yang merupakan sahabat satu-satunya dan sekaligus seiman dengan nya di ruangan itu. Karena kita ketahui bahwa negara C mayoritas beragama non muslim.

"Huufff" gumam ziva yang ngos-ngosan yang sudah duduk di kursi dalam kelasnya.

"Kamu kenapa ziv?". Tanya Sarah.

"Ketua OSIS,..... ngejar aku."

"Kamu buat masalah apa?."

"Aku tadi...." belum selesai menyelesaikan ucapannya Raihan langsung memotong ucapan Ziva.

"Ziva Damanik, silahkan anda membersihkan toilet sekarang juga atau hukuman anda bertambah 2 kali lipat." Ucap Raihan dengan tegas.

"Ok saya akan bersihkan toilet sekolah ini tapi dengan satu syarat."

"Apa syarat nya cepat katakan."

"Saya bisa parkirin motor saya di parkiran yang tadi."

"Apa hahaha. Kamu tidak ada malunya, parkiran itu untuk anak kaum bangsawan dan lihat dirimu hanya anak gembel yang mendapat kesempatan untuk bersekolah di sekolah ini. Jangan-jangan orang tua mu menggoda pemilik sekolah ini."

"Tutup mulutmu hah... beraninya kau merendahkan keluarga ku."

Sarah hanya duduk diam disamping Ziva dan siswa-siswi di ruang kelas itu tampak acuh dan tidak memperdulikan perdebatan antara Ziva dan Raihan sang ketua OSIS.

"Keluargamu memang keluarga gembel, mana mungkin gadis seperti mu bisa bersekolah di tempat ini kalau orang tua mu tidak menggoda para pria kaya, atau jangan - jangan kamu juga ikut jadi wanita penggoda."

"Cukup hentikan, kau berani menghina keluarga ku". Ucap Ziva yang bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah Raihan dengan mata yang memerah bertanda bahwa dia sangat marah.

Dengan gerakan cepat Ziva melayangkan tinjunya ke wajah Raihan dan tepat mengenai pelipisnya. Ziva melakukan serangan membabi buta ke wajah Raihan hingga membuat sudut bibir Raihan mengeluarkan darah segar akibat pukulan Ziva.

"Itu balasan penghinaan untuk orang tua ku."

"Dan ini untuk penghinaan kau terhadapku." Ucap Ziva yang kembali menendang perut Raihan berkali-kali tanpa adanya pengampunan.

Sementara Raihan tampak lemas dan tidak berdaya dengan muka babak belur. Raihan bahkan tidak bisa melakukan perlawanan terhadap Ziva karena teknik beladiri Ziva yang begitu cepat dan lincah yang tidak dapat tertandingi.

Sarah yang melihat aksi sahabat nya yang begitu kejam dengan cepat mendorong tubuh Ziva.

"Hentikan Ziva, kamu bisa membunuhnya." Ucap Sarah yang panik.

"Bukan begini cara membalas seseorang yang jahat terhadap kita."

Sementara Ziva hanya diam mematung menyaksikan sahabat nya membantu Raihan.

Kemudian Sarah memapah Raihan menuju ruang UKS untuk membantu membersihkan lukanya.

Sementara para siswa siswi di kelas itu saling berbisik dan tidak ingin ikut campur urusan mereka, dan mereka sangat tahu bahwa Ziva merupakan gadis yang jago bela diri.

"Astaga, apa yang telah kuperbuat. Mengapa aku tidak bisa mengontrol diriku jika urusan memukul seseorang." Ucap Ziva yang duduk di kursi nya.

Tak selang beberapa menit guru mata pelajaran matematika yang bernama Miss Shing memasuki ruang kelas itu. Semua siswa siswi yang berada di ruang kelas itu termasuk Ziva mengikuti proses pembelajaran dengan tenang.

Bel berbunyi pertanda jam mata pelajaran matematika berakhir dan seluruh siswa-siswi di kelas itu berhamburan keluar menuju kantin, setelah itu mereka bergegas menuju tempat favorit mereka yaitu perpustakaan sekolah.

Dimana bila mereka terlambat maka mereka tidak mendapatkan kursi, karena perpustakaan sekolah itu hanya menyediakan 1000 kursi dan mereka yang tidak mendapatkan kursi merasa rugi tidak mendapatkan buku bacaan di perpustakaan sekolah itu.

Sementara Ziva hanya tinggal diam di kelas menunggu kedatangan sahabat nya.

Kemudian di kejutkan dengan kedatangan 3 anggota OSIS yang merupakan teman Raihan.

"Siswi yang bernama Ziva Damanik segera menghadap ke kepala sekolah." Ucap Kevin yang merupakan anggota OSIS.

Ziva yang mendengar namanya di sebut langsung berjalan menuju ruang kepala sekolah yang di sebutkan para anggota OSIS tadi.

Kini Ziva berada di depan pintu ruang kepala sekolah.

"Eeh Ziva ada perlu apa nak." tanya pak Reza guru olahraga sekolah itu.

"Saya melakukan perkelahian dengan ketua OSIS pak."

"Wah hebat kamu, baru kali ini ada yang lawan ketua OSIS." ucap pak Reza sambil tersenyum.

Ziva hanya diam dengan ucapan pak Reza.

"Ya sudah kita masuk bareng saja."

Mereka berdua memasuki ruangan kepala sekolah yang begitu megah, dan di sambut hangat oleh pak kepala sekolah.

"Silahkan duduk."

"Baik Pak." ucap mereka bersamaan.

"Langsung saja pada intinya, Ziva Damanik mengapa kamu memukul Raihan, tolong cerita kan permasalahan nya."

Ziva pun menceritakan semua kejadian tadi dengan jelas tanpa ada rekayasa.

"Ooh jadi begitu masalah nya. Ternyata kamu gadis pemberani yang mampu melawan ketua OSIS. Jadi begini Ziva, sesuai peraturan sekolah kamu akan di skorsing selama 3 hari dan jangan ulangi lagi perbuatanmu".

"Baik Pak." Ucap Ziva.

"Ya sudah kamu bisa kembali ke kelas mu."

Ziva meninggalkan ruangan itu dengan perasaan campur aduk. Dia berniat menemui Sarah di ruang UKS.

1
Noorjamilah Sulaiman
pelik ziva ni,semua seni bela dia pelajari tp bgtu saja lemah😆
Noorjamilah Sulaiman
klan manika lemah ya
Noorjamilah Sulaiman
buat apa bersembunyi terlalu lama klu tidak bisa mengimbangi sm musuh ayahnya💆🏻
Noorjamilah Sulaiman
sya lebih suka klu cerita yg berunsur mafia baik jgn melibatkn agama islam,lbh bgs keara kebaratan gitu
Noorjamilah Sulaiman
aku maunya kekuatan ziva dan darren itu seimbang😤
Noorjamilah Sulaiman
darren ni bodoh mcm bapanya
Noorjamilah Sulaiman
yg salah klan tiger tp dsini seolah2 klan manik yg salah...🤣
Noorjamilah Sulaiman
mereka ingin membls dendam sdgnkn klan mafia durang yg mencari gara2 duluan...
Noorjamilah Sulaiman
aku pikir cerita barat ya
Suyati
Alvin terlalu manjain rexa
Cintiya Wulan. S
wkwkwkwk, pertanyaan yg bagus🤣🤣🤣
Febby fadila
alhamdllah Thor, maksih ceritanya bagus dan menarik
Febby fadila
semoga saja ziva sama debay nya sehat
Febby fadila
hadee bibit pelakor
Febby fadila
woowww jangan bilang klw itu mantan pacarnya darren
Febby fadila
sungguh kasihan nasib Milan ini,
Febby fadila
jahat amat si kamu fino
Febby fadila
yaampun Fino jangan lupa kamu yg ambil kesucian nya Milan
Febby fadila
akhirnya kebusukan Sarah sdah terbongkar
Febby fadila
kasihan Milan, Fino emangx kamu nggak sadar klw kamu yg pertama buat Milan, mulutmu adalah harimau buuatmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!