NovelToon NovelToon
Sisi Gelap Timbangan (The Scale & The Shadow)

Sisi Gelap Timbangan (The Scale & The Shadow)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Sistem
Popularitas:343
Nilai: 5
Nama Author: yrp putri

Seorang Hakim Ketua yang menjunjung tinggi keadilan harus memilih antara hukum, ayahnya, dan cinta kelamnya pada seorang buronan nomor satu yang pernah menghancurkan masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yrp putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hantu Penguasa dan Langit Eropa

Angin malam berembus dingin melewati paviliun kaca yang kini dipenuhi oleh garis polisi kuning. Di tengah ruangan yang berserakan dengan kelopak mawar putih itu, Inspektur Arya Larasati berdiri mematung. Matanya merah, napasnya berat, menatap titik di mana putri tunggalnya baru saja melangkah pergi ke dalam pelukan kegelapan.

"Komandan! Seluruh unit telah disebar untuk menutup akses bandara dan pelabuhan!" lapor seorang perwira intelijen yang berlari menghampirinya. "Kami juga telah memasukkan data biometrik yang tadi Bapak terima ke dalam sistem pencarian wajah nasional dan Interpol!"

Inspektur Arya tidak langsung menjawab. Ia berjalan gontai menuju meja operator *database* yang baru saja didirikan secara darurat di sudut ruangan.

"Tampilkan hasilnya," perintah Inspektur Arya dengan suara parau.

Namun, layar monitor itu hanya menampilkan indikator *error*. Petugas operator mengetik dengan panik, mencoba berbagai kata kunci, mulai dari nama "Arkanza Dirgantara", "Arjuna", "Baskara", hingga deskripsi wajah Sang Raja Mafia.

Nihil. Kosong.

Identitas Arkanza yang baru beberapa jam lalu tercatat resmi di buku nikah, tiba-tiba lenyap dari catatan sipil seolah pria itu tidak pernah dilahirkan ke dunia. Rekam medis, anomali sidik jari, hingga foto-foto dari CCTV hotel yang merekam acara pernikahan itu telah terhapus bersih tanpa sisa.

Lebih mengerikan lagi, tidak ada satu pun saksi mata yang berani angkat bicara. Para tamu undangan VIP, kerabat, hingga staf hotel yang melihat pengepungan itu seakan mengalami amnesia massal. Mereka telah menerima ancaman mematikan atau suapan bernilai fantastis dari tangan kanan Sang Raja Mafia hanya dalam kurun waktu kurang dari satu jam.

Inspektur Arya mencengkeram tepi meja hingga buku-buku jarinya memutih. Dunia hukum dan keadilan yang selama ini ia bela mati-matian, ternyata tidak lebih dari sekadar mainan di atas papan catur para penguasa bayangan. Baskara dan ayahnya bukanlah sekadar penjahat; mereka adalah hantu yang bisa menghapus eksistensi mereka sendiri dari sejarah.

**Di Atas Ketinggian 40.000 Kaki**

Sementara kepolisian ibu kota tenggelam dalam keputusasaan dan jalan buntu, sebuah jet pribadi Gulfstream G650ER melesat membelah awan malam, melintasi perbatasan negara menuju tanah Eropa.

Di dalam kabin mewah yang kedap suara, suasana terasa begitu hening. Aluna duduk di kursi kulit di dekat jendela, masih mengenakan gaun pengantin putihnya. Kerudung pengantinnya telah dilepas, diletakkan begitu saja di atas meja. Tatapan Sang Hakim kosong, memandangi kegelapan malam yang perlahan menelan ujung sayap pesawat.

Arjuna melangkah mendekat dari area kokpit. Jas tuksedonya sudah ia lepaskan, menyisakan kemeja putih dengan lengan yang digulung hingga siku. Ia menuangkan segelas air hangat dan meletakkannya di hadapan Aluna.

Pria itu kemudian berlutut di lantai berlapis karpet tebal, tepat di samping kaki Aluna. Ia meraih tangan istrinya yang dingin, menatap cincin platina yang baru saja ia sematkan beberapa jam lalu.

"Maafkan aku, Na," bisik Arjuna, suaranya sarat akan rasa bersalah yang menggerogoti jiwanya. "Aku berjanji akan memberimu kehidupan di bawah sinar matahari. Tapi pada akhirnya... aku justru menarikmu kembali ke dalam neraka ini."

Aluna perlahan menoleh. Menatap wajah pria yang sangat ia cintai—pria yang baru saja ia pilih di atas segalanya. Tidak ada lagi air mata. Aluna menarik napas panjang, lalu membelai rahang Arjuna dengan lembut.

"Kita sudah tahu ini akan terjadi sejak malam kau menyanderaku di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," ucap Aluna dengan nada yang luar biasa tenang. "Ayahmu tidak akan pernah melepaskan putra mahkotanya. Dan aku... aku tidak akan pernah melepaskanmu. Jika ini adalah neraka, maka kita akan menguasai neraka ini bersama-sama."

Mendengar keteguhan dari wanita itu, Arjuna memejamkan mata. Ia mencium punggung tangan Aluna dengan penuh pemujaan, bersumpah dalam hati bahwa ia akan meruntuhkan seluruh dunia bawah tanah ini jika ada yang berani menyentuh sehelai rambut istrinya.

**Musim Gugur Berdarah di Eropa**

Jet pribadi itu mendarat di sebuah landasan pacu privat di pedalaman Swiss, sebelum mereka dipindahkan menggunakan helikopter menuju sebuah *château* (kastel) kuno yang tersembunyi di balik Pegunungan Alpen.

Masa bulan madu mereka dihabiskan dengan cara yang sangat kelam. Sang Raja Mafia menuntut bayaran atas perlindungannya selama ini. Bisnis sindikat di Eropa sedang diambang kehancuran akibat perselisihan dengan kartel senjata asal Eropa Timur, dan hanya ada satu orang yang bisa mengembalikannya ke jalur yang benar.

Arjuna dipaksa kembali turun ke medan pertempuran. Pemuda bodoh yang dulu tersenyum cerah di lapangan basket itu kini telah mengubur dirinya dalam-dalam. Baskara kembali mengambil alih.

Hari demi hari berlalu, Aluna menyaksikan sendiri bagaimana suaminya bekerja. Dari balik balkon lantai dua kastel, Aluna melihat Arjuna memimpin pertemuan-pertemuan gelap dengan para oligarki, mafia, dan pemasok senjata. Arjuna sangat mematikan. Ia tidak segan-segan menghukum para pengkhianat, merancang taktik sabotase, dan mengambil alih jalur distribusi pelabuhan-pelabuhan di Mediterania dengan tangan besi. Bisnis ayahnya meroket tajam, mengukuhkan kembali dominasi sindikat mereka di dunia internasional.

Publik bawah tanah Eropa mulai gemetar mendengar nama Baskara. Mereka menyebut Arjuna sebagai "Sang Algojo dari Timur".

Namun, ada satu hal yang tidak pernah berubah.

Tidak peduli seberapa kotor dan berdarahnya tangan Arjuna saat ia berada di luar, begitu pintu kamar tidur utama itu tertutup, ia akan meluruhkan semua kekejamannya. Di hadapan Aluna, Arjuna kembali menjadi pria yang rapuh, yang akan memeluk pinggang istrinya erat-erat, membenamkan wajahnya di ceruk leher Aluna, dan mencari perlindungan dari dosa-dosanya sendiri di dalam dekapan Sang Ratu.

1
Teduh Kata
semangat!
yrputri: terimakasih
total 1 replies
Teduh Kata
Hai kak, aku sudah bom like karya kamu, dan mari salin follow yah dan jangan luoa like karya aku juga. mari saling dukung💪
yrputri: hai kak, terimakasih sudah bom... sudah saya like sudah saya like balik juga ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!