NovelToon NovelToon
Pencuri Kepala

Pencuri Kepala

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:50.9k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Huaaaaaa kenapa kepala suami ku hilang? "

Jeritan melengking di sebuah rumah karena ia telah kehilangan sosok suami tercinta, kapan itu terjadi diri nya sama sekali tidak tau

Kampung menjadi heboh karena mereka sama sekali tidak menyangka bahwa kepala manusia bisa hilang dari tubuh nya dan tidak tau kemana.

Siapa pelaku itu?
kenapa ia mencuri kepala di setiap malam bulan purnama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Siapa yang menyamar

Aksara bergerak cepat untuk mengikuti arah Sumber bau yang sangat menusuk hidung ini, sejak tadi dia memang sudah mengintai namun baru sekarang berhasil mendapatkan sumber bau tersebut sehingga dia bergerak untuk mencari arah itu agar bisa segera menemukan siapa pemilik sumber bau ini, sebab dalam hati dia sudah bisa menebak.

Sebagai setan yang telah berusia ratusan tahun dan memiliki banyak pengalaman maka dia sudah bisa mengetahui bahwa ini adalah bau dari sosok arwah gentayangan, Oleh sebab itu pendekar Pedang emas berkelibat cepat untuk mencari sumber bau tersebut agar dia bisa menemukan lalu membawa pulang ke agensi kembali dan memberikan kepada Purnama.

Purnama memang sudah memberikan perintah kepada para member untuk mencari keberadaan arwah Auzar, Taufik sendiri sudah ditemukan sehingga sekarang dia Aman di dalam agensi milik purnama dan hanya tinggal menemukan keberadaan Auzar saja agar arwah pria itu juga mendapat ketenangan dan tidak gentayangan ke sana kemari karena sibuk mencari kepala.

Sebab para korban memang pasti ketakutan sekali karena mereka harus kehilangan kepala dan tidak bisa melihat dunia lagi, sama seperti Taufik kemarin yang hanya bisa meraba ke sana kemari karena dia telah tidak mendapat penglihatan walau hanya sedikit saja untuk dunia ini, meski sudah menjadi arwah maka tetap saja itu menjadi ketakutan untuk mereka.

Auzar juga membutuhkan kerja keras yang sangat ekstra agar dia bisa bertemu dengan para member, terlebih lagi selama ini dia tidak pernah mengenal siapa itu sosok purnama dan bagaimana para member tersebut bekerja, setelah menjadi arwah gentayangan baru dia mendengar tentang kabar itu dan rasanya juga percuma karena dia tidak bisa melihat keberadaan para iblis terkenal tersebut.

''Hei!'' Aksara menepuk pundak Auzar yang kebingungan.

''Hah!'' Auzar mundur ketakutan karena dia tidak bisa melihat siapa yang datang.

''Tidak perlu merasa takut karena aku datang ke sini untuk mengajak kau kembali ke agensi agar aman.'' jelas Aksara.

''Bohong, sebelumnya juga ada iblis yang mengaku sebagai anak buah Purnama namun ketika aku ikut dengan dia malah di hajar sampai habis.'' Auzar menolak Aksara.

''Wah siapa iblis yang berani mengaku sebagai member Purnama itu, apa dia menyebutkan nama kepada dirimu?'' Aksara saja sampai kaget.

''Kau jangan berpura-pura tidak tahu seperti itu karena yang datang sebelumnya juga seorang laki-laki.'' Auzar memang sudah trauma.

Aksara yang mendengar hal itu tentu saja dia menjadi berpikir keras tentang siapa yang telah berani mengatakan bahwa dirinya adalah member Purnama dan hanya ingin menjebak pria ini, jelas itu semua hanya permainan iblis semata karena ingin membuat buruk nama ratu ular.

''Katakan padaku dia mengaku sebagai siapa?!'' Aksara mencengkeram erat leher buntung itu.

''Aaaah jangan lagi kau rusak leher ini karena aku masih mengharap kepala itu akan kembali.'' rintih Auzar.

''Maka nya cepat katakan siapa yang datang itu membawa dirimu!'' bentak Aksara sangat kesal.

Ini Auzar sama sekali tidak melihat bahwa pendekar yang ada di depan dia Ini berbekal senjata pedang emas dan sekali saja dia merasa tidak puas maka akan habis seluruh tubuh dia terpotong oleh pedang tersebut, jadi bukan hanya tidak memiliki kepala saja tapi juga akan menerima bentuk potongan tubuh yang lain.

''Aksara dan Jalak, dia mengakui nama itu.'' Auzar berkata terus terang.

''Gila! malah pakai nama ku segala ya, astaga!'' Aksara jadi mencak mencak tidak karuan.

''Kau bernama Aksara atau Jalak?'' tanya Auzar dengan suara ketakutan.

''Tidak usah kau sibuk mau tau siapa nama ku, ini siapa lagi yang berani menyamar jadi kami?!'' kesal Aksara.

Untuk seperti itu tentu saja sudah bisa dibuat emosi yang sangat menyala karena bila terjadi fitnah maka nanti yang ada para member Purnama asli akan terkena sasaran juga, Aksara kesal bukan main dan dia harus mencari siapa pelaku tersebut sampai dapat agar bisa memberikan pelajaran dan arwah itu tidak berani banyak tingkah lagi.

Sekarang yang penting dia telah mendapatkan keberadaan Auzar, dengan begitu maka dia bisa segera membawa arwah pria itu pulang ke agensi dan biar Purnama saja yang mengurus sampai kemudian kepala dari para korban berhasil ditemukan sehingga tidak ada masalah yang akan datang lagi.

...****************...

"Sayang, meski orang desa sini sudah mengatakan kalau Purnama akan mengurus masalah pencuri kepala namun tetap saja aku merasa takut.'' Akbar berkata kepada Iis.

"Ah kamu begitu saja merasa takut, Bilang saja kamu tidak mau ketemu sama aku kan.'' Iis merengut kesal.

''Demi allah bukan begitu, aku memang hanya merasa takut saja ini.'' Akbar berkata dengan jujur.

'' Akbar, Kamu tidak usah terlalu mendengarkan omongan orang kampung sini karena mereka terlalu melebih-lebihkan sesuatu.'' Iis berkata dengan sangat kesal.

''Jadi kamu tidak percaya dengan apa yang telah terjadi saat ini?'' Akbar menoleh kepada sang kekasih dengan raut yang begitu kaget sekali.

Iis menggeleng dengan sangat yakin bahwa dia memang tidak setuju dengan ucapan para warga kampung, malah yang ada dia merasa curiga kepada Purnama yang kemungkinan besar sengaja membuat masalah itu dan kemudian ingin para warga memanggil dia untuk menyelesaikan masalah yang telah terjadi, dalam pikiran Iis tentu saja sudah seperti itu sejak kemarin.

''Akbaaaaar!'' Iis menjerit keras ketika tadi dia sempat berpaling dan sekarang menoleh pada sang kekasih yang sudah tidak punya kepala.

Bruughhh.

''Aaaaaaghhh!'' Iis ketakutan bukan main ketika melihat tubuh sang kekasih ambruk ke atas tanah.

Sungguh dia sama sekali tidak mendengar suara aneh dari sebelah sini tadi namun Entah kenapa mendadak saja Akbar sudah tidak memiliki kepala seperti itu sehingga membuat Siapa saja yang ada di sebelah Pasti akan sangat ketakutan, Iis yang sebelumnya sangat menyangkal tentang pernyataan tersebut kini hanya bisa terbengong dengan perasaan hancur tidak, pria yang selama ini dia cintai kini telah tidak bernyawa dan tepat di depan mata dia sendiri meregang nyawa.

Selamat sore besti, nanti insya allah up lagi ya sayang ku.

1
putri wahyu
siang jg Bess...
ada yg sama ga ya,yg judul sebelah kok di aku ilang ya,yg pembunuh bayaran itu Zora/zena🤔
teman2 gimana?
Yeyet Rohaeti
siang' juga , baru buka hp thor 😄
vania larasati
lanjut kak
Ass Yfa
cinta Xavier...bertepuk sebelah tangan dong...kasihan dia..ntar patah hati,jadi jahat lagi...
Ela Jutek
widih cinta
Apriyanti
lanjut thor 🙏
ismi
yg sebelah kok dihapus thhor
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
selamat siang juga kak thor, panas sekali kak siang ini 🤣🤣
Ayuk Witanto
punya malu juga
Ayuk Witanto
bukanya tadi aksara sama jalak ya
Ayuk Witanto
emang minta di bantai nih pur
Ayuk Witanto
emang kau siapa nyuruh purnama stay disitu...lagian dari kemarin kan kau tak percaya 😒
Ayuk Witanto
biar tau rasa si iis
Nurr Tika
lanjut
Ayuk Witanto
kok jadi curiga ya sama Iis...kayak Melda kemarin.sok sok an gak percaya setan ternyata dia punya andk setan
Ayuk Witanto
waduh mana aksara pula kena fitnah
Ayuk Witanto
siapa ya
Fiyan Ayu
tolong mba Pur..banting lah si iis tuh..kesel q..🤣🤣
Wiwit
ii SMA Melda, jgn2.....
Kinnaaa
banting ajala itu iis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!