NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Setia

Air Mata Istri Setia

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Suami amnesia / Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Romansa
Popularitas:113.7k
Nilai: 5
Nama Author: Florensia Dita

Menjalani pernikahan hasil perjodohan bukanlah hal mudah. Fay harus sabar menghadapi kejamnya sikap sang suami sebab hanya terpaksa menikah dengannya. Di sisi lain, Nero sang suami juga tega bermain api secara terang-terangan dengan wanita lain di depan Fay. Tersiksa lahir oleh ringan tangan Nero, tersiksa batin sebab dikhianati, kehidupannya sebagai seorang istri setia akankah terus bertahan?

Semua kisah lengkapnya ada di Air Mata Istri Setia.

⚠️⚠️ PERINGATAN KERAS! ⚠️⚠️
BEBERAPA ADEGAN MENGGAMBARKAN KEKERASAN DAN MENGANGKAT KONTEN DEWASA. TOLONG BIJAK MEMAHAMI CERITA. SEMUA GAMBAR MERUPAKAN ILUSTRASI ADEGAN DAN BUKAN PENGGAMBARAN PATEN MASING-MASING TOKOH. WAJAH TOKOH PASTI BERBEDA-BEDA DI SETIAP ILUSTRASINYA.
SELAMAT MEMBACA, JANGAN LUPA FOLLOW, LOVE, BERI DUKUNGAN, DAN SEMOGA BETAH.
THANK YOU 🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Florensia Dita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari Tahu (Part 1)

"Alrescho Nero Adhitama, CEO CV Adhitama Group, Perusahaan Sukses Peringkat 3 Besar di Asia. Masih muda, tampan, cerdas. Mbak Fay beruntung banget," puji Gea, asisten pribadi Fay. Keduanya tengah sibuk mendata lukisan yang sekiranya layak ikut pameran.

"Kamu bisa saja." Fay tersenyum simpul.

"Tapi... Mbak Fay juga keren. Kurator Galeri terkenal sekaligus pelukis populer. Cantik, cerdas, banyak- " belum selesai bicara, Fay memotongnya cepat.

"Kerja Gea! Omongan kamu nggak penting," sembur Fay sewot. Asistennya terkikik geli.

"Mbak masih ingat pembeli lukisan karya Mbak dengan harga fantastis itu?" Gea tampak heboh usai membaca pesan di HP miliknya.

"Masih, kenapa?"

"Dia ingin bertemu langsung dengan Mbak. Asistennya baru saja kirim pesan ke saya."

Adyatma Albie, pengusaha sukses yang pernah membeli karyanya senilai 200 juta dollar. Kesempatan emas bila dia ingin mampir ke galeri.

Keduanya belum pernah bertemu secara langsung. Fay tersenyum senang, ia bisa bertemu dengan apresiator karyanya dan mengucapkan terima kasih secara langsung.

"Akhirnya punya kesempatan untuk terima kasih secara langsung." Fay sumringah. "Siapkan jamuan makan siang dan kudapan yang spesial untuk beliau."

"Siap, Mbak!" Gea beranjak keluar ruangan. Mereka hanya mempunyai waktu 3 jam untuk menyambut kedatangan Adyatma Albie.

"Biar lebih berkesan, sebaiknya aku berikan sedikit kenang-kenangan, apa ya?" Diedarkannya pandangan ke seluruh ruangan.

Ia berniat memberikan satu lukisan sebagai hadiah. Dari sekian banyak koleksi, matanya tertuju pada sketsa monokrom di sudut ruangan. Karya paling rumit. Butuh hampir satu bulan untuk menyelesaikannya.

"Semoga beliau senang menerima hadiahku," gumam Fay. Diambilnya sketsa itu, lalu dimasukkan ke dalam kotak kado warna hitam. Beruntung ia selalu sedia kotak kado dalam beberapa ukuran.

Drrt...drrt...drrt... Ada pesan masuk dari Galen.

📲 Pesan dari Galen untuk Fay -> Gue on the way ke galeri. Siapin kopi.

Brak! Gea membuka pintu dengan kasar. Nafasnya tersengal, sepertinya habis berlari.

"Gea, kamu mau saya jantungan!" bentak Fay kesal. Diurungkannya membalas pesan dari Galen.

"Gawat, Mbak! Adyatma Albie udah ada di bawah. Orang catering masih otw. Gimana ini?"

"Kamu sambut mereka, ajak ke taman belakang. Tawarkan kopi atau teh. Kemarin aku baru simpen kudapan di lemari. Kamu pake itu sebagai kudapan."

"Oke, Mbak." Gadis yang baru menginjak usia 20 tahun itu kembali menghilang di balik pintu.

Fay menyimpan HP di saku, ia gugup sekaligus senang. Sedikit retouch bedak dan lipstik, juga parfum. Memastikan luka lebam akibat tamparan Gandi masih tertutup sempurna oleh polesan make up.

"Here we go," gumam Fay lirih melangkah keluar ruangan menuju taman belakang.

Seorang pria postur tinggi tampak duduk santai di salah satu meja taman belakang. Kulitnya putih, wajahnya tampan khas blesteran. Mengenakan sweater rajut navy dengan paduan jeans hitam membuatnya tampak cool.

Disampingnya duduk pria paruh baya dengan baju formal serba hitam. Dapat dipastikan dia asisten pribadinya.

"Halo, Mr. Albie!" sapa Fay mengulurkan tangan dengan senyum ramah, "saya JF."

"Saya kira pemilik nama JF seorang laki-laki." Pria tampan yang bernama Albie itu sedikit terkejut.

"I know, sejujurnya Anda bukan orang pertana yang mengatakan itu." Fay tertawa kecil.

"Di balik karya luar biasa ternyata hasil tangan perempuan yang sangat cantik." Albie memandang wajah Fay lekat, terpana oleh kecantikannya.

"Ehem." Deheman kecil Fay membuat Albie salah tingkah, menyadari terlalu lama menggenggam tangan Fay.

"Permisi, silahkan kopi dan camilannya." Hati-hati Gea meletakkan empat cangkir kopi juga beberapa camilan di atas meja sebelum akhirnya bergabung duduk.

"Terima kasih atas pujiannya, Mr. Albie, saya senang Anda menyukai lukisan karya saya," ungkap Fay jujur.

"Only Albie, saya merasa tua kalau kamu beri embel-embel Mr. di depan. Please," pinta Albie.

"Ups, sorry. Mmm... terima kasih Albie," ulang Fay.

Kedatangan Albie ingin meminta Fay membuatkannya satu sketsa wajah ibunya. Rencananya akan diberikan saat kejutan ulang tahun nanti.

Albie dan Fay juga terlibat obrolan cukup seru seputar dunia lukisan. Keduanya seolah menemukan chemistry obrolan. Perbincangan itu juga berakhir dengan saling bertukar nomor pribadi.

Sayangnya Albie menolak ajakan makan siang sebab ada meeting penting. Sebagai ganti rugi, next time dia pasti mampir untuk lunch time.

"Saya ada satu hadiah kecil sebagai ucapan terima kasih saya untuk lukisan kemarin." Fay memberikan isyarat pada Gea untuk menyerahkan kotak kado yang ia persiapkan tadi.

Penasaran, Albie membuka langsung di depan Fay. Wajahnya langsung merekah sumringah melihat lukisan sketsa itu.

"Ini sangat indah, terima kasih. Pasti akan saya pajang di kamar."

Tak lama kemudian, mobil Albie melaju meninggalkan galeri, menyisakan kebahagiaan Fay. Dia bernafas lega sebab kunjungan dadakan ini berjalan mulus.

"300 juta dollar, Mbak! Tawaran harga fantastis!" teriak Gea senang dengan hasil kesepakatan harga untuk satu lukisan gambar Ibunya Albie.

"Ayo, masuk! Besok pastikan kanvas, cat, dan lainnya sudah tersedia di ruang karya saya. Ingat! Pilih dengan kualitas terbaik. Jangan kecewakan pelanggan mewah kita."

"Siap, Mbak!" Gea senyum semangat.

*****

"Kita makan siang di galeri aja, ya?"

📞"Oke, tapi loe di mana, Nyet?"

"Di galeri, buruan sini."

📞"Di ruang mana? Udah setengah jam gue di ruangan loe."

"Ha?! Oke, aku ke sana." Fay menutup telpon.

"Makanan yang udah kita siapin gimana, Mbak?"

"Biarin aja di ruang makan, kita lunch bareng. Ada Galen di atas. Bikinin teh. Kamu sekalian join aja nggak papa. Nunggu kamu makan di luar pasti lama."

*****

Sorenya Fay sempatkan diri mampir ke apartemen milik Galen. Sejak menikah, keduanya sudah lama tidak menghabiskan waktu bersama.

Balkon menjadi spot favorit keduanya saat ingin bersantai nikmati udara sore. Angin semilir, pemandangan jalan raya yang padat kendaraan, dan gedung tinggi lainnya. Fay suka pemandangan itu semua.

"Pernikahan kalian baik-baik aja, kan?" tanya Galen yang duduk di samping Fay.

Fay mengangguk. "Berjalan lancar." Ia memilih berdusta. Mengingat nama Widi, terlintas di benaknya untuk cari informasi.

"Len! Loe kenal Widi, nggak?"

"Mantannya Mas Nero?"

Fay mengangguk cepat. "Iya. Cerita dong soal dia."

Galen menceritakan kisah perjalanan Widi dan Nero. Keduanya pertama kali bertemu saat SMA kelas 1. Kebetulan sekolah mereka sama, SMA di Jogja. Saling suka pada pandangan pertama, membuat keduanya makin dekat.

Menginjak kelas 2 SMA, keduanya berpacaran. Dua tahun yang lalu, Nero berniat melamar Widi. Sayangnya tidak mendapat restu.

Hubungan yang terjalin bertahun-tahun hingga mereka dewasa tidak meluluhkan hati orang tua, terutama Danu Adhitama. Tapi, keduanya masih sepakat berjuang bersama untuk dapat restu menikah.

"Beberapa bulan belakangan, keduanya tidak lagi komunikasi. Sampai akhirnya loe masuk ke keluarga kita."

"Gak komunikasi lagi, emang Widi ke mana?"

Galen menjelaskan kalau Widi berprofesi sebagai model. Ia sering bepergian ke luar negeri untuk pemotretan atau fashion show. Hubungan keduanya lebih sering LDR.

"Widi Andriani. Dia itu model terkenal. Kudet banget loe!"

"Widi Andriani, cinta pertama saya. Dari SMA sampai hari ini kami tidak pernah putus. Saya hanya terpaksa menikahi kamu."

Ucapan Nero kembali terngiang di benak Fay. Dalam hati ia menyimpulkan, pantas saja keduanya sangat mesra.

"Mas Nero tipikal orang setia dan pegang komitmen, jadi tenang aja. Itu hanya masa lalu." Galen melirik Fay heran. "Kok loe tahu soal Widi?"

"Gue dikenalin langsung sama abang loe." Ucapan itu hanya tertahan di baton Fay.

"Mas Nero pernah cerita sedikit, waktu gue tanya soal masa lalu dia," jawab Fay berbohong.

"Loe tahu nggak alasan papa Danu nolak kasih restu?"

"Profesi Widi. Bokap benci dunia model. Bagi seorang Danu Adhitama, model cuman hobi foya-foya. Kerjaannya nggak pernah diam di satu kota."

Galen meminum kopi mengambil jeda. "Alasan utamanya, nyokap pengen loe yang nikah sama Mas Nero," lanjut Galen.

Fay teringat wejangan ayahnya sebelum akhirnya ia menyetujui perjodohan ini. Kedua orang tua mereka ingin menciptakan hubungan keluarga lewat pernikahan anak mereka.

Pernikahannya juga merupakan permintaan terakhir yang diutarakan sebelum ibunya berangkat naik pesawat dan berakhir kecelakaan hingga tewas.

Tapi, alasan utama Fay setuju menikah karena dia sudah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Nero.

*****

Fay menatap langit malam dari kamarnya. Di perjalanan pulang, Nero memberi kabar kalau dia harus pergi ke Jepang selama 2 hari. Ada urusan bisnis yang wajib ia tangani sendiri.

Selama Nero di Jepang, ia mengizinkan Fay pulang ke rumah orang tuanya. Kebetulan Widi juga belum balik.

📞"Malam ini saya berangkat ke Jepang. Dia hari baru pulang."

"Selama Mas di Jepang, aku ijin pulang ke rumah papah, ya?"

📞"Kamu boleh pulang. Lagipula di rumah kosong. Widi ikut saya ke Jepang. Dia juga ada kerjaan di sana."

Kalimat percakapannya dengan Nero terus terngiang di benak Fay.

"Mereka berdua ke Jepang. Urusan kerjaan pasti hanya alibi," gumam Fay sedih.

Pipinya mulai basah. Pedih, menyadari bahwa perasaan yang tumbuh di hatinya tidak berbalas. Ingin rasanya menghilang agar tak lagi tersakiti.

Di mata Nero, ia hanyalah istri kontrak. Jelas tidak ada secuil perasaan cinta untuknya. Bahkan Nero butuh obat perangsang untuk bisa memiliki nafsu di ranjang bersamanya.

"Saat ini, mereka pasti melewatkan malam berdua," Fay tertawa sinis. Ditatapnya foto pernikahan yang ia simpan di galeri HP.

"Aku nggak mau nyerah. Sejauh mana hubungan kalian, akan aku cari tahu. Jujur aku selalu punya firasat buruk dengan perempuan sok model itu. Sebagai istri yang baik tidak akan kubiarkan suamiku jatuh di perangkap perempuan yang salah."

Fay menghela nafas panjang. Ditanamkan tekad kuat dalam hati, bagaimanapun caranya ia akan mencari tahu sebanyak-banyaknya informasi terkait hubungan mereka berdua.

"Aku akan terus cari tahu sampai yakin kalau hanya Widi yang terbaik untuk kamu, Mas," gumam Fay yakin.

*****

"Ben, selidiki informasi tentang gadisku, cari tahu semuanya." Albie tersenyum memandangi layar ponsel yang ia genggam. Keduanya sedang perjalanan pulang dari meeting.

"Maksud Tuan siapa?"

"JF."

"Baik, Tuan." Ben selaku asisten pribadi mengangguk patuh.

"Cantik, you will be mine," gumam Albie dalam hati. Senyumnya mengembang sempurna.

1
Novi Sri
gmn nih ceritanya mau lanjut apa the end aja lama bgt up nya
Ahzaira NuAmoorea Beltim
Thor update 1 tahun sekali ni kayanya.. 😢
Ayu Dwi S
lama sekali dgan drama yg d ulang² konflik nya sama saja
Putri Chaniago
kelamaan ingatan Nero kembali, mending Fay pergi aja deh
Florensia Dita: well ....
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Jgn cpt menyerah Fay, Nero itu suami kamu... Pertahankan rumahtangga kalian dari anasir jahat sundal bolong seperti Widi.... dasar pelakor luknut...kayak ketandusan perigi yg kontang🤭😅😅
lakukan apa saja Fay singkirkan Widi yg menjadi racun perosak hidup kamu dan Nero....💪💪💪
Florensia Dita: well mari melakukan sesuatu
total 3 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay lakukan apa saja utk menikung Widi, kerana Nero adalah suami kamu .. ayuh bergerak cerdas dan terus semangat semoga Nero mulai sedar dari amnesia.. sebelum Nero pulih Fay harus menerima segala sikap tdk baik Nero pdnya ..😢
Florensia Dita: iya Kak, semangat terus ... doain yak <<---dari Fay
total 1 replies
astr-asis
bodoh amat loh fay... setiap mlm laki lo bercinta dgn widi.. sebelah bilik lg.. lagian kamu d KDRT... aduhhhhh... mau² nya kamu cinta sama lelaki semacam.. sisi mananya yg buat kami jatuh cinta.. baik jgk nggak.. cinta itu buta.. biarin dia dibohongin dgn widi.. napa susah mau tolongin laki yg sejak nikah cuma nyakitin lahir dan batin
Florensia Dita: cinta memang buta kali, ya? <--- dari Fay
total 1 replies
astr-asis
idih... kan dlm perjanjian.. pasangan bebas dgn sesiapa pun n ngak ikut campur.. laki munafik.. kejam lg.. tinggalin aja laki jenis gituan.. kabur jauh²..
Florensia Dita: help kak ... please
total 1 replies
Putri Chaniago
ah Fay jg bodoh percaya dg Albie, geram dg Nero. pisahkan aja Fay dg Nero thor
Florensia Dita: sabar, Kak. Fay masih belum tahu siapa Albie yang sesungguhnya
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay jauhi Albie krn ada rancangan jahat antaranya sama Widi... semoga Fay dijauhi dari sebarang kejahatan, dan kandungan Fay jg slmt...terus cuekin Nero...😅😅
Florensia Dita: ini ide yang bagus
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kasihan Fay....trllu bnyk ujian utk kamu... harap cinta Fay pd suaminya Nero akan menemui kebahagiaan selepas Nero pulih dari amnesia.... Widi dan Albie dua manusia luknut yg terobsesi dgn cinta terlarang utk memiliki org sudah memiliki status yg halal di sisi agama dan negara...
Florensia Dita: aamiin... kata Fay makasih untuk doanya...
well orang jahat memang selalu makan hati ya?
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Aku yakin suatu saat nnti Nero akan menyesal atas perbuatan serta layanannya terhadap Fay... ya Fay singkirkan Widi dari suami kamu yg amnesia.... jg minta bantuan sama Galen
Florensia Dita: ide yang bagus kak...bisa Thor pertimbangkan 😎
total 1 replies
christie Ciciz
kalo jadi fay mending ga usah blg hamil mending kabur minggat lbh baik klo nero sdh sadar dan inget pasti bakal nyari juga trs nyesel
Florensia Dita: terima kasih kakak untuk pendapatnya.
total 1 replies
hinata~san
Setuju sih istri bodoh kan dia bukan org kampung yg lucu,knp ga ungkap aja semuanya. Kecuali si laki masih bersikap sopan dan kita cinta ya gpp lah bucin dikit
Florensia Dita: sabar kakaak
total 1 replies
Ayu Dwi S
gk suka sih kalo konflik yg d ulang²
Florensia Dita: Terima kasih sudah mampi Kakak....terima kasih pendapatnya....
total 2 replies
yuni ati
top
Florensia Dita: Makasih kakak..
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay kabarin aja sama keluarga mertua bahawa kamu hamil... kemungkinan Nero sendiri tdk mengakui anak yg dikandung oleh Fay kerana Nero amnesia.... Fay...kamu harus kuat jgn dibiarkan Nero kembali kpd Widi....
Florensia Dita: semangaaat
total 3 replies
Jauza Nabil
Thor up lagi & buat Fey pergi jauh dari Nero
Florensia Dita: Well....mari kita pikirkan caranya...soalnya dia kan lagi hamil
total 1 replies
christie Ciciz
knp ga pergi aja sih fay biarin lah nero sm widi km cr kebhagianmu sendiri
Florensia Dita: sabar
total 1 replies
Putri Chaniago
usah repot-repot Fay, tinggalkan aja Nero bego itu
Florensia Dita: sabar kakak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!