NovelToon NovelToon
Karena Malam

Karena Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:6.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Adalynn

Baru beberapa jam menginjakkan kaki di kota kelahirannya, Sienna sudah harus menerima perlakuan tidak mengenakkan dari orang yang dicintainya.

Malam itu jadi malam yang panjang dan tak terlupakan baginya, juga bagi Akshan yang merupakan kakak dari sahabat baiknya.

Gadis itu pun menghilang bagai ditelan bumi. Hingga suatu malam pula, Akshan menemukannya dalam keadaan sangat berbeda. Dan oh, siapa lelaki dan 2 anak itu?


Mohon dukungannya, ini karya pertamaku. Kritik dan saran yang membangun terbuka lebar di kolom komentar. Selamat membaca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adalynn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Undangan

Seminggu telah berlalu setelah pemakaman sang kakek, kini Sienna sudah menetap di Jakarta, namun tiga hari yang lalu Pierre terpaksa pulang karena banyak pekerjaan yang menjnggunya.

Sienna dan kedua anak kembarnya meninggali rumah sang kakek, ditemani para asisten rumah tangga yang memang sejak kecil sudah membantu Sienna dan keluarganya. Nenek masih dalam perawatan di rumah sakit, belum sadarkan diri dari komanya.

Zoey dan Zayn sedang asyik bermain bersama bi Ratna dan Sarah, anak bi Inah yang menjadi pengasuh baru untuk si kembar. Sienna tak bisa terus menerus mengawasi mereka, karena ia harus membagi waktunya mengurusi sang nenek.

Bagai membagi shift, Sienna akan datang di siang sampai sore hari, sedangkan tante Rini dan bi Inah akan bergantian pula menjaga nenek di sore dan malam hari. Saat sedang bersiap-siap berangkat ke rumah sakit, ponsel Tania berdering.

"Hallo.. Si, lu dimana?" terdengar suara Tania di seberang sana.

"Ini gue di rumah, baru mau jalan ke rumah sakit, kenapa Tan?" Sienna menanya balik Tania.

"Oke, ketemu di rumah sakit ya, honey bunny sweety.. see ya!" suara Tania terdengar sangat ceria.

"Okay, see you babe!"

Tania pun menutup sambungan teleponnya, Sienna bergegas keluar menghampiri pak Sigit yang sudah menyiapkan mobil untuk mengantarnya. Mobil pun melaju di tengah kemacetan kota Jakarta.

Setelah sampai di rumah sakit, ternyata Tania sudah menungguinya di lobby. Gadis itu selalu tampak modis dan elegan. Dengan senyum manis yang menghiasi wajah cantiknya, siapa pun pasti akan ikut tersenyum padanya.

"Hai sayang..!" ucap Tania dengan berlari kecil, menghambur memeluk Sienna.

"Haaii, kok lu udah di sini aja sih? Cepet banget.."

"Hehee.. sekalian tadi makan siang sama mas Arie.." ucap Tania dengan sedikit malu-malu.

"Cihhuuuyy.. ada yang siap sebar undangan niiihh.." godaan Sienna berhasil membuat pipi Tania merona merah.

"Hehe.. doain ya Si.. gue udah gak sabar nikah sama dia.."

"Iyah.. pasti gue doain.. udah yuk, naik dulu, nanti kita lanjut cerita di atas"

Suara langkah kaki menghiasi lorong panjang yang cukup sunyi, dari arah lift menuju kamar berkelas VVIP di rumah sakit tersebut. Karena memang kamar-kamar di lantai itu sangat eksklusif dan tersedia beberapa kamar saja.

Kedua wanita cantik itu masuk ke dalam ruangan yang bernuansa putih khas rumah sakit. Terlihat bi Inah dan tante Rini sedang mengobrol di sofa. Setelah bertegur sapa, Sienna segera menghampiri sang nenek yang setiap harinya masih dalam keadaan yang sama.

"Assalamualaikum.. Nek, Sienna datang lagi.. nenek lekas sembuh yah.. Sienna kangen nenek.." tanpa rasa bosan, hal itu selalu ia ucapkan ketika menjenguk neneknya.

"Assalamualaikum.. Neneeekk.. Tania juga dateng lhoo.. nenek cepet sembuh yaa.. Tania kangen banget dinasehatin nenek, kangen cerewetnya nenek.. ayo nenek bangun yah.."

Tania mengatakannya dengan penuh keceriaan namun intonasinya dipelankan, sembari memeluk Nenek Nisa dengan sayang. Setelah itu Sienna dan Tania pun duduk di sofa bersama.

Tante Rini dan bi Inah langsung mengajukan diri untuk pulang. Tante Rini harus menjemput anak semata wayang mereka di sekolah dan mempersiapkan acara tujuh harian kakek Irawan. Dan bi Inah harus memastikan rumah dalam keadaan baik, juga membantu persiapan acara tersebut.

Bi Inah bukan hanya sekedar ART untuk keluarga Sienna, dia sudah menjadi bagian dari keluarga dan orang kepercayaan Nenek Nisa. Bi Inah yang mengatur dan mengawasi pekerjaan para ART, istilah kerennya 'kepala pelayan' gitu lah.

"Si, kira-kira lu pulang jam berapa?" tanya Tania memulai perbincangan.

"Baru juga dateng, masa udah tanya kapan pulang!?" jawab Sienna sambil memberengutkan wajahnya.

"Hehe.. bukan gitu maksud gue Si.. gue mau ngajak lu ke acara makan malem, tapi gak mau juga ganggu waktu lu yang harus jagain nenek"

"Makan malam?"

"Iyah.. nanti malam ada acara syukuran kecil-kecilan gitu.. kamu ikut aku yah?"

"Syukuran apa? Kenapa gue harus dateng?" Sienna memasang wajah polos.

"Yeee.. dateng doang apa susahnya sih? Gue mau tunangan tar malem, masa lu gak dateng sih ke acara sakral gue?"

Mata Sienna pun berbinar, mulutnya terbuka dan ia langsung memeluk sahabatnya itu.

"Aaaaaa.. akhirnya sahabat gue beneran jadi nikah!"

"Tunangan Si! Bukan nikah, belum, masih lama mungkin. Hmmmm..."

Ada rasa kecewa di dalam ucapannya, Sienna hanya memeluknya erat dan menggoyang-goyangkan badannya ke kiri dan kanan.

"Eh tunggu.. gue kan gak ada gaun malam Tan, gue ke sini cuman bawa baju seadanya tau.." Sienna melepaskan pelukannya dan raut mukanya berubah karena bingung.

"Lu **** apa pura-pura lupa sih, kan gue punya butik, otomatis lu tinggal comot aja di sana.. hmmm" Tania mendengus.

"Ya udah okeee.. untung dzikiran tujuh harian kakek sore-sore, syukur juga di rumahnya tante Rini.."

"Alhamdulillah.." Tania menyeringai memperlihatkan gigi-giginya yang diveneer putih.

1
Haryati Kurniawan
dari sekian banyak novel yang aku baca, cerita ini lain dari pada yg lain 👍 suka banget dan selalu di nanti kelanjutan nya 😍😍 semangat Thor 💪
Widi Nuhgraeni
yeayyyy...akhirnya lanjut Nobel ini....semangat Akhsan
Haryati Kurniawan
Zayn atau zoey yg telpon Daddy ?
rosa lini
Lanjut thor aku suka banget sama kemal ini
Janah Husna Ugy
Biasa
nella juli
next thorrr up
Meria Sari
penggemar film fifty shades of the grey juga author. sama donk
altanum
cerita dari berbagai sisi.dengan ending yg berbeda.terus semangat berkarya thor...
tetehnyaechan
Akhir ceritanya di luar prediksi, tapi justru makin greget sih, gak sabar buat cerita selanjutnya (semoga ada, nunggu banget cerita Akshan)
Soraya
maaf sampai sini aja ya kak
Soraya
pertama numpang duduk dl ya kak
Rosnelli Sihombing S Rosnelli
salut thor siena memilih si bule bukan aksan
Kasmawati S. Smaroni
aku suka pierre yg sangat mencintai ayyara dan anak sambungnya
Kasmawati S. Smaroni: maksud sy sienna
total 1 replies
Kasmawati S. Smaroni
OMG hello,berat buanget ujian sienna
Bundanya Alvhia
tutur katanya jangan ke gitu Thor maap
krisan
lanjut
Bung Srira
sedihny pdhl kn cinta1 itu hrsny thor kmblikn mrka bersatu krns bkn dmuany slh aksan kn
Bung Srira
andaikn xavier memilih aq psti aq tk kn prnh meninggalknnya
Aira Hadera
Lanjut thor
Chanings_: Ashiaaaaappp.. dibaca ya beb
total 1 replies
Endang Kartini
aku klu jd pierre pasti ngamuk kalik ya...wanita yg aku perjuangin ternyata berselingkuh...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!