NovelToon NovelToon
Queen Mafia Di Tubuh Pewaris Lemah

Queen Mafia Di Tubuh Pewaris Lemah

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Mafia
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Chloe Weiss, pewaris tunggal di keluarga Weiss tapi nasibnya tidak seindah yang dibayangkan, Chloe dengan kondisinya yang sehat harus menelan pil pahit, saat ibu kandungnya meninggal dunia.

Ayah dan ibu tirinya bersekongkol memasukkannya ke rumah sakit jiwa, dan menguasai seluruh harta kekayaan yang di tinggalkan oleh ibunya.

Tapi setelah lima tahun kemudian, Chloe kembali dengan jiwa yang berbeda untuk merenggut apa yang menjadi miliknya.

Bukan hanya itu saja, Chloe juga mengambil calon suami saudara tirinya, dan apa yang di lakukannya itu membuat Ayah dan ibu tirinya sangat murka.?

Siapakah sosok jiwa yang berada di tubuh Chloe Weiss, gadis yang di kenal sangat lamah dan bodoh?

Apakah jiwa yang berada di tubuh Chloe Weiss itu juga mempunyai dendam dengan seseorang di kehidupan sebelumnya sehingga Alam dan semesta memberikannya kehidupan kedua.?

Yang penasaran, ikuti terus ceritanya sampai akhir 🤗🤗🥰.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sifat Chloe Yang Dewasa

DUG

Eleanor langsung kaku. "Erivo..."

"Ma," potong Erivo. Suaranya rendah tapi tegas. "Mama tahu sendiri kan aku tidak suka acara seperti itu. Apalagi membawa Chloe ke tengah keluarga besar penjilat seperti mereka."

Hening.

Nicholas meletakkan gelas pelan. KLING

Suara itu membuat ruangan semakin dingin.

"Jaga ucapanmu, Erivo," ucap Nicholas datar. "Itu keluarga besarmu."

Erivo menatap ayahnya. Tidak takut sedikit pun. "Keluarga besar yang ingin menghancurkan keluarganya sendiri... Apa Papa lupa apa yang sudah mereka lakukan kepada kita dulu?"

Erivo berdiri. Tangannya mengepal di sisi tubuh.

"Mereka menghancurkan perusahaan Reinhard Group hanya karena almarhum Kakek tidak memberikan mereka saham sedikit pun. Bukan hanya itu... mereka juga terlibat dalam kematian Kakek dan Paman."

Mata Eleanor berkaca-kaca. Ia kembali mengingat semuanya. Tapi ia tidak boleh egois sebagai istri dari Nicholas Reinhard. Karena Nicholas masih mempunyai tiga orang adik laki-laki dan dua orang adik perempuan.

Sedangkan Nicholas diam mendengar apa yang dikatakan putranya itu.

"Dan mereka kembali muncul karena mereka tahu dua tahun ini Reinhard Group kembali naik daun," lanjut Erivo. Tatapannya tajam. "Jadi jangan suruh aku membawa istriku ke sarang serigala. Pa. Ma."

Hening panjang.

Chloe menunduk. Jantungnya berdegup kencang. Sebagai jiwa Queen Daisy, ia tahu semua masalah yang terjadi di keluarga Reinhard. Karena di kehidupan sebelumnya ia dan Erivo berpacaran lima tahun lamanya.

Suka duka mereka lalui bersama. Hanya saja mereka tidak sampai menikah karena Eleanor yang tidak merestui hubungan mereka.

Eleanor akhirnya bersuara. Suaranya bergetar. "Erivo... itu sudah lama. Dan sudah menjadi masa lalu."

"Masa lalu yang belum selesai, Ma," jawab Erivo. "Mereka tidak pernah minta maaf. Mereka hanya datang saat butuh... Dan jika bukan karena Mama dan Papa yang menghalangi dua tahun lalu, aku pasti sudah membunuh mereka semua. Meratakan mereka seperti aku meratakan Markas, klan mafia Black Ghost."

DUG

Buah apel yang ada di tangan Chloe jatuh dan menggelinding di atas lantai marmer.

Eleanor langsung berdiri dan menghampiri menantunya itu.

Nicholas membanting tangannya ke meja. "CUKUP, ERIVO! Di sini ada istrimu dan tidak sepantasnya istrimu mendengar kematian berdarah itu!"

"Biarkan dia tahu semuanya, Pa," Erivo tersenyum sinis. "Dia pantas mengetahui siapa pria yang dia nikahi ini. Karena cepat atau lambat dia akan tahu juga. Dan aku tidak mau istriku salah paham tentangku."

Chloe masih diam dan Eleanor berdiri di sampingnya merangkul pundak menantunya itu.

"Biar dia tahu jika suaminya ini pemimpin klan mafia Tiger White... klan mafia yang sangat ditakuti di kota Geneva," lanjut Erivo. Ia menatap Chloe.

Chloe akhirnya mendongak. Menatap mata Erivo. Tidak ada rasa takut sedikit pun.

Nicholas menghela napas cukup panjang. Lalu berdiri dengan pelan. "Kau pikir darah bisa dibalas dengan darah, Erivo?"

"Kalau tidak dengan darah, lalu dengan apa, Pa?!" bentak Erivo. "Dengan senyum?! Dengan makan malam bersama seperti ini?!"

Chloe langsung berdiri. Menengahi. "SUDAH!"

Semua menoleh.

Chloe menarik napas. "Tuan... Mama, dan Tuan Erivo. Cukup."

Ia menatap ketiganya bergantian. "Aku tidak tahu apa yang terjadi di masa lalu. Tapi aku tahu satu hal... kalau kita terus mengungkit luka, maka kita tidak akan pernah sembuh."

Chloe menoleh ke Erivo. Suaranya melembut. "Dan kau... aku tidak mau suamiku menjadi seorang pendendam. Aku mau suamiku menjadi pria yang bijak dalam mengambil keputusan."

Erivo terdiam. Dadanya naik turun.

Chloe lalu menoleh ke Eleanor dan Nicholas. "Dan aku juga tidak mau jadi alasan keluarga ini menjadi bahan perbincangan keluarga besar Reinhard. Gala dinner itu... Aku akan datang. Tapi bukan sebagai umpan. Aku datang sebagai Nyonya Reinhard."

Hening.

Eleanor menutup mulutnya. Air matanya jatuh. "Chloe..."

Nicholas menatap menantunya lama. Menilai. Lalu ia mengangguk pelan.

"Bagus," ucap Nicholas. "Itu baru menantu Reinhard."

Lalu ia menatap Erivo. "Apa kau mendengar istrimu? Dia lebih dewasa dari kau."

Erivo mengepalkan tangannya. Lalu menghela napas. Ia berjalan ke arah Chloe. Menatapnya lekat.

"Baik," ucap Erivo pelan. "Kita akan datang ke gala dinner. Bersama. Dan kalau ada satu orang saja yang berani menyentuhmu..."

Erivo menoleh ke orang tuanya. "Maka jangan salahkan aku jika melakukan hal di luar batas."

Eleanor tersenyum. "Mama jamin di sana tidak ada yang berani menyakiti istrimu..."

Erivo tidak berkata sepatah kata pun. Ia melangkah pergi begitu saja.

Eleanor mengelus pundak menantunya dengan lembut. "Sayang... Kau lihat sendiri kan, begitulah sifat keras kepala yang dimiliki putra Mama... Mama harap kau bisa sabar menghadapi sifatnya yang seperti itu."

Chloe mengangguk. "Aku mengerti, Ma."

Nicholas berdehem. "Sudah, makan malam selesai. Chloe, ikut aku ke ruang kerja. Ada beberapa hal yang harus kau tahu sebelum gala dinner."

Chloe menoleh ke Eleanor. Eleanor mengangguk memberi semangat. "Pergilah... dan soal gaun, Mama yang akan menyiapkannya untukmu."

Chloe mengangguk. Lalu mengikuti Nicholas yang kini sudah melangkah lebih dulu.

Di dalam ruang kerja, Nicholas duduk lalu menunjuk kursi yang ada di hadapannya.

"Duduk," ucap Nicholas. Nadanya sudah tidak setegas tadi.

Chloe duduk dengan sopan.

"Aku tahu kau bukan wanita biasa," ucap Nicholas langsung. "Caramu berbicara tadi... caramu menghadapi Erivo... Itu bukan cara wanita Geneva pada umumnya."

Jantung Chloe berdegup. Dalam hati ia berkata, "Apa dia mengenali karakterku?"

Nicholas melanjutkan. "Aku tidak peduli siapa kau sebenarnya. Yang aku peduli sekarang, kau bisa menjaga nama Reinhard atau tidak."

Chloe menegakkan punggung. "Aku bisa, Tuan."

Nicholas mengeluarkan map hitam. Di dalamnya foto-foto keluarga besar Reinhard.

"Ini Bibi Livia. Paling licik. Ini Paman Victor. Serakah. Dan ini sepupu Daniel. Playboy," Nicholas menunjuk satu-satu. "Hafal wajah mereka. Di gala dinner nanti, kau harus tersenyum, berjabat tangan. Tapi jangan percaya dengan topeng yang mereka kenakan."

Chloe mengangguk. Mencatat dalam hati.

"Dan satu lagi," Nicholas menatap Chloe dalam. "Erivo... Dia memang keras. Tapi dia melindungi dengan caranya. Jangan pernah membuatnya merasa kau lemah."

Chloe tersenyum kecil. "Aku tidak lemah, Tuan. Dan sampai kapan pun, kata lemah itu bukan karakter diriku."

Nicholas terdiam. Lalu untuk pertama kalinya... ia tersenyum. "Bagus."

Chloe berdiri. "Sudah malam... Aku ingin istirahat, Tuan... selamat malam."

Chloe melangkah ke arah pintu. Tapi belum sempat ia membuka pintu, suara Nicholas kembali menghentikan langkahnya.

"Tunggu, menantuku," Nicholas menatap Chloe dari belakang.

Chloe berhenti. Lalu perlahan ia berbalik dan menatap Nicholas yang juga menatapnya.

"Ya, Tuan?" ucap Chloe.

"Jangan panggil aku Tuan," ucap Nicholas. Wajahnya masih datar. "Aku bukan Tuanmu... panggil aku Papa."

DUG

Chloe mengangguk pelan. "Iya, Pa."

Nicholas mengangguk. Lalu ia berjalan ke arah jendela. Punggungnya membelakangi Chloe.

"Soal klan mafia yang dipimpin Erivo... apa kau tidak masalah dengan hal itu?"

Hening.

Chloe mengepalkan tangannya. Ini pertanyaan jebakan. Ia harus menjawabnya dengan sangat sempurna. Karena jika ia salah sedikit pun, maka identitasnya sebagai jiwa Queen Daisy yang berada di tubuh Chloe Weiss akan dicurigai oleh Nicholas.

Chloe menarik napas. "Pa..."

Ia berjalan mendekat. Berdiri di samping Nicholas, sama-sama menatap taman mansion yang gelap.

"Awalnya aku takut," jawab Chloe. "Takut karena aku tidak tahu sedalam apa dunia itu. Takut karena aku tidak ingin menjadi beban Erivo."

Nicholas menoleh.

"Tapi," lanjut Chloe. "Aku lebih takut kalau kehilangan Erivo. Kalau harus memilih antara jadi istri yang lemah dan diam... atau jadi istri yang berdiri di sampingnya walau dunia membenci... aku pilih yang kedua."

Chloe menoleh ke Nicholas. "Aku tidak akan menghakimi pekerjaan suamiku, Pa. Aku akan melindunginya. Sama seperti dia melindungiku."

Nicholas terdiam lama. Rahangnya mengeras.

Lalu... ia mengangguk pelan.

"Bagus..." ucap Nicholas. "Itu jawaban yang aku tunggu."

Chloe tersenyum tipis. Tapi dalam hati ia berkata, "Maaf, Tuan... Aku harus berbohong, berpura-pura tidak tahu... Ini demi identitas ku sebagai Queen Daisy. Dan saat dendam kematianku sudah terbalaskan, maka aku tidak masalah jika seluruh dunia tahu jika jiwa yang ada di dalam tubuh Chloe Weiss ini adalah jiwa Queen Daisy. Putri raja bisnis dan raja mafia di kota Zurich."

---

Jangan lupa dukungannya ya guys 😊 🥰 🥰 Like, komen dan Vote. 🤗🥰

1
Muft Smoker
raga mungkin udh mati Erivo ,, tp nyawa tu tdk ,,
dan skraang queen ad ddsnaa ,, d tubuh Chloe weiss
Muft Smoker
cepat sembuh duluu kak ,,
baru berkarya lgiii ,,

tenang aq gx kmn2 tetap mantengin NT buat nunggu kelanjutan cerita kk ,,

🤭🤭🤭🫣🫣🫣😂😂😂😂😂
Muft Smoker: sama2 kak
total 2 replies
Muft Smoker
semoga aj setelah mereka tau sypa Chloe ,, mereka bisa menerima Chloe or queen daisy
Muft Smoker
eeeey pak su udh go public niiih ,,
tp apa gx kaget tuh nanti pa mertua dr Zurich dtg ke geneva ,,🤔🤔🤔🤔😂😂😂
Muft Smoker
lanjuuut kak
kas. maa29: proses 🫡🤗
total 1 replies
Muft Smoker
gmn tuh Kali mama Eleanor tau klo menantu ny sbnrnya queen daisy ,,
Muft Smoker
semoga Eleanor bnr2 berubah Dan menyayangi Chloe or daisy dg tulus ,,
sebagai penebus dy dlu menyakiti queen daisy tanpa sadar ,,
Muft Smoker
kalo mau hidup enk kerjaaa ,, jgn ngemis harta org lain 😒😒😒😒
Muft Smoker
jgn2 Vivian juga di suntikkan cairan yg dlu pernah di terima oleh Chloe sebelum ia meregang nyawa 🤔🤔🤔
Baek chanhun
next thour 💪💪
kas. maa29: proses 🫡🫰
total 1 replies
Sekar
gak sadar diri
Runi Mayantri
ad horor2 ny
kas. maa29: 🫣🫣🫣🫣🫣🫣🫣🫣
total 1 replies
Muft Smoker
licik ny Alexander ma Serena Kalo bukan krn Irina Weiss sewes sewees ,, bablaaas ke sapu angin mereka ,,
menguasai harta yg bukan hak ny ,,
membuang pewaris ,, tp tenang karma mereka sdang otw menghampiri 😏😏😏😏😏
Muft Smoker
ceritany seruuu kak ,,
dtggu kelanjutan ny yx kak
Muft Smoker: 🫡🫡🫡🫡🫡🫡😁😁😁
total 2 replies
Muft Smoker
tentu saja dy adalah queen ,, sekali pun dy tertidur ,, kewaspadaan adalah yg utama ,,
Sekar
lanjut thor💪💪
kas. maa29: proses 🤗🤗🤗
total 1 replies
Muft Smoker
lanjuuuut kak ,,
semakiiiiin memanaaas ,,
Muft Smoker: 😁😁🫰🫰🫰
total 2 replies
Susi Nugroho
Lanjutannya di tunggu
kas. maa29: ok proses 🤗🫰
total 1 replies
Sekar
wuih mantap,, lanjut thor💪💪
kas. maa29: ok proses 🤗🤗🫰
total 1 replies
Sekar
lanjut thor💪💪
kas. maa29: siaappp🫡🫡🫡🫰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!