Xuan Yi, seorang gadis muda yang cantik dan baik hati. Ia rela berkorban untuk orang-orang yang dicintai. Apalagi kepada kedua orang tua yang merawatnya. Namun, karena sebuah takdir, gadis itu harus menikahi hantu. Kelak, ia pun mengetahui asal-usul kelahiran dan jati dirinya di masa lalu.
Apakah yang akan dilalui Xuan Yi di dunia lain?
Mampukah gadis itu bertahan dalam pernikahan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laila Al Hasany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kecurigaan
Malam sudah makin larut saat Bao Hui datang ke Vila kerajaan. Berkat keahliannya, ia bisa menyelinap masuk ke tempat Xuan Yi tinggal. Gadis itu sangat kesal saat teringat kejadian tadi. Penolakan Zixin kepadanya.
Bao Hui melihat gundukan yang tertutup selimut. Ia baru saja akan membuka kain tersebut, tetapi seseorang menangkis tangannya. Dengan cahaya remang-remang di ruangan tersebut, ia menangkap sebuah sosok. Mengenakan penutup wajah dan pakaian serba hitam.
Kedua orang itu bertarung tanpa suara di ruangan. Dari tangannya, Bao Hui tahu bahwa lawannya adalah seorang perempuan. Namun gerakan bela dirinya begitu mahir dan lincah. Terutama ilmu meringankan tubuhnya
Pertarungan yang makin sengit, membuat kedua orang tadi keluar ruangan dan beradu kekuatan di atap Vila.
"Siapa kamu? Kenapa ada perempuan lain yang bisa mengimbangiku?" Bao Hui terus merangsek.
Sosok itu tidak menjawab, tetap melawan jurus-jurus yang dikeluarkan Bao Hui. Tiba-tiba, ia sadar siapa lawannya saat melihat bubuk emas kemerahan terlihat sebelum sosok itu hilang. Ketika beberapa prajurit penjaga Vila menyadari keberadaan mereka di atap.
"Peri merah? Siapa dia?"
Bao Hui turun, ia membuka cadarnya di depan prajurit penjaga.
"Ini aku, ada penyusup di Vila kerajaan." Kemudian, gadis itu terbang, pergi.
Dari kejauhan, sesosok laki-laki mengamati pertarungan tadi. Ia tersenyum saat melihat Bao Hui berbohong.
Keesokan harinya, Bao Hui berkunjung ke Vila Kerajaan.
"Gadis kasar itu ingin menemuiku? Ada apa?" Xuan Yi menunjukkan rasa keheranannya pada Xixi.
"Saya kurang tahu, Nona. Dia sudah ada di ruang tamu."
"Baiklah. Tolong bantu aku mengenakan pakaianku, Xixi."
"Ya, Nona."
Xuan Yi berjalan memasuki ruang tamu Vila kerajaan. Tersenyum basa-basi pada gadis yang mengunjunginya.
"Ada angin apa kau sampai datang ke mari?"
"Sebenarnya aku malas. Hanya saja, aku penasaran dengan sesuatu."
Dengan gerakan cepat, Bao Hui terbang dan menghunus berlati ke arah wajah Xuan Yi. Gadis itu berjongkok ketakutan. Xixi berteriak memanggil prajurit penjaga.
Bao Hui merasa heran. Sosok perempuan tadi malam yang melawannya, mempunyai reflek yang bagus. Gerakan yang gesit. Bahkan, seperti bisa membaca gerakan-gerakan bela diri miliknya.
"Apa kau gila? Menghunus senjata di tempatku sendiri!"
"Aku hanya mengetes kemampuanmu."
Bao Hui mengangkat tangan pada prajurit penjaga yang berdatangan. Menghentikan mereka.
"Kami hanya sedang berlatih. Tidak ada yang terluka di sini." Bao Hui meyakinkan kembali pada para penjaga.
"Anda bisa mencelakai Nona kami. Latihan apanya?" protes Xixi.
"Kau hanya gadis pelayan. Diamlah!" Bao Hui pergi setelah berkata ketus pada Xixi.
Xuan Yi memandangi punggung gadis dengan baju Zirah hitam tadi.
"Sebenarnya, apa yang terjadi? Kenapa dia seagresif itu pagi ini?" gumam Xuan Yi.
"Apa Nona menantangnya bertarung sebelumnya?"
"Aku? Mana mungkin! Aku hanya bisa menari, tidak bisa bela diri."
Bao Hui membalikkan badannya, menatap bangunan di belakangnya tadi. Ia masih bingung, siapa sebenarnya perempuan yang bertarung dengannya tadi malam. Yakin bahwa melihat jejak sihir peri merah. Oleh karena itu, ia menyangka perempuan bercadar tadi malam adalah Xuan Yi.
"Apa ada peri merah berkemampuan tinggi lainnya di sini?"
Saat Bao Hui berjalan menjauh, ia berpapasan dengan rombongan wanita penghibur. Yue Ying memberi hormat kepadanya dengan gestur yang elegan. Kemudian, ia kembali berjalan menuju Vila Kerajaan. Ketika Bao Hui berlalu dari hadapannya. Perempuan itu tersenyum misterius.
Bersambung ....
Tapi gak apa2. Feelingku hantunya good looking wkwk.
Berat nih perjuangan FL kita bunda 😂
Orang tua kalo gelagatnya udah gini pasti ada yg gak beres 🤣
Tapi tergantung, keselku bisa berubah asal mempelai prianya good looking dan punya roti sobek pulen 🤣
Btw kenalin aku seul kak.
Seneng deh bisa baca karya author segenre.
Mampir juga di karya ongoingku ya kak.
Ditunggu ❤