NovelToon NovelToon
Ambang Batas

Ambang Batas

Status: tamat
Genre:Saudara palsu / Cintapertama / CEO / Tamat
Popularitas:752.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Moena Elsa

Siang itu Berlian berniat pulang kerja lebih awal, dengan tujuan untuk memberi kejutan pada sang suami. Hari ini adalah anniversary pernikahan mereka yang ke tujuh.
Tapi kenyataan kadang tak sesuai ekspektasi. Niat awal ingin memberi surprise, malah dirinya sendiri yang terkejut.
Berlian mendapati sang suami asyik berbagi peluh dengan adik di ranjang miliknya.
Kedua kakinya tak mampu lagi menopang badan, hatinya luruh lantak melihat kenyataan di depan mata.
"Sayang, ini tak seperti yang kamu lihat," alibi laki-laki yang menjadi suami Berlian.

Akankah Berlian tegar menghadapi atau malah hancur meratapi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sesal Intan

Tut...tut...tut... Terdengar kode akses pintu ditekan.

Pintu pun terbuka.

Ketiganya menoleh ke arah yang sama.

"Anda?????" tanggap tuan Adrian. Tak sesuai ekspektasi yang ada di otaknya barusan.

"Apa kabar tuan Adrian yang terhormat?" sapanya dengan senyum sinis.

"Ikat mereka jadi satu!" kata bernada perintah keluar dari pria yang barusan datang.

Dengan sigap para pria berbadan tegap itu melakukan perintah sang tuan.

"Apa yang kalian lakukan?" nyonya Adrian meronta, demikian juga Intan.

"Berani sekali kalian menganiaya wanita hamil," teriak Intan.

Ucapan Intan tak digubris.

Dominic duduk menyilangkan kaki, dengan tangan bersedekap.

"Belum cukup main-main kalian?" tanya Dom mengintimidasi.

"Saya tidak merasa mengganggu anda tuan Dom," tuan Adrian membela diri.

"Oh ya? Tapi saya yang merasa terganggu," sahut Dom.

"Serahkan bukti yang anda bawa tuan Adrian!" perintah Dom.

"Ha... Ha.... Jadi itu? Ini tak ada sangkut pautnya dengan anda tuan Dom. Jadi tak perlu repot mengurusi kami," ujar tuan Adrian tertawa.

"Ada," tegas Dom. Tawa tuan Adrian langsung senyap.

Dom berdiri, "Selama menyangkut Berlian Putri Wiranata, itu menjadi urusanku,"

Tuan Adrian merinding, saa Dom mendekati.

"Siapa? Berlian? Anak tak tahu diuntung itu?" sela nyonya Adrian.

Plak

Sebuah pukulan mendarat manis di pipi nyonya Adrian.

"Tuan Dom, anda jangan terperdaya wajah sok polos kak Berlian. Apa tuan tahu alasan yang sebenarnya, kenapa kak Berlian pilih pisah dengan mas Arya?" Intan mulai memanipulasi keadaan.

"Karena tuan Dom lah yang ingin dijadikan sasaran berikutnya. Kak Berlian itu matre tuan. Apalagi dia juga mandul," Intan melanjutkan kata-katanya. Mengira kalau Dominic termakan oleh provokasinya.

"Asal anda tahu tuan, Berlian itu bukan anak kandung saya," pertegas tuan Adrian.

Intan menoleh ke sang ayah, menatap tak percaya. Berbanding terbalik dengan Raut Dominic, tak terkejut sedikit pun.

"Tuan Dom, kesalahan besar jika anda menahan kami di sini," seru nyonya Adrian.

"Brian, suruh anggota mu kasih pelajaran mereka," suruh Dom.

"Tuan, kenapa anda menghukum kami? Kesalahan kami di mana?"

"Pasal pemerasan dan pengancaman," sahut Dom.

Bukti chat dan rekaman suara panggilan diperdengarkan.

"Dengan itu semua, mampu membuat kalian berkarat di penjara," imbuh Dominic.

"Anda mengancam kami?" balas tuan Adrian.

"Bagus, kalau anda paham," Dom harus segera dapat bukti yang dipegang Adrian Kusuma.

"Dan untukmu!" tunjuk Dom ke arah Intan.

"Plus fitnah dan pencemaran nama baik,"

"Silahkan, toh tak ada bukti," balas Intan.

"Oh ya, satu lagi," Dom teringat satu hal.

"Perzinahan," sarkas Dom. Intan terdiam.

"Silahkan tuan Adrian, pikirkan baik-baik. Toh tanpa bantuan anda, bukti pasti kudapatkan," tegas Dom.

"Brian, biarkan mereka menghirup nafas hari ini, tapi untuk besok?" Dom menjeda ucapannya.

"Kami lah yang akan melaporkan anda tuan Dom," teriak nyonya Adrian.

"Pasal penculikan lebih pas untuk anda," lanjutnya.

"Oke, silahkan kalau bisa," balas Dom dengan senyum devil.

Dominic berdiri dan memberi isyarat asisten Brian untuk memberi sedikit pelajaran pada keluarga Adrian Kusuma.

"Besok serahkan mereka ke pihak berwajib!"

.

Dominic bersama asisten Brian langsung kembali pasca mendapatkan kabar dari tuan Wiranata tentang kejadian di perusahaan W dan juga laporan dari pengawal yang diam-diam mengikuti Berlian.

Dominic meminta tuan Wiranata untuk kembali ke resto dan menahan Berlian di sana, selama dia bertindak.

Masa lalu Berlian harus segera terselesaikan.

.

"Pah, beneran dia bukan kakak kandungku?" tanya Intan memendam rasa penasaran yang tinggi sekembalinya ke ruangan mereka disekap sebelum bertemu Dom.

"Hhhmmm," angguk tuan Adrian.

"Gimana ceritanya?" Intan dalam mode menyimak.

Tuan Adrian menghela nafas panjang.

"Berlian itu anak bawaan Indah Wijaya, istri pertama ayah," tuan Adrian Kusuma mengawali ceritanya.

"Tapi kenapa ayah menutupinya?" Intan heran.

"Karena permintaan Indah Wijaya. Dan sebagai balasannya, ayah mendapatkan saham di perusahaan Wijaya," jelas tuan Adrian.

"Mama tahu?" dijawab anggukan nyonya Adrian.

"Jadi? Hanya Intan saja yang tak tahu?" tanya Intan.

"Sudahlah! Kalau kamu tahu lebih awal toh tak ada gunanya juga," imbuh nyonya Adrian.

"Pasti ada Mah, aku bisa membuatnya lebih menderita," kata Intan dengan nada sesal.

"Lanjut Pah," Intan minta tuan Adrian melanjutkan

"Dan bodohnya papa, papa nggak tahu kalau wanita bodoh itu menyisakan saham dua puluh lima persen untuk anaknya," tuan Adrian mengepalkan tangannya erat.

"Papa emang bodoh," sahut Intan.

"Apa kamu bilang?" seru tuan Adrian.

"Kalau papa pintar, tak mungkin perusahaan Wijaya jatuh bangkrut dan dibeli tuan Dominic dengan harga semurah itu," olok Intan.

"Bukannya papa hanya melanjutkan perusahaan Wijaya? Dan perusahaan itu milik keluarga Wijaya?" Intan masih penasaran.

"Yap. Karena itu lah aku menikahi Indah Wijaya," ujar tuan Adrian Kusuma dengan bangga.

"Dan mama?" Intan menengok ke arah sang mama yang lebih banyak diam daripada biasanya.

"Mama mu adalah cinta pertama papa. Selama menikah dengan Indah Wijaya, papa tetap menjalin hubungan dengan mama," terus tuan Adrian.

"Issshhh, kalian menjijikan sekali," ungkap Intan jujur.

Perselingkuhan itu lah, yang membuat Indah Wijaya sakit dan akhirnya meninggal.

"Nggak usah sok suci, kamu pun sama," balas nyonya Adrian. Karena sang anak menjalin hubungan dengan Arya yang saat itu masih suami sah Berlian.

Intan mencebik, tak terima diolok sang mama.

"Pah, lantas siapa papa nya Berlian?"

"Papa baru tahu kenyataan itu belum lama," kata tuan Adrian.

"Kuakui Indah Wijaya terlalu pintar menyembunyikan," lanjut tuan Adrian.

"Mama?" toleh Intan.

"Mama pun baru tahu," ungkap nyonya Adrian.

"Papa tak pernah cari tahu, karena papa anggap masa lalu Indah Wijaya tak penting," kata tuan Adrian.

"Lantas, kenapa papa cari tahu?" Intan menatap serius pria setengah baya itu.

"Situasi kita sekarang yang terjepit, membuat papa harus mencari celah agar dua puluh lima persen saham kembali ke papa. Dengan cara mencari silsilah keluarga Wijaya," jelas tuan Adrian.

"Papa belum jawab, siapa ayah kandung kak Berlian?" tanya Intan menyelidik.

"Orang yang kita temui tadi pagi Intan," beritahu nyonya Adrian.

Jawaban nyonya Adrian membuat Intan mengepalkan tangannya erat. Intan tahu siapa yang dimaksud oleh mama nya.

'Kenapa nasibnya selalu lebih baik dariku. Mas Arya berhasil ku rebut. Tapi tuan Dom mendekati. Dan sekarang, dia adalah anak kandung pengusaha kaya dan kekayaannya bahkan tak jauh beda dengan keluarga Alexander. Sial... Sial...," Intan berharap semua cerita papa nya barusan tak ada yang benar.

1
Mamah Dini11
masih aja mau menggacau udh jelas laki nya gk mau masih saja di akalin dasar si kinara cewe sinting , dn si arya oon emang anak buah dominic diam aja gitu , enggaklah kmu itu arya kinara dlm pantowan anak buah dom , emang setelah jebak dom kmu bebas gitu kinara ,tentu tdk doong enak saja .
Mamah Dini11
selamat ya ber jaga baik2 kandungan nya kmu menanti nya lama loh ,nurut apa kata suami semoga lancar lahiran nya , udh gk sabar nunggu si kembar💪💪💪
Mamah Dini11
semoga benar2 hamil kmu berli
Mamah Dini11
bau2 nya berlian ngidam deh , semoga saja benar jadi sebutan mandul nya tdk benar, dan kapan sih berlian di umumin anak tuan wira nya kok lama ,pasti tuan alex malu nanti kalau tau berli anak sahabatny
Mamah Dini11
iya setuju kak kita berdoa bareng2 🤭🤭
Mamah Dini11
menantu vs mertua ini barang langka harus di abadikan😄😄😄
Mamah Dini11
moga lancar acaranya dom ,
Mamah Dini11
untung berlian datang walaupun tetep itu melakukan kesalahan tpi mau gimana lgi daripada si ular kinara ,rasain tuh kinara kmu yg menjebaknya gigit jari
Mamah Dini11
ah gfk seru thor kalau dominic melakuan itu dgn si ular kirana , beneran kan kehawtiran berlian , dn tuan wira gk akan merestui berli sm si dom kalau si dom anu2 sm si ular itu, walaupun di jebak tetep aja si om salah
Mamah Dini11
aduhhh moga aja dominic dn asisten brian bisa mengatasinya. knu kurang hati2 dom kan tau si kinara ada di sana main minum aja kmu ,ayo beri pelajaran tuh si ulet bulu kinara pengacau dasar
Mamah Dini11
gk punya harga diri banget si kinara mengemis cinta walau di tolak dasar muka tembok
Mamah Dini11
mending nikahkan saja tuan wira putrimu segera pasti dominic gk akan nolak biar berli ada yg jaga
Mamah Dini11
mulutmu kayaknya mau di sumpal tuh dari tong sampah, apa gitu artis terkenal lulusan LN gk punya etika si kinara ini , kalau udh tau kebenaran nya berlian anak siapa pasti dia malu
Mamah Dini11
kmu juga harus hati2 berli mulai sekarang , jgn jln sendirian takutnya kluarga santoso mencari jln lain
Mamah Dini11
dikira ada tanyangan di layar lebar , melihatkan kelakuan jelek nya si kinara eeeeehhhh tau nya cuman sambutan sedikit dari dominic
Mamah Dini11
bikin acara sendiri ni tuan domonic gimana dgn acara kluarga nya , biarkan aja dehhh ,moga aja seuai harapan dominic , semoga lancar acaramu tuan tak terganggu dgn kluargamu , nanti juga kalau ibumu tau berlian anak siapa sebenarnya pasti ibu dom malu sendiri , di tunggu hari iti thor
Mamah Dini11
hidup berlian ribet juga ya , semoga stelah terbongkar smuanya masalalumu ber hidupmu ada kedamaian betubah segalanya , dan terima lamaran dominic berlian tunggu apalagi moga aja ortu dom merestui setelah tau kmu anak tuan wiranata ,kmu berhak bahagia ber ,dan tinggalkan penderitaanmu,, kluaga adrian yg slalu ganggu kmu , biar dia jadi urusan domonic
Mamah Dini11
msh abu2 cerita tuan wiranata ,apakah ayah kandung berlian , tpii kalau iya kenapa gk lgsung ngasih tau berlian dn kenapa mama nya berlian malah pergi mwningalkan nya , ada apa sih sbnarnya , kayak bertele2 gitu gk jelas
Mamah Dini11
itu karmamu intan bilang jijik ke ortumu kmu juga sm mnjijikan nya. dasar kluarga sinting smua ,slamat menikmati dlm ruangan yg pengap ,bkn nya intropeksi diri malah makin menjadi ,
Mamah Dini11
moga saja iya ,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!